Isekai.. The Legend Of Supreme Magus Beginning (Isekai.. Legenda Magus Tertinggi Dimulai)

Isekai.. The Legend Of Supreme Magus Beginning (Isekai.. Legenda Magus Tertinggi Dimulai)
45


__ADS_3

Setelah keluar dari Gerbang, Argus dan Lisa tiba di depan Kabin yang ada di dekat Danau.


Lisa yang melihat Kabin itu langsung memasukinya, karena ia tau itu adalah Kabin milik Argus.


Namun saat Lisa memasuki kabin itu, ia tertegun. Karena ia melihat seorang anak kecil yang sedang duduk ditemani sebuah Golem.


Lisa memperhatikan anak itu, sedangkan anak itu yang merupakan Hawa juga memperhatikan Lisa yang baru saja masuk.


"Kamu siapa..?!! " Tanya Lisa dan Hawa bersamaan.


Lisa yang mendengar anak itu juga bertanya semakin bingung, ia yakin jika kabin ini adalah kabin milik Argus. Jadi seharusnya tak ada orang lain selain dia dan Argus di sini.


Namun kali ini ia melihat ada seorang anak kecil yang bersama dengan sebuah Golem di dalam kabin milik Argus.


Lisa melihat ke belakang dimana Argus yang masih berjalan perlahan dan belum masuk.


"Master.. Siapa mereka..? " Tanya Lisa


"Mereka itu... " Sebelum Argus selesai mengatakan siapa anak itu dan Golem itu.


"Ayah..!! " Hawa yang melihat Argus sudah berteriak dan berlari memeluk Argus.


"Ayah..?? " Ucap Lisa yang kaget dengan panggilan Hawa untuk Argus.


"Selamat datang kembali Tuan, saya telah menyiapkan makanan di dalam. Karena tak bisa menemukan sumber makanan, saya hanya mendapatkan beberapa tanaman liar dan jamur liar sebagai bahan.. " Ucap Sang golem itu


"Master ada apa ini.. ?" Tanya Lisa banyak tanda tanya yang muncul di kepala Lisa saat ini.


Argus tak segera menjawab pertanyaan Lisa, Argus melihat Hawa saat ini dengan mata wawasannya. Dan melihat bahwa kesehatan(HP) Hawa sudah pulih.


"Sepertinya kamu sudah pulih.. " Ucap Argus sambil mengusap kepala kecil Hawa.


"Emmm.. Hawa istirahat dengan baik dan jadi anak baik menunggu ayah pulang.. " Jawab Hawa.


"Itu bagus.. " Ucap Argus.


Kemudian Argus mengangkat dan menggendong Hawa.


"Lisa, mereka lah yang aku katakan sebelum sebgai orang yang perlu kita jemput.. "


"Ehh tapi.. Tapi master. Kapan master punya anak..? Dan.. Dan.. Siapa ibu anak ini..? Apakah benar ini anak master..? Lalu.. Lalu... "


Lisa terus mencoba bertanya berbagai Hal secara bersamaan..


"Lisa,. Mari kita masuk dulu dan aku akan menjelaskan semuanya.. " Ucap Argus


"Ehh baiklah.. " Ucap Lisa sambil terus memperhatikan Anak kecil yang argus gendong itu.


Setelah masuk dan duduk, Golem itu mulai menyajikan Sup sayuran dan jamur yang ia buat. Argus sebelumnya lupa tidak memberikan bahan lain untuk di makan.


Jadi Argus cukup bersyukur bahwa Golem itu berinisiatif mencari makanan, dan juga sepertinya karena Tugas untuk menjaga Hawa, golem itu tak pergi jauh dan hanya mencari di sekeliling Kabin.


"Lisa, perkenalkan ini Hawa.. Hawa ini Lisa.. " Ucap Argus


"Emm... Jadi, kenapa Hawa memanggil master Ayah..? " Tanya Lisa


Kemudian Argus menceritakan semuanya yang terjadi di dalam ruangan lantai pengawas. Dan menceritakan semua tentang Hawa.


