Isekai.. The Legend Of Supreme Magus Beginning (Isekai.. Legenda Magus Tertinggi Dimulai)

Isekai.. The Legend Of Supreme Magus Beginning (Isekai.. Legenda Magus Tertinggi Dimulai)
70


__ADS_3

Sementara itu di tempat sepi tak jauh dari Lisa dan Hawa pergi sebelumya. Argus saat ini berdiri di depan beberapa orang yang terikat oleh rantai mana.


Orang-orang itu tampak terkejut saat ini, pasalnya apa yang terakhir mereka ingat adalah mereka sedang bersembunyi sambil mengamati target mereka.


Dan sekarang tiba-tiba mereka berada di sebuah Gang yang sepi dengan tubuh terikat oleh beberapa Rantai. Dan di depan mereka sudah berdiri seseorang yang wajahnya tak terlihat, hanya terlihat hitam seperti tak memiliki kepala.


Sebenarnya Argus hanya menggunakan sihir cahaya untuk membiasakan pandangan orang lain terhadap mukanya. Jadi saat ini yang terlihat adalah wajah Argus hanya tampak gelap gulita tanpa terlihat penampilan apapun.


Itu membuat orang-orang tadi ketakutan, pasalnya Argus juga menarik jubahnya ke depan untuk menutupi tubuhnya.. Jadi itu membuat penampilan Argus semakin menakutkan di mata orang-orang itu.


"Aku saat ini tak ingin berlama-lama dengan kalian, jadi Bisakah kita ke inti masalah saja.. Dengan begitu aku mungkin memikirkan untuk membiarkan kalian hidup-hidup, jika jawabannya memuaskan tentunya..


" Ucap Argus..


"Jadi. Siapa yang menyuruh kalian mengikuti mereka..?? "


Namun mereka masih tak menjawab, lalu Argus akhirnya sadar bahwa ia juga menutupi mulut orang-orang itu.


"Ohh maafkan kelalaian ku.. " Ucap Argus.


Kemudian ia melonggarkan bagian mulut mereka.


"Hahh.. Jangan harap bisa mendapatkan apapun dari mulut kami.. " Ucap salah satu orang itu.


"Benarkah..?? " Tanya Argus main-main.


"Lebih baik kau membunuh kami, karena apa yang kamu lakukan akan percuma saja.. " Ucap orang lainnya.


"Siksaan apapun takan berpengaruh kepada kami.. " Tambah yang lainnya..


"Tenang saja, kalian semua pada akhir akan mati. Namun yang membedakan adalah, apakah kalian akan mati cepat tanpa rasa sakit atau mati perlahan karena rasa sakit.. Itu saja, simpel bukan..? " Kata Argus


"Sebenarnya aku hanya iseng bertanya kepada kalian.. Karena aku bisa mendapatkan jawabannya entah kalian ingin bicara atau tidak.. " Ucap Argus


"Dan lagi, aku hanya butuh satu orang saja untuk hidup saat ini. Jadi.. "


Argus kemudian mengangkat tangannya ke arah orang-orang itu. Lalu rantai yang mengikat mereka mulai menutupi mulut mereka lagi.


Kemudian rantai itu tampak mulai mengencang dan membuat mereka seperti di remas oleh rantai itu..


Semakin lama semakin kencang rantai itu mengikat mereka, dan mulai terdengar beberapa suara patah tulang dan juga mereka mulai mengeluarkan darah dari mata, mulut, hidung dan telinga mereka..


Rasa sakit karena terhimpit rantai itu secara perlahan benar-benar membuat mereka menyesal menyinggung Argus.


Namun semua itu percuma saja, Argus hanya duduk tak jauh dari sana menyaksikan satu demi satu orang-orang itu mulai kehilangan kesadaran dan mati secara mengenaskan..


Sampai akhir hanya tersisa satu orang yang masih bertahan hidup, namun kondisinya setengah hidup setengah mati.. dengan kondisi hampir seluruh tulangnya patah. Tak ada tulang yang utuh di tubuhnya.


Argus kemudian melepaskan ikatan mereka semua, kemudian ia berjalan ke arah orang yang masih selamat itu.


"Recovery..!! " Ucap Argus menyembuhkan orang itu atau kalo tidak ia mungkin akan langsung mati juga..


Setelah itu Argus menggunakan sihirnya yang lain agar ia tak kabur dari sana.


