Isekai.. The Legend Of Supreme Magus Beginning (Isekai.. Legenda Magus Tertinggi Dimulai)

Isekai.. The Legend Of Supreme Magus Beginning (Isekai.. Legenda Magus Tertinggi Dimulai)
46


__ADS_3

Setelah mereka istirahat sebentar di sana, Argus kemudian membawa Lisa kembali ke desa Daka. Sedangkan Hawa dan Alfred masih menunggu di kabin.


Argus tidak membawa Hawa dan Alfred ke Daka, Karena Argus perlu mengkonfirmasi status Alfred, sedangkan untuk Hawa. Karena di dunia ini Plat status hanya akan di berikan kepada mereka yang sudah mencapai umur Enam tahun, maka hawa tidak perlu.


Namun mengingat Argus hanya datang bersama Lisa saat pertama kali datang. Maka Argus tak berniat membawanya kali ini.


Argus langsung membuat gerbang menuju tempat di dekat Guild petualang, Argus dan Lisa kemudian memasuki Guild untuk melaporkan hasil Quest.


"Hallo.. Kami ingin mengkonfirmasi Quest.. " Ucap Argus.


"Ohh.. Anda ternyata, baiklah silahkan kembalikan alat perekam sebelumnya. Kami sudah mendapatkan informasi dari Baron, jadi kami telah menyiapkan semuanya.. " Ucap Bell.


"Tunggu sebentar.. "


Setelah itu bell mengambil bola dan anting sebelum ia pergi ke dalam.


Tak butuh waktu lama Bell kembali membawa sebuah surat.


"Silahkan berikan ini ke resepsionis di pusat. Di sini sudah di jelaskan bahwa anda telah menyelesaikan semuanya.. " Ucap Bell..


"Namun untuk tingkat keberhasilannya, kami masih memerlukan waktu untuk mengamati keseluruhan kejadian yang terekam dalam keristal sebelumnya.. "


"Jadi untuk imbalan anda mungkin akan sedikit lebih lama.. "


"Baiklah, kami mengerti.. Jadi terimakasih.. Kami akan segera kembali ke Kota Isak setelah ini, jadi selamat tinggal.. " Ucap Argus


"Selamat tinggal, semoga perjalanan kalian lancar.. " Ucap Bell.


Setelah Perginya Argus dan Lisa dari Guild, terjadi kegemparan di bagian analisis Tugas.


Pasalnya saat ini mereka tengah mengamati jalannya Quest yang diambil Argus, dan saat mereka melihat isinya. Hampir semua orang di buat kagum dan takut.


Pasalnya apa yang muncul di sana adalah sebuah Tower Sihir yang belum di temukan, dan lagi penjaga di dalam Tower Sihir itu merupakan Golem yang bisa di kategorikan Rank Tinggi.


Walaupun menurut Argus itu hanya Rank C, tapi bagi pengamat di sana. Itu sudah bisa di samakan dengan Rank B atau lebih tinggi. Kekerasan dari pohon Adam bagi mereka hampir sama dengan besi Hitam.


Di tambah kemampuan regenerasi mereka, maka ini bisa menjadi Rank B di mata pengamat, Argus tak tau hal ini dan menganggap mereka (golem) sebagai Golem biasa.


Lalu saat mereka melihat bagaimana Argus mempelajari semua pengetahuan di dalam Catatan itu. Mereka sekali lagi di buat tercengang dengan kemampuan Argus.


"Apakah petualang ini seorang peneliti..? " Ucap salah satu orang


Hanya sedikit orang di dunia ini yang mampu menerjemahkan bahasa dari Rune kuno atau Simbol kuno. Jadi kemampuan menerjemahkan milik Argus benar-benar membuat mereka iri dan kagum.


Bahkan pemahamannya tentang tekhnologi pembuatan Golem pun membuat para pengamat ingin belajar dari Argus. Argus bisa mengetahui kekurangan dan perbedaan Golem dalam catatan itu dengan Golem yang ia lawan.


Hanya dengan melihat dan membaca sekali, Argus bisa menentukan bahwa catatan itu hanya berisi cara pembuatan Golem pekerja.. Ini bukan sesuatu yang bisa di lakukan orang dengan kemampuan berfikir sederhana. Bahkan para peneliti pun pasti takan bisa menentukan hanya dengan catatan saja tanpa melakukan percobaan.


"Sial.. Jika aku tau, aku akan meminta petualang ini untuk mengajariku sedikit pengetahuan tentang simbolik Kuno.. " Ucap pemimpin pengamat.


Lalu, saat mereka melihat Golem penjaga di lantai Dua. Sekali lagi mereka di buat ketakutan, pasalnya itu merupakan Golem dengan ukuran yang cukup besar.


Mereka sepakat bahwa Golem besar itu sudah masuk Rank A dan yang kecil adalah Rank B Monster.


