Isekai.. The Legend Of Supreme Magus Beginning (Isekai.. Legenda Magus Tertinggi Dimulai)

Isekai.. The Legend Of Supreme Magus Beginning (Isekai.. Legenda Magus Tertinggi Dimulai)
120


__ADS_3

Setelah beberapa saat terbang dengan kecepatan tinggi akhirnya Argus mulai melihat pulau di kejauhan.


Hanya melihat dari kejauhan Argus sudah tau jika arah yang ia tuju sudah benar.


Karena Nampak dari atas pulau itu terlihat seperti seekor binatang yang meringkuk, jadi Argus akhirnya yakin jika itu adalah Pulau tujuannya..


"Pulau naga.. " Gumam Argus.


Lalu ia kembali mempercepat penerbangannya, dan akhirnya ia pun sampai dan mulai mendarat di Bibir pantai, setelah itu ia membiarkan yang lainnya keluar dari bola bayangan yang ia buat.


"Apakah sudah sampai..? " Tanya Roland.


"Ini tak terlihat seperti pulau terlarang.. "


"Ggrrrooooww...!! "


"Ggrrrooooww...!! "


"Ggrrrooooww...!! "


Tepat setelah Roland mengatakan itu, terdengar raungan beberapa Monster dari dalam pulau itu.


Beberapa Monster jenis burung terlihat terbang keluar dari pulau dengan ketinggian yang rendah dari permukaan Air..


Lalu di tiba-tiba terlihat Monster air dengan ukuran yang sangat besar melompat dari air dan menangkap Monster burung itu...


Tak berhenti di sana, walaupun monster ikan itu sudah terlihat ganas dan besar.. Namun ternyata ada yang jauh lebih besar lagi yang tiba-tiba memakan monster ikan itu..


Monster air itu terlihat sama persis dengan Hiu raksasa namun terdapat tanduk di kepalanya dan memiliki banyak mata juga.


Jika tak ada tanduk dan mata banyak maka dalam kehidupan Argus sebelumnya di bumi ia akan menganggap itu adalah Megalodon..


"Aku tarik kembali kata-kataku barusan.. " Ucap Roland.


Yang lainnya juga setuju, walaupun mungkin tak terlalu kuat namun keberagaman Jenis monster itu benar-benar sangat berbahaya di atas air terutama untuk kapal yang akan berlabuh di pulau ini..


Apalagi mereka bisa melihat dengan jelas di sana tak hanya satu atau dua monster ikan jenis itu..


Namun ada banyak lainnya di air dengan ukuran yang beragam..


Hal itu terlihat karena saat adanya darah monster menetes di sana tadi, Monster ikan seperti Megalodon itu keluar semuanya berebut daging monster itu sebelumnya..


"Itu tak masalah.. Karena aku berani mengambil pulau ini artinya aku memiliki solusi untuk mereka.. " Ucap Argus.


"Baiklah.. Untuk sementara mari lupakan masalah monster Air, aku akan menjelajahi seluruh pulau dan membereskan monster di daratan dulu.. Sementara itu kalian tunggulah di sini dan Setelah aku kembali barulah kalian bisa menjelajah sesuka kalian.."


"Apa yang akan anda lakukan master..? " Tanya Lisa..


"Menjaga ekosistem semuanya tetap sama.. " Ucap Argus


Setelah mengatakan itu Argus tak perduli dengan ekspedisi bingung yang lainnya dan ia berjalan menuju kedalaman Pulau..


Sepanjang jalan Argus bisa melihat jika semua ekosistem di dalam pulau masih benar-benar terjaga dengan baik. Hal ini karena belum adanya seseorang yang berhasil tinggal di pulau ini selama bertahun-tahun..


Untuk monster kecil Argus tak memperdulikan nya, ia hanya melewati mereka saja. Kemudian setelah masuk cukup jauh Argus berhenti di sana.


Lalu ia mulai mengeluarkan semua pasukan semut miliknya.. Hal ini membuat semua hal di sekeliling Argus berubah menjadi hitam jika di lihat sekilas..


"Sepertinya jumlah mereka semakin banyak..?? Lupakan.. " Gumam Argus.


"Baiklah.. Mulai menjelajah seluruh pulau ini dan lihat setiap monster yang ada di sini..


Cari setiap Monster yang mengendalikan setiap wilayahnya, aku yakin setiap wilayah di sini memiliki pemimpin.. "


"Kemudian coba cari beberapa lokasi strategis untuk tempat kalian tinggal di sini.. " Ucap Argus.


"Karena mulai sekarang pulau ini akan menjadi milik kita..


