
"Kalau begitu aku hanya perlu membunuhmu bukan..?? " Ucap Argus sambil mengeluarkan katana nya lagi.
"Coba saja.. Jika aku mati di tangan anda, maka kutukan itu akan aktif..
Tanda itu akan memancarkan aroma yang di sukai semua Monster betina, dan di benci Monster jantan.. " Ucap Leviathan itu.
"Jadi coba saja jika anda tak keberatan..
Hehhehe... "
"Sialan..!! "Ucap Argus kesal..
"Hhhehee.. Jadi Syang.. Siapa nama-Mu..?? " Tanya Leviathan.
"Berhenti memanggilku seperti itu.. Atau aku akan meninggalkan mu sekarang.. " Ucap Argus.
"Namaku Argus.. Argus Okinawa.. "
"Aku tak perduli, aku akan memanggil mu sayang mulai sekarang.. Karena kau adalah suamiku.. " Ucap Leviathan.
"Panggil aku Argus atau aku akan meninggalkan mu..! " Ucap Argus kesal.
"Coba saja.. Selama ada segel itu maka aku bisa muncul di sampingmu kapan pun.. " Ucap Leviathan.
"Kalau begitu aku hanya perlu menyegel mu di ruang lain.. Jadi kau tak bisa menggangguku.. " Ucap Argus.
"Apakah kau sekejam itu terhadap istrimu..?? " Ucap Leviathan.
"Kalau begitu panggil aku Argus.. " Ucap Argus.
"Baiklah.. Baiklah.. Kau benar-benar sangat penuntut, tapi aku suka..
Aku akan memanggil mu Argus saat ada yang lain, tapi saat sendiri aku akan tetap memanggil mu syang.. Hehehhehe..." Ucap Leviathan. Sambil merangkul tangan Argus seperti takut Argus meninggalkan nya di sana.
"Kau benar-benar menyebabkan..
Kalau begitu, siapa namamu..?? " Tanya Argus.
"Aku tak punya nama.. Kau bisa memanggil ku dengan apa pun.. " Ucap Leviathan
"Karena wujud mu adalah Leviathan, maka aku akan memanggilmu Levi mulai sekarang.. " Ucap Argus.
"Levi..?? Levi Okinawa..
Nama yang bagus, aku suka itu.. " Ucap Leviathan yang mulai sekarang akan memakai nama Levi.
"Siapa yang menyuruhmu memakai namaku juga..?? " Ucap Argus.
"Terserah.. Aku suka, dengan begitu aku bisa lebih dekat dengan sayangku.. " Ucap Levi.
"Berhenti bersikap seperti itu.. Kau menguat ku merinding.. Menjauh lah..! "Ucap Argus.
" Tak mau.. Walaupun kau memukuli ku aku tak perduli.. Aku tau semakin kau membenciku dan memukuli ku, artinya kau menyukai ku bukan..?? " Ucap Levi.
"Sudah aku bilang jangan percaya buku sialan itu.. " Ucap Argus.
"Demi apapun di dunia ini..!! Siapa sebenarnya yang membuat buku ini..?!! "
"Sepertinya aku terlalu lama, aku perlu kemabli.. " Ucap Argus.
Lalu ia membuka gerbang menuju Sub ruang miliknya..
"Ayah..! " Teriak Hawa yang langsung melompat memeluk Argus.
"Siapa wanita ini Ayah..?? Dan mana ikan itu..?? Apakah ayah memakan semuanya sendirian..?? "
"Monster itu ada di depan mu.. " Ucap Argus sambil menunjuk Levi.
"Hei.. Itu tak sopan sayang..!! " Ucap Levi..
"Hallo cantik.. Mulai sekarang aku akan menjadi ibumu ok.. "
"Ehh..?? Kau memiliki mana seperti Monster.. " Ucap Hawa.
"Ehh..?? Apakah kau bisa melihat mana juga..?? " Tanya Levi.
"Tentu.. Hawa istimewa.. Benar kan ayah..? " Ucap Hawa.
"Hehehe kalau begitu kita sama.. Aku juga bisa melihat mana seperti mu.. " Ucap Levi.
