
Setelah menunggu beberapa waktu, beberapa orang datang ke tempat persembunyian para pembunuh itu.
Selain itu mereka juga sepertinya menangkap beberapa tawanan lagi, dan sebagian dari mereka adalah anak kecil. Selain itu mereka semuanya adalah wanita.
"Hahaa.. Kita mendapatkan banyak tangkapan kali ini, aku yakin bos pasti suka dengan ini.. " Ucap salah satu pembunuh itu.
"Tentu saja, apa lagi kita menangkap satu barang yang sangat bagus.. " Ucap orang lainnya.
"Ya.. Kita beruntung dia datang ke Baisi di saat kita menjalankan misi di sini.. Ini keberuntungan kita.. " Ucap yang lainnya.
"Aku tak tahan melihatnya, dia sangat cantik.. Aku jadi ingin memakainya.. "
"Dasar bodoh.. Jauhkan pikiranmu itu, jika itu yang lain mungkin tak maslah.. " Ucap orang lainnya yang sepertinya adalah pemimpin mereka di sana.
"Itu barang bagus, jika kau memakainya itu akan menurunkan harganya..
Ingat tujuan kita yang sebenarnya.. "
"Maafkan aku, dia sangat cantik sampai aku tak tahan godaannya.. " Ucap orang satunya lagi.
"Aku tidak akan melupakan tujuan besar organisasi kita.. "
"Hemm bagus.. Ingat, Tabut cahaya memiliki misi yang sangat penting.. Jadi jangan mengacaukan apapun.. " Ucap salah satu pembunuh itu.
"Aku mengerti.. " Ucap orang satunya lagi.
"Kalian cepat bawa mereka dan jangan merusaknya terutama yang satu itu.. "
"Ya.. " Ucap Orang-orang lainnya yang membawa gerbong berisi tawanan.
Setelah itu mereka masuk ke dalam tempat persembunyian mereka di Gua itu.
"Bos kami menangkap banyak barang kali ini.. " Ucap orang yang memimpin para pembunuh itu sebelumnya.
"Dan kami juga menangkap barang bagus, aku jamin ini akan laku dengan banyak uang.. "
"Oh biar aku lihat.. " Ucap Bos pembunuh di sana.
Lalu ia mendatangi salah satu gerbong kecil yang di tutup dengan kain. Setelah itu orang itu membuka dan melihat ada wanita dengan rambut hijau meringkuk di sana.
Tangan dan kakinya di ikat, terlihat ia mengenakan pakaian yang cukup mewah. Dan saat rambutnya bergeser, terlihat ia memiliki telinga yang panjang dan runcing.
"Elf..? " Gumam Bos itu.
"Hahahaa... Ini barang bagus... Masukan dia ke sel terpisah, jangan sampai membuatnya lecet atau akan mengurangi nilainya.. "
"Baik Bos.. " Ucap orang itu.
"Kalian dengar apa kata bos. Bawa dia ke dalam sel terpisah.. "
"Baik.. " Ucap orang lainnya yang membawa gerbong itu.
"Mari kita minum.. Kalian telah melakukan hal bagus kali ini.. " Ucap Bos orang-orang itu.
"Selain tujuan awal kita hampir tercapai.. Kita juga mendapatkan banyak barang bagus.. "
"Ya.. Mari minum.. Hahhahaha... " Ucap yang lainnya.
Saat mereka mulai minum, Tiba-tiba keadaan di gua itu yang awalnya sedikit ramai dengan tawa orang di sana menjadi sunyi..
"Ada apa..?? Kenapa kalian diam.. Hai kau.. " Ucap Bos itu.
"Hai ada apa... ... "
Tiba-tiba ia juga tak bisa bergerak dan berbicara lagi.. Dan jika di perhatikan, akan ada satu semut di setiap orang di sana.
Itu adalah semut milik Argus. Semut pelumpuh yang sudah Argus perintahkan untuk melumpuhkan mereka semua.
.
.
. __________\=Skip\=_________.
Beberapa saat sebelumnya..
Argus dan lisa melihat rombongan para pembunuh itu kembali dan membawa tiga gerbong, dua besar dan satu kecil dengan kain menutupi bagian luarnya.
Di dua gerbong besar itu dapat di lihat berisikan orang-orang yang sepertinya telah mereka culik. Dan semuanya adalah wanita, bahkan ada banyak anak-anak diantara mereka..
Saat Argus melihat itu, ia tau bahwa kemungkinan besar mereka pasti akan di jual sebagai budak..
"Sepertinya mereka menangkap banyak warga, terutama wanita dan anak-anak.. " Ucap Argus
"Apa yang akan mereka lakukan..?? Tunggu.. Mungkinkah para wanita dan anak-anak itu akan di jual dan di jadikan budak..?? " Tanya Lisa.
"Ada kemungkinan seperti itu.. " Ucap Argus.
"Aku takan mengampuni mereka.. Bahkan anak-anak sekalipun mereka tetap menangkapnya.. " Ucap Lisa.
