
"Leviathan..?? " Gumam Argus
"Sayang.. Kau masuklah ke dalam ruangan dulu, Ayah akan mencoba menangani makhluk itu.. " Ucap Argus.
"Baiklah.. " Ucap Hawa.
Lalu Argus membuka gerbang ke sub ruang miliknya dan membiarkan Hawa masuk ke dalam.
Ia mulai mengamati Monster di depannya itu, semakin dekat semkin terlihat Besar pula Monster itu.
Setelah beberapa saat akhirnya jarak antara Argus dan Monster itu sudah cukup dekat. Argus bersiap mengunakan sihir miliknya..
Ia berencana menggunakan Full Attack miliknya. Pedang di tangannya sudah bersinar terang dan siap memotong Monster Leviathan itu..
"Akan aku akhiri dengan cepat.. " Ucap Argus..
Ia kemudian mulai mengangkat katana miliknya itu..
"Tunggu..!! Tolong berhenti..!! " Tiba-tiba suara seseorang yang mirip wanita terdengar di telinga Argus.
Ia menengok ke kiri dan ke kanan namun tak menemukan siapapun..
"Apakah aku salah dengar..?? Sepertinya aku mendengar suara wanita..?? " Gumam Argus.
"Apakah aku kecapean sampai berhalusinasi...?? Lebih baik aku segera mengakhiri ini dan setelah itu aku bisa tidur.. "
Argus kembali bersiap menyerang sekali lagi, namun tiba-tiba suara itu kembali terdengar..
"Saya mohon Tolong berhenti dan jangan menyerang.. " Suara itu kembali terdengar.
"Siapa..?!! " Teriak Argus sambil kembali mengamati sekeliling..
"Apakah aku masih berhalusinasi..?? "
Argus menggaruk kepalanya, karena bahkan menggunakan kemampuan matanya ia masih tak menemukan siapapun.
"Ini saya.. " Ucap suara itu.
"Sepertinya ini bukan halusinasi.. " Gumam Bagas.
"Siapa..?? " Tanya Argus.
"Saya.. " Ucap suara itu lagi.
"Saya siapa brengsek..!! Saya.. Saya.. Saya.. Siapa..?? Dan dimana sialan.. " Ucap Argus yang mulai kesal.
"Saya di depan Anda.. " Ucap suara itu.
"Heh..?? Dimana..?? Aku tak melihat siapapun..?? " Ucap Argus sambil kembali menggaruk kepalanya.
Ia menengok ke atas bawah, kiri kanan namun masih tak ada siapapun.
"Ini saya.. " Ucap suara itu.
"Saya makhluk tepat di depan Anda.. "
"Mungkinkah..?? " Ucap Argus sambil melihat ke bawah..
"Benar.. Ini saya.. " Ucap suara itu yang ternyata berasal dari Monster Leviathan itu..
"Brengsek.. Aku sepertinya benar-benar berhalusinasi.. " Ucap Argus sambil mengorek telinganya.
"Aku melihat dan mendengar Monster berbicara sekarang.. Apakah aku perlu mencari dokter..?? "
"Anda tidak berhalusinasi Tuan.. Saya memang bisa berbicara.. " Ucap Leviathan itu.
"Kau benar-benar berbicara..?? Bagaimana bisa..?? " Tanya Argus.
"Ya saya memang bisa.. Dan beberapa Monster lainnya juga bisa berbicara.. " Ucap Leviathan itu.
"Di saat seekor Monster bisa mencapai Rank S, mereka bisa berfikir seperti anak kecil Terran pada umumnya.. Dimana Mereka mulai bisa merasakan sumber mana.. "
"Kami mulai mencari sumber mana yang bisa membuat kami bertambah kuat atau sesuatu yang bisa membuat kami bertambah kuat lainnya.."
"Dan saat Rank kami bertambah kuat lagi atau kalian menganggapnya Rank Ss, kami mulai bisa memahami bahasa Terran sedikit namun masih terbatas seperti anak kecil..
