IMAM KU

IMAM KU
125


__ADS_3

Seminggu berlalu dari kejadian pertemuan dengan MS grup. Pertemuan yang tidak menyenangkan bagi Naima dimana dia bertemu dengan Sela pemilik perusahaannya yang selalu menatap suaminya penuh arti. Satu kata cemburu yang tengah dirasakannya saat itu dan sekarang pertemuan berlanjut karena suaminya memutuskan untuk bekerja sama dengan perusahaan tersebut. Perusahaan MS grup walaupun baru namun berpotensi untuk berkembang dari berbagai aspek untuk itu Alvian memberi kesempatan pada perusahaan tersebut.


Dan hari ini pertemuan kedua pun akan akan kembali dilakukan. Naima sangat kesal karena hari ini dia tidak akan ikut menemani suaminya. Alvian kali ini akan ditemani oleh Wildan sang asisten. Dan sejak pagi ini mood Naima seakan memburuk. Dimulai dengan bangun tidur yang lebih siang karena aktifitas malamnya sehingga dia tidak sempat menyiapkan sarapan. Walaupun jika sepotong atau dua lembar roti akan selalu tersedia tetap saja membuat awal paginya sedikit kacau meskipun senyuman suaminya tetap sangat manis seperti Pagi-pagi sebelumnya tidak pernah mengeluh apapun yang Naima sajikan itulah yang dia makan dan pagi ini pun Alvian tetap menerima piring yang disodorkan istrinya dengan senyuman manisnya sambil mengucapkan terimakasih walau di atas piring itu hanya tersaji dua lembar roti dengan selai kacang dan susu kental manis. Sungguh membuat Naima menjadi merasa bersalah, merasa telah lalai sebagai seorang istri.


" Maaf Mas, aku kesiangan jadinya hanya sarapan ini kita" menatap suaminya dengan rasa bersalah sangat tergambar jelas diraut wajahnya.


" tak apa, sebelum ada kamu Mas, jarang sekali sarapan sebelum ke kantor, bisa dibilang hampir gak pernah malah. terimakasih sudah hadir dalam kehidupan Mas. " Alvian mengatakannya dengan tulus, karena memang benar kehadiran Naima telah melengkapi hidupnya yang selama ini bisa dikatakan tidak teratur. Sekarang apa yang dia kenakan sudah siapkan istrinya begitupun dengan apa yang dia makan. Naima sudah menjalani perannya sebagai seorang istri dengan baik. Dan Alvian benar-benar bersyukur untuk itu. Kini waktunya tidak dihabiskan hanya untuk bekerja karena ada seseorang yang perlu dia perhatikan dan tentunya dia sayangi dan cintai dengan sepenuh hati. Alvian akan terus belajar untuk itu dia harus banyak belajar menjadi pasangan dan seorang suami yang baik.

__ADS_1


" Mas, kenapa menatapku terus seperti itu, apa ada yang salah? " Naima menyadarkan kembali pikiran Alvian yang sedang berkelana ingin menjadi suami yang baik untuk istrinya.


" Tidak Nay, Mas hanya sedang bersyukur karena sekarang ada kamu yang telah melengkapi kehidupan Mas. "


" Jangan terlalu menyanjung ku Mas, aku juga pastinya mempunyai banyak kekurangan namun aku akan selalu belajar untuk menjadi istri yang baik untuk Mas. Tolong ingatkan jika aku membuat kesalahan karena aku pun hanya manusia biasa yang tak mungkin tanpa cela. "


" Mas pun menginginkan seperti itu, tolong jika Mas membuat kesalahan ingatkan segera olehmu. Kita memang belum saling mengenal lebih jauh tapi aku punya keyakinan yang kuat bahwa kamu adalah pasangan yang terbaik yang Allah ciptakan untuk Mas."

__ADS_1


Pagi ini menjadi penuh hari, walaupun tetap Naima berada dalam mood yang tidak baik.


Memang setiap pasangan harus selalu berkomunikasi dengan baik dalam segala hal, agar kedepannya tidak terjadi kesalahpahaman yang berujung pertengkaran. Komunikasi yang baik harus selalu terjaga dalam setiap hubungan. Di mulai dengan menerima setiap perbedaan bukan berusaha untuk membuat semuanya terkesan sama karena dari perbedaan kita belajar untuk saling melengkapi karena itulah sebuah hubungan. Saling menghargai sudah tentu seharusnya memang begitu karena kita wajib saling mengingatkan jika salah satunya berbuat salah dari dengan batasan yang ditentukan didalamnya harus tetap ada rasa saling menghargai. Perhatian kecil pun yang terkadang terkesan sepele namun mampu membuat sebuah hubungan langgeng walaupun pastinya setiap rumah tangga pasti akan terdapat Lika-kiku yang menjadi sebuah bumbu yang akan membuat hubungan menjadi lebih dekat lagi. Dan perasaan cemburu Naima kali ini adalah insting seorang istri yang harus selalu waspada pada bencana yang mungkin akan merusak rumah tangganya dikemudian hari. Karena seorang istri gampang memahami wanita lain yang juga menyukai suaminya. Ini adalah bentuk kasih sayangnya untuk menjaga seseorang yang dia sayangi.


Happy Reading 💜💜💜


semoga kalian suka, jangan lupa dukungannya untuk like dan vote juga ya. Terima kasih untuk semua pembaca setia

__ADS_1


__ADS_2