
"Jadi seperti itu.. " Gumam Argus.
Argus sedikit tertarik dengan menyegel pengetahuan, ini berarti mirip menyegel ingatan kedalam suatu Obyek bukan..
Namun mengingat Talos bisa mempelajari semua ingatan itu, Argus cukup merasa kagum. Mungkin karena Talos Sudah mempelajari hal ini selama ratusan tahun.
"Oh benar, Master Wayland sudah menititipkan untuk anda master baru di sini. .. " Ucap Talos
Kemudian Talos memegang Bola Keristal itu, setelah itu sebuah tabung besar mulai muncul di depan mereka.
Argus yang melihat itu sangat terpana.
"Ini... Ini. Apakah mungkin ini..? " Ucap Argus terbata sambil melihat ke Arah Talos untuk mengkonfirmasi dugaannya.
"Ya.. Seperti yang Master sudah Duga.. " Ucap Talos mengiyakan pertanyaan Argus. .
Apa yang Argus dan Talos Lihat saat ini adalah sebuah Tabung besar berisi Cairan, dan didalamnya terdapat sosok Humanoid yang meringkuk.
Sosok itu mirip anak kecil umur sekitar Lima tahun. Argus mengunakan mata wawasan untuk melihat profil Anak kecil itu
Nama : .......
Umur : - Ras : Homonculus
Job : - Lv : 0/0
MP : 0/0
HP : 0/0
Skill : -
Elemen :
Status : Tidak Aktif.
"Homonculus.. " Ucap Argus
Homonculus atau manusia Kloning. Ini adalah manusia buatan menggunakan Alkimia tingkat tinggi dan berbagai pengetahuan lainnya..
Bahkan untuk Argus sendiri yang telah menerima informasi pembuatan Homonculus sebelumnya masih merasa sulit dan sangat susah membuatnya.
Namun saat ini di depannya ada sesosok manusia buatan yang belum di aktifkan.
"Tentang apa Homonculus ini..? " Tanya Argus
"Ini adalah mahakarya ciptaan Master Wayland sebelumnya, dan ini hanya akan di berikan kepada Anda yang telah memenuhi persyaratan.. " Ucap Talos
"Bisa kau ceritakan lebih rinci semua masalah tentang Homonculus ini, kenapa ia di ciptakan dan untuk apa..? Serta kenapa masih belum aktif sampai sekarang..? " Ucap Argus
"Sebenarnya, ini adalah makhluk ciptaan Master jauh sebelum aku di ciptakan, dari data yang aku dapatkan. Master Wayland sebelumnya memiliki anak perempuan berusia sekitar 5 tahun, namun ia meninggal akibat peperangan.. "
Talos kemudian menceritakan semua yang ia tau, Wayland yang kehilangan anaknya sangat marah. Pada awalnya ia tak pernah setuju dengan peperangan dan menolak mengikuti perang dan pada akhirnya ia mengamuk di medan perang untuk melupakan amarahnya.
Setelah amarahnya mereda, ia mulai mencari berbagai pengetahuan untuk bisa menghidupkan kembali anaknya. Namun pada akhirnya ia gagal menemukan apa yang ia inginkan..
Namun di saat ia benar-benar merasakan kecewa karena gagal menghidupkan anaknya, ia teringat pengetahuan tentang Homonculus.
Lalu Wayland mulai membuat sosok Homonculus yang mirip seperti anaknya dan berniat membuat ini sebagai pengganti anaknya. Butuh waktu bertahun-tahun untuk menyelesaikan sosok ini, pada akhir ia berhasil. Namun...
Saat hendak mengaktifkan sosok Homonculus ini, Wayland menyadari bahwa sosok ini walaupun mirip dan disetting dengan semua kebiasaan dan pengetahuan anaknya. Ia bahkan menerapkan Rune istimewa yang ia ciptakan agar sosok Homonculus ini bisa tumbuh dewasa.