Namun Argus tidak menceritakan sejarah Lima ratus tahun lalu. Argus ingin membiarkan sejarah itu menjadi sejarah kosong, karena takut akan mengakibatkan masalah yang tidak perlu nantinya..


"Hhuuhhh.. Jadi seperti itu.. " Ucap Lisa sambil menghela Nafas lega.


"Aku kira master benar-benar memiliki anak kandung.. " Gumam Lisa.


"Hawa.. Panggil aku kakak Lisa oke.. " Ucap Lisa ke hawa.


Hawa tak langsung menjawab, ia memandang ke arah Argus terlebih dahulu. Dan saat melihat Argus mengangguk, akhirnya Hawa tersenyum dan mau berbicara dengan Lisa.


"Halo kak Lisa.. " Ucap Hawa.

__ADS_1


Lisa langsung memeluk Hawa dan mengambil Hawa dari pelukan Argus, mereka berdua mulai berbicara sendiri saat ini.


Argus hanya tersenyum melihatnya, Argus cukup senang melihat Hawa dan Lisa bisa Akrab.


Lalu Argus melihat ke arah Golem itu yang masih berdiri di samping Argus.


"Sepertinya aku perlu mengupgrade mu.. Apakah tak masalah..? " Tanya Argus.


"Saya adalah Golem yang di ciptakan untuk menuruti semua perkataan Master, jadi saya tidak keberatan. Bahkan jika master menonaktifkan saya, itu bukan masalah.. " Ucap golem itu.


Argus tak ingin mengubah terlalu banyak pengaturan yang di miliki Golem ini, bagaimana pun ini adalah versi prototype dari Talos. Jadi Argus merasa semua pengaturan dasar Golem ini sudah cukup.


"Pertama aku perlu mengubah Bahan dasar pembuatannya, kemudian menambah sedikit pengaturan agar ia bisa bertahan dan juga melindungi Hawa.


Sepertinya aku perlu menambah beberapa kemampuan Sihir juga. " Gumam Argus


"Mari kita mulai.. " Kemudian Argus mulai pembongkaran Golem ini.


Ternyata isinya tak sama dengan Golem biasa, ini lebih mirip Cyborg. Atau Golem BioMekanik sama seperti Golem BioMekanik yang sebelumnya Argus lawan.


Kemudian Argus mengambil prasasti di dalamnya dan mengamatinya untuk berapa saat, Argus juga mencoba beberapa efek prasasti itu.


Setelah di rasa cukup memahami semua yang tertera dalam prasasti itu, Argus mulai menambahkan beberapa pengaturan lainnya.


Setelah itu, Argus juga menambahkan Core lain yang Argus persiapkan untuk menambah jumlah Mana agar bisa mengimbangi kemapuan bertarungnya nanti.


Argus menulis Rune diatasnya, dan menambahkan kemampuan bertarung jarak dekat, kemampuan sihir api, kemampuan sihir penyembuhan. Argus juga membuat kemapuan pelindung dan berpedang.


Setelah selesai mengatur kemapuan Golem itu, Argus kemudian mulai membuat ulang tubuhnya.


Untuk itu Argus kemudian kembali ke dalam tower sihir tempat ia mengalahkan Typhon.


Dan mengambil beberapa pecahan lantai yang terbuat dari Adamantium yang sebelumnya ada di lantai saat Argus melawan Typhon itu.


Pecahan itu cukup besar, Argus mengambil sebagian dan mulai mengubahnya menjadi skeleton mirip tulang Manusia. Hanya terbuat dari Adamantium.


Argus juga meminta beberapa bahan kayu Adam dari penyimpanan Tower sihir serata semua biji kopi yang telah di panen. Karena Argus merasa bahwa akan sia-sia jika meninggalkannya di Tower sihir.


Karena dengan ini akan mempermudah Argus untuk mengubah nya di masa depan.