"Benarkah..?? Lalu bagaimana kau melihat mana Ayah..?? " Ucap Hawa.
"Sayang ku memiliki mana yang menakjubkan, karena itulah aku menyukainya dan memutuskan menjadi istrinya.. " Ucap Levi.
"Ia adalah orang terkuat yang pernah aku lihat.. "
"Tentu saja.. Ayahku adalah orang terkuat di seluruh dunia.. " Ucap Hawa..
"Itu benar.. " Ucap Levi.
"Kalau begitu apa kau mau menjadi anakku juga..?? "
"Emm.. Karena anda mengatakan hal yang benar, maka aku mau.. " Ucap Hawa.
"Itu bagus.. Kalau begitu panggil aku ibu mulai sekarang ok.. " Ucap Levi.
"Ibu.. " Ucap Hawa.
"Sial.. Aku harus mengajari Hawa agar tak mudah di dekati orang tak di kenal.. " Gumam Argus melihat begitu mudahnya Hawa di dekati Levi.
"Kalian berdua, mari kembali dulu.. " Ucap Argus.
__ADS_1
Kemudian ia membuka gerbang sekali lagi untuk menuju ke kota Mania tepatnya di pelabuhan..
Sesampainya di sana Argus bertanya pada nelayan di sana dan mengetahui jika Roland dan lainnya masih belum sampai, jadi ia menunggu di sana sebentar bersama Hawa dan Levi.
Namun Hawa dan Levi lebih memilih bermain air sendiri di pantai sana, Argus tak melarangnya dan membiarkan keduanya bermain di sana..
Setelah beberapa saat kemudian Argus melihat Roland dan yang lainnya mulai terlihat di kejauhan.. Kemudian mereka satu persatu mulai turun dan mendarat.
Terlihat Roland mendaratkan pesawat dengan sangat kasar dan bahkan seperti terjun bebas, ia membuat lubang di bawahnya tempat ia mendarat. Berbeda dengan Lisa dan Olivia yang jauh lebih mulus dan lancar saat mendaratkannya.
"Hahhahaa.. Argus..!! Ini sangat mengasyikkan.. " Ucap Roland.
"Kapan kau akan membuat yang lebih baik lagi..?? "
"Nanti.. Setelah semua persiapan selesai.. " Ucap Argus.
"Simpan semuanya atau itu akan menjadi tontonan banyak orang.. "
"Baiklah.. Apakah kau bisa membiarkan ku nanti menunjukkan hal ini kepada ayah ku dan yang lainnya..?? " Tanya Roland sambil ia mulai memasukan pesawat itu.
"Tak masalah.. Itu untukmu.. " Ucap Argus.
"Dimana Hawa..?? " Tanya Roland.
"Dia.. Dia di sana..! " Ucap Argus sambil menunjuk ke arah Hawa yang saat ini sedang berjalan ke arah mereka.
"Ehh..?? Siapa itu master..?? " Tanya Lisa.
Olivia dan Roland juga memperhatikan wanita yang bersama Hawa saat itu.
Mereka percaya jika Argus takan mengizinkan Hawa dekat dengan sembarangan orang, jadi mereka penasaran dengan wanita itu..
"Namanya Levi.. " Ucap Argus.
"Dan dia.. .. "
"Ayah..!! " Teriak Hawa berlari ke arah Argus.
Sebelum Argus menjawab Hawa dan Levi sudah sampai di sana duluan. Dan mereka langsung memeluk Argus.
"Sayang, siapa mereka..?? " Tanya Levi.
"Sayang..??!! " 3X Teriak tiga orang lainnya bersaamaan.
"Sudah ku bilang jangan memanggilku seperti itu.. " Ucap Argus.
"Hai..! Argus.. Siapa dia..?? Apa kau selingkuh..?? " Tanya Roland.
"Aku tak selingkuh ok.. Dan dia ini adalah.. .. " Argus belum sempat menjawab dan Levi sudah menjawab mereka duluan..
"Aku istrinya.. Benarkan sayng.." Ucap Levi mendahului Argus sambil memeluk tangan Argus.