Tapi Ia menyadari bahwa ini tetap bukan anaknya.
Dan Wayland akhirnya tidak melanjutkan mengaktifkan sosok ini dan berniat menyegel nya.
Setelah itu, peristiwa pemusnahan yang sebelumnya di ceritakan terjadi.
Wayland dan semua penghuni Blue star meninggal, tapi untung nya sosok Homonculus ini sudah di segel dan tetap utuh sampai Wayland kembali di hidupkan dan menerima tugas itu.
Ia kemudian mencari lagi sosok Homonculus ini dan menyegel di dalam Tower sihir ini dan berniat meminta pemilik Baru Tower sihir ini agar menjaganya dan menganggap ia sebagai anaknya..
"Jadi apa aku harus mengaktifkan nya dan merawatnya..? " Tanya Argus
"Tidak.. " Ucap Talos yang membuat Argus bingung
"Master Wayland mengatakan bahwa ia berharap, artinya ia tak memaksa Anda untuk menerimanya. Namun master Wayland masih berharap agar master selanjutnya yaitu Anda bisa menjaganya dan mengaktifkan nya.
Tapi ini bukan keharusan, ini terserah Anda. Apakah anda ingin tetap membiarkan tertidur di sini atau membangunnya. " Ucap Talos
Argus melihat sosok anak kecil di dalam tabung itu, dan saat melihatnya. Argus teringat dengan sosok anak kecil yang dulu sering bermain dengannya sewaktu kecil.
Namun anak itu bernasib Malang karena ia meninggal akibat kecelakaan, itu membuat satu-satunya teman Argus waktu itu hilang.
"Aku akan menjaganya.. " Ucap Argus
Kemudian berdasarkan pengetahuan yang ia dapatkan, Argus kemudian mendekati tabung itu dan melihat ada lingkaran di bawahnya.
Argus meletakkan tangannya di sana dan memulai prosedur pengaktifan.
Suara mekanik saat itu terdengar dari sana yang memandu Argus.
__ADS_1
"Ding.. Memulai urutan pengaktifan..! "
"Ding.. Memulai urutan perubahan, silakan tentukan perubahan yang di inginkan.. "
Setelah itu argus bisa merasakan ada sebuah teks yang muncul di pikirannya, itu berisi kebiasaan, sifat dan sebagainya tentang Sosok itu.
Argus bisa saja mengubahnya dan membuat anak itu seperti yang Argus inginkan, namun ia tak mengubahnya dan membiarkan ia tetap sama seperti pengaturan yang Wayland berikan.
Argus hanya mengatur jumlah mana maksimal, level maksimal dan setatus lainnya dengan menggunakan mana Argus.
Untuk Level dan jumlah mana, Argus harus terlebih dahulu memasukkan sejumlah mana yang di butuhkan.
Argus tak mengatur Job dan skill. Argus bisa saja memberikan skill berdasarkan skill yang ia milik. Namun argus berfikir ingin membiarkan anak ini menentukan sendiri ingin menjadi seperti apa ia kelak nanti.
"Benar.. Siapa nama anak ini..? " Tanya Argus
"Ia tak memiliki nama, dan Master Wayland ingin Anda memilih nama untuknya sendiri.. " Ucap Talos.
"Kalo begitu karena kau memiliki rambut berwarna hijau menandakan elemen Angin, mulai sekarang kamu adalah Hawa.. Hawa adalah Udara dalam bahasa Jawa.
Hawa Okinawa.. Kau akan menjadi adikku mulai sekarang.. "
Setelah itu Air di dalam tabung yang menampung Hawa mulai surut atau lebih tepatnya terserap ke dalam tubuh Hawa. Dan Argus melihat status Hawa juga mulai berubah.
Nama : Hawa Okinawa
Umur : 0 Ras : Homonculus
Job : - Lv : 1/100
MP : 1.000/1.000
HP : 10/1.000
Skill : -
Elemen : Angin
Status : lemah (Aktif.)
