
Apa itu cinta? sebagian orang mengagung-agungkan cinta di atas segalanya. namun sebagian orang pun lebih menggunakan logika adapun menganggap cinta hanya sebuah kamuflase belaka dan banyak artian lainnya setiap orang punya persepsi masing-masing tentang cinta.
Namun sebenarnya Cinta adalah sebuah karunia yang Allah hadirkan dalam diri kita namun bukan cinta karena hawa nafsu namun harus cinta karena Allah semata.. Ketika cinta itu hadir bukan pada yang seharusnya bukan berarti kita harus memaksakan diri namun kita harus mengendalikan diri, mengendalikan rasa yang ada agar tidak terjerumus pada dosa.
Begitupun yang terjadi pada Alvian, cinta yang telah lalu masih saja bersemayam dihatinya. namun dia menyimpannya di bagian hatinya yang terdalam selalu direndam dan tak pernah dia pupuk lagi walaupun sampai saat ini tidak pernah bisa menghapusnya, Alvian hanya menganggap cinta ini adalah ujiannya. Ujian untuk bisa mengendalikan rasa yang ada walaupun kadang tiba-tiba muncul ke permukaan namun dengan cepat dia redam kembali. Apalagi kini bagian hatinya lagian sudah terisi dengan kehadiran orang yang baru. Dia adalah Naima sang istri tercinta yang sangat disayangi dan ingin selalu berusaha untuk selalu membahagiakannya. Apalagi sekarang dia tengah mengandung buah cinta mereka. Alvian ingin selalu menunjukkan perhatiannya, ingin menjadi seorang suami siaga yang siap untuk selalu memenuhi apapun keadaan sang istri dan juga buah hatinya walaupun sejak masih didalam kandungan karena naima kadang menginginkan sesuatu mengatasnamakan bagai yang ada di dalam kandungnya. Alvian tak pernah keberatan sedikitpun.
__ADS_1
Namun terkadang Naima yang menganggap suaminya terlalu berlebihan. Mungkin karena Naima sudah terbiasa sendiri, sudah terbiasa dengan kemandiriannya.
" Mas hari ini aku tidak akan ke kantor ya... " Naima mendekati Alvian yang sedang bersiap untuk mandi." Tanpa bertanya kenapa, Alvian langsung mengangguk mengiyakan permintaan sang istri.
" Istirahatlah di rumah, aku akan usahakan untuk pulang cepat oke." Alvian mengecup kening Naima dan berlalu ke kamar mandi untuk segera membersihkan diri.
__ADS_1
Sore hari seperti janjinya kepada Naima, Alvian pulang cepat walaupun sebenarnya ada sedikit masalah yang harus dia selesaikan di perusahaan namun karena sudah janji dengan istrinya dia tidak mau mengecewakan perempuan yang tengah mengandung darah dagingnya itu. Apa pun yang terjadi Naima adalah prioritas utamanya. Seperti kata Mama Siska tempo hari bahwa "wanita hamil akan memiliki perasaan yang sensitif, jadi kamu sebagai seorang pria apalagi seorang calon ayah harus selalu membahagiakan hatinya supaya kehamilannya tidak mendapat kendala. karena kebahagiaan ibu hamil akan berpengaruh pada janin yang sedang dikandungnya. " nasihat dari Mama Siska selalu terngiang di telinganya. Alvian pun berusaha tidak akan mengecewakan istri yang sebentar lagi akan menjadi ibu dari anaknya.
Happy reading๐๐๐
maaf... maaf baru bisa update lagi.
__ADS_1
mampir juga ke karyaku yang lainnya yang berjudul Mencintai dalam Diam.
Mohon dukungannya. Terima kasih๐๐