HIDDEN DEVIL

HIDDEN DEVIL
Episode 67


__ADS_3

✨Happy Reading✨


Hari minggu yang membosankan karena acara menonton kemarin telah berlalu dan sekarang telah digantikan dengan hari Senin yaitu hari sibuk bagi semua pegawai terkecuali Damian.


Belum sempat ia menggigit sandwich buatan Emilia,Louis sudah menunggunya dan membacakan agendanya di pagi hari ini.


Awalnya ia sedikit kesal karena tak memiliki banyak waktu untuk sekedar sarapan bersama sang kekasih.Namun Emilia mengingatnya kembali tentang kewajibannya sebagai seorang CEO.


“Aku sudah menyiapkan bekal untukmu..kau bisa sarapan di kantor bukan..jadi berhentilah cemberut”Emilia mengelus perlahan pipi Damian.


“Hah..baiklah aku akan sarapan di kantor nanti..aku berangkat dulu,aku akan menghubungimu nanti..”


Setelah berkata demikian,Damian memberi sebuah ciuman singkat di pucuk kepala Emilia.


“Sepertinya aku butuh charger…”


“Charger?…apa ponselnya mati?”


“Tidak..tapi aku merasa lemah..”


Damian mencoba memberi isyarat dengan mengembungkan pipinya singkat.


“Hah…”


Emilia masih tidak mengerti dengan isyarat yang diberikan oleh Damian.


“Morning kiss..”ujar Damian sedikit kesal karena wanitanya tidak mengerti.


“Oh..tapi disini ada..”


“Tutup mata kalian..dan jangan berani membukanya jika aku belum mengijinkan”teriak Damian kepada semua orang yang berasa di dekatnya.


“Sudah..”kini matanya beralih menatap Emilia


Cup..


Kecupan singkat Emilia berikan tepat di pipi kanan Damian.Namun Damian begitu cerdik,ia memutar wajahnya sehingga bibir Emilia berlabuh di bibir tipisnya.


Tak ingin melewatkan kesempatan yang ada,Damian mel*mat bibir Emilia sembari memegang tengkuk wanitanya.

__ADS_1


“Hhmm..,”Emilia menepuk pelan dada Damian karena ia benar-benar kehabisan nafas.


“Hah..Hah..Hah..apa kau ingin membunuhku,,”matanya menatap tajam laki-laki yang tengah tersenyum mengejek.


“Terima kasih..energi kU sudah kembali penuh”Damian mengelus sekilas pipi Emilia sebelum benar-benar pergi ke kantor.


Seperti biasa,Louis sudah bersiap di depan sana menunggu tuannya keluar dari mansion.


“Selamat pagi tuan..”sapa Louis seperti biasa


“Selamat pagi Louis..kau terlihat bersemangat pagi ini”ucapnya sembari masuk ke dalam mobil


“Anda jauh lebih bersemangat tuan”balas Louis yang menyusul Damian masuk ke dalam mobil.


“Baiklah..apa agenda pertamaku?”


Damian menyalakan tab yang sudah berada di atas tangannya,mulai melihat beberapa berkas yang masuk melalui emailnya.


“30 menit lagi kita akan mengadakan pertemuan dengan salah satu perusahaan dari negara sakura..dan beliau memilih sebuah restaurant yang berada di tengah kota..”jelas Louis menatap tab nya yang berisikan semua agenda Damian.


“Baiklah..langsung saja menuju lokasi”


Sedangkan ditempat lain seorang wanita baru saja memasuki sebuah restaurant guna bertemu dengan klien yang ingin bekerjasama dengannya.Awalnya ia tidak tertarik namun setelah tahu siapa yang terlibat di dalam proyek itu,ia langsung mengiyakan tanpa syarat apapun.


“Selamat pagi nona Audrey..”sapa tuan Hachiro yang tak lain adalah kliennya.


“Selamat pagi tuna Hachiro..”balas Audrey


“Apakah aku terlambat?”adurey menarik kursi dan duduk ditempat yang sudah disediakan


“Tidak nona..masih ada waktu 10 menit lagi..aku masih menunggu klien yang sudah aku sebutkan waktu itu..”jelas Tuan Hachiro


Tidak lama setelah itu,dua orang laki-laki memasuki restaurant dengan langkah yang penuh wibawa.Mengetahui hal itu,tuan Hachiro berdiri dan menyambut kedatangan klien pentingnya.


“Selamat pagi tuan Damian..selamat pagi sekretaris Louis..”sapa Hachiro


“Selamat pagi tuan Hachiro..maaf jika anda harus menunggu lama..”ujar Damian


“Silakan duduk tuan..”Hachiro mempersilakan Damian dan Louis untuk duduk

__ADS_1


“Tunggu tuan..saya belum memperkenalkan seseorang kepada anda..”ucap Hachiro


“Seseorang?”damian mengernyitkan dahinya


“Benar tuan..dia akan menjadi model untuk brand kita”


Damian menganggukkan kepala sejenak.


“Nona..silakan perkenalkan diri anda..”


Audrey berdiri dari duduknya lalu membalikkan badan untuk menghadap ke arah Damian.


Deg…


Damian tertegun sejenak melihat wanita yang tengah berdiri Dihadapannya saat ini.Setelah bertahun-tahun lamanya mereka berpisah kini waktu mempertemukan mereka kembali.


Berbeda dengan Damian,Louis terlihat tetap tenang seperti ia telah mengetahui semua yang akan terjadi.


“Ternyata aku salah menilai anda nona..”gumam Louis dalam hati


“Selamat pagi tuan Damian..perkenalkan nama saya Audrey”senyum manis ia tampilkan sembari mengulurkan tangannya.


“Kau tidak akan bisa menolak pesonaku Damian sama seperti dulu”gumam Audrey dalam hati.


Namun semua diluar ekspetasi seorang Audrey,Damian tak membalas jabatan tangannya dan beralih menarik kursi untuk segera duduk.


“Apa-apaan ini?..dia mengabaikanku”gerutu Audrey dalam hati.


Louis tersenyum senang karena tuannya mampu mengendalikan dirinya.Meskipun ia sedikit takut namun ia percaya bahwa adiknya sudah berhasil merebut hati tuannya.


“Silakan duduk nona..”ujar Hachiro


Mereka kembali duduk dan mulai membahas proyek yang akan mereka tangani kedepannya.Sepanjang jalannya meeting,mata Audrey tak pernah lepas sedetik pun dari Damian.


Entah mengapa ia merasa Damian tak terpengaruh sedikitpun dengan kehadirannya.


“Kenapa dia tak terpengaruh sedikitpun..apa mungkin dia sudah melupakan kU?…tapi itu tidak mungkin..dulu dia sangat mencintaiku mustahil baginya bisa melupakanku secepat itu..”gumam Emilia dalam hati.


Bersambung…

__ADS_1


Yuk bersiap..badainya udah mau mulai nih


__ADS_2