IMAM KU

IMAM KU
Bimbang


__ADS_3

Dalam perjalanan, Syauqi terdiam dan pandangannya terus mengarah ke jendela. Matanya terfokus pada gedung gedung yang dilewatinya.


Pikirannya terserang banyak kemungkinan buruk mengenai kejadian dirumah orangtua Luthfi tadi. Sikap sang mama yang tiba-tiba shock saat tau dirinya anak dari Shena membuatnya berpikir yang tidak-tidak.


Apa dulu bundanya semengerikan itu hingga Mama Aleta terkejut walau hanya sekedar mendengar namanya ??


Atau malah Wajahnya yang menyeramkan ?? Ah jika iya mungkin sudah shock sejak dia turun dari mobil kan ??


Lagi dan lagi dirinya dibuat bingung, sebenar nya Mama Aleta kenapa ? Lalu bundanya juga ada apa ?? Apa bundanya dulu seperti setan yang menakutkan ?


Eh Astagfirullah !!


Syauqi menggeleng kan kepalanya mengusir pikiran tidak benar, bisa bisanya buruk sangka pada sang bunda.


Luthfi yang menyadari sikap aneh Syauqi memilih untuk menepikan mobilnya, untung saja disini bebas berhenti dipinggir jalan.


Syauqi sadar mobil yang ditumpanginya berhenti seketika menoleh menatap Luthfi. "Mas kok berhenti ada apa ??" Tanyanya dengan kening berkerut.


Luthfi menoleh sekilas dan tersenyum, kemudian pandangannya kembali lurus kedepan. Helaan nafas berat terdengar dari nya. "Nggak ada apa-apa. Cuma dari tadi saya perhatiin kamu melamun dan bersikap aneh. Apa ada sesuatu yang buat kamu nggak nyaman dirumah papa tadi ?" Luthfi bertanya tanpa menatap Syauqi.


Hatinya tiba-tiba juga bimbang bila mrnginga kejadian tadi. Apa yang sebenarnya nya mamanya sedang sembunyikan darinya ??


Syauqi yang ditanya hanya tersenyum tipis sembari menggeleng pelan. Bukan masalah nggak nyaman, tapi hanya ada sesuatu yang membuat nya ingin mencari tahu.


"Aku mikir ada sesuatu yang lain mas, kenapa mamanya mas Luthfi bisa se shock itu saat tau aku anaknya bunda. Apa mereka dulu pernah ada konflik ??"


Luthfi lagi-lagi menghela nafas. Rasanya kalo nggak sampai bunyi hah, tiada kelegaan dalam dirinya saat ini.


"Saya juga nggak habis pikir kenapa reaksi mama diluar dugaan. Seharusnya kalau pun kaget karena mama dan bunda teman lama dan lama ga ketemu, kagetnya ga bakalan segitunya kan ?"

__ADS_1


Mendengar ucapan Luthfi, Syauqi malah semakin bertambah beban pikiran.


"Mama Aleta sejak mas Luthfi umur berapa jadi mama sambung ??" Syauqi bertanya dikuar topik pembicaraan. Seketika Luthfi menoleh dan menatap Syauqi dalam.


P


Bahkna Luthfi berpikir Syauqi marah padanya perihal ini yang tidak ia ceritakan.


"Sejak usia 4 tahunan. Kenapa ?"


"Udah lama ya, emm apa mas Luthfi pernah denger mama Aleta menyinggung soal masa lalunya ? Ya kali gitu pernah nyebut nama ayah atau bunda ? Coba mas inget inget deh."


Luthfi berpikir, rasanya sang mama tidak pernah menyinggung masa lalunya saat bersama anak anaknya. Tapi ada kejadian yang sepertinya berkaitan dengan ini.


Iya malam itu, disaat dia dan Ghifa membahas mommy sao dihadapan sang mama.


"Gimana mas ?" Syauqi bertanya karena keterdiaman Luthfi, mana pakek angguk angguk lagi.