Ok.. Mulai menyebar..!! "


Lalu semua semut itu mulai menyebar ke berbagai tempat di seluruh pulau Naga. Selama menunggu semua semut selesai menjelajah, Argus memutuskan kembali berjalan ke arah pusat pulau.


Di bagian pusat terlihat ada sebuah gunung berapi, jadi Argus menuju Gunung itu. Dan di tengah perjalanannya Argus melihat sebuah batu besar yang aneh..

__ADS_1


Pasalnya Argus teringat dengan bentuk ikan jika memperhatikannya.. Argus mencoba mengetuk nya namun itu tak bergerak. Lalu Argus mencoba mencari binatang kecil di sekitar sana dan melemparkannya ke depan batu itu.


Dan benar saja, saat binatang itu di depannya.. Batu itu tiba-tiba membuka mulutnya dan memakannya..


Ia memiliki empat sirip yang ia gunakan sebagai kakak untuk bergerak..


"Bukan kah ini.. Ikan batu..?? " Ucap Argus.


Ia apa yang Argus liat adalah monster yang mirip ikan batu yang biasa hidup didasar lautan.. Namun monster ini terlihat Hidup di atas tanah, ia mengubur setengah badannya di tanah dan setengah lagi ada di atas tanah.


Tingginya sendiri sekitar Dua meter saat ia berdiri menggunakan keempat siripnya.. Namun terlihat monster ikan batu itu tak terlalu agresif, ia hanya akan menunggu mangsanya mendekat baru ia akan bergerak..


"Kalau begitu kau akan menjadi yang pertama.. " Ucap Argus.


Lalu ia melompat dan mendarat di atas tubuh monster ikan batu itu, lalu Argus meletakkan tangannya di atas monster itu.


Setelah itu muncul lingkaran sihir dari tangan Argus dan kemudian rune di lingkaran itu mulai menyebar dan membungkus monster itu..


Setelah beberapa saat kemudian rune itu mulai berkumpul dan kemudian membentuk tanda seperti kepala Semut di atasnya.


"Skill penjinakan Sepertinya berhasil.. "Gumam Argus. Karena Ia mulai bisa merasakan ikatan dengan monster itu sekarang.


" Baiklah.. Antar kan aku ke atas gunung itu.. " Ucap Argus.


Lalu monster ikan itu mulai bergerak perlahan menuju puncak gunung..


Di saat Argus menikmati suasana di sana tiba-tiba salah satu semut Argus menemukan satu lokasi Monster yang terlihat cukup kuat..


Dan lokasinya ternyata tepat di depan Argus, yaitu di gunung berapi itu.


"Percepat langkah mu.. " Ucap Argus memerintah Monster itu mempercepat langkahnya..


Dan Monster itu walaupun terlihat seperti ikan Baru yang terlihat sulit bergerak ternyata bisa berlari cukup cepat saat Argus suruh..


Tak butuh waktu lama akhirnya Argus bisa sampai di atas bibir kawah lava gunung berapi itu..


Di sana ia melihat sosok Monster yang sedang berendam di dalam lava dan hanya me. Perlihatkan permukaan tubuhnya saja..


"Biaya di dalam lava..?? Apakah ia tak terbakar..?? Jika demikian lalu bagaimana cara jika aku ingin memasaknya.. "Ucap Argus.


" Lupakan.. Mari jinakkan dia dulu.. "


Lalu Argus melompat dan mendarat di punggung buaya itu di atas Lava panas..


Lalu Argus kembali menggunakan kemampuan penjinakan miliknya..


Buaya itu nampaknya sadar dan langsung berdiri..


"Ggrroowww...!! "


Ia meraung keras ke atas langit, terlihat buaya itu adalah perpaduan dari dinosaurus dan buaya.. Ia memiliki tubuh buaya namun memiliki kaki besar seperti dinosaurus terano saurus..


Namun sebelum ia kembali berontak, Rune itu sudah lebih dulu selesai berkumpul dan membentuk segel mirip kepala Semut..


"Ya ini lebih lancar dari yang aku kira.. " Gumam Argus.


"Mari lihat apakah ada Monster kuat lainnya dari memori mu.. Tatapan jiwa Supremasi....!! "


Lalu Argus mencoba melihat ingat Monster itu, namun sayangnya Monster buaya itu tak pernah meninggalkan kawah gunung berapi itu dan hanya menunggu mangsa di sana saja..


Jadi ia tak mengetahui Monster lainnya lagi..


Apakah ada Monster kuat lainnya atau tidak di pulau ini. Namun Argus mengetahui selain Monster Buaya Lava raksasa ini ternyata masih terdapat banyak Monster manusia Buaya di dalam Lava itu, namun ukurannya sendiri hanya setinggi orang dewasa pada umumnya...


