
✨Happy Reading✨
Setelah sehari penuh tidur meringkuk di atas ranjang,kini Emilia mulai merasa bosan.Meskipun dalam keadaan sakit,Emilia merasa sangat lelah jika hanya berdiam diri mengingat kesehariannya selama ini diisi dengan berbagai kesibukan.
“Hah..seharusnya aku ikut Damian pergi ke kantor”gerutunya sembari menekan tombol remote untuk mengganti Channel TV.
Beberapa menit yang lalu ia hendak menghubungi Damian untuk memintanya pulang ke mansion menjemput dirinya,namun rasa ragu menghampiri mengingat ia belum terlalu yakin dengan Damian.
Tok...tok...tok...
Suara ketukan pintu membuyarkan lamunannya.
Ceklek...
Pintu kamarnya terbuka dan seorang gadis cantik masuk membawa semangkok buah segar.
“Selamat siang nona..apa anda sudah merasa lebih baik?”sapa Michelle yang tengah berjalan menghampiri Emilia.
“Kau lihat sendiri aku baik-baik saja bahkan sangat baik”jawabnya dengan wajah yang lesu
“Apakah anda sudah meminum obat?”michelle meletakkan mangkok yang berisi buah segar itu di atas meja.
“Sudah..dan aku tidak ingin melihat pil-pil menyebalkan itu”keluhnya
Michelle hanya bisa tersenyum melihat tingkah laku nona nya,Emilia memang sedikit terlihat manja jika bersama Michelle.
“Michelle..”tiba-tiba sebuah ide terlintas di dalam pikirannya.
“Ada apa nona?...anda butuh sesuatu?”kini Michelle ikut mendaratkan bokongnya di atas ranjang.
“Mmmm...apakah di mansion ini terdapat sebuah tempat menonton dengan layar besar didalamnya..bisa dibilang seperti sebuah bioskop?”matanya beralih menatap Michelle dengan penuh harap.
“Tentu ada nona..ruangan itu terletak di lantai dasar”jawab Michelle
“Bagus..mmm bisakah aku pergi kesana?”ucapnya dengan menunjukkan puppy eyes ke arah Michelle
“Mmmm...sepertinya anda harus meminta ijin kepada tuan Damian terlebih dahulu”jawab Michelle merasa tak enak hati karena menolak permintaan Emilia.
__ADS_1
“Begitu ya..baiklah aku akan meminta ijin padanya”Emilia mengambil ponsel yang ia letakkan di bawah bantalnya lalu menekan tombol yang ada di layar ponselnya.
Ttuuutt...ttuuttt...
“Ada apa?”
“Bolehkah aku menggunakan ruangan teatermu untuk menonton?”ucap Emilia dengan wajah harap-harap cemas
“Pakailah”jawab singkat Damian
“Terima kasih”
Setelah mengucapkan kata itu,Emilia langsung menutup sambungan teleponnya tanpa menunggu jawaban dari Damian.
“Yyeeyy...Damian sudah memberi ijin..sekarang siapkan peralatan tempur kita Michelle karena kita tidak akan beranjak sampai bokong kita terasa panas”ia berdiri diatas kasur dengan pose layaknya seseorang yang akan berperang.
“Siap nona..saya akan menyiapkan segala sesuatunya”Michelle tak mau kalah,ia ikut berperan layaknya seorang prajurit perang.
“Kau sudah siap?”emilia turun dari ranjang
“Siap nona”Michelle berdiri dibelakang Emilia dengan pose bersiap.
Sedangkan di kantor,Damian mendengus kesal karena Emilia berani menutup sambungan teleponnya tanpa menunggu jawaban dari Damian.
“Sepertinya dia mulai berani terhadapku”gerutunya
“Ada apa tuan?”tanya Louis yang mendengar gerutu dari tuannya
“Cepat selesaikan pekerjaanmu Louis..aku ingin segera pulang ke mansion”ujarnya dengan mata yang kembali fokus menatap layar komputer di depannya.
