HIDDEN DEVIL

HIDDEN DEVIL
Episode 43


__ADS_3

✨Happy Reading✨


Rencana awal Damian untuk pulang lebih awal harus ia buang jauh-jauh karena tiba-tiba ia kedatangan tamu penting.Dengan terpaksa ia harus menyambut tamu istimewa itu lengkap dengan jamuan makan.


Niat hati ingin pulang di sore hari namun apalah daya,dia adalah seorang CEO dan sudah kewajiban untuknya bekerja secara profesional.


Waktu telah menunjukkan pukul 9 malam,mobil yang membawanya telah berhenti tepat di depan pintu mansion.


Damian turun dari mobil dan langsung melangkahkan kaki ke dalam mansion.Semua pengawal beserta maid silih berganti menyapanya.


Entah mengapa ia merasa tidak sabar untuk bertemu sosok wanita yang dalam beberapa hari ini membuat jantungnya berdetak lebih kencang.


Dengan langkah panjang ia melangkah menuju tangga.Tujuan pertamanya adalah kamar seorang gadis yang terletak tepat disebalah kamar miliknya.


Perlahan ia membuka pintu kamar itu,ia sedikit takut jika tiba-tiba kedatangannya mengganggu waktu istirahat Emilia.Namun tanpa ia ketahui wanita yang ia tuju tak berada di dalam kamarnya.


Ceklek..


Damian membuka pintu kamar itu,ia mengedarkan pandangannya mencari sosok yang sudah sangat ia rindukan.


Namun setelah mencari hampir ke seluruh bagian ruangan,ia tak kunjung menemukan Emilia.Ia mencoba keluar untuk menanyakan kepada maid.


“Apa kalian melihat Emilia?”tanya Damian kepada salah satu maid.


“Nona Emilia berada di ruang teater tuan”jawab sang maid.


“Ruang teater?”


“Bukankah dia meminta ijin saat siang hari?”damian sedikit merasa bingung.


“Sudah berapa lama ia berada di ruangan itu?”


“Kurang lebih 9 jam tuan..dan Michelle ada bersama nona”imbuhnya.


“Baiklah..kau boleh pergi”


Maid itu menundukkan kepala untuk memberi hormat lalu pergi meninggalkan Damian seorang diri


“9 jam?..film apa yang ia tonton selama itu?..dan lagi apakah tubuhnya tidak merasa pegal?”Damian dibuat terheran-heran dengan apa yang dibuat oleh Emilia


Duduk selama 1 jam saja sudah membuat pinggangnya panas,mendengar Emilia Emilia menonton selama 9 jam lamanya membuat Damian menggeleng tak percaya.


Tak ingin berlama-lama ia melangkahkan kaki menuju ruang teater tempat Emilia berdiam selama 9 jam lamanya.


CEKLEK,,,


Tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu,Damian segera masuk kedalam ruangan itu.


Saking asiknya menonton,mereka berdua tak menyadari kehadiran Damian karena suara dari film yang mereka tonton lumayan keras.

__ADS_1


Damian tersenyum miring kala disuguhkan dengan adegan panas yang sedang ditonton oleh Emilia dan Michelle.


“Apakah waktu 9 jam itu ia pergunakan untuk menonton adegan panas seperti ini?”gumamdamian dalam hati.


Ia mencoba mendekat ke arah Michelle.Damian menepuk pelan bahu Michelle dan segera meletakkan jari telunjuk di bibirnya sebagai isyarat agar Michelle tetap diam.


Awalnya Michelle terkejut dengan kehadiran Damian sekaligus merasa malu karena tertangkap basah menonton adegan panas.


Damian kembali memberi isyarat agar Michelle keluar dari ruangan itu,tentu saja Michelle langsung bergegas karena jujur uA sudah ingin keluar sejak tadi.Selain bosan,seluruh badannya terasa pegal dengan bokong yang terasa panas.


Setelah keadaan aman dengan pintu yang sudah tertutup rapat,Damian kini mengambil posisi duduk di samping Emilia.


“Hah...”Emilia menghela nafas ketika episode 13 dari drama itu berakhir dan itu artinya adegan panas pun juga berakhir.


Emilia menoleh ke arah samping untuk memastikan keadaan Michelle,namun ia dibuat kaget dengan kehadiran seseorang


“Hhhuuaaaa....”Emilia terlonjak kaget kala melihat sosok pria tampan tersenyum penuh makna kearahnya


“Se..sejak..ka..pan kau ad..ada disini?”suara Emilia terdengar gugup


“Sejak adegan panas di layar itu dimulai”jawab Damian santai.


Emilia kembali terkejut dengan jawaban yang dilontarkan oleh Damian.Ia menelan ludahnya kasar kala membayangkan bagaimana ekspresi Damian melihat dirinya duduk terpaku menikmati setiap adegan itu.


“Apakah kau menyukai film seperti itu?”tanya Damian sedikit menggoda


“Benarkah..tapi sepertinya kau terlihat sangat menikmati film itu”


“Bagaimana jika kita menonton ulang episode itu?..sepertinya aku tertarik”Damian menaikkan salah satu alisnya dengan senyum menggoda.


