IMAM KU

IMAM KU
92


__ADS_3

Dua hari lalu Zahwa berangkat dari kota X menuju kota kelahirannya. Dengan rasa bahagia karena kepulangannya kali ini, akan ada seseorang yang melamarnya.


Selama satu Minggu dia mengajukan cuti di tempat kerjanya. Reynan yang tak lain adalah Bos nya pun tidak merasa keberatan bahkan Reynan memberikan tiket gratis untuk kepulangannya.


Arjuna sosok yang mendekatinya beberapa bulan lalu akan secara resmi melamarnya pada kedua orang tuanya. Kegigihan pria itu untuk mendekatinya, membuat Zahwa luluh dan yakin jika Arjuna memang mempunyai niat baik dan benar-benar tulus untuk mengajaknya menjalin ikatan yang serius. Memang usianya kini sudah melewati angka 25 tahun. Bahkan kedua orang tuanya merasa khawatir dan terus mendesaknya tentang pernikahan. Namun apa boleh buat kekasih saja Zahwa tidak punya, memang sejak memutuskan untuk bekerja di kota lain Zahwa tidak pernah menjalin hubungan dengan siapa pun walau sebenarnya ada beberapa pria yang berusaha mendekatinya. Namun dia tidak pernah membuka hatinya. Zahwa pernah terluka karena kekasihnya mengkhianatinya dulu. Sejak itu Zahwa seakan tidak memikirkan untuk menjalin kembali sebuah hubungan dengan seorang pria. Termasuk Arjuna, ketika di awal-awal pertemuannya Zahwa seolah-olah bersikap dingin dan tertutup, walaupun tetap saja dia berusaha tetap ramah pada Arjuna. Arjuna adalah pelanggan setia yang selalu datang ke restoran. Di ketahui belakangan bahwa Arjuna datang ke sana sengaja hanya untuk melihat Zahwa setiap hari dan mulai mendekatinya. Awalnya Zahwa menolak

__ADS_1


Namun Arjuna tetap bersikeras. Beliau begitu gigih mendekatinya apalagi setelah mendapat dukungan dari Vian yang ternya teman lamanya. Alvian memberinya saran kala itu, membuat Zahwa berfikir ulang dan memberikan Arjuna kesempatan untuk mendekatinya. Lama kelamaan Hati Zahwa pun Luluh dengan ketulusan Arjuna. Setelah lamarannya satu bulan lalu, kini dia akan meresmikannya dengan melibatkan kedua keluarga dan juga keluarga besar keduanya.


Ketika Zahwa pulang ke rumah orang tuanya, dia kembali mendapat kejutan. Ketika Zahwa sampai tidak ada sesuatu yang aneh. Sebelum dia beristirahat di kamarnya dia mengobrol dulu dengan kedua orang tuanya dan juga kakak dan kakak iparnya yang kebetulan sedang berada di sana. Tak lupa dua keponakannya yang lucu-lucu, mereka berusia sekitar enam tahun. Keduanya memang terlahir kembar bahkan mereka mempunyai wajah yang sangat mirip sehingga sulit sekali untuk membedakannya


Namun mereka berdua mempunya karakter yang berbeda yang satu terlihat lembut dan penyayang sedangkan yang satunya sedikit arogan. Namanya adalah Ariel dan Aries. Zahwa sangat menyayangi keduanya, apalagi ketika mereka masih berusia tiga tahun pipi mereka yang gembul membuat Zahra selalu tertawa geli ketika melihatnya, belum lagi rambut keduanya yang sama-sama ikal menurun dari ibunya yang tak lain adalah kakak Zahwa satu-satunya. Rambut ikalnya menurun dari sang ibu sedangkan Zahwa mempunyai rambut sang ayah.

__ADS_1


Zahwa terbangun dari tidurnya karena di kejutkan oleh dering ponsel yang tak jauh dari tempat dia berbaring. Zahwa pun melirik jam yang menempel tepat di dinding kamar di sebelah kiri tempat tidurnya. Zahwa terkejut melihat jarum jam yang menunjukan pukul setengah lima sore. Tanpa menghiraukan bunyi ponsel yang terus berdering Zahwa bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan salat ashar. Setelah dia selesai dengan ibadahnya barulah dia mengambil ponselnya dan ternyata ponselnya mati karena habis baterai. Zahwa pun mencharger ponselnya dan kemudian keluar dari kamar. Perutnya terasa perih karena siang tadi dia hanya memakan cemilan untuk mengganjal perutnya.


Zahwa terkejut melihat calon adik iparnya berada di sana sedang bercengkrama dengan kakaknya. Zahra pun yang hendak melangkah ke dapur, membalikan tubuhnya ke ruang keluarga untuk menemui mereka yang tengah asyik bercengkrama sehingga tidak melihat kehadirannya di sana.


Happy reading 💜💜

__ADS_1


jangan lupa dukungannya ya 🙏


__ADS_2