HIDDEN DEVIL

HIDDEN DEVIL
Episode 116


__ADS_3

✨Happy Reading✨


Ruangan yang akan menjadi tempat meeting pagi ini terdengar riuh.Beberapa orang yang sebagian besar adalah pemilik saham tengah saling berdebat menyampaikan pendapat mereka.Ada yang ingin masih tetap bersama Vernandez corp dan ada juga yang ingin pergi.


Mobil mewah berwarna hitam sudah berhenti tepat diloby perusahaan.Semua karyawan yang melintas menghentikan langkah mereka sejenak melihat mobil yang dalam seminggu ini tak pernah terlihat oleh mata mereka.


“Apakah itu tuan Damian?”seru salah satu karyawan


Pintu mobil telah terbuka,seorang wanita cantik turun dengan penampilan yang begitu elegant.Mereka berdecak kagum melihat siapa yang datang pagi ini,Emilia melangkah dengan langkah kaki panjang menuju lift vip.


“No-nona Emilia?”sapa salah satu dari mereka yang sedikit tergagap-gagap


Emilia melepas kacamata hitamnya dan memasukkannya ke dalam tas jinjing miliknya,namun dengan mata yang masih fokus menatap ke depan.


Sedangkan tepat di belakangnya,seorang laki-laki tengah berjalan cepat untuk menyusul nona barunya.


“Tu-tuan Gery?”imbuh karyawan lainnya.


Gery menghentikan langkahnya sejenak ketika menyadari jika para karyawan sedang berkerumun dan memandanginya.


“Eekkhhmm..apakah kalian mulai bosan bekerja?”tanya Gery sembari menatap mereka satu persatu.


Semua karyawan saling pandang,dan didetik berikutnya mereka menyadari jika mereka dalam masalah.Pasalnya,mereka tahu betul jika seorang Gery adalah sosok yang tegas dan galak jika terhadap karyawan yang suka bergosip.


“Aku beri waktu kalian 10 detik untuk pergi ke ruangan kalian,jika kalian terlambat maka siapkan berkas pengunduran diri kalian”ujar Gery dengan tatapan dingin


Gery belum mulai menghitung namun mereka sudah kocar kacir berlari menuju ruangan mereka dengan raut wajah panik.


“Uncle,sudahlah..kita harus bergegas”panggil Emilia yang sudah sampi di dalam lift


Gery mengangguk”maaf nona sudah membuat anda menunggu”ia melangkah masuk menuju lift


“Tidak apa..tapi uncle tidak boleh mengancam mereka seperti itu”pinta Emilia sembari melirik ke arah Gery


Gery menundukkan kepalanya”maaf nona,tapi mereka harus didisiplinkan”


Emilia menggelengkan kepalanya,kenapa para laki-laki disekelilingnya sangat suka bersikap dingin kepada orang lain.


Tingg!!!


Mereka sudah sampai di tempat tujuan,lift terbuka dan semara riuh yang terdengar hingga keluar ruangan menyambut kedatangan mereka.

__ADS_1


“Sepertinya mereka sudah tidak sabar uncle”ujar Emilia sembari melangkah menuju ruangan meeting


“Anda sudah siap nona?”tanya Gery sedikit mengkhawatirkan keadaan nonanya


“Uncle lihat sendiri,aku bahkan sangat bersemangat pagi ini”jawab Emilia sembari menyunggingkan senyumnya


Ceklek!!!


Pintu ruangan tersebut terbuka,suasana tiba-tiba hening dengan mata yang melihat ke arah pintu.


“Selamat pagi semua”sapa Emilia dengan raut wajah dingin


“Se-selamat pagi.,,”jawab mereka kompak


“Maaf jika membuat kalian menunggu lama”ujar Emilia dengan mata menatap satu persatu kolega suaminya


“Uncle..”panggil Emilia kala melihat Gery hanya diam di belakangnya


“Ah iya..eekkhhmmm..,”Gery menyadarkan dirinya dari lamunan


“Selamat pagi tuan-tuan semua,meeting hari ini akan dipimpin oleh nona Emilia sebagai pengganti dari tuan Damian dan tuan Vernandez”jelas Gery


“Mungkin sebagian besar dari kalian sudah mendengar tentang berita miring yang beredar belakangan ini,dan disini kami akan mengkonfirmasi tentang berita tersebut…”belum selesai Gery mengucapkan kalimatnya,seseorang memotongnya begitu saja


“Berarti benar jika tuan Damian sudah tiada?”seru salah satu dari mereka


“Lalu bagaimana nasib perusahaan ini?”imbuh yang lain


“Bagaimana jika perusahaan ini bangkrut?”


Dan semua orang mulai mengajukan pertanyaan secara bertubi-tubi tanpa memberi Gery celah untuk melanjutkan pembicaraan.