Di ruang teater,mereka berdua telah siap dengan berbagai bekal layaknya seseorang yang akan menonton di bioskop.Semangkok berondong jagung rasa caramel lengkap dengan jus yang Michelle kemas seperti minuman yang biasa kita temui di bioskop,tidak lupa berbagai buah segar ia tata rapi disebuah keranjang.
“Sejak kapan di bioskop ada jus buah dan buah-buah seperti ini?”emilai mengernyitkan dahinya melihat menu yang disuguhkan oleh Michelle
“Saya tidak mungkin membawa camilan-camilan bioskop itu kesini nona..karena jika itu terjadi tuan pasti akan marah”Michelle menundukkan kepalanya
“Tak apa..makanan tidak terlalu penting yang terpenting adalah kita bisa menonton dengan layar berukuran besar ini”matanya menatap takjub dengan layar besar yang berada di hadapannya.
__ADS_1
“Baiklah..ayo kita mulai”serunya
“Anda ingin menonton film apa nona?”tanya Michelle
“Bagaimana kalau drama Korea saja..hhmmm judulnya “What Wrong With Secretary Kim”
Michelle mengangguk setuju,ia mulai mencari judul film yang diinginkan oleh Emilia.Setelah mendapat judul dari drama itu,Michelle mengambil remote dan menyerahkannya kepada Emilia.
“Baiklah mari kita mulai”jari lentiknya mulai menekan tombol remote dan layar besar itupun menyala.
Kini mereka berdua terlihat seperti seorang kakak beradik,menonton film bersama di sebuah ruangan.
Di kantor Damian terus berkutat di depan komputernya,menyelesaikan semua pekerjaan yang sempat tertunda.Ia sengaja mempercepat pekerjaannya karena ingin segera pulang.Damian sedikit penasaran dengan apa yang akan dilakukan oleh Emilia di ruangan teaternya.
“Selesai..Louis apa jadwalku selanjutnya?”matanya kini beralih menatap Louis
“Jadwal anda selanjutnya adalah meeting bersama pimpinan masing-masing direksi”ucap Louis
“Baiklah..setelahnya kau kosongkan jadwalku”perintahnya
“Baik tuan”
Kembali ke dalam ruang teater,tak terasa mereka sudah duduk selama kurang lebih 9 jam lamanya terhitung start mereka menonton pukul 1 siang dan sekarang sudah pukul 9 malam,bahkan mereka telah masuk ke dalam episode 13 dari drama itu.(kaum rebahan menangis melihat ini🤣)
Itu termasuk waktu yang singkat karena emilai mempercepat beberapa episode dengan alasan ia sudah pernah menonton episode itu.Michelle hanya bisa mengangguk patuh mengikuti kemauan nonanya.
Sepanjang jalannya film yang mereka tonton,teriakan histeris dan teriakan penuh kagum menggelar di ruangan itu.Mereka tersenyum seperti seseorang yang kurang waras kala melihat adegan romantis.Bahkan beberapa kali mereka mengganti posisi duduk,terkadang mereka tertidur di lantai bawah karena merasakan panas di bagian bokongnya.
Namun suasana tiba-tiba menjadi tegang dengan aura ruangan yang menjadi sedikit lebih panas.Emilia menelan ludahnya kasar kala drama yang ia tonton menayangkan sebuah adegan ciuman panas.Pemeran utama pria terlihat mencium pemeran wanita dengan sensual.
Michelle mengalihkan pandangannya untuk mengusir sesuatu yang membuatnya merasa panas.Hingga tiba di menit berikutnya adegan ciuman itu berubah menjadi adegan panas di atas raungan.Emilia semakin tak berkedip seperti menikmati setiap adegan yang ditayangkan sedangkan Michelle memilih menundukkan kepala demi menjaga kesucian matanya.
Ceklek..
Tiba-tiba pintu terbuka dan seseorang masuk ke dalam.
Bersambung....
__ADS_1
Yang pernah nonton drama itu pasti tahu gimana sexynya oppa Park Seo Joon🤪