
Part ini aku buat khusus ketika umur kehamilan Emily masih muda(pas lagi ngidam-ngidamnya)..jadi jangan pada protes ya…
✨Happy Reading✨
Hari demi hari begitu cepat berlalu tak terasa sudah hampir satu bulannya mereka bergabung menjadi sebuah keluarga.
Disini lah mereka saat ini di sebuah ruangan besar dengan puluhan kursi yang berjejer rapi lengkap dengan sebuah layar besar di depannya.
Benar,hari ini ide gila ibu hamil itu harus terwujud bagaimana pun caranya
Emily yang memang dalam masa mengidam sering meminta hal-hal aneh pada sang suami,contohnya saat ini.Ia meminta sang suami mengundang keempat sahabatnya untuk datang ke mansion demi menonton film kesukaannya.
Tentu saja Albert tak bisa berbuat apa-apa dan Hany bisa mengangguk menuruti kemauan sang istri.
“Akhirnya kalian datang,,”sambut Emily ketika melihat sang kakak datang bersama Damian.
“Tentu saja aku datang..aku juga sangat ingin menonton bersama”jawab Emilia yang baru saja tiba bersama Damian.
“Apakah yang lain sudah datang?”tanya Emilia
“Itu mereka baru datang..”
Setelah Emilia,kini giliran Dannis dan sang istri yang menginjakkan kaki di mansion megah Albert.Disusul oleh Dareen dan Dion lalu si kembar bersama sang kakak Louis.
Albert benar-benar tidak habis pikir dengan ide sang istri yang menjadikan mansionnya sebuah bioskop keluarga.
“Wah terima kasih karena kalian sudah mau datang”seru Emily kegirangan.
Ia merangkul semua wanita yang hadir dan membawanya masuk terlebih dahulu meninggalkan para lelaki yang dibelakang.
“Wah kita sudah seperti keluarga cemara”celetuk Dareen
“Kau benar..kita seperti keluarga yang rukun..”imbuh Dion
“Ide istrimu memang sangat luar biasa Albert..”ujar Dannis memuji sekaligus meledek.
“Ya saking luar biasanya sehingga aku harus membatalkan kencanku”gerutu Damian
__ADS_1
Sedangkan kakak beradik memilih diam karena mereka tidak mempunyai nyali yang besar seperti yang lain.
“Hah..bisakah kalian diam dan ikuti saja..”Albert menghela nafasnya panjang karena ia juga merasa pusing dengan permintaan sang istri.
“Kak..aku benar-benar merasa seperti di sebuah bioskop..”bisik Michael kala melihat desaind yang dibuat Albert benar-benar menyerupai sebuah bioskop.
“Hey kalian kemarilah..filmnya akan segera dimulai..ambillah beberapa camilan untuk menonton nanti..”teriak Emily sembari terus berjalan masuk.
Lagi-lagi Albert harus menepuk jidatnya pelan,kenapa ia harus mengikuti ide aneh sang istri.
“Kau mau popcorn?”tanya Dareen kepada Dion
“Berhentilah bersikap manis kepadaku..aku bisa mengambilnya sendiri..”ujar Dion kesal
“Hey aku hanya menawari mu pop corn kenapa kau marah..”teriak Dareen
“Hal itu biasanya di lakukan oleh sebuah pasangan Dareen jika kau ingin tahu alasan Dion marah”ujar Dannis yang lewat di samping Dareen.
“Benarkah..”Dareen menggidikkan bahunya lalu ikut berjalan masuk.
Kini semua orang sudah berada di dalam ruangan bioskop itu.Masing-masing dari mereka sudah mengambil posisi.
“Tunggu..aku mau para perempuan duduk di depan bersama ku dan para laki-laki duduk di belakang..satu lagi..duduklah berjejer jangan terpisah..”celoteh Emily
“Turuti saja..”perintah Albert kepada semua orang
Para wanita tidak ada yang keberatan dengan ide Emily,namun berbeda halnya dengan para lelaki yang sudah mempunyai pasangan.Mereka nampak menghela nafas panjang.
“Kenapa kalian memasang wajah sedih seperti itu ..kau hanya tak bisa menonton bersama..lihatlah kami berempat biasa saja..”ledek Dareen kepada ketiga sahabatnya yang sudah memiliki pasangan.
“Kau bisa berkata seperti itu karena kalian itu tidak memiliki pasangan..sehingga wajar saja jika kalian tak kesal karena kalian tidak tahu rasanya seperti apa..”balas damian yang berhasil membuat Dareen melengos kesal.
“Bisakah kalian diam dan mencoba untuk menonton dengan tenang..”Albert benar-benar dibuat frustasi.
Film sudah dimulai,lampu sudah dimatikan dan layar besar yang ada di depan sudah menyala.
Para perempuan terlihat antusias sedangkan para laki-laki terlihat tidak tertarik sedikit pun.Mereka lebih tertarik dengan popcorn rasa karamel yang ada di tangan.
__ADS_1
Awalnya suasana terlihat kondusif,namun tiba-tiba sebuah adegan panas muncul di film itu.Sepasang laki-laki dan perempuan tengah saling memagut dan ******* bibir satu sama lain.Ciuman mereka berdurasi lumayan lama hingga detik demi detik terlewatkan ciuman itu berubah menjadi ciuman panas.Para wanita berteriak histeris sedangkan para lelaki memilih mengalihkan pandangannya.
“Eekkhhmm…kenapa harus ada adegan sialan seperti ini..”gerutu Damian.
Para jomblo pun dibuat meradang karena adegan itu,beberapa kali mereka membenarkan posisi demi mengusir pikiran kotor yang tak akan tersalurkan.
Louis tiba-tiba berdiri dari duduk.
“Hey mau kemana bung?”tanya Dareen
“Saya ingin ke toilet sebentar tuan..”jawab Dareen santai
“Cobalah kalau kau bisa..karena istriku sudah mengunci akses keluarnya..”ujar Albert yang masih setia menonton.
“Duduklah kak..tahan saja hingga filmnya selesai..”ujar Michael menimpali.
“Kenapa perempuan-perempuan itu suka sekali menonton film yang berisikan adegan seperti ini..”gerutu Dion yang ikut membuka suara.
“Bisakah aku mempercepat durasi film ini..aku benar-benar sudah muak..”imbuh Dannis
“Cobalah..”sahut Albert
Benar saja,dannis mengambil ponselnya,mengetikkan beberapa sandi dan ingin mempercepat durasi filmnya namun sebuah kata sandi keluar.
“Percepat lah durasi jika kau ingin tidur di luar”
Sebuah kalimat ancaman muncul di layar ponselnya.Dan dengan terpaksa ia memasukkan kembali benda kotak itu.
“Apa kau berhasil?”tanya Damian
“Aku masih ingin tidur di atas ranjang mahal ku”sahut dannis kesal.
Sontak mereka tertawa kecil mendengar jawaban dannis.Mereka tahu pasti istri dannis telah mengancamnya.
Begitulah detik demi detik mereka lalui.Para perempuan bersorak senang sedangkan para lelaki hanya bisa duduk pasrah dengan tatapan bosan.
Bersambung…
__ADS_1
Ayo ngaku yang hamil ngidamnya selalu aneh-aneh😜