Setelah itu tabung itu mulai menghilang dan Argus kemudian mengeluarkan kain untuk menutupi tubuh Hawa.
Hawa kemudian perlahan mulai membuka matanya, dan melihat Argus.
"Ayah..? " Ucap Hawa.
Argus hampir terjatuh saat mendengar perkataan pertama Hawa kepada nya.
"Hemm..? Ayah.." Lagi lagi hawa masih memanggilnya Ayah.
"Tidak, kaka bukan ayah. Tapi kaka.. " Ucap Argus
"Tidak.. Ayah Hawa tetap ayah.. " Ucap Hawa sambil memeluk erat Argus.
"Apa yang terjadi kenapa ia terus memanggilku Ayah..? " Tanya Argus kepada Talos.
"Ia memang sudah di setting seperti itu, ia akan menganggap orang yang mengaktifkannya sebagai ayahnya..
Bukankah Anda melihat pengaturan ini saat mengaktifkannya, Anda seharusnya bisa merubahnya saat itu..
Namun karena anada tak mengubahnya,dan ia sudah aktif. Maka saran saya adalah Anda menerimanya saja.." Ucap Talos
"Sial.. Aku melupakan bagian itu.. " Ucap Argus
Seperti yang Talos katakan, memang ada pengaturan seperti itu sebelumnya. Namun sebelumnya Argus memilih membiarkan semua pengaturan Wayland tetap utuh dan tidak mengutak-atik nya.
Sekarang Argus menyesalinya, namun itu sudah terlambat.
"Lupakan.. Mau anak atau adik, sama saja.. " Gumam Argus.
Argus kemudian mengeluarkan benang sutra banyak, kemudian setelah terkumpul banyak. Argus kemudian mengubahnya menjadi pakaian yang cocok untuk ukuran Hawa.
Setelah Hawa memakai pakaian baru, argus cukup senang karena merasa bahwa Hawa sangat lucu.
Namun karena pengisian HP milik Hawa belum penuh, Hawa terlihat lemah saat ini.
Argus kemudian menggendong Hawa dan membuatnya tidur di pelukannya.
"Talos.. Apakah ada golem ukuran kecil yang bertugas menjadi pembantu.. " Tanya Argus
"Maksud Master golem pekerja..? Untuk ukuran kecil, Ya sepertinya ada satu yang saat ini tidak aktif.
karena ukuran, ia belum sempat diaktifkan sampai sekarang.. " Ucap Talos
Kemudian Talos memegang bola Kristal itu dan kemudian sebuah tabung lain muncul, kali ini bukan tabung kaca. Melainkan tabung besi.
Kemudian tabung itu mulai masuk kedalam lantai lagi dan menyisakan sebuah golem ukuran 1,5 meter yang terbuat dari kayu Adam.
"Master bisa mengaktifkannya dan mengatur tugasnya sendiri.. Silakan.. " Ucap Talos
"Apakah tak masalah jika aku membawanya pergi..? " Tanya Argus
__ADS_1
"Tentu, Anda adalah Master baru di sini. Dan semuanya adalah milik anda... " Ucap Talos
Argus mengangguk sebagai jawaban, kemudian ia mulai mendekati Golem itu dan mulai mengaktifkannya.
Argus hanya mengatur agar ia bertugas seperti layaknya seorang Butler.
"Prototipe Golem kode Alfa 001 siap melayani... " Ucap sang golem.
Gerakannya sangat alami mirip dengan Talos, ia tak sama dengan Golem lainnya.
Melihat itu, Argus menengok ke arah Talos untuk meminta penjelasan.
"Ohh saya lupa menjelaskan, ia adalah prototipe Golem pertama yang Master Wayland buat. Bisa di bilang ia adalah prototipe dari diriku.. " Ucap Talos
"Aku di ciptakan berdasarkan dari bentuk dasarnya, bisa di bilang ini adalah pendahuluku yang pertama. "
"Rupanya seperti itu.. Sepertinya aku harus sedikit mengubahnya nanti agar lebih cocok..