“DDIIAAMM!!!!”bentak Emilia yang berhasil membuat mereka bungkam


“Tidak bisakah kalian menunggu Gery menjelaskannya sampai tuntas tanpa perlu menyelanya?”nada bicara Emilia sedikit meninggi


“Uncle lanjutkan..”perintahnya dengan mata yang masih menatap tajam ke arah mereka yang hadir


Gery menganggukkan kepalanya”berita yang kalian dengan memang benar adanya.Selama seminggu ini kami sedang dalam suasana berkabung sehingga belum sempat untuk mengklarifikasi tentang berita yang beredar.Namun kalian tidak perlu khawatir tentang perusahaan ini,karena nona Emilia ada untuk menjadi pengganti tuan Damian yang dimana ia adalah istri sah dari tuan Damian.”jelas Gery


“Maksud anda,ia akan menjadi CEO diperusahaan ini dan menggantikan tuan Damian?”tanya salah satu dari mereka dengan tatapan remeh.

__ADS_1


“Benar tuan,nona Emilia akan menjadi CEO baru di perusahaan ini menggantikan tuan Damian”sambung Gery


“Tapi dia seorang perempuan,dan jika tidak salah dulunya dia hanya seorang model.Apakah dia mengerti tentang perusahaan?”tanya yang lain yang ikut merasa ragu


“Dan lagi,bukankah ia tak memiliki wewenang apapun di perusahaan ini karena ia bukanlah salah satu pemegang saham?”yang lain ikut menimpali


“Benar”jawab mereka kompak


“Kalau begitu,kita harus memilih calon pemimpin baru dan tentunya harus salah satu dari kita”celetuk mereka


“Benar,kita tidak mungkin membiarkan seorang wanita yang tak mempunyai pengalaman dalam bidang bisnis untuk mengurus perusahaan”tambahnya


Semua orang mulai berkomentar dengan bebasnya tanpa memikirkan perasaan Emilia.Kata-kata yang terdengar pun semakin ragam,bahkan terkesan merendahkan dan meremehkan Emilia.


Emilia tersenyum sejenak,lalu menggebrak meja dengan kuat.


BBRRAAAKKKKK!!!!


Emilia berdiri dan salah satu tangannya melempar beberapa berkas yang berisikan dokumen tentang status kepemilikan saham dan juga ijasah serta sertifikat tentang prestasi yang ia raih dulu ketika menjadi seorang mahasiswa.


Semua orang diam dan menatap ke arah Emilia”kalian lihat dan baca baik-baik beraksi itu,setelah itu kalian bebas menentukan pilihan”ujar Emilia


Mereka mulai mengambil satu persatu dari berkas itu dan membaca dengan teliti.Sesekali mata mereka melirik ke arah Emilia setelah membaca isi dari berkas tersebut.


Gery memperhatikan mereka semua”mungkin kalian bingung kenapa nama nona Emilia tercantum sebagai nama pemilik saham terbesar.Itu karena tepat sebelum mereka menikah,tuan Damian memberikan hadiah seluruh saham yang ia punya untuk istri tercintanya yaitu nona Emilia”jelas Gery yang mengerti arti dari tatapan bingung mereka


“Bagaimana?..apakah kalian sudah paham?”tanya Emilia menatap mereka satu persatu


“Jika ada yang dari kalian ingin mencabut saham dari perusahaanku maka silakan,tapi ingat baik-baik perkataanku.Aku tidak akan segan terhadap kalian,karena jika kalian keluar otomatis kalian akan menjadi sainganku dan aku akan membuat harga saham kalian jatuh.Dan untuk yang masih tetap bertahan,aku akan pastikan jika saham kalian aman diperusahaan ini dan bahkan kalian akan mendapat lebih banyak keuntungan karena kedepannya perusahaan ini akan semakin maju”jelas Emilia dengan tegas


Mereka kembali saling pandang dan nampak berpikir.


”jadi..siapa yang masih ingin keluar?”tanya Emilia


Satu pun dari mereka tidak ada yang beranjak ataupun menjawab pertanyaan Emilia.Entah kenapa aura wanita di hadapan mereka terlihat berbeda saat ini,lebih terkesan dingin dan juga tegas sama seperti Damian dulu.


“Baiklah,karena kalian diam saja.Aku anggap kalian memilih tetap tinggal dan aku berterima kasih untuk itu..jika tidak ada yang perlu di bahas lagi,maka meeting kali ini aku tutup”Emilia melangkahkan kaki menuju keluar ruangan.


Tujuannya kali ini adalah ruangan yang menjadi tempat Damian untuk menghabiskan waktunya di perusahaan ini.


Bersambung…

__ADS_1


__ADS_2