
Setelah semua keluarga pulang, rumah kembali sepi hanya celotehan Kinan yang tetap membuat ramai suasana. Kehadiran kedua anaknya membuat warna baru dalam kehidupan Reynan dan juga Zahra. Mama Siska pun pulang dulu ke Kota B karena ada sesuatu yang harus di urus oleh Papa Bagas. walaupun berat harus meninggalkan kedua cucunya namun bagaimanapun Mama Siska harus tetap menemani sang suami.
__ADS_1
Pagi hari di rumah Alvian, "Mas, sudah cukup. Aku tahu dan akan selalu berhati-hati." Naima merasa jengah karena sejak semalam Alvian terus menasihatinya agar selalu berhati-hati dalam melakukan aktifitasnya. Semenjak Naima hamil memang Alvian selalu cerewet pada apapun yang berhubungan dengan Naima. Entah itu makanan ataupun aktifitas yang Naima lakukan. Itu merupakan bentuk perhatian dan kasih sayang Alvian pada istrinya. Namun semua itu membuat Naima merasa kesal. Hari ini Naima akan tetap bekerja di kantor, itu pun Naima harus merajuk dan membujuk pada suaminya karena dia yakin akan merasa bosan kalau hanya berdiam diri di rumah saja. Alvian tak berhenti mengingatkan kalau dirinya sedang hamil dan melarang ini dan itu membuat Naima menjadi jengah sendiri. Naima merasa yakin dia akan bisa menjaga diri dan juga janin yang sedang dia kandung sekarang ini. Toh, orang hamil itu bukan seperti ini orang sakit yang harus selalu terbaring di tempat tidur. Itu menurut Naima yang merasa dirinya baik-baik saja.
__ADS_1
Lain Naima lain juga Alvian, karena mereka manusia yang berbeda, beda kepala beda pula pemikirannya. Alvian yang merasa begitu bahagia karena belum lama menikah sudah diberi kepercayaan memiliki seorang anak yang masih berupa janin di perut sang istri. Alvian tentu ingin menjaganya agar tidak terjadi apapun. Dia tentu tidak ingin Naima kenapa-napa. Namun ternyata pikirannya berbeda dengan Naima yang merasa baik-baik saja. Alvian pun berusaha mengerti dan mengijinkan sang istri yang merengek dan merajuk agar tetap bekerja di kantor. Walaupun dengan berat hati dia mengijinkan sang istri, walau bagaimanapun dia tidak ingin terjadi perselisihan di dalam rumah tangganya yang harus seumur jagung. Alvian baru menyadari ternyata ada sisi keras kepala dalam diri istrinya selain itu Naima yang memang mandiri sejak kepercayaan sang ayah untuk selamanya dia pun harus menjadi tulang punggung keluarga membuat dia menjadi wanita yang mandiri yang merasa bisa melakukan apapun. Itu membuat Alvian kadang merasa tidak dibutuhkan oleh sang istri. Berbeda dengan kakak iparnya walaupun mandiri tapi terlihat sangat menghargai suaminya yang tak lain adalah kakak tersayang nya. Namun Naima lebih berani mengungkapkan apa yang ada dalam isi kepalanya dan melakukan tanpa berdiskusi dahulu, langsung membuat keputusan sendiri dan cenderung tidak mendengarkan pendapat Alvian sebagai seorang suami yang notabene seorang kepala keluarga. Alvian berusaha memaklumi semuanya. Dia tahu bahwa dia pun selaku kepala keluarga tidak boleh memaksakan kehendaknya. Alvian banyak belajar dari melihat kedua orang tuanya dan juga sang kakak yang selalu terlihat harmonis menjalani rumah tangganya. Makanya ketika Naima merajuk ingin tetap bekerja dia pun mengijinkannya walaupun dengan berat hati walaupun sebenarnya dia menginginkan Naima tetap di rumah saja selama kehamilan. Walau bagaimanapun Alvian ingin disambut ketika dia pulang bekerja dan diantar ketika akan berangkat karena suasana seperti itulah yang selalu fia lihat dari orang tua dann juga kakaknya yang selalu diantar dan disambut ketika pulang dari kantor. Apalagi ketika melihat Reynan yang pulang ke rumah di sambut oleh oleh sang istri dan juga anaknya. Mereka terlihat sebagai keluarga yang bahagia. Pernah Alvian melamunkan semua itu dan memposisikan dirinya yang tengah disambut oleh anak dan juga istrinya. Membuat dia menepis semua bayangan yang melintas begitu saja dalam benaknya. Dia yakin suatu hari dia pun akan merasakannya. Oleh karena itu dia sangat bahagia ketika mendengar kabar kehamilan istrinya dan ingin menjadi orang yang paling menjaga dan memastikan sang istri baik-baik saja.
__ADS_1
tetap dukung ya.. terimakasih💝
__ADS_1