HIDDEN DEVIL

HIDDEN DEVIL
Episode 139


__ADS_3

✨Happy Reading✨


Hari demi hari terlewati dengan begitu baik,tidak terasa waktu telah berlalu 2 bulan setelah mereka menjalani bulan madu bersama di pulau.


Namun pagi ini terlihat sedikit berbeda di mansion Damian.Suara bising dari dalam kamar mandi benar-benar membuat tidur Emilia sedikit terganggu.


Meskipun matanya terasa berat,Emilia berusaha membukanya perlahan sembari menepuk pelan ke arah samping.


“Beib..”panggilnya dengan suara serak


Beberapa kali tepukan tak berhasil membuatnya menemukan seseorang yang selalu berada di sampingnya saat tidur.


Ia membuka mata lebar-lebar dan mulai mencari keberadaan sang suami.


“Hhuueekkk…”suara itu terdengar lagi ditelinga Emilia.


Kini matanya menatap fokus ke arah kamar mandi yang berada di ujung kamarnya.


“Hhhuueekkk…”


Damian yang sejak 30 menit tadi masih terlihat berjuang menghadapi gejolak dari dalam perutnya,sembari mengingat-ingat makanan apa yang ia santap kemarin malam.


Badannya sudah tidak bisa ia rasakan lagi akibat isi perutnya terus menerus keluar.Tubuh tegapnya hanya bisa terduduk dengan kepala menyandar di bibir kloset.


Ia bahkan tidak perduli dengan rasa jijik,yang ia tahu hanya berusaha melawan rasa mualnya.


“Oh My god beib..apa yang kau lakukan disini?”teriak Emilia kala melihat kondisi suaminya yang terduduk lemah.


“Aku,,.hhhuueekkk”lagi-lagi perutnya bereaksi.


Melihat hal itu,Emilia segera bergegas menghampiri sang suami.


“Kenapa kau tidak memanggilku sih”ujar Emilia dengan raut wajah khawatir.


“Aku tidak..hhuueekkkk”bahkan perutnya tak mengijinkan Damian berkata sedikit pun.


“Tunggu disini..aku akan mengambilkan minyak kayu putih”Emilia hendak berdiri namun tangannya ditahan oleh Damian.


“Tetap disini ku mohon”pinta Damian dengan suara lemah.


Emilia mengurungkan niatnya,ia memeluk kepala Damian dan mengelusnya perlahan.Perlahan perutnya tidak bereaksi lagi,sentuhan lembut tangan Emilia membuatnya merasa nyaman untuk saat ini.


“Apa masih terasa mual?”tanya Emilia


Damian menggelengkan kepalanya di dalam pelukan sang istri.

__ADS_1


“Jika begitu ayo berdiri dan beristirahat di ranjang”pinta Emilia


Perlahan Emilia membantu Damian berdiri dan mengajaknya ke ranjang.Emilia merebahkan tubuh Damian ke atas kasur,dan menjadikan kakinya sebagai alas.


“Apa kau salah makan atau minum?”tanya Emilia yang ikut mengingat-ingat makanan dan minuman yang mereka santap kemarin malam.


“Aku tidak tahu”jawab Damian sembari memejamkan matanya.


“Baby..aku ingin minum susu”pintanya tiba-tiba.


“Susu?”Emilia sedikit bingung dengan permintaan Damian.


Damian mengangguk pelan”ya aku ingin minum susu,susu strowberry”ucapnya sekali lagi.


“Su-susu strowberry?”emilia semakin dibuat bingung


Damian kembali menganggukkan kepala.Setelah memuntahkan semua isi perutnya,entah kenapa ia ingin mengisi perutnya dengan segelas susu strowberry.


Emilia mengangguk dan meminta maid untuk membuatkan susu strowberry.Dan tidak butuh waktu lama,segelas susu datang.


Damian menghabiskan susu itu hanya dalam sekali tenggak.Emilia terheran-heran,sejak kapan suaminya suka meminum susu?