Jadi Argus tak terlalu memperdulikan nya, karena sepertinya Monster Buaya lava raksasa ini adalah pemimpin mereka..


"Apakah kalian menemukan Monster lainnya..?? " Gumam Argus saat ia mengetahui para semut menemukan Monster lain di sebelah Gunung itu.


"Kau urus semuanya di sini dan jangan biarkan yang lainnya Berkeliaran.. " Ucap Argus.


Lalu setelah itu Argus kembali menaiki Monster ikan batu sebelumya, mereka melanjutkan perjalanan lagi.


Kali ini mereka melewati jalan berbatu di samping lereng gunung..

__ADS_1


Sepertinya monster ikan batu itu jauh lebih cepat berjalan di medan yang seperti itu, karena Argus merasakan kecepatan larinya jauh bertambah seri sebelumya..


Dan itu sepertinya bukan karena menuruni lereng, karena saat jalan menanjak dimana banyak batu pun ia masih mempertahankan kecepatannya..


Tak lama kemudian Argus sampai di lokasi tempat Monster yang di beritahukan oleh para semut.. Namun..


"Dimana monsternya..?? " Ucap Argus mencari lokasi monster yang di beritahukan.


Pasalnya para semut memberitahukan bahwa ada monster yang cukup besar di sini..


Lalu tiba-tiba tanah di dana bergetar dan tiba-tiba sebuah Capit raksasa keluar dari tanah di kedua sisi Argus..


"Sial.. Menghindar dari sini..!! " Teriak Argus.


Namun Argus melihat Monster ikan itu sepertinya akan terlambat menghindari serangan capit raksasa itu.


Ukuran kedua capit itu sendiri sama besarnya dengan monster ikan batu yang Argus naikin..


"Mana Shield. ..!! " Teriak Argus membuat pertahanan. Lalu terlihat kedua Capit raksasa itu mencoba menemukan mana shield yang Argus buat itu..


Lalu terlihat tanah di bawah Argus mulai naik ke atas dan ternyata saat ini Argus ada atas tubuh monster itu sendiri..


Monster itu memiliki delapan kaki yang terlihat mencuat lebih tinggi dari tubuhnya.. Dan ada dua batu menonjol yang ternyata itu adalah matanya..


"Apakah kali ini kepiting..??" Ucap Argus.


"Apakah semua monster di sini adalah monster jenis lautan yang tinggal di daratan..?? "


"Aku sudah lama tak pernah makan kepiting, mungkin aku bisa menggunakan yang satu ini sebagai teman gurita.. "


"Bersiaplah, setelah aku menghilangkan penghalang ini kau coba melompat dari sini.. Aku akan memotong-motong kepiting sialan ini.. " Ucap Argus. Kemudian ia mengeluarkan Katana miliknya..


"Tiga.. Dua.. Satu..! Melompat sekarang..


Lighting Blade..!! "


Di saat bersamaan dengan menghilangnya penghalang itu, Argus langsung memotong kedua capit raksasa itu..


Setelah itu kepiting yang kehilangan capitnya itu mulai kesakitan dan bergerak mencoba kabur..


"Jangan harap bisa pergi..


Absolute Zero.. " Ucap Argus sambil meletakkan tangannya di atas kepiting itu...


Kepiting itu terlihat mulai membeku mulai dari lokasi tangan Argus di letakan.. Kemudian mulai menyebar ke seluruh tubuhnya dan pada akhirnya membekukan seluruh kepiting itu..


"Ini daging yang lumayan untuk semuanya..


Mari lanjutkan menjelajah.. " Ucap Argus lalu ia kembali menaiki ikan itu..


Ia kembali mendapatkan lokasi lainnya dari para semut, namun kali ini ada lebih banyak monster yang di temukan..


"Sepertinya jika aku melakukan hal ini dengan satu persatu akan memakan waktu lama.. " Gumam Argus.


"Mari coba beberapa cara lain untuk mempercepat.. "


Lalu ia mulai mencoba menggabungkan beberapa Rune yang ia ketahui untuk membentuk sihir baru..


Salah satu yang ia gabungkan adalah kemampuan Tekan Jiwa Supremasi dan kemampuan Dimensi Overlord dengan Rune Penjinakan miliknya..


Setelah beberapa saat kemudian Argus selesai membuatnya.. Lalu sebuah gelombang energi keluar dan menyebar yang berpusat dari Argus ke segala arah.


Lalu Rune itu berubah menjadi sebuah tampil tiga dimensi dari seluruh pulau yang terbuat dari mana..


Di sana Argus bisa melihat tampilan semuanya yang ada di seluruh pulau, dari tampilan seluruh medan sampai semua Binatang dan monster bisa Argus lihat kali ini..


"Mari uji coba hal ini.. "


.


.


. Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2