"Istri..?!! " Teriak Olivia dan Lisa bersaamaan. Lalu terlihat Olivia dan Lisa seperti mematung di sana saat itu setelah mendengar ucapan Levi.
"Sudah aku bilang jangan memanggilku seperti itu dan jangan membuat semuanya semakin ambigu..!! " Ucap Argus ke Levi sambil memukul kepalanya.
"Dan aku tidak selingkuh ok.. Aku bahkan belum memiliki ikatan hubungan apapun bukan.."
"Aooww.. setelah semua yang kau lakukan, kenapa kau tak mengakuinya sayang..." Ucap Levi sambil tersenyum.
"Sudah ku bilang jangan mengatakan sesuatu yang ambigu seperti itu sialan..
Dan perkenalkan dirimu dengan benar.. " Ucap Argus.
"Ok ok ok.. Kau itu selalu saja kasar, tapi aku suka itu hehheeh... " Ucap Levi.
"Jadi perkenalkan lagi, namaku Levi.. Itu nama yang sayangku berikan padaku.. "
"Tunggu.. Apakah maksudnya itu bukan nama Aslimu..?? " Tanya Roland.
"Emm..?? Tidak juga, aku tak memiliki nama sebelumnya.. Jadi sayangku memberikan aku nama.. " Ucap Levi.
"Apa kau menculik seorang wanita dan membuatnya hilang ingatan sebelumnya..?? " Tanya Roland.
"Jangan mengatakan sesuatu yang aneh seperti itu.. Apa kau pikir aku tipe orang seperti itu..?? " Ucap Argus.
Lalu ia membuat pelindung yang membuat percakapan mereka tak terdengar ke luar..
"Namanya Levi, dan lengkapnya Leviathan..
Apa sekarang kalian paham maksudnya..?? "Ucap Argus
"Leviathan..?? Nama yang mengerikan untuk seorang wanita cantik..
Apa kau tak terlalu kejam memberikan nama kepada wanita cantik dengan nama Monster lautan yang mengerikan..?? " Tanya Roland lagi.
"Hei..!! Aku tidak mengerikan ok..! Kalian saja terran yang lemah.. " Ucap Levi.
"Maaf aku tak bermaksud seperti itu, yang aku maksudkan itu Monster Leviathan bukan anda. " Ucap Roland.
"Leviathan yang kau maksud dan Levi itu sama.. Ia adalah Levi, dan wujud aslinya adalah Leviathan.. " Ucap Argus.
"Apa..?!! " Teriak ketiganya lagi.
"Tunggu..!! Tunggu..!! Ini tak masuk akal ok.. " Ucap Roland.
"Apa kau ingin mengatakan bahwa.. Levi adalah Monster Leviathan yang asli..?? " Tanya Roland.
"Itu benar.. " Ucap Argus.
"Hei sayang, kau mengatakan dengan kasar.. Kau tau, aku adalah istri mu sekarang.. Kenapa kau memperkenalkan ku seperti itu..?? " Ucap Levi.
__ADS_1
"Jangan terlalu mendramatisir, itu yang sebenarnya bukan.. Dan jika bukan karena segel itu aku pasti akan meninggalkan mu di sana. " Ucap Argus.
"Jadi Monster bisa berubah menjadi terran..?? " Ucap Roland.
"Ada banyak hal di dunia ini yang tak diketahui, ini salah satunya..
Aku harap kau tak mengatakan apapun tentang ini agar tak menjadi masalah.. " Ucap Argus.
"Ini..?? " Roland masih ragu dan sedikit tak mempercayai apa yang ia dengar.
"Master.. Jadi apakah ia benar-benar Monster lautan itu..?? Maksudnya apakah master lebih menyukai wanita Monster daripada kami..?? " Tanya Lisa.
"Hei.. Arah pembicaraan mu sepertinya melenceng bukan..? " Ucap Argus.
"Memang kenapa jika aku Monster..?? Kau sendiri bukan terran.. " Ucap Levi.
"Dan siapa kamu memanggil sayangku Master..?? "
"Dia Lisa, Olivia dan Roland.. " Ucap Argus memperkenalkan mereka.
"Oh.. Apakah mereka dua wanita yang kau katakan sebelumnya..?? " Tanya Levi.
