HIDDEN DEVIL

HIDDEN DEVIL
Episode 110


__ADS_3

✨Happy Reading✨


Lukas masih dalam mode siaga dengan pedang yang terangkat ke atas.Sedangkan perempuan yang berada di hadapannya masih terengah-engah mengatur nafasnya.


Lukas mengernyitkan dahinya”Audrey..”


“Damian jangan kau sentuh bomnya”ujar Audrey sekali lagi.


“Ada hak apa kau memerintahku”jawab lukas dengan pedang yang masih terangkat.


“Percayalah padaku..ketika kau melepas bom itu dari tangan Louis..waktu di bom itu akan mulai menghitung mundur dan bom itu tidak bisa dijinakkan..”jelas Audrey


“Hah..omong kosong apa yang kau bicarakan”remeh lukas


“Percayalah padaku Damian..aku sempat mendengar pembicaraan Brave waktu itu..”imbuh Audrey mencoba meyakinkan Lukas


Lukas tersenyum sinis”apa kau berharap aku mempercayaimu yang jelas-jelas adalah sekutu dari musuhku”


Tanpa menggubris peringatan Audrey,lukas mencoba melepas bom yang terkait dengan tangan Louis.


Melihat hal itu,Audrey berlari ke arah lukas dan Louis untuk menghentikan gerakan tangan lukas.


“Damian berhenti..”Audrey mencoba menarik tangan lukas namun dengan kasar lukas mendorong tubuh Audrey


Bbuugghhh!!!


“Aakkhhh…”Audrey terjatuh ke atas lantai dengan cukup keras.


Ia tak mau menyerah,dengan segera ia bangkit lagi untuk menghentikan lukas tapi ia kalah cepat.


Bip!!!


Layar yang berada di bom itu mulai menyala dan menunjukkan waktu 25:00.Angka dilayar itu mulai menghitung mundur dan seketika lukas tersadar dengan apa yang ia lakukan.


“Aarrgghh..kau lihat..waktu sudah mulai berjalan..kau terlaku keras kepala Damian bahkan kau tak berubah sedari dulu..aku sudah mengatakannya padamu jika bom ini tidak bisa dijinakkan”teriak Audrey marah


Lukas terdiam sejenak”ddiiaammm!!”bentaknya


Lukas melirik ke arah Louis yang terlihat sudah tak berdaya,dan beralir melirik ke arah layar bom.

__ADS_1


“Waktu tinggal 24 menit dan waktu yang dibutuhkan untuk bisa keluar dari tempat ini sekitar 8 menit..itu pun jika dalam kondisi bugar..Louis terluka parah dan aku pun terluka..akan sangat sulit jika kita bisa keluar secara bersama-sama”gumam lukas dalam hati.


“Audrey..bisakah kau membantuku”pintanya


Audrey tak menjawab apapun karena jujur ia masih sangat kesal.


“Bisakah kau membantu Louis keluar dari tempat ini?”pintanya


Audrey menatap lukas sejenak lalu melirik ke arah Louis.


“Lalu kau?”tanya nya


“Aku akan menyusul kalian nanti”jawab lukas


Louis mendengar semuanya,dengan sisa tenaga yang ada ia mencoba berdiri.


“Ti-tidak tuan..ki-ta akan keluar bersa-ma sama”ujar Louis


“Jangan bodoh Louis..kau terluka parah dan aku pun begitu..waktu kita tidak banyak dan Audrey tak bisa memapah kita sekaligus..kau pergi lah dengannya”jawabnya


“Ti-dak..saya tidak akan meninggalkan tuan”tolak Louis


“Pergilah..kau sudah berjuang untukku selama ini..aku sudah mencapai semua tujuanku..bahkan aku sudah menikah dan merasakan indahnya jatuh cinta..aku ingin kau merasakan hal yang sama seperti yang aku rasakan saat ini ,jadi keluarlah dan kejar impianmu..carilah teman hidupmu dan bahagia bersamanya..kau harus berjanji untuk itu”tidak terasa air mata lukas menetes begitu saja


“Ini perintah dariku Louis dan kau tahu bahwa aku tidak suka jika perintahku tidak dilaksanakan..kita tidak punya pilihan lain..keluarlah”Lukas memegang kedua bahu Louis yang mulai bergetar.


Louis menggeleng kuat,ia mensejajarkan dirinya dengan Lukas.