"Kita Harus menyelamatkan mereka master.. "
__ADS_1
"Tenang.. Kita akan mengurus mereka semuanya segera.. " Ucap Argus.
Lalu ia memerintahkan semua Semut pelumpuh yang ada di sekitar sana untuk masuk ke dalam Gua persembunyian para pembunuh itu.
"Kita hanya perlu menunggu beberapa saat agar semua Semut melumpuhkan semua pembunuh di dalam dulu.. " Ucap Argus.
"Emm.. " Angguk Lisa.
Setelah beberapa saat Argus mendapatkan informasi jika semuanya sudah beres.
"Mari masuk.. " Ucap Argus.
Setelah itu Argus dan Lisa berjalan masuk ke dalam Gua itu. Mereka melewati para pembunuh itu dengan santai dan menuju ruangan terdalam..
Setelah beberapa saat, Argus dan Lisa sampai di satu ruangan yang cukup luas. Di sana ada banyak orang yang jelas sedang melakukan pesta minuman.
"Jadi.. Siapa bos di sini..?? " Tanya Argus.
Ke salah satu orang di sana.
"Oh benar, kalian tak bisa berbicara.. "
Setelah itu Argus menyembuhkan mereka semua yang ada di ruangan itu. Lalu saat mereka bebas, mereka mencoba menyerang Argus dan Lisa. Namun..
"Membatu Lah - Paralyze..! " Argus kembali membuat mereka tak bisa bergerak, namun mereka masih bisa berbicara.
"Lisa.. Kau coba lihat para sandra, dan cobalah tenangkan mereka..
Dan keluarkan mereka dari sel, setelah urusan ku di sini selesai untuk mencari informasi. Aku akan membantu mereka pergi ke ibukota.. " Ucap Argus
"Dan jika mereka ingin membunuh semua orang yang telah menawan mereka, biarkan saja.. "
"Aku mengerti Master.. "Ucap Lisa. Kemudian ia keluar dari sana dan menuju ke ruang para warga di tahan.
Dan beberapa orang yang Lisa temui ia bunuh juga karena kesal.
"Mari kembali ke bisnis, Jadi.. Siapa bos di sini.. ? " Tanya Argus lagi ke orang terdekat.
"Aku takan mengatakannya.. " Ucap orang itu.
"Kalau begitu kau bisa mati.. " Ucap Argus,
"Baammm...!! "
kemudian ia meninju kepala orang itu hingga meledak.
Setelah itu Argus berjalan ke orang lainnya yang ada di sana. Dan menanyakan hal yang sama.
" Ee.... "Orang itu tak menjawab dengan segera.
"Terlalu lama..! "Ucap Argus lalau..
"Baammm...!! " Kepalanya meledak lagi dan Argus melanjutkan ke yang lainnya.
"Bertele-tele.. "
""Baammm...!! "
"Tidak jelas.. "
"Baammm...!! "
"Wajahmu terlalu jelek..! "
"Baammm...!! "
Argus terus membunuh orang yang ia tanyai entah ia mau menjawab atau tidak, Argus akan membuat alasan untuk membunuh mereka.
Dan Argus melakukan itu karena ia ingin membuat orang-orang di sana mengalami ketakutan dan trauma mental.
Hal itu lebih mengerikan dari pada penyiksaan, membuat mereka takut adalah hal yang ingin Argus berikan sebagai hukuman.
Lalu saat ia sampai pada orang yang kesekian. Sebelum ia bertanya orang itu sudah mengatakan terlebih dahulu.
"Aku akan berkata. Aku akan berkata.. Orang dengan perut besar dan baju hitam itu adalah bos di sini.. " Ucap orang itu.
"Tolong ampuni aku.. "
"Karena kau telah menjawab, aku akan memberikan kematian tanpa rasa sakit.
Tidurlah - Sleep..!! " Ucap Argus membuat orang itu tertidur. Lalu ia kembali memukul kepalanya juga yang membuatnya langsung terbunuh.
"Dasar monster.. " Ucap orang yang sebelumnya di tunjukkan sebagai Bos di sana.
"Oh apa kau berbicara dengan ku..?? " Tanya Argus.
"Jika aku yang melakukan ini adalah monster, lalu kalian apa..??"
"Lupakan.. Jawab saja pertanyaan ku, dan aku akan membunuhmu tanpa rasa sakit seperti dia.. " Ucap Argus.
"Jangan Harap aku akan mengatakan apapun..!! " Ucap Bos itu.
__ADS_1
"Keberhasilan untuk Tabut Cahaya..!!! " Tiba-tiba mereka berteriak dan kemudian setiap jantung mereka langsung meledak membuat lubang besar di dada mereka.
"Bunuh diri..?? Apakah kau pikir bisa menghindari ku dengan bunuh diri..?? " Ucap Argus. Lalu ia mendekati mayat itu dan kemudian..
"Tatapan Supremasi supreme..!! "
Argus menggunakan skill miliknya untuk melihat ingat dari mayat bos itu, dan dari sana Argus mengetahui sesuatu yang cukup penting.