"Benar.. Jadi jangan membuat masalah.. " Ucap Argus.
"Aku bukan pembuat masalah.. " Ucap Levi.
"Dan karena sayangku belum memiliki hubungan dengan kalian, maka aku akan menjadi istri pertama. Dan kalian bisa menjadi yang kedua dan ketiga.. "
"Aaooww. . Itu sakit.. " Ucap Levi yang kembali mendaptkan pukulan di kepalanya oleh Argus.
"Sudah ku bilang jangan membuat masalah dan mengatakan sesuatu yang aneh.. " Ucap Argus.
"Istri Master/Argus..??" Gumam Lisa dan Olivia..
Sementara Lisa dan Olivia masih saja fokus pada ucapan Levi sebelumnya.
"Mari kembali ke penginapan dulu, kita berbicara di sana saja.. " Ucap Argus.
"Tak enak menjadi tontonan banyak orang.. "
"Ya kau benar.. " Ucap Roland.
Lalu mereka mulai berjalan menuju penginapan, di jalan mereka menjadi pusat perhatian..
"Kau benar-benar membuatku iri, kau tau..?? " Ucap Roland dalam perjalanan kembali mereka ke penginapan.
"Kenapa..?? " Tanya Argus.
"Kenapa kau tanya..?? " Ucap Roland.
"Tentu saja karena tiga wanita cantik yang mengelilingi mu.. "
"Hawa juga cantik..!! " Ucap Hawa.
"Ehh..?? Hahahah.. Itu benar.. Hawa yang tercantik.. "Ucap Roland menjawab Hawa..
" Aku tak menginginkan semua ini, kau tau itu bukan..?? "Ucap Argus.
" Aku tau.. Tapi tetap saja kau membuatku iri.. "Ucap Roland.
" Sepertinya takdir membuatmu selalu bertemu wanita cantik, dan mereka akan dengan sendirinya mendekatimu.. "
"Haaihh.... Sedangkan aku..?? Aku bahkan harus berjuang keras hanya untuk mendekati satu wanita.. " Ucap Roland mengeluh.
Tak terasa mereka sampai di penginapan, Argus dan yang lainnya mengambil ruang teratas penginapan dimana itu seperti ruangan besar dengan banyak kamar di dalamnya..
Itu sama seperti lantai itu adalah satu set ruangan. Dan di lantai itu hanya ada Argus dam yang lainnya yang menepatinya..
Lantai atas ini seperti Lantai VIP untuk keluarga atau bangsawan yang ingin menginap..
"Ehh..?? Siapa dia..?? " Tanya Levi.
"Sayang.. Kau tak mengatakan ada wanita ketiga selain Oliv dan Lisa.. "
"Dia tak masuk hitungan.. Aku hanya mendaptkan tugas untuk mengantarkan nya pulang saja.. "Ucap Argus..
" Kau..?!! Apa kau mendapatkan wanita lainnya lagi..?? "Ucap Wilona tiba-tiba..
" Apa maksudnya..?? "Tanya Argus.
"Apa semua laki-laki mesum..?? Kau sudah memiliki dua wanita dan kau masih mencari yang lainnya..?? "Tanya Wilona.
" Jangan mengatakan hal aneh ok..!! "Ucap Argus.
"Apa maksudnya memiliki dua wanita..?? aku bahkan tak memiliki setatus hubungan sebelumnya.. "
"Dan kenapa pula kau mempermasalahkan hal ini..?? Ini bukan urusan mu.. " Ucap Argus.
"Kau..!! Kau benar-benar menyebalkan..!! " Ucap Wilona sambil berlari ke kamarnya.
"Ada apa dengan nya..?? " Tanya Argus.
"Apa otaknya rusak..?? "
"Kenapa rasanya sedikit menyedihkan tinggal bersama mu..?? Aku tebak sepertinya kau akan mendapatkan wanita lain lagi.. " Ucap Roland
"Wanita lain lagi..?? Wilona..?? Tidak mungkin.. " Ucap Argus.
"Jangan mengatakan hal mustahil.. "
.
__ADS_1
.
. Bersambung.