Insting kami mulai tumbuh lebih sempurna dimana kita akan bisa berfikir mana yang baik dan mana yang bisa membahayakan kita"
"Jadi jika ada Mana yang kami pikir berbahaya, maka kami takkan ceroboh dan akan memilih kabur jika perlu.. "
"Lalu jika kami berhasil bertambah kuat lagi atau Rank SSS, kami mulai bisa dengan sempurna memahami Bahkan kami mulai bisa berbicara basa kalian.. "
"Apakah artinya kau sudah mencapai Rank Sss..?? " Tanya Argus.
"Itu benar.. " Ucap Leviathan itu.
"Lalu apa tujuanmu..?? " Tanya Argus.
"Aku merasakan kehadiranmu dan sepertinya kau sengaja mengarah ke sini.. "
"Itu memang benar, saya sengaja datang kemari untuk melihat Anda.. " Ucap Leviathan.
"Ingin melihat ku..?? Untuk apa..? " Tanya Argus.
"Itu karena Anda memiliki Mana yang sangat luar biasa.. Anda bagaikan Matahari di dalam kegelapan dimana Anda bersinar terang.. " Ucap Leviathan.
__ADS_1
"Saya bisa merasakan kehadiran Anda karena saya memiliki kemampuan mana deteksi, jadi saya sengaja datang ke sini.. "
"Terlebih lagi.. Terlebih lagi.. " Ucap Leviathan itu. Ia mulai bertingkah aneh di depan Argus.
Tubuh besarnya seperti bergetar dan bergerak sangat aneh.
"Terlebih lagi selain Mana milik anda sangat nyaman, bahkan lebih nyaman dari Dungeon.. Dan juga.. Anda sangat tampan..
Jadi aku ingin menjadi istri Anda.. "
"Apa..??!! " Teriak Argus.
"Apa kau waras..!! Itu tidak mungkin.. "
"Kenapa..?? " Tanya Leviathan itu.
"Karena aku bukan Monster.. Dan kau bukan Terran.. " Ucap Argus.
"Oh..? Itu mudah, tunggu sebentar.. " Ucap Leviathan itu.
Lalu tubuhnya mulai terlihat di selimuti cahaya biru seperti kepompong, dan setelah beberapa waktu kepompong itu mulai mengecil..
Mengecil dan semakin kecil sampai pada akhirnya cahaya itu menghilang dan memperlihatkan sosok wanita cantik dengan rambut biru, ia terlihat memiliki dua tanduk kecil di kepalanya.
Ia memakai gaun berwarna Biru dengan kaki tanpa alas, ia berdiri di atas air saat ini..
Sosok itu kemudian mulai membuka matanya dan memperlihatkan mata biru miliknya..
"Lihat.. Sekarang Anda tak punya masalah bukan..?? Kalau begitu jadikanlah aku istrimu.. " Ucap Leviathan itu yang telah berubah menjadi gadis cantik.
"Itu..?? " Argus masih terkejut dengan perubahan Leviathan itu.
Pasalnya ini pertama kalinya ia melihat Monster yang bisa berubah menjadi manusia.. Biasanya hanya setengah Monster atau Demi human saja yang pernah Argus lihat.
Dan mereka takan pernah berubah menjadi manusia atau Monster, wujud mereka sejak lahir memang seperti itu dan takan berubah lagi..
Namun apa yang ada di depannya benar-benar hal baru.
"Apakah itu kemampuan milikmu atau itu karena tingkat kekuatan mu..?? " Tanya Argus.
"Ini karena tingkat kekuatan kami, saat kami mencapai Rank SSS kami bisa mulai berubah menjadi seperti kalian..
Namun masih ada sedikit bagian yang takan bisa berubah.. " Ucap Leviathan itu sambil memegang tanduknya..