“Tidak tuan..kali ini saya tidak mau mengikuti perintah anda..”Louis masih menunduk menyembunyikan wajahnya yang sudah berderai air mata.


“Aku mempunyai satu permintaan lagi..jika kau sudah sampai di luar..tahan dia,jangan biarkan dia berlari ke dalam..jaga dia untukku dan jangan biarkan laki-laki manapun mencoba mendekatinya..ingat jaga dia dan pastikan dia bahagia tanpaku”pesan Lukas yang membuat Louis menghamburkan pelukannya.


“Tidak tuan..kita akan selamat..kita akan keluar bersama-sama”ujar Louis


“Audrey..bawa si keras kepala ini keluar..aku harap kau mempunyai cukup tenaga untuk menyeretnya”kini Lukas menatap penuh harap ke arah Audrey.


Audrey yang menyaksikan itu semua ikut menangis terharu,ia tahu jika mereka berdua sudah seperti seorang kakak dan adik.


Lukas menganggukkan kepalanya sebagai isyarat untuk melakukan perintahnya.

__ADS_1


Tangan Audrey terulur untuk membantu Louis berdiri,namun Louis menolak dengan kasar.Sekali lagi Lukas mengangguk untuk memberi isyarat kepada Audrey.


Dengan tenaga yang ada,Audrey menarik tubuh Louis dengan paksa.Beruntung tenaga Louis tak begitu kuat sehingga ia tak perlu menghadapi perlawanan.


“Tidak tuan..saya mohon jangan begini..tuan.”Louis masih berusaha berteriak di dalam pelukan Audrey.


Adurey mengikuti perintah dari Lukas untuk menarik tubuh Louis dan membawanya keluar dari tempat itu.Tidak butuh waktu lama,bayangan Audrey dan Louis sudah menghilang dari balik pintu.


Lukas merogoh saku celana nya dan mencari benda kotak miliknya.Tangannya yang gemetar menekan tombol-tombol di layar ponselnya untuk menghubungi seseorang.


Ttuutt..


“Beib..are you Ok?”tanya Emilia melalui sambungan telepun.


“Yes i’m Ok baby..”jawab Lukas


“Aku dijalan dan sebentar lagi aku sampai disana..”


“Benarkah?.,aku ingin mengatakan sesuatu kepadamu”air mata Lukas masih mengalir di pipinya.


“Katakan beib”


“Aku sangat merindukanmu..maaf karena aku meninggalkanmu begitu saja..maaf karena kita tidak bisa menikmati malam pertama kita..dan maaf untuk semua rasa sakit yang pernah aku berikan”suaranya mulai bergetar ketika mengatakan kalimat itu.


“Aku juga merindukanmu..kau tak perlu meminta maaf karena setelah ini kita akan melewati hari-hari yang tersisa bersama-sama”


Lukas tersenyum sejenak”sepertinya aku tidak akan sempat..dengarkan aku dan jangan menyela pembicaraanku”


Kkrriittt!!!


Terdengar suara mobil yang Emilia mengerem mendadak.


“Kau tahu aku sangat mencintaimu..dan aku ingin selalu bersamamu tapi takdir sepertinya berkata lain..mungkin kita tidak berjodoh di kehidupan saat ini tapi aku harap kita berjodoh di kehidupan selanjutnya..berjanji lah untuk bahagia meskipun tidak bersama ku,nikmati sisa harimu dengan menyenangkan..jangan bersedih terlalu lama..jangan pernah mencoba untuk hidup bersama laki-laki lain dan jika itu terjadi aku akan membunuh laki-laki itu di kehidupan selanjutnya..satu lagi,maaf karena setelah ini semua tanggung jawab akan kau pikul sendiri tapi kau tak perlu khawatir karena Louis akan membantumu..beritahu Gery untuk menjaga daddyku..jangan biarkan orang tua itu sakit ”


“Damian berhenti..aku tidak ingin mendengarnya lagi..kau tidak akan kemana-mana dan kita akan menua bersama.,tunggu aku..aku akan sampai sebentar lagi”


Tut..tut..tut..


Sambungan telepun ditutup oleh Emilia begitu saja.

__ADS_1


“Maafkan aku dan i Love you”Lukas membanting ponselnya setelah mengatakan kalimat itu.


Bersambung….


__ADS_2