"Membatu Lah - Paralyze..! "


Namun Argus masih membiarkan orang itu agar bisa berbicara sementara anggota tubuhnya tak ada yang bisa bergerak.


"Kau iblis sialan, Jangan harap mendapatkan apapun dariku. " Ucap orang itu sambil menahan sakit.

__ADS_1


"Ya aku sudah berbaik hati memberikan kesempatan untuk mati tanpa harus merasakan sakit untuk waktu lama, tapi kau benar-benar tak menghargainya.. " Ucap Argus


"Jadi sekarang hanya ada kamu yang tersisa.. " Ucap Argus sambil jongkok di depan orang itu yang sudah terbaring tanpa bisa bergerak lagi.


"Aku akan memberikan mu kesempatan, mungkin aku akan membunuhmu secepatnya agar kamu tak merasakan rasa sakit yang berlarut-larut lagi... Bagaimana..? " Tanya Argus


"Jangan harap aku akan mengungkapkan apapun. . " Ucap orang itu.


"Haihh.. Berbicara dengan orang seperti mu hanya membuang-buang waktu ku saja..


Lupakan.. Tatapan Supremasi supreme..!! " Kata Argus


Lalu saat orang itu melihat mata Argus tiba-tiba ia seperti kehilangan jiwanya, matanya tampak kosong saat itu tanpa ada tanda kehidupan di matanya.


"Bagus.. Sekarang jawab pertanyaan ku.


Siapa namamu..? " Tanya Argus


"Mark. Namaku Mark.. " Ucap Mark


"Ok Mark, Lalu siapa yang menyuruhmu mengikuti Lisa dan Hawa..?" Tanya Argus


"Kami di perintahkan oleh tuan Kono.. " Ucap Mark


"Kono..? Apakah dia seorang bangsawan dengan status Count..? " Tanya Argus


"Benar, dia adalah Seorang Count tanpa posisi.. " Ucap mark.


Di dunia ini gelar bangsawan bisa di berikan kepada orang lain tanpa harus memiliki posisi yang harus di pegang.


Seperti bangsawan Tingkat Baron tak harus memiliki sebuah wilayah sendiri, bisa saja itu hanya memiliki status tanpa wilayah yang di pegang. Dan juga sama halnya dengan Count dan lainnya, status Count dan lainnya bisa di berikan kepada siapapun yang pantas oleh Raja tanpa harus memiliki pekerjaan yang sesuai dengan statusnya.


Namun setiap pekerjaan hanya bisa di pegang oleh jabatan atau tingkatan status bangsawan yang sesuai. Seperti Sebuah desa hanya bisa di pegang oleh Baron, bagian keuangan hanya bisa di berikan kepada viscount dan bagian militer hanya kepada Count. Kurang lebih seperti itu untuk posisi masing-masing.


"Lalu apa tujuan kalian mengikuti Lisa dan Hawa..? " Tanya Argus


"Kami awalnya hanya di perintahkan untuk mengamati mereka dan memastikan apakah mereka memiliki kaitan dengan hilangnya kelompok Red Tiger atau tidak..


Pasalnya Count kehilangan kontak dengan mereka dan saat memeriksa hanya ada dua rombongan yang melewati posisi mereka.. " Ucap mark


"Pertama adalah rombongan pedagang Mitchell. Namun karena mereka hanya seorang pedagang tanpa membawa pengawal, jadi mereka di kesampingkan.. "


"Dan satunya lagi adalah rombongan petualangan yang di pimpin oleh seseorang bernama Argus.. Jadi kami di perintahkan untuk mengikuti mereka dan memastikan hal ini.. "


"Dan jika sudah terbukti bahwa mereka yang melakukannya, maka Kami di beri perintah untuk menangkap mereka dan memaksa tuan mereka yang bernama Argus untuk membayar tebusan.. " Ucap mark.


"Karena sebelumnya tuan Count juga mendapatkan informasi bahwa mereka memiliki banyak uang yang akan di ambil dari hasil lelang material langka..


Jadi Count akan meminta Argus menyerahkan pembayaran itu kepada nya.. "


Setelah mendengar hal itu akhirnya semua jelas, ternyata semua ini karena hilangnya kelompok Red tiger yang di miliki Count.


Kelompok ini sepertinya adalah salah satu sumber penghasilan Count. Jadi saat mereka hilang, Count menyuruh orang-orang ini memeriksa semua kemungkinan yang bisa terjadi.


