
✨Happy Reading✨
Seperti rencana awal Damian,ia tidak akan membiarkan wanitanya ikut pergi ke perusahaan karena kejadian kemarin.Meskipun Emilia terus merengek,ia tak akan luluh dan tetap pada keputusannya yang pertama.
Tentu saja Emilia merasa kesal,tidak ada satu orang pun yang akan merasa senang jika harus berdiam diri di dalam rumah.Meskipun mansion itu adalah sebuah penjara emas,ia tetap tak suka.
“Sudahlah nona..hhmmm bagaimana kalau kita menonton saja?”bujuk Michelle untuk yang kesekian kalianya.
Ia sudah seperti seorang ibu yang tengah membujuk sang anak yang sedang merajuk.Segala sesuatu yang menjadi kesukaan Emilia telah ia berikan,bahkan semangkok ramen sudah terhidang sedari tadi dan mungkin sekarang sudah menjadi semangkok bubur.
“Hhuufftt..itu ide yang tidak buruk..”akhirnya Emilia beranjak dari tempat duduknya yang ia tempati dari satu jam yang lalu.
“Ayo nona..anda ingin sesuatu mungkin?..seperti pop corn?..atau camilan..atau buah atau..”kalimat Michelle terhenti kala Emilia menaikkan salah satu tangannya.
“Pesankan aku ayam goreng Korea saja..aku akan menunggumu di ruang teater”pintanya
“Siap nona”Michelle berlari mengambil ponselnya dan mulai memesan menu yang diinginkan oleh nonanya.
Emilia mulai mencari beberapa judul drama Korea menjadi favoritenya,dan pilihannya jatuh pada drama Korea yang berjudul fight for My way.Bukan tanpa alasan Emilia memilih drama itu,karena pemeran laki-lakinya adalah park seo joon.
“Ini nona ayam goreng Korea pesanan anda”michelle datang dengan membawa nampan yang berisikan ayam goreng.
“Wah..kemarilah”Emilia menepuk pelan sofa dengan kegirangan.
Michelle tak kalah antusias,ia sedikit berlalu kecil hingga bokongnya mendarat sempurna di sofa empuk itu.
__ADS_1
Kini dua gadis itu kembali menonton drama bersama dengan ditemani satu ekor ayam,tak lupa michelle juga memesan minuman sejuta umat yaitu milk tea dengan toping boba.
Sedangkan di kantor,Damian terlihat sedikit gelisah memikirkan wanita yang tengah asik menonton itu.Ia sedikit kasian melihat Emilia yang merengek tadi pagi,namun ia harus bersikap tegas agar Emilia mengikuti perintahnya.
“Sepertinya aku harus menghubunginya”gumamnya lalu mengambil ponsel yang sedari tadi menganggur di atas meja.
Jari Damian mulai terlihat sibuk menekan setiap tombol yang ada dilayar ponselnya.Ia sengaja tidak menelpon gadis itu karena jika mendengar suaranya saja mampu membuatnya luluh.Sehingga ia memutuskan untuk mengirimkan pesan saja.
“Baby..”
“Ya”
“Apa kau sudah makan siang?”
“Sudah”
“Hhmm apa menu makan siangmu?”
“Ayam goreng Korea”
“Sepertinya enak…apakah kau makan siang seorang diri?
“Tentu saja enak..apalagi
ditemani oppa park seo joon🥰”
__ADS_1
Damian tersenyum sejenak sembari kembali mengetik,namun di detik berikutnya senyum itu sirna dan tangannya berhenti bergerak.
“Oppa park seo joon?”gumam Damian
Damian kembali mengetik namun dengan ekspresi menahan emosi.
“Apakah dia laki-laki?”
“Ya dia laki\-laki dan sangat tampan”
Mata Damian tiba-tiba memanas dengan dada yang naik turun kala selesai membaca pesan terakhir Emilia.
“Berani-beraninya dia membawa masuk pria lain ke dalam mansion”geram Damian
Dia kembali menekan tombol di layar ponselnya.
“Selamat siang tuan”sapa Louis
“Cari tahu orang yang bernama oppa park seo joon”perintahnya
“Baik tuan”
Tanpa basa basi Damian menutup sambungan telpunnya,ia benar-benar emosi saat ini dan ingin rasanya ia menghancurkan barang-barang di sekitarnya.
“Aaarrgghhh…akan aku bunuh laki-laki yang berani masuk ke dalam mansionku”teriaknya
__ADS_1
“Kenapa Louis lama sekali”gerutunya padahal waktu baru saja lewat 2 menit.
“Aarrgghh..aku tidak bisa menunggu lama lagi”Damian bangun dari posisi duduknya dan langsung pergi keluar untuk pulang ke mansion.