"Aku mengerti sekarang.. " Ucap Argus
"Jadi.. Bisakah Anda menjadikan ku istri Anda..?? Aku akan menjadi istri yang baik, aku telah membaca banyak buku dan belajar cara menjadi istri yang baik.. " Ucap Leviathan itu.
"Aku bisa menghangatkan tempat tidur Anda setiap saat jika anda mau..
"Jika anda mau, aku bahkan bisa melepaskan pakaian ku sekarang.. "
"Tidak.. Tidak itu tidak perlu, Darimana kamu mempelajari hal seperti itu. ..?? " Tanya Argus.
"Ehh..?? Aku mempelajari dari buku ini.. " Ucap Leviathan itu sambil menunjukkan satu buku.
Argus kemudian turun dan melihat sampul buku itu dan ia menutupi kepalanya merasa bahwa manusia telah meracuni pikiran Monster yang polos.
Dan benar saja saat ia melihat isinya, Argus langsung menutup buku itu.
Pasalnya itu adalah buku yang mirip komik atau sejenis di dunia ini, dan judulnya sendiri adalah cara menjadi budak yang baik..
"Apa kau tau buku apa itu atau Apakah kau bisa membaca isinya..?? " Tanya Argus
"Ehh..?? Bukankah ini buku untuk menjadi istri yang baik..?? " Ucap Leviathan itu.
"Sepertinya kau tak bisa membacanya bukan..?? Jadi bagaimana kau tau isinya..?? " Tanya Argus.
"Hehhee aku hanya melihat gambar di sana saja.. Tapi tapi aku yakin aku bisa mempraktekkan semuanya dengan benar.. " Ucap Leviathan itu.
"Ini bukan tentang bagaimana kau memperagakan isinya, namun buku ini bukanlah buku agar menjadi istri yang baik.. " Ucap Argus.
"Lalu buku apa itu..?? " Tanya Leviathan.
"Ini buku tentang perbudakan.. " Ucap Argus.
"Perbudakan..?? Kalau begitu aku akan menjadi budak mu mulai sekarang bagaimana..?? Anda menyukainya bukan..? " Tanya Leviathan itu.
"Tidak.. Aku sama sekali tak menginginkan seorang budak.. " Ucap Argus.
"Kalau begitu jadikan aku istrimu.. " Ucap Leviathan itu.
"Apa kau tau bagaimana menjadi istri yang baik..?? " Tanya Argus.
"Bukankah cukup melayani di atas ranjang saja..?? " Ucap Leviathan itu secara polos.
"Sialan..!! Siapa sebenarnya yang membuat buku seperti ini..??!! " Teriak Argus.
"Haihh.. Bukan seperti itu.. Sudah aku bilang buku itu salah.. Kau jangan membacanya lagi mulai sekarang.. " Ucap Argus.
"Jadi kalian tak menyukai hal seperti ini..?? Apakah kalian tak pernah melakukan hal seperti di dalam buku ini Tuan..?? " Tanya Leviathan.
"Lalu bagaimana kalian berkembang biak..?? "
"Itu.. Akhh.. Aku bersumpah jika aku bertemu dengan orang yang menulis buku ini, aku akan menghajarnya.. " Ucap Argus.
__ADS_1
"Lupakan buku itu, dan kembalilah sekarang.. " Ucap Argus.
"Karena kau tak memiliki niat bertarung, aku akan pergi sekarang.. "
"Tunggu Tuan.. Aku tak bisa kembali sekarang.. " Ucap Leviathan itu.
"Kenapa..?? " Tanya Argus.
"Itu karena.. Hehehe.. Aku masih belum bisa kembali ke wujud ku yang sebenarnya lagi..
Ini pertama kalinya aku berubah, jadi aku belum mempelajari cara sebaliknya.. " Ucap Leviathan itu.
"Itu tak masalah bukan..?? Kau hanya perlu kembali seperti itu dan mempelajari cara berubah lagi nanti.. " Ucap Argus
"Itu tidak mungkin.. Aku bisa mati nantinya.. " Ucap Leviathan itu.