Dan pada akhirnya setelah ada kemungkinan kelompok Argus yang melakukannya, apalagi Count juga kebetulan memliki informasi tentang data pemilik dari material lelang yang menghasilkan uang sangat banyak. Yang kebetulan juga memiliki kaitan dengan Argus.


Hal ini menimbulkan keserakahan padanya dan membuatnya merencanakan semua ini.


"Lantas apa kau tau tujuan akhir dari Count setelah mendapatkan uang dari lelang itu..? " Tanya Argus lagi.

__ADS_1


"Ya.. Count menceritakan semuanya kepada kami. Dia berencana Menghilangkan semua saksi dengan membunuh petualang bernama Argus itu dan akan menjual anaknya sebagai budak, lalu menjadikan budaknya menjadi budak miliknya sendiri karena ia tertarik dengan kecantikan wanita Elf itu.. " Ucap mark


Mendengar itu Argus sangat marah. Lalu ia membaca semua kenangan yang di milik Mark untuk melihat kediaman Count itu.


Argus kemudian melepaskan kemampuannya dan membuat orang itu kembali sadar.


"Apa yang terjadi.. " Ucap Mark yang kebingungan.


"Kau iblis..! "


"Ya terserah kau menyebutku apa, namun yang jelas sekarang sepertinya kau sudah tak memiliki manfaat apapun lagi untuk ku.. Jadi kau bisa mati sekarang.. " Ucap Argus


Setelah memastikan semuanya, Argus kemudian membakar semua mayat di sana menjadi abu untuk menghilangkan jejaknya.


"Count kah..? Sebelumnya adalah Marquez, sekarang seorang bangsawan Count..


Apakah dunia ini di penuhi oleh babi-babi rakus..? " Ucap Argus.


"Haihh.. Sepertinya aku masih memiliki pekerjaan lainnya sekarang.. "


Kemudian sosok Argus menghilang dari sana menggunakan sihir gerbang miliknya dan muncul lagi di atas langit.


"jadi.. bagaimana aku mengurus orang ini..? " gumam Argus sambil memperhatikan salah satu rumah megah di zona tempat tinggal para bangsawan.


Dan saat Argus mengamati rumah mewah itu, di sana ia bisa melihat seseorang dengan tubuh kurus kecil memakai pakaian mewah dan beberapa perhiasan.


Ia juga terlihat sedang menyiksa seseorang wanita di depannya.


"Sepertinya ia bukan babi.. Tapi Celurut..


Celurut kerdil lebih mirip dengannya.. " Gumam Argus memperhatikan orang dengan tubuh kecil itu yang sebenarnya adalah Count Kono.


"Jadi bagaimana caraku akan membunuhnya..?


Oh benar, mari lihat apakah ada sihir menarik dari Grimoire itu.. " Ucap Argus.


Kemudian ia mulai membaca isi Grimoire itu sekilas, dan akhirnya ia tertarik dengan salah satu sihir kutukan di dalamnya yang bernama senja abadi.


Kutukan ini akan membuat targetnya mengalami rasa sakit yang teramat sakit di sekujur tubuhnya setiap kali matahari terbenam.


Itu akan berlangsung selama tak ada matahari dan berakhir pada pagi harinya. Dan pada pagi hari selanjutnya ia akan mengalami halusinasi yang parah, dimana ia akan melihat berbagai hal yang mengerikan setiap saat sampai kutukan itu di cabut.


Ia akan melihat hal-hal yang ada di sekitarnya akan berubah menjadi sesuatu yang menakutkan berdasarkan bayangan ketakutan di pikirannya.


Hal itu akan terus terulang selamanya, dan hanya ada dua cara menghilangkan kutukan itu.


Pertama dengan meminta orang yang memberikan kutukan mencabutnya.


Kedua dengan menggunakan sihir cahaya tier tinggi pemurnian untuk memurnikan jiwanya.


Namun mengingat tingkat sihir dunia ini saat ini, maka kemungkinan ke-dua bisa di kesampingkan karena hal itu sudah sangat susah di temukan lagi untuk sekarang.


Syarat penggunaan hanya dengan menyentuh target dan memasukan rune mantra ke target.


"Ya sepertinya kutukan ini cocok untuk di gunakan.." Gumam Argus


.


. Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2