HIDDEN DEVIL

HIDDEN DEVIL
Episode 145


__ADS_3

✨Happy Reading✨


Gaun berwarna putih bersih melekat sempurna di tubuh indah Audrey.Malam ini adalah malam bahagia bagi dirinya karena laki-laki yang ia cintai membuktikan keseriusannya.


Tamu undangan sudah memenuhi gedung yang akan menjadi tempat Louis dan Audrey mengucapkan janji suci pernikahan mereka.


Setelah menyatakan perasaannya beberapa bulan lalu,Louis memilih menikahi gadis itu secepatnya.Ia ingin menjadikan Audrey miliknya sepenuhnya,dan waktu 2 bulan adalah waktu yang cukup bagi mereka untuk saling mengenal.


“Apa kau sudah siap?”tanya seorang wanita yang baru saja masuk ke dalam ruangan Audrey.


“Nona…”pekik Audrey


“Hey kenapa kau terlihat sangat gugup”Emilia berjalan menghampiri Audrey dan memegang erat kedua tangannya.


Audrey menundukkan kepalanya,entah kenapa ia merasa sangat gugup dan sedikit sedih di tengah rasa bahagia yang ia rasakan.


“Ada apa?..ini hari yang kau tunggu-tunggu bukan?..kenapa aku melihat kau bersedih?”tanya Emilia yang sedikit merasa khawatir.


“Maaf nona..aku hanya merasa sedih karena aku merasa sendiri saat ini..aku..aku…”Audrey tak sanggup melanjutkan kalimatnya,cairan bening lolos begitu saja dari kedua matanya.


Emilia mulai mengerti dengan apa yang dimaksud oleh wanita itu.

__ADS_1


“Hey..kau masih ada aku dan juga Damian..aku yakin kedua orang tuamu sudah tenang disana,dan pastinya mereka bahagia melihatmu bahagia hari ini”ujar Emilia sembari memeluk Audrey


“Hiks..hiks..”suara isakan kecil terdengar dari bibir Audrey


“Berhentilah menangis..jika tidak,kau akan terlihat jelek di hari bahagiamu..apa kau mau Louis membatalkan pernikahan kalian jika ia melihat calon istrinya jelek?”ejek Emilia


Audrey tersadar,dengan segera ia menghapus air matanya menggunakan tisue.


“Terima kasih nona..setidaknya rasa gugup sedikit hilang”ujarnya


“Kenapa kalian masih disini?”tanya Damian yang baru saja tiba


“Gugup?..kenapa kau merasa gugup?”tanya Damian


Audrey menundukkan kepalanya,jika boleh jujur,ia hanya merasa sedih karena tak akan ada yang mengantarnya ke altar nanti untuk bertemu Louis.


Emilia melangkah mendekati sang suami,ia mendekatkan wajahnya dan membisikkan sesuatu.


“Hah..kenapa kau harus merasa sedih..aku dan istriku akan menjadi walimu dan mengantarkanmu ke altar”ujar Damian setelah mendapat bisikan dari sang istri.


Audrey seketika mengangkat wajahnya,matanya kembali berkaca-kaca karena merasa terharu.

__ADS_1


“Ssttt..jangan menangis lagi..ayo mereka sudah menunggu”Emilia meraih tangan Audrey dan mengajaknya untuk bergegas.


Di luar ruangan,Louis terlihat fokus ke arah pintu yang masih tertutup.Ia benar-benar sudah tidak sabar melihat wanita yang ia cintai keluar dari pintu itu.


Ceklek!!


Louis tertegun pintunya sudah terbuka,jantungnya berdetak dua kali lebih cepat saat sosok yang begitu ia cintai muncul.


Bahkan cairan bening mengalir begitu saja dari matanya kala wanitanya melangkah semakin dekat.


Louis mengulurkan tangannya,siap menyambut wanita yang beberapa saat lagi akan resmi menjadi miliknya.


Senyum di wajah Audrey semakin mekar,ia meletakkan tangannya ke atas tangan Louis dan mereka berdu naik ke altar.Mereka berdiri di depan pendeta dan siap mengucapkan janji suci pernikahan.


Upacara pengucapan janji pernikahan berjalan lancar,Louis memasangkan cincin dan mencium wanita yang sudah sah menjadi miliknya di depan semua para tamu undangan.


“I Love you My wife”ujar Louis sembari menatap lekat Audrey


“I Love you too My husband”balas Audrey


Mereka kembali berciuman,entah mengapa Louis ingin acara mereka segera selesai.

__ADS_1


__ADS_2