
✨Happy Reading✨
Jika dua orang yang berada di kamar atas sedang tidur nyenyak dengan posisi ternyaman,beda halnya dengan apa yang sedang di rasakan oleh seorang wanita single di kamar bawah.
Beberapa kali ia mengubah posisi tidurnya demi mencari posisi yang pas untuk beristirahat.Namun pertanyaan yang terus menghantuinya selama sehari penuh itu terus berkeliaran di dalam pikirannya.
Niat hati ingin menanyakannya kepada sang nona setelah makan malam,namun naas majikan posesifnya tak memberi dia celah hanya untuk menyapa nona barunya.
“Aakkhh..aku sangat kesal”gerutu Michelle dengan kembali duduk di tepi ranjang.
“Sepertinya aku harus memberi tahu kak Michael”gumamnya.
Benar saja,ia mengambil ponsel yang berada di atas meja lalu keluar dari kamar menuju sebuah kamar yang terletak tak jauh dari kamarnya.
Tok..tok..tok..
“Kak mich”bisiknya sembari terus mengetuk pintu.
Tok..tok..tok..
Ia terus melakukan hal itu hingga sang kakak membukakannya pintu.
“Ada apa?”tanya Michael yang terlihat sangat mengantuk.
__ADS_1
Tanpa aba-aba Michelle menerobos masuk melewati Michael yang masih bersandar di balik pintu.
“Aaiisss...kau memang adik kurang ajar”gerutu Michael saat adiknya memaksa untuk masuk.
“Ssstt...cepatlah duduk..aku mempunyai ingin menanyakan sesuatu”Michelle menepuk pelan ranjang agar Michael ikut duduk Disampingnya.
Sebagai kakak yang baik,Michael mengikuti permintaan sang adik,ia duduk dihadapan Michelle dengan mata yang sangat mengantuk.
“Cepat katakan”ujarnya kesal
“Begini..aku melihat ada sesuatu yang aneh dengan kak Louis,saat aku berada di pusat perbelanjaan tadi tidak sebagai aku melihat kakak kita yang dingin,irit bicara,galak,senang melotot namun tetap menyayangi kita itu tersenyum hangat bahkan terlihat begitu akrab dengan seseorang yang tak pernah aku lihat sebelumnya”serunya
“Sepanjang hidupku aku tak pernah melihatnya bersikap begitu kepada orang lain yang tidak ia kenal”imbuhnya
“Mungkin saja itu pathner kerjanya”jawab Michael malas
“Mungkin itu salah satu klien tuan Damian”jawabnya lagi
“Iiisss..mereka tidak seperti seorang pengusaha kak..”Michelle sedikit kesal karena sang kakak tidak bisa memberinya jawaban.
Dengan cepat ia meraih ponselnya dan mencari sesuatu di dalamnya.
“Ini..lihat mereka begitu akrab”Michelle menyodorkan ponselnya ke arah wajah Michael.
__ADS_1
“Oh..mungkin ini mereka calon mertua kak Louis”jawab Michael asal.
“Calon mertua?…maksud kakak mereka adalah orang tua dari kekasih kak Louis?”
“Mungkin saja..aku juga tidak tahu”Michael benar-benar tidak bisa menahan kantuknya lebih lama lagi.
Michelle nampak berpikir hingga akhirnya Michael berdiri dan membuka pintu.
“Dan sekarang cepat pergi dari kamarku karena aku ingin segera tidur”Michael menarik tangan Michelle dan menyeretnya keluar dari kamarnya.
“Kak tunggu..aku belum selesai bicara..kak Michael..kak..Hey….”
Bbrruukkk…
Michelle menendang pintu kamar Michael saking kesalnya karena sang kakak benar-benar tak bisa di ajak berkompromi.
“Iiisss…benar-benar seperti beruang”ia mengumpat kesal kepada sang kakak kedua.
Dengan langkah yang lunglai Michelle terpaksa kembali ke kamarnya,semangat yang berapi-api itu padam begitu saja.
Di tempat lain,pasangan sejoli yang tengah mabuk cinta masih setia dengan posisi pertamanya.Sang lelaki tidur dengan nyenyaknya beralaskan tangan seorang wanita cantik yang membuatnya gusar beberapa hari ini.
Sedangkan si wanita juga terlihat begitu nyaman dengan posisi memeluk laki-laki kejam yang beberapa hari ini berubah posesif terhadap dirinya.
__ADS_1
Beberapa jam telah terlewati,bahkan sedikit demi sedikit malam mulai terkikis oleh sang surya yang sebentar lagi akan menampakkan diri.
Ucapan Emilia menjadi sebuah kenyataan,Damian nampak tertidur pulas tanpa harus terbangun di tengah malam karena mimpi buruknya yang selama ini ia takuti.