Argus kemudian kembali ke kabin miliknya dan mulai mengeluarkan beberapa Kubus Logam Mithril itu, dan mengubahnya menjadi bentuk benang. Setelah itu Argus kembali mengubahnya menjadi berbagai lilitan benang dan menggunakan itu sebagai pengganti otot.


Dalam pembuatan Golem biasa, tak ada yang seperti ini. Hanya menggunakan persendian seperti kerangka. Dan tidak ada otot atau bantuan lain untuk gerakannya.


Hanya mengandalkan sihir pada prasasti, dan sekarang Argus menggunakan Benang Mithril sebagai otot untuk membantu pergerakan Golem ini.


Argus percaya ini akan meningkatkan kekuatannya berkali-kali lipat. Setelah selesai melapisi semua kerangka dengan Otot Mithril itu, argus kemudian memasang prasasti tepat di bagian dada.


Setelah itu, Argus membuat eksoskeleton untuk golem ini. Walaupun awalnya Argus ingin membuatkan kulit sintesis, namun Argus berfikir itu mungkin akan menimbulkan masalah yang tidak perlu.


Jadi Argus memutuskan untuk membiarkan penampilan Golem itu masih tetap seperti Golem Logam daripada Manusia.


Argus kemudian membuatkan pakaian Butler untuknya agar terlihat seperti golem pelayan bukan petarung.


Pada akhir Golem itu berubah menjadi seperti seorang Butler saat memakai pakaian itu.


Setelah semua persiapan selesai, Argus mengaktifkan kembali Golem itu.


"Bagaimana..? Apakah ada bagian yang tidak berfungsi normal..? " Tanya Argus.


Kemudian golem itu berjalan keluar dan mencoba berbagai gerakan normal sampai gerakan beladiri.


Lalu ia juga mencoba menggunakan sihir yang Argus masukan.


"Lapor Tuan, Semuanya berjalan Normal. Tak ada kelainan apapun..


Bahkan kekuatan serangan ku saat ini sudah cukup untuk merobohkan golem penjaga biasa dengan satu pukulan. " Ucap golem itu.


"Itu bagus, karena sekarang kamu sudah mengubah penampilan mu. Maka mulai sekarang kamu akan aku beri nama Alfred.. " Ucap Argus.

__ADS_1


"Baik Tuan, memulai prosedur ulang.. Mulai sekarang namaku Alfred.. " Ucap Alfred


"Tugas utama mu mulai sekarang adalah menjaga Hawa saat aku tak bisa di sampingnya.. " Ucap Argus


"Siap Tuan, saya mengerti.. " Kata Alfred.


Setelah itu Argus melihat bahwa kabin ini sudah terlalu sempit jika di huni 4 Orang. Jadi Argus kemudian keluar dan mulai membuat Kabin baru yang lebih besar.


Ia menggunakan kayu pohon Adam dari sisa Golem sebelumnya dan dari bahan di dalam Tower sihir. Argus terus membuat berbagai model, mengubah-ubah bentuknya sampai ia merasa cocok..


Akhirnya Argus memilih membuat Kabin dua lantai.


Dengan Tiga kamar di lantai Dua.


Setelah itu, argus juga menambahkan berbagai furnitur di dalamnya, dan Coret yang ia buat untuk memanaskan ruangan agar hangat.


Serta berbagai keperluan lainnya juga tak lupa Argus siapkan.


Setelah selesai, Argus kemudian membuat tiga buah cincin. Dan mengukir Rune sihir Ruang diatasnya. Ini akan menjadi cincin penyimpanan yang akan Argus berikan kepada Lisa, Hawa dan Alfred.


Karena baik Hawa Dan Alfred tak memiliki kemampuan penyimpanan, sedangkan Lisa sendiri memiliki item Box namun ukurannya cukup kecil. Jadi cincin ini akan memungkinkan Lisa menyimpan hal-hal lain yang berukuran besar.