Untuk sekarang sepertinya ini sudah cukup.. " Gumam Argus melihat prototipe itu.
Argus kemudian menyerahkan Hawa kepada Golem itu agar ia gendong.
Argus masih belum selesai saat ini dengan urusan Tower sihir ini, dan masih ada lisa yang menunggu di luar ruangan ini.
"Bagaimana caraku memberikan wewenang lain kepada orang lain, atau menunjuknya sebagai wali di sini..? "
"Anda hanya harus membawanya ke sini dan melalui tahap seperti yang ada lakukan sebelumnya, dengan meneteskan darah dan menyuntikkan sedikit mana. " Ucap Talos.
"Kalo begitu aku akan membawanya sekarang.. " Ucap Argus, dan kemudian ia berniat pergi namun ia ingat sesuatu.
"Tunggu, bisakah kau merahasiakan semuanya tentang Hawa..? " Tanya Argus
"Tantu, jika itu perintah Anda.. "Ucap Talos
" Untuk saat ini aku tak bisa membiarkan orang lain tau tentang identitas Hawa.. "Ucap Argus
" Jika aku membawanya keluar saat ini, karena lisa sekarang memakai alat pemantau., seperti itu bukan pilihan bagus. Dan aku juga tak bisa membiarkan Ivan melihatnya juga di sini. "
Setelah itu Argus membuat keputusan, Argus berniat membiarkan Hawa menunggu di luar reruntuhan dan Argus akan menjemputnya nanti.
Argus membuat Gerbang di sana.
"Ikuti aku.. " Ucap argus ke golem itu.
Setelah itu Argus keluar dari gerbang dan saat ini berada di dekat danau dimana ia sebelumnya melawan Monster elang dan ular kepala delapan itu.
Kemudian Argus mengeluarkan kabin miliknya dan meletakkannya di sana.
"Bawa Hawa masuk dan tidurkan di tempat tidur, lalu jaga dia. Aku akan kembali dan menjemput kalian setelah selesai menyelesaikan semua urusan Tower sihir itu. "
"Siap tuan.. " Jawab golem itu, kemudian ia masuk membawa Hawa kedalam kabin.
Argus yang melihat Golem itu bersikap sangat alami mengangguk. Kemudian ia kembali membuat Gerbang, dan kali ini ia menuju kediaman Baron ivan.
.
.
. --------------
.
. Di desa Daka.
Kediaman Baron Ivan.
"Sayang, apakah kita masih perlu menambah komisi untuk tuan Argus..? " Tanya Margaret
"Ya itu harus, walaupun ia sudah mengatakan demikian. Namun kita masih tetap harus menambah jumlah komisinya.. " Ucap Ivan
"Emmm.. Kau benar, walaupun ia sudah mengatakan permintaan nya. Namun itu terlalu sederhana, dan kita harus menambahkan sesuatu.. " Kata Margaret
"Bagaimana kalo membiarkan ia memilih sesuatu yang ia suka dari apa yang akan di dapat dari reruntuhan..? "
"Itu saran bagus, aku akan membiarkan ia memilih pertama kali dari isi reruntuhan itu. Walaupun dalam isi Quest ia mendapatkan bagian, tapi itu adalah sesuatu yang akan kita bagikan bukan ia pilih.
Kita akan mengubahnya menjadi ia memilih sendiri.. "
Dan saat mereka masih mengobrol, Tiba-tiba sebuah Rune sihir mulai terbentuk di depan mereka.
Baron dan istrinya langsung panik dan siaga. Kemudian tak lama setelah Rune itu terbentuk.
Ada sosok yang keluar dari Rune itu dan itu adalah..
"Argus..?!! " Teriak Baron dan istrinya
.
.
. Bersambung.
__ADS_1