
✨Happy Reading✨
Dres berwarna hijau pastel Emilia pilih sebagai outfitnya hari ini.Ia keluar dari walk in closet sembari memutar tubuhnya beberapa kali karena hatinya tengah berbunga-bunga.
Ting…
Suara ponsel Damian menghentikan langkah Emilia yang hendak keluar dari kamar.Ia melirik sejenak benda kotak yang tergeletak begitu saja di atas kasur.
Ia memutar tubuhnya berjalan menuju ranjang untuk melihat pesan yang masuk.
“Tidak biasanya ia menerima pesan..biasanya dia hanya menerima telepon.”gumam Emilia sembari mengambil benda kotak
Rasa penasaran Emilia yang tinggi mengalahkan rasa sopan santunnya.Ia sebelumnya tak pernah memiliki rasa curiga apapun,namun instingnya mengatakan ada sesuatu yang mengganjal di hatinya kala mendengar dering pesan ponsel Damian.
‘Audrey’
Pagi ini di restaurant ledburry..jangan terlambat jika tidak foto itu akan aku kirim ke ponsel kekasihmu
Emilia mengernyitkan dahinya membaca isi pesan dari seseorang bernama Audrey.
“Foto?..foto apa yang ia maksud?”gumamnya
“Rupanya ucapan manis tuan psikopat ini memiliki maksud lain..baiklah aku dengan senang hati akan mengikuti permainanmu..lihat saja”dialog Emilia pada dirinya sendiri.
Ia meletakkan kembali ponsel Damian seperti semula,lalu bergegas keluar dari kamarnya untuk turun kebawah menyiapkan sarapan sebelum aksinya dimulai.
Tak berselang lama,Damian keluar dari kamar mandi dengan rambut yang masih basah.Ia bergegas masuk ke walk in closet untuk bersiap berangkat ke kantor.
“Selamat pagi nona”sapa Michelle kala melihat nona turun dari tangga.
“Pagi Michelle”jawab Emilia dengan wajah cemberut.
Michelle mengernyitkan dahinya melihat ekspresi Emilia yang tidak ceria pagi hari ini.
“Nona..anda baik-baik saja?”tanya Michelle mengekori nonanya dadi belakang.
__ADS_1
“Hah..apa kau mengenal Audrey?”tany Emilia to the point.
Deg..
Michelle tertegun sejenak mendengar nama yang sudah bertahun-tahun lamanya hilang.
“No-na..dimana anda bertemu dengan perempuan itu?”
“Mendengar jawaban darimu aku yakin dia adalah mantan kekasih dari tuanmu”mata Emilia menatap tajam kedepan
“Apa perempuan itu mengganggu nona?”ekspresi Michelle kini berubah khawatir.
“Dia tidak menggangguku tapi dia mengganggu calon suamiku”
Tak..
Emilia menancapkan garpunya ke atas piring hingga Michelle terlonjak kaget
“Kira-kira tindakan apa yang harus aku ambil Michelle?”
Mendapat pertanyaan itu,Michelle menelan ludahnya kasar pasalnya tatapan nonanya kali ini benar-benar mengerikan.
“Apakah sifat psikopat tuan menurun pada nona?”gumam Michelle dalam hati.
“Michelle..katakan tindakan apa yang harus aku ambil”tanyanya lagi dengan nada penuh penekanan.
“Hhmm..itu..Hhmm apakah nona pernah melihat tuan bertemu dengannya?”
“Pagi ini mereka akan bertemu di restaurant dan aku rasa mereka sudah pernah bertemu”
“Eemmm…lebih baik nona selidiki terlebih dahulu untuk mencari bukti..dan jika nona sudah memiliki bukti..saya rasa tindakan apapun yang anda ambil tidak bisa disalahkan oleh siapa pun”jelas Michelle
“Baiklah aku mengerti..”
“Satu lagi nona..jika anda ingin melakukan penyelidikan..bersikaplah biasa-biasa saja seperti anda tidak mengetahui apapun”ujar Michelle sebelum bergegas pergi ke dapur.
__ADS_1
“Terima kasih Michelle”Emilia kembali tersenyum.
Sedangkan didalam kamar,Damian telah selesai bersiap dengan pakaian formal yang rapi.Ia mengambil ponselnya lalu melihat pesan masuk didalamnya.
“Baiklah mari kita akhiri”gumamnya lalu bergegas keluar untuk turun kebawah.
“Selamat pagi tuan..”sapa maid yang berpapasan dengan Damian
“Selamat pagi beib..”sapa Emilia yang langsung menyambut hangat Damian
“Pagi baby..kau terlihat bersemangat pagi ini”ujar Damian tak lupa ia memberi satu kecupan ke pipi mulus Emilia
“Aku selalu bersemangat setiap harinya beib..”jawab Emilia dengan menampilkan senyum semanis madu.
“Bahkan hari ini aku menjadi lebih bersemangat untuk menangkap basah dirimu”gumam Emilia dalam hati.
“Baby..bisakah kau menyiapkan bekal untukku pagi ini..sepertinya aku tidak mempunyai banyak waktu untuk sarapan pagi karena meeting akan dimulai pagi ini..”ujar Damian
“Tentu beib..”Emilia mengambil sebuah kotak lalu mengisinya dengan beberapa menu yang sudah dihidangkan
“Lihat..bahkan kau berani membohongiku..”gerutu Emilia dalam hati.
“Sudah..”
“Terima kasih..”
Damian mengecup singkat dahi Emilia lalu bergegas untuk berangkat ke kantor.
“Selamat pagi tuan..”sapa Louis
“Hari ini aku akan membawa mobil sendiri..aku ada sedikit urusan..kau bisa berangkat terlebih dahulu”perintah Damian
“Baik tuan”
“Sampai bertemu di restaurant beib..”gumam Emilia yang berada di balik pintu.
__ADS_1
Bersambung..
Yang gak sabar lihat aksi Emilia buat menciduk Damian tolong angkat tangannya😜