Kemudian Argus menyiapkan berbagai pakaian yang ia buat dengan sutra Laba-laba untuk Lisa Hawa dan Alfred.


Yang langsung Argus simpan di dalam Cincin itu, tak lupa Argus juga menyimpan beberapa mayat monster di dalam cincin milik Alfred agar ia bisa memasaknya jika Argus lupa memberikan bahan.


Argus juga memberikan beberapa koin Emas dan silver di dalam cincin Alfred dan Lisa.


Untuk Hawa, Argus merasa itu tidak perlu, karena jika ia ingin membeli sesuatu. Maka Argus takan membiarkan ia pergi sendirian, ia harus bersama Argus atau Lisa atau Alfred untuk menemaninya.


"Alfred, ini untuk mu... Aku juga sudah menyiapkan pakaianmu di dalamnya.. Ada juga beberapa Koin Emas dan mayat monster di dalamnya.


Kau bisa memasaknya nanti untuk kami.. " Ucap Argus, sebenarnya selain mayat Typhon, Argus meletakkan semua mayat monster di dalam penyimpanan Alfred. Hanya monster kecil dan monster hasil buruan para semut yang masih argus simpan untuk makanan para semut.


Cincin itu berbentuk sederhana, hanya mirip cincin perunggu biasa. Argus tak terlalu paham bentuk cincin untuk laki-laki. Jadi tak ada hiasan apapun.


Setelah itu Argus dan Alfred kemudian masuk ke dalam kabin kecil di mana Lisa dan hawa masih di sana.


"Lisa, ini adalah cincin penyimpanan untukmu..


Kau bisa memasukkan kabin kecil ini nanti kedalamnya, aku juga sudah menyiapkan beberapa baju dan uang di dalamnya.. "


"Terimakasih master.. " Ucap Lisa sambil memasang cincin itu, Argus membuat cincin Untuk Lisa mirip cincin dengan berlian kecil diatasnya.


Lisa terlihat sangat menyukainya dan langsung memakainya.


"Dan Hawa.. " Argus memeluk dan menggendong Hawa.


"Ini untuk tuan putri Ayah, ayah menyiapkan berbagai pakaian untukmu di dalamnya. Namun ayah tapi tak ada uang di dalamnya, jika Hawa kecil ingin membeli sesuatu. Nanti Hawa harus meminta kepada Ayah, Lisa atau paman Alfred.. "


Argus membuat cincin untuk Hawa memiliki karakter bentuk bunga diatasnya, argus mencoba membuat bentuk lainnya namun pada akhirnya memilih bentuk bunga.


"Emm.. Terimakasih ayah.. " Ucap Hawa sambil mencium pipi Argus.


Sebenarnya Argus menambahkan Rune lain di cincin Hawa. Itu adalah cincin kamuflase untuk menyembunyikan Ras milik Hawa. Karena jika di ketahui ia adalah Homunculus, maka Argus mungkin berfikir akan ada masalah. Jadi Argus ingin menyembunyikan ini.


Dan Rune di dalam cincin ini akan mengubah informasi Ras milik Hawa menjadi terran/manusia.


Argus juga membuat Satu Rune seperti itu yang langsung Argus ukir di dalam sarung tangannya.


"Benar, paman Alfred adalah golem sebelumya.. Dan ia akan mengurus semua urusan pribadi kita ok.. " Ucap Argus memperkenalkan Alfred kepada Lisa dan Hawa.


Karena penampilan Alfred yang berubah, Lisa dan Hawa awalnya tidak mengenal Alfred. Dan saat Argus memperkenalkannya lagi, Akhirnya Mereka paham.


Argus telah mengubah penampilan Alfred agar lebih manusiawi. Dan Lisa juga yakin tak hanya penampilan yang telah di rubah, pasti Argus juga menambahkan kemampuan lainnya kepada Alfred..


.


.

__ADS_1


. Bersambung


__ADS_2