Pertama, kelompok mereka adalah kelompok ******* bernama Tabut Cahaya. Nama yang mereka teriakan sebelum meninggal dengan bunuh diri.
Kedua, setiap anggota akan memiliki tato dengan gambar buku hitam yang memiliki sampul berupa satu Mata.
Ketiga, semua anggota memiliki tato itu di leher untuk anggota biasa atau bawah. Dan untuk anggota khusus atasan, mereka akan memiliki tato di bagian yang tersembunyi.
Keempat, mereka di sini bertugas untuk membuat kekacauan dengan membuat semua Dungeon pecah. Dan itu menggunakan semacam Artefak khusus yang mereka temukan pada reruntuhan.
Kelima, kejadian di kerjaan juga merupakan hasil karya mereka.
Sayangnya orang-orang ini hanya termasuk kelas bawah, jadi mereka tak memiliki detail lain dari organisasi Tabut Cahaya mereka..
Mereka hanya tau bahwa mereka memiliki misi khusus untuk tujuan Organisasi. Dan apa misi itu mereka tak tau.
Namun Argus mendapatkan jawaban untuk tujuan melakukan semua ini. Ini adalah informasi lainnya lagi.
Keenam, untuk menghancurkan kerajaan Illia.
Ketujuh, mereka mengumpulkan Dari Mana dari sisa jiwa orang yang mati, jadi membuat Dungeon pecah adalah untuk mengumpulkan Mana hitam yang di hasilkan dari kematian.
Dan ke delapan, mereka meletakkan benda yang di gunakan untuk mengumpulkan Dari mana ada di pusat kota Baisi.
"Aku paham sekarang, jadi ini yang terjadi..?? Organisasi Tabut Cahaya..?? Sepertinya cepat atau lambat aku harus memusnahkan mereka.. " Ucap Argus.
"Baiklah.. Karena semuanya sudah selesai, aku akan menemui Lisa.. " Kemudian Argus meninggalkan ruangan itu.
.
.
. __________\=Skip\=_________.
Di tempat Lisa.
Ia saat ini sudah sampai di sel tempat para warga di tahan, terlihat mereka sangat ketakutan dan kondisi mereka menyedihkan.
"Tak apa.. Kalian telah selamat, aku akan mengeluarkan kalian dari sini.. " Ucap Lisa. Kemudian ia menggunakan penguatan Mana untuk menghancurkan gembok sel itu.
"Keluarlah perlahan.. Aku akan mengeluarkan yang lainnya.." Ucap Lisa.
Lalu ia menghancurkan tiga sel lainnya yang ada di sana. Dan setelah melihat semuanya keluar, Lisa mendekati mereka lagi.
"Kalian bisa keluar dari sini sekarang, dan tenang saja. Semua penculik yang menangkap kalian saat ini takan bisa bergerak.. " Ucap Lisa.
"Mereka telah di lumpuhkan oleh Masterku, dan jika kalian marah dan ingin membunuh mereka.. Master berkata lakukan saja dan bunuh mereka.. "
"Setelah itu kalian bisa keluar, namun jangan pergi terlalu jauh. Master ku akan mengantarkan kalian ke tempat aman nantinya.. "
"Terimakasih sudah menolong kami.. Jika boleh tau, siapa anda dan Master yang Anda bicarakan..?? " Tanya salah satu wanita di sana.
"Nama ku Lisa, dan Masterku adalah Argus.. Ia adalah petualangan Rank Ss yang mendapatkan tugas dari Raja untuk menolong kota Baisi dan mengevakuasi seluruh warga.. " Ucap Lisa sedikit berbohong.
Namun tanpa ia tau, itu adalah kebenarannya. Argus memang mendapatkan tugas itu.
"Rank Ss petualang..?? "
"Ia juga mendapatkan tugas langsung dari raja, Artinya ia adalah orang yang sangat kuat..
Kalau begitu kita bisa selamat.. "
"Ayo kita bunuh semua penculik kita..!! "
"Ya..!! " Teriak yang lainnya.
"Oh benar.. Nona Lisa, ada satu tahanan lagi yang masih belum di selamatkan..
Ia ada di ruang sana.. " Ucap salah satu wanita di sana yang mengetahui ada satu orang tersisa di dalam sel terpisah.
"Baiklah.. Aku akan membebaskannya juga..
Oh benar, Saat ini Masterku sedang menggali informasi dari bos penculik kalian. jadi jika kalian melihat orang yang masih bisa bebas itu artinya ia Adalah Masterku ku.. " Ucap Lisa.
"Baik.. Kami mengerti.. Ayo keluar dan bunuh mereka..!! " Teriak wanita itu.
Lalu di ikuti yang lainnya, mereka mulai keluar dan memukuli setiap orang yang mereka temui.
Sementara itu Lisa berjalan ke sel lainnya yang agak tersembunyi, setelah itu ia membukanya juga dan terkejut melihat apa yang ada di dalam sana.
"Elf..?? "
.
.
__ADS_1
. Bersambung.