"Dulu, saya dan Luthfi tidak sengaja menyinggung mu dihadapan mama dan papa. Awalnya Ghifa yang cerita kalo kamu mirip sama oma cantik temen lama mama yang nggak sengaja ketemu diresto. Nah abis itu mama langsung spechless dan pergi gitu aja kekamar. Papa juga larang saya buat nanya-nanya. Malam itu Ghifa juga bilang ketemu kamu."


Syauqi terdiam mendengar cerita Luthfi, mengingat kapan dirinya bertemu Ghifa diresto saat makan malam. Hingga ingatannya tertuju pada saat acara reuni malam itu.


Apa yang dimaksud Ghifa mirip dengannya adalah Bunda ?? Lalu apa masalah bunda dan mama Aleta ?


"Terus mas ? Ada yang lain nggak ?" Syauqi semakin penasaran.


"Ghifa bilang temen lama mama kayak ga suka ke mama, dan papa bilang mereka punya masalah dimasalalu jauh sebelum papa kenal mama. Setelah kejadian itu saya dan Ghifa berpikir mama nggak suka sama kamu, tapi kita menepisnya. Hingga saya lupa dan ada kejadian tadi."


"Berarti temen lama mama Aleta bisa jadi adalah bunda atau ayah mas. Dan aku memang pernah ketemu Ghifa dan ada ke mungkinan yang Ghifa maksud adalah bunda. Tapi kenapa pas Ghifa ketemu bunda seakan akan nggak pernah ketemu, dan ayah sama bunda juga." Semakin berat beban pikiran Syauqi, rasa penasarannya juga semakin membesar.

__ADS_1


Luthfi membenarkan. Seharusnya mereka menyinggung masalah pertemuan itu kan ? Tapi kenapa Bunda Shena hanya mengatakan jika seperti pernah melihat putranya.


"Aku harus tanya sama Bunda dan Ayah mas, biar semuanya jelas. Aku nggak mau hubungan kita terhalang oleh sesuatu yang sama sekali tidak kita pahami." Putus Syauqi.


Keputusan sudah bulat, bagaimanapun jika ini dibiarkan dan tidak ada titik terangnya maka hubungan keduanya tidak akan pernah ada kemajuan yang berarti.


"Saya juga akan minta mama cerita, mungkin dulu papa melarang saya bertanya pada mama karena belum melihat keseriusan saya pada mu. Dan hari ini mungkin papa juga nggak akan menghalangi lagi." Luthfi setuju dengan pendapat Syauqi. Dirinya juga harus mencari tau sebelum semuanya malah jadi penghalang dalam hubungannya.


Jujur saja, dia tidak ingin kehilangan Syauqi dari hidupnya.


------------


Saat ini Luthfi sudah dalam perjalanan pulang kerumah orangtuanya setelah mengantar Syauqi pulang. Dirinya sengaja tidak mampir karena ingin segera bertanya pada orang tuanya mengenai sang mama yang bersikap aneh.


Sepanjang jalan dirinya menyusun kata kata apa yang akan ia ucapkan agar tak melukai sang mama. Dia cukup tau selama Syauqi dirumah sang mama berusaha untuk bersikap baik baik saja walaupun sesungguhnya tidak.


Dengan tergesa ia masuk rumah, mencari keberadaan kedua orangtuanya. Dan kebetulan keduanya tengah duduk berdua di taman belakang menikmati hembusan angin sore.


"Ma, pa. Luthfi pengen bicara serius." Ucap Luthfi saat sudah berada dekat dengan posisi papa dan mama nya.


"Duduk dulu mas, emang mau bicara apa ?" Tanya Guntur. Jarang jarang anaknya ini berbicara seserius ini.


"Luthfi pengen tanya sesuatu sama mama."


Deg !


Aleta menegang, pandangannya seketika kosong. Apakah Luthfi akan bertanya mengenai dirinya dan Shena ?? Apa yang harus ia ceritakan ?? Dari mana ia akan memulai nya ??


Aleta seketika dilanda kebimbangan.

__ADS_1


__ADS_2