HIDDEN DEVIL

HIDDEN DEVIL
Episode 130


__ADS_3

✨Happy Reading✨


Semua pimpinan direksi dan juga pemilik saham sudah berkumpul di ruangan meeting perusahaan VERNANDEZ CORP.Mereka semua terlihat bingung karena meeting kali ini terbilang mendadak.Bahkan para pimpinan direksi terlihat sibuk mengecek data yang dikirimkan oleh anak buahnya agar tidak ada kesalahan,mengingat jika Emilia adalah seorang yang jeli.


Louis berdiri tepat di samping kiri kursi yang akan menjadi tempat duduk untuk CEO perusahaan itu.Sedangkan seorang wanita cantik berdiri di sisi kanan.Mereka berdua tak mengeluarkan sepatah kata pun sehingga semakin membuat mereka semua bingung.


Audrey dan Louis saling pandang lalu setelah itu mereka mengangguk layaknya memberi sebuah isyarat satu sama lain.


Ceklek!!


Pintu ruangan terbuka,seorang laki-laki masuk kedalam dengan puluhan pasang mata mengarah ke arahnya.


“Selamat pagi..maaf jika kalian menunggu terlalu lama”sapa laki-laki yang tak lain adalah Damian dengan gaya santainya.


Mata semua orang tiba-tiba melotot dengan mulut yang terbuka lebar,kecuali Louis dan Audrey karena mereka sudah tahu lebih dulu.


“T-t-uan..D-da-mian!!”seru salah satu dari mereka dengan gugup.


Beberapa dari mereka yang berdiri tiba-tiba saja mendudukkan diri begitu saja karena kaki mereka terasa lemas.Semua orang terkejut dengan kehadiran Damian yang bisa dibilang tiba-tiba.


“Hey..ada apa dengan kalian?..duduklah!”perintah Damian


Mereka semua duduk mengikuti perintah dari Damian,namun mata mereka tidak pernah lepas barang sedetik pun dari sosok Damian.


“Apakah kalian akan menatapku dengan tatapan aneh itu sepanjang waktu?”tanya Damian sembari melihat mereka satu persatu.


“Maaf tuan..tapi apakah anda benar-benar tuan Damian?”tanya salah satu dari mereka


Damian tersenyum simpul”ya..tentu saja aku Damian..seperti yang kalian lihat sekarang ini..aku masih hidup dan sehat..Dewi Fortuna masih memberiku kesempatan saat kejadian itu sehingga aku selamat dari kejadian naas waktu itu..dan untuk selanjutnya,perusahaan ini akan kembali dipimpin olehku.”jelas Damian singkat


“Tapi?”


“Tapi kenapa?..apa kau tidak senang jika aku kembali?”ujar Damian


“Tidak..bukan seperti itu tuan..”


“Lalu?..apa kau lebih senang jika istriku yang memimpin?”tanya nya lagi.


“Tidak tuan..”jawab mereka serempak

__ADS_1


Damian sedikit terkejut mendengar jawaban kompak mereka”wah..apakah istriku menjadi pemimpin otoriter ketika tidak ada aku”ujar Damian menyandarkan tubuhnya


Audrey tersenyum di sisi kanan Damian”bagaimana mereka tidak takut jika setiap hari mereka harus menghadapi kejelian nona dan juga ketegasan nona..bahkan kau tidak ada apa-apa dibandingkan suara menggelar nona”gumam Audrey dalam hati ketika mengingat bagaimana nona memimpin selama 5 bulan ini.


Rapat berlangsung selama 1 jam lamanya,Damian membahas beberapa hal yang terlewatkan selama ia tidak ada.Ia tidak bertanya kepada sang istri karena ia tidak mau membebani Emilia lagi.Ia sudah berjanji akan mengambil semua pekerjaan lagi dan membiarkan Emilia bebas dari bebannya perusahaan.


“Aku rasa meeting kali ini cukup..hari ini aku tidak akan diam diperusahaan..jika ada hal yang mendesak kalian bisa menghubungi Louis atau Audrey”ujar Damian


“Louis..Audrey..siapkan semua berkas yang harus aku periksa seminggu lagi karena untuk satu minggu kedepan aku akan mengambil cuti”perintah Damian yang dibalas anggukan oleh mereka berdua.


Setelah memberikan perintah,Damian berdiri dan keluar dari ruangan meeting.Satu persatu dari mereka juga keluar dari ruangan itu.


“Wah..kau sangat hebat nona Audrey”ujar seorang laki-laki yang menghampiri Audrey.