“Hah..”segelas susu strowberry tandas dalam sekejap mata.


“Baby..aku mau bersiap untuk pergi ke kantor”ujar Damian


“Aku sudah sembuh baby..kau lihat aku sudah segar kembali”Damian menunjukkan senyum manisnya.


Dia memang benar,setelah meminum susu strowberry,tubuhnya terasa lebih segar bahkan ia tak merasakan mual dan lemas lagi.


Emilia mulai menyiapkan semua perlengkapan Damian untuk pergi ke kantor.Namun Damian kembali menunjukkan tingkah laku anehnya.


“Baby..aku tidak ingin memakai jas warna ini..sepertinya aku ingin memakai warna cream saja”pintanya dengan manja


“Cream?..bukankah kau tidak begitu suka dengan warna cerah?”Tanya emilia


“Mulai saat ini aku suka”jawabnya asal


Emilia tak protes,ia bergegas menyiapkan jas warna cream sesuai permintaan Damian.


Namun setelahnya,tingkah aneh Damian masih terus berlanjut.Di meja makan,ia meminta maid untuk menyiapkan sepiring pasta.Beruntung ia memperkerjakan lebih dari 10 koki hanya untuk membuatkan hidangannya.


Masih berlanjut,selain emilia,Louis pun dibuat bingung pagi ini.Damian memintanya untuk membawakan mobil berwarna biru cerah sebagai kendaraannya pergi ke kantor.


Louis sedikit kesulitan mencari mobil berwarna biru mengingat showroom belum buka sepagi itu.Beruntung ia bertemu dengan seorang pengendara mobil berwarna biru dan ia langsung membayar mobil itu dengan harga 2 kali lipat.

__ADS_1


“Wah mobilnya sangat luar biasa”puji Damian


Louis semakin mengkerutkan keningnya melihat penampilan dari tuannya.


“Louis kenapa kau berdiri disana”teriak Damian dan berhasil membuyarkan lamunan Louis


Louis bergegas masuk ke dalam mobil dan melajukan mobil berwarna biru itu dengan kecepatan sedang.


Keanehan Damian masih tidak ada habisnya,seperti halnya saat ini,ia meminta Louis berhenti di pinggir jalan.


“Louis..apa kau tidak mencuci bajumu?”tanya Damian sembari menutup hidungnya


Louis terlihat bingung,ia mencium aroma jas nya sendiri untuk memastikan tuduhan tuannya.


“Saya mencucinya tuan”jawab Louis


“Benarkah?..tapi kenapa baunya tidak sedap”protesnya lagi


Louis mencium kembali jas yang ia gunakan”wangi tuan..”


“Tidak..ah atau kau mengganti parfummu?”


“Tidak..saya masih menggunakan parfum yang sama”jawabnya lagi


“Turun..turun..cepat buang jasmu”perintahnya


Tanpa menjawab lagi,louis melepas jasnya yang baru saja ia beli beberapa minggu yang ke jalanan.


“Sudah tuan”jawabnya


Damian melepas tangannya dan mengendus udara sekitarnya.


“Hah setidaknya sudah berkurang”Damian menghela nafasnya sejenak.


“Jalan”perintahnya lagi


Mobil kembali melaju menuju perusahaan.Sedangkan louis masih meratapi jas barunya yang tergeletak di pinggir jalan.Ia berdoa semoga saja ada orang yang memungut jas dengan harga 10 juta $.


Bersambung…


Maaf ya guys kalo updatenya agak lama..bahkan dibilang sangat lama..


Mungkin akan berlanjut sampai akhir bulan nanti,karena aku harus fokus kejar target di tempat kerja.


Otakku lagi mumet mikirin target,ditambah mumet dengan urusan pribadi aku.Aku bisa aja nulis,tapi takutnya akan mempengaruhi hasil tulisannya.

__ADS_1


*Semoga kalian mengerti,terima kasih sudah selalu setia membaca karyaku yang masih sangat biasa ini🥰.*


*Lopyu**😘*


__ADS_2