IMAM KU

IMAM KU
132


__ADS_3

Hari ini adalah hari kepulangan Zahra dari rumah sakit pasca melahirkan. Di Rumah tampak ramai karena yang menjemput ke rumah sakit hanya Reynan saja dan membawa sopir. Bu Fatimah sudah sibuk bersama Mama Siska dan juga Bu Minah, mereka sibuk di dapur menyiapkan makanan sedangkan Tante Rima yang sudah datang dari semalam juga tengah mengarahkan asisten rumah tangga yang lainnya untuk bersih-bersih rumah dan juga berbenah untuk kamar bayi. Sekarang Kinan sudah mulai belajar tidur sendiri walaupun sesekali masih tetap meminta untuk ditemani. Kamar Kinan berada dilantai atas sedangkan kama utama ada di lantai bawah karena Reynan tidak ingin Zahra ketika hamil bolak-balik menaiki tangga. Walaupun kamar Alby sudah disiapkan di lantai atas bersisian dengan kamar Kinan namun sekarang Alby akan satu lamar dulu bersama orang tuanya di lantai bawah. Setelah Renovasi rumah Reynan memang menjadi bertambah luas karena kebetulan dulubketika ingin renovasi rumah sebelahnya pun akan dijual jadilah Reynan membelinya dan sekalian renovasi. Jadilah di lantai dua terdapat lima kamar tidur, perpustakaan juga ruangan olahraga pun di lantai tiga ada kamar tidurbjuga yang berjumlah lima kamar dan juga teras yang luas untuk mereka berkumpul bersama keluarga besar. Selain tempat yang luas dengan ruangan terbuka supaya bisa melihat pandangan kota X dari atas sana. Reynan sebagai anak tertua sudah mempersiapkan jika rumahnya kelak akan dijadikan tempat berkumpul anak, cucu dan saudara-saudaranya. Inginnya kedua orang tuanya maupun mertuanya pun tinggal disini saja. Namun mereka masih ingin di kotanya masing-masing dan sesekali saja kerumahnya untuk menjenguk cucu mereka. Makanya ketika orang tuanya kini lebih sering tinggal di rumahnya Reynan pun merasa bahagia apalagi sang istri pun tidak keberatan dengan kehadiran mereka.


Alvian yang tengah sibuk di kantor tidak ikut dalam acara penyambutan bay Alby di rumah kakaknya. Hanya Naima yang terlihat di sana dan s

__ADS_1


slalu ditempeli Kinanti yang menanyakan keberadaan Daddy nya.


" Kinan, kemari sam Opa," Papa Bagas yang merasa kasihan pada Naima yang selalu di ikuti cucunya itu kemanapun Naima melangkah. Jika sudah diajak Reynan untuk ikut ke rumah sakitbileh ayahnya namun dia menolak karena menunggu kedatangan Alvian. Namun ketika yang ditunggu tidak muncul juga dan hanya tantenya yang datang membuat Kinan tak berhenti bertanya dimana daddy nya.

__ADS_1


Sekitar jam sebelas terdengar suara mobil Reynan memasuki halaman rumah. Semua orang meninggalkan pekerjaan meraka dan segera menyambut kedatangan orang-orang yang sudah ditunggu sejak dari tadi. Mama Siska yang paling depan menyambut dan langsung mengambil Alby dari gendongan Reynan dan mencium pipi menantinya dan mengajaknya masuk, seolah lupa dengan kata-kata suaminya semalam yang menasihatinya agar jangan terlalu berlebihan karena Mam Siska terlihat menguasai cucu kedua mereka itu sedangkan di sisi lain mungkin bedanya juga merasakan kebahagiaan dan keinginan yang sama untuk dekat dengan cucunya. Tante Rima yang ingin menggendong bayi Alby lagsung dicegah Mama Siska " Aku belum paus menggendongnya,kamu nanti saja ya." ucapan Mama Siska dan semua orang pun mengalah padanya. Tak lama tetangga mereka pun berdatangan satu persatu untuk menjenguk karena kebetulan ini adalah akhir pekan ditambah lagi yang memang bener apa tidak bekerja. Seperti biasa ketika ibu-ibu menjenguk bayi yang baru lahir akan bertanya tentang proses kelahiran si bati dan cerita dibaliknya. Dan itu memang selalu terjadi setiap menjenguk bayi yang baru lahir 🤣🤣


Happy reading 💜💜💜

__ADS_1


tetap dukung ya karya ini. mampir juga ke karyaku yang lain yang berjudul mencintaimu dalam diam sudah muncul season 2nya loh. Terima kasih


__ADS_2