Audrey menoleh”ah kau terlalu muji saya tuan..saya tidak ada apa-apa dibandingkan anda”jawab Audrey


Laki-laki yang menyapanya adalah seorang direksi keuangan,ia cukup terkenal di perusahaan karena ia adalah direksi termuda dan juga tampan.


“Tidak..kau memang wanita yang luar biasa”puji Harry


Audrey hanya tersenyum dengan tangan yang masih sibuk merapikan berkas-berkas.


Ya laki-laki itu adalah Louis,entah mengapa ia merasa tidak suka melihat interaksi diantara keduanya.


“Eekkhhmmm..apakah sudah selesai mengobrolnya?..jika sudah,kalian lanjutkan pekerjaan karena perusahaan ini tidak menggaji kalian untuk mengobrol..dan jika kalian ingin mengobrol pergilah ke coffee shop atau cafe”ujar Louis sembari melenggang pergi meninggalkan mereka berdua.


“Ah maafkan saya tuan”Harry membungkukkan badannya sebagai tanda permintamaafan.


Audrey mengernyitkan dahinya”dasar laki-laki dingin”gerutunya dalam hati.


“Tuan Louis benar..bagaimana jika nanti kita pergi ke coffee shop di dekat sini..apakah anda bersedia?”tanya Harry


Audrey berpikir sejenak”Hhmm baiklah akan saya usahakan”jawabnya


Louis yang masih berada di ambang pintu terlihat semakin tidak suka mendengar obrolan mereka.Ia tidak bermaksud memberi ide,niat awalnya ia ingin agar mereka tidak berdekatan lagi tapi entah mengapa ia malah memberi ide untuk mereka.


“Sial..kenapa aku harus tidak suka”gerutu Louis dalam hati lalu segera pergi ke luar.


Louis melenggang pergi menuju ruangan Damian karena ada beberapa berkas yang harus ia serahkan sebelum Damian cuti.

__ADS_1


Ceklek!!


“Selamat pagi tuan”sapa Louis


Damian mengangguk”sepertinya aku akan segera pulang”ujarnya


“Baik tuan..saya membutuhkan tanda tangan anda untuk berkas ini sebelum anda cuti”ujar Louis


“Bawa kemari”


Louis melangkah dan menyerahkan berkas yang ia pegang.


“Mulai saat ini lakukanlah apapun yang kau mau untuk dirimu tanpa takut terhadapku”ujar Damian dengan mata yang fokus ke dokumen yang ia pegang


Louis masih terdiam.


“Aku sudah bahagia saat ini dan aku ingin kau merasakan apa yang aku rasakan..maka dari itu kau harus mulai mengejar kebahagiaanmu”imbuhnya


“Saya sudah bahagia tuan”jawabnya


“Benarkah?..aku tidak yakin..”balas Damian


“Kau tidak akan bahagia tanpa seorang pendamping di hidupmu Louis..kau mungkin mempunyai uang dan keluarga lengkap tapi semua itu tidak menjamin kehidupanmu di hari tua..semua itu akan hilang ketika kau tua nanti..apa kau mau menjalani hari tua tanpa seseorang yang mendampingi mu?,,kau harus mulai mencari pendamping hidupmu..karena kau tidak akan bisa hidup seorang diri hingga tua nanti”tambahnya


“Akan saya pikirkan tuan”jawab Louis


“Dia masalaluku dan dari awal dia memang tidak mencintaiku..aku sudah bahagia dengan seseorang yang begitu mencintaiku..dia sudah lama hilang dari hatiku dan aku tidak pernah menganggapnya ada..sedari awal dia mencintaimu dan aku tahu kau pun juga..jadi mulai lah mengejarnya”tambahnya lagi


Louis terlihat bingung”siapa yang anda maksud?”


“Aku sudah memberimu kesempatan selama seminggu ini dan aku harap kau memanfaatkannya dengan baik”Damian telah selesai menandatangani berkas yang diberikan Louis


Ia berdiri dan berhenti tepat di disamping Louis”yang mengincarnya bukan hanya kau saja..dia wanita yang cantik dan aku rasa ada banyak laki-laki di perusahaan ini yang ingin memilikinya..jika kau lengah maka bersiaplah untuk melajang seumur hidupmu dan kau tidak akan pernah merasakan nikmatnya surga di dunia ini”bisik Damian ditelinga Louis sembari menepuk pelan pundak Louis


“Baiklah..aku akan pulang..selamat berjuang Louis”Damian melangkah pergi meninggalkan Louis yang masih terdiam


“Kenapa tuan berkata seperti itu?..aku tidak suka dengannya…aku.,,”gumam Louis dalam hati.


Bersambung….

__ADS_1


__ADS_2