HIDDEN DEVIL

HIDDEN DEVIL
Episode 89


__ADS_3

✨Happy Reading✨


Setelah pulang dari tempat pemakaman sang ibu,Damian memutuskan untuk kembali ke kantor.Namun sebelum itu ia menyempatkan diri untuk mengantar sang kekasih pulang ke mansion.


Ia tak ikut turun dari mobil karena setelah ini ia harus mengikuti meeting bersama para klien.Emilia melambaikan tangannya melepas kepergian sang kekasih.Sepanjang perjalanan menuju mansion,ia terus memikirkan cara untuk bisa menyatukan kembali Damian dan juga ayahnya.


“Aku harus mencari cara,dan sepertinya aku harus bergerak sekarang karena besok Damian libur”gumam Emilia.


Ia melangkah masuk kedalam mansion,tujuan utamanya saat ini adalah dapur tempat bersarangnya Michelle.


“Michelle..”panggilnya dengan langkah sedikit terburu.


“Ada apa nona?”tanya Michelle yang baru saja datang.


“Ikut aku sebentar..”Emilia menarik tangan Michelle menuju ruang tamu.


Ia mendudukkan Michelle di sebuah sofa kecil dan setelah itu ia ikut duduk di sofa yang lain.


“Aku ingin bertanya sesuatu hal”ujarnya yang mulai serius


“Tentang apa nona?”


“Tentang ayah Damian”


“Maksud anda tuan Vernandez?”


“Ssstt…pelankan suaramu..”bisik Emilia


Michelle mengangguk setuju lalu kembali menyapa Emilia dengan serius


“Bagaimana caranya aku agar bisa bertemu dengan tuan Vernandez?”tanya Emilia


“Bertemu?..anda ingin bertemu tuan Vernandez ?”michelle berbalik bertanya dengan nada sedikit terkejut


“Ssstttt…ia aku ingin bertemu dengannya tapi aku tidak ingin Damian tahu hal itu”jelas Emilia

__ADS_1


“Untuk apa nona?”


“Aku ingin merapatkan hubungan anak dan ayah yang melonggar”bisiknya lagi


“Sebaiknya anda urungkan niat anda karena semua itu akan sia-sia”


“Apa maksudmu sia-sia…aku bahkan belum mencobanya”ujar Emilia sedikit kesal


“Tuan Vernandez sangat sensitive jika berhubungan dengan tuan muda..bahkan tuan muda sendiri enggan untuk menemuinya karena tuan Vernandez pasti akan menghindar”


“Dan tujuanku kali ini untuk membuat mereka kembali menyatu”


“Sudah..kau cukup beritahu aku cara untuk bertemu dengannya”Emilia memotong kalimat yang akan diucapkan oleh Michelle


“Hah..anda memang keras kepala nona”gerutu Michelle


“Dan kau sudah tahu itu”


“Mungkin hari ini adalah waktu yang tepat,karena setahuku tuan Vernandez akan berada di dalam mansionnya selama satu hari penuh setelah pulang dari pemakaman nyonya..anda bisa berkunjung kesana namun yang pasti tidak akan mudah terlebih anda adalah orang baru”


“Mmm..aku ada ide dan semoga ini berhasil”ujar Emilia ketika sebuah ide melintas di otaknya.


Sedangkan di perusahaan,Damian terlihat sibuk memeriksa berkas-berkas yang harus ia tanda tangani sebelum meeting dimulai.Namun tiba-tiba gerakan tangannya terhenti ketika ia membuka sebuah berkas dengan map biru.


“Louis..”panggil Damian dengan mata yang masih menatap fokus ke arah berkas.


“Ada apa tuan?”


“Sepertinya aku akan membatalkan pembangunan markas yang terletak di pesisir laut selatan ini..”ujarnya


“Tapi bangunan itu sudah hampir selesai tuan”


“Kau bisa menyuruh Zack untuk menjualnya kepada para pebisnis di pasar gelap”


“Baik tuan”jawab Louis yang yak berani membantah ucapan tuannya.

__ADS_1


Kembali kedalam mansion,Emilia memutar tubuhnya beberapa kali.ia merasa lebih cantik ketika mengenakan sebuah setelan yang dipinjam khusus ke Michelle


“Lihat..setelan ini terlihat keren..”ujar Emilia kegirangan


“Keren?..bagi anda setelan ini keren?”tanya Michelle yang merasa aneh dengan selera nona nya.


“Ya..aku merasa seperti aktris di drama Korea yang berperan sebagai seorang pelayan pribadi”


“Nona..ini hanya setelan untuk para maid..anda lebih cocok menggunakan dress-dress cantik yang berada di lemari anda”protes Michelle


“Ssttt…bisakah kau mengambilkan mantel untukku..karena aku tidak mungkin keluar dengan pakaian ini..aku khawatir Damian akan melihatnya dari cctv mansion..”


Michelle mengangguk lalu mengambil mantel hitam yang diminta oleh Emilia.


“Tunggu aku harus meminta ijin kepada Damian terlebih dahulu”


Emilia merogoh ponselnya lalu menekan beberapa tombol untuk menghubungi Damian.


“Beib..hari ini aku akan pergi berbelanja dengan Michelle..boleh bukan?”tanya Emilia melalui sambungan telepon.


“Boleh..tapi kau harus selalu berhati-hati..dan ingat selalu pesanku”


“Yeeyy..terima kasih..Love you..”ujar Emilia kegirangan


Tut..tut..tut..


Emilia menutup sambungan teleponnya tanpa menunggu jawaban dari Damian.


“Michelle apa kau sudah siap?”tanya Emilia yang berdiri tegap.


“Tentu nona..”


“Ayo kita mulai misi ini”


Emilia dan Michelle keluar dari kamar dan melangkahkan kaki menuju lantai dasar.

__ADS_1


Bersambung..


__ADS_2