"Kenapa..?? " Tanya Argus lagi.
"Karena saat kami pertama kali berubah, selain wujud kami berganti. Kami juga kehilangan setengah kekuatan kami sebelumnya.. " Ucap Leviathan itu.
"Selain itu tempat tinggal ku terdapat banyak Monster kuat lainnya, jadi jika aku kembali aku pasti mati.. "
"Apakah anda tega membiarkan ku mati..?? " Ucap Leviathan itu sambil memelas.
"Sial.. Kenapa jadi ribet seperti ini..! " Ucap Argus
"Lalu apa yang kau inginkan..? Aku tak menyuruh mu berubah sebelumnya.. " Tanya Argus.
"Tapi anda bertanya tentang ukuran kita dan jenis kita tadi.. Jadi aku berubah..
Apa anda akan mencampakkan saya setelah melakukan semua ini padaku..? " Ucap Leviathan itu.
"Sial.. Berhentilah mengatakan sesuatu yang ambigu seperti itu..! " Ucap Argus
"Kalau begitu jadikan aku istri anda.. " Ucap Leviathan itu.
"Lupakan soal istri sekarang..
Kau tau, aku sudah memiliki anak.. " Ucap Argus.
"Itu tak masalah.. Aku akan menjadi ibunya juga.. " Ucap Leviathan itu.
"Aku juga memiliki dua orang wanita..! " Ucap Argus.
"Kalau begitu aku akan menjadi yang ketiga.. " Ucap Leviathan itu dengan tegas.
"Itu tidak mungkin.. " Ucap Argus.
"Kalau anda tidak mau. Aku akan bunuh diri..!! " Ucap Leviathan itu.
"Kalau begitu lakukan saja.. " Ucap Argus..
"Akhh.. Apakah anda benar-benar ingin membiarkan saya bunuh diri..?? Setelah anda melakukan semuanya terhadap ku, Anda lantas mencampakkan ku begitu saja dan bahkan ingin saya bunuh diri..??
Dimana hati nurani anda..."ucap Leviathan itu
" Sial.. Sudah aku bilang Berhenti mengatakan sesuatu yang ambigu seperti itu.. "Ucap Argus..
" Kalau begitu aku ingin anda menjadikan diri ku istri anda mulai sekarang.. "Ucap Leviathan itu.
" Tidak.. Bahkan dua wanita lainnya masih belum menjadi istri ku, bagaimana kau bisa menjadi istri ku..?? "Ucap Argus..
" Itu tak masalah.. Bahkan jika aku harus menunggu Anda, aku akan menunggu nya selama Anda berjanji.. "Ucap Leviathan itu.
Lalu ia langsung memeluk tangan Argus dan memegangi nya kuat-kuat.
" Lepaskan.. Cepat lepaskan..!! " Ucap Argus mencoba melepaskan tangannya dari Leviathan itu.
"Tidak.. Jika anda tidak berjanji, aku takan melepaskan anda.. " Ucap Leviathan itu.
Lalu ia tiba-tiba mengigit leher Argus.
"Apa yang kau lakukan..?? " Teriak Argus memegangi bekas gigitan di lehernya..
"Hehehe.. Aku menandai Anda.. " Ucap Leviathan itu.
"Dengan tanda itu, artinya anda sudah menjadi suami saya..
Dan kemanapun anda pergi, aku bisa datang ke tempat anda kapanpun dengan tanda itu.. "
"Kalau begitu aku hanya perlu membunuhmu bukan..?? " Ucap Argus sambil mengeluarkan katanya lagi.
"Coba saja.. Jika aku mati di tangan anda, maka kutukan itu akan aktif..
Tanda itu akan memancarkan aroma yang di sukai semua Monster betina, dan di benci Monster jantan.. " Ucap Leviathan itu.
"Jadi coba saja jika anda tak keberatan..
Hehhehe... "
"Sialan..!! "
.
.
__ADS_1
. Bersambung.