Emilia menggelengkan kepala perlahan,namun tangan Damian bergerak lebih cepat mengambil remote yang ia letakkan di atas meja.


Damian menepuk pelan sofa,memberi isyarat agar Emilia duduk disampingnya.Emilia sedikit ragu karena bisa saja ia akan berakhir seperti wanita yang ada di drama itu.


Namun bukan Damian namanya jika tidak memaksa orang lain untuk mengikuti kemaunnya,dengan gerakan cepat ia menangkap tubuh emilia dan membawanya ke dalam pangkuannya.


Tentu saja Emilia dibuat kaget dengan tindakan frontal Damian,matanya membulat sempurna kala bokongnya mendarat tepat di pangkuan Damian.


“Hhhmm..bi..bisakah kau menurunkanku?”pintanya dengan wajah yang merona merah.


“Ini adalah hukuman bagi seorang yang senang membantah”bisik Damian ditelinga Emilia.


Selain merasa panas pada seluruh tubuhnya,jantung Emilia pun berdetak sangat kencang,bahkan Damian bisa merasakannya.


“Jantungmu berdetak seperti seorang yang sedang lari maraton”goda Damian yang berhasil membuat Emilia tersipu malu.


Adegan panas di drama itu kembali diputar,dengan sengaja Damian mempercepat tayangannya demi mencari adegan yang diinginkan.


Tubuh Emilia menegang dengan jantung yang terus berdetak dengan kencang kala tangan Damian menyentuh bagian perutnya.

__ADS_1


“Astaga..aku tidak ingin bernasib sama dengan wanita di drama itu”gerutu Emilia dalam hati.


“Aahh..aku akan duduk disini saja”dengan perlawanan yang keras akhirnya ia berhasil melepaskan diri.


Emilia mencari posisi yang sedikit berjauhan demi menjaga jarak dengan Damian.


Kklliikkk..


Layar monitor tiba-tiba saja mati,entah kenapa Damian menekan tombol off sedangkan drama masih berlanjut.


“Aa..ada apa?”tanya Emilia gugup


“Apa kau tidak lelah menonton selama 9 jam lamanya?”tanya Damian.


“Hah..tentu saja lelah..tapi aku jauh merasa lelah jika hanya tidur di atas ranjang tanpa melakukan apapun jadi aku me..”


“Kalau begitu ayo lakukan kegiatan yang tidak melelahkan”Damian memotong kalimat Emilia.


“Hah..”Emilia tidak mengerti dengan maksud dari kalimat Damian


Belum sempat ia mendapat jawaban dari pertanyaan yang ia lontarkan,sebuah ciuman tiba-tiba mendarat ke arah bibir tipisnya.


Dia terkejut setengah mati karena Damian menciumnya secara tiba-tiba.


Awalnya Emilia hanya diam saja,namun ia mencoba melawan hasrat dalam dirinya agar tak hanyut kedalam permainan Damian.


“Tunggu”ujarnya ketika berhasil melerai jarak diantara mereka


“Apa maksud dari semua ini?”tatapan emilai dipenuhi dengan rasa penasaran


“Maksud dari semua ini?”damian mengernyitkan dahinya merasa bingung dengan pertanyaan Emilia.


“Ya maksud dari semua ini?..jika kau melakukan semua ini karena ada maksud lain di dalamnya..aku mohon berhentilah..aku tidak ingin merasakan sakit untuk kesekian kalinya karena selama ini aku sudah merasakan semua rasa sakit..aku ingin merasakan arti dari kata bahagia.. dan jika kau tidak bisa memberi ku bahagia aku mohon tanamkan rasa sakit yang sudah menumpuk di dalam hatiku”ucapnya dengan tatapan penuh harapan.


Ddeegg..


Damian tertegun mendengar permintaan Emilia.Meskipun sejak awal ia ingin membuat Emilia merasakan penderitaan,namun setelah kejadian-kejadian yang terjadi beberapa bulan terakhir membuatnya sadar bahwa gadis tang berada Dihadapannya memiliki kehidupan yang sulit dimasa lalu.


“Akan aku gantikan semua rasa sakitmu dengan kebahagiaan yang kau inginkan”jawab Damian tegas dengan senyum penuh ketulusan.


Sekeras apapun Damian menyangkal,dirinya telah jatuh cinta kepada wanita yang selama ini ia anggap sebagai mainan,bahkan rasa cintanya kepada Emilia terasa lebih indah dari pada kisah cintanya kepada sang mantan.


Emilia terdiam sejenak mencoba mencari kebohongan dimata Damian, namun yang ia dapa hanya tatapan tulis dari seorang psikopat.


“Terima kasih”air matanya luruh begitu saja kala melihat ketulusan yang ditunjukkan oleh Damian.


Damian meraih tengkuk Emilia dan kembali menyatukan bibirnya dengan bibir Emilia.Kali ini Emilia membalas permainan Damian sembari mengalungkan tangannya di leher Damian dengan mesra


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2