Saat melihat Lisa, mereka sangat kagum dan menganggap jika Lisa juga seorang petualang. Maka mungkin ia bisa menjadi Rank A yang kuat juga.


Lalu saat melihat Argus menggunakan serang Gelombang kejut. Mereka sekali lagi melongo, pasalnya itu adalah Sihir baru.


Dan lagi efek Sihir ini mungkin setara dengan Sihir Bencana Tier 8/9. Pada saat ini sihir Tier tertinggi hanya ada pada tier 7, dan lagi ini pun jarang yang mampu menggunakannya.


"Ini tier 9 magic bukan..? " Ucap salah satu orang.


Lalu orang lain mulai saling memandang.


...#Note. Disini Sihir akan Thor diklasifikasikan juga....


...Dari terlemah sampai terkuat berdasarkan peringkat....

__ADS_1


...Sihir umum (tingkat 1-3)...


...Sihir khusus (Tingkat 4-6)...


...Sihir bencana (tingkat 7-9)...


...Sihir Hilang. (Tingkat 10-11)...


...Sihir Terlarang. Hanya ada tingkat 12...



Penggunaan magic Tier 9 benar-benar membuat mereka terkejut. Ini adalah sihir terkuat yang pernah mereka lihat dan ketahui masih ada sampai sekarang.


Dan saat melihat Golem di dalam Lantai 3,para pengamat merasa tak percaya. Pasalnya itu benar-benar tak terlihat seperti Golem, melainkan Monster.


Mereka yang melihat pertarungan itu mulai merasa mari rasa. Karena setiap tindakan yang Argus lakukan sangatlah baru.


Dan kemudian saat melihat Konten pembuatan kapal sihir, mereka merasakan senang yang teramat senang.


Karena ini merupakan tekhnologi baru yang bisa memajukan kehidupan seluruh orang. Dan lagi kondisi desa yang terpuruk, hal ini pasti bisa menjadikan solusinya.


Dan saat melihat pertarungan Argus di Tower lantai 4 dengan penjaga Golem Adamantite mereka mulai meragukan hidup dan pandangan mereka.


Pasalnya cara bertarung Argus sama sekali tak mencerminkan cara bertarung seorang Mage sama sekali. Jika sebelumnya mereka masih bisa menerima perbedaan cara bertarung Argus, kali ini mereka benar-benar ragu. Apakah Argus seorang Mage atau kesatria ahli pedang.?


"Tunggu. Apakah benar ia seorang Mage..? " Tanya pemimpin.


"Ya, dalam catatan ia memang seorang Mage.. Tidak itu adalan Sage.. " Ucap orang lain yang memegang data Argus.


"Sage..? Apakah ini Job yang punah..? Atau ini perpaduan Mage dan job lain..? "


"Entahlah.. Di sini di jelaskan bahwa ini murni Mage.. "


"Lupakan, Marin kita lanjutkan pengamatan.. " Ucap pemimpin pengamat.


"Sial.. Aku mulai meragukan hidupku sendiri..


Apakah mereka yang memiliki job ahli pedang benar-benar ahli pedang..??


Jika di bandingkan, ini seperti seorang ahli dan anak kecil yang bermain mainan pedang bukan..? "


Baik gaya bertarung, kecepatan dan teknik serangan mereka benar-benar berbeda. Mereka bahkan yakin jika Golem itu adalah Monster, maka takan ada yang bisa mengalahkannya.


Kekuatan serang, kecepatan, teknik dan lagi tubuh Adamantium. Ini benar-benar Monster Rank S di mata mereka. Mereka merasa bersyukur orang yang mengambil Quest ini adalah Argus, jika itu orang lain. Maka mereka tak akan pernah mungkin melihat hal ini.


Bahkan mereka ragu apakah orang itu bisa melewati lantai pertama. Lalu akhirnya saat melihat teknik yang Argus gunakan untuk mengakhiri pertarungan itu.


Kali ini para pengamat benar-benar di buat tak bisa berkata-kata. Itu bukan Sihir melainkan teknik pedang murni.


Jika sebelumnya saat menggunakan Shock Wave mereka masih bisa menerima.


Maka kali ini mereka benar-benar tak bisa percaya jika tak melihat sendiri, pasalnya kerusakan itu bahkan membuat Tower Sihir yang di katakan bangunan terkuat bisa memiliki lubang selokan yang besar.


Dan saat pandangan mereka melihat area luar, mereka hanya bisa terduduk diam dan berdoa agar tidak pernah membuat Argus menggunakan teknik serupa di sini.


Lubang yang membelah gunung itu benar-benar membuat mereka ketakutan, mereka yakin ini mungkin sudah masuk tier 10/11 yakni Sihir Hilang.


Pasalnya kerusakan ini saja sudah tertahan oleh Golem Adamantium dan Dindin Tower Sihir.


Jika Argus menggunakan di luar dimana tak ada penghalang di depannya, kerusakan macam apa yang akan diakibatkan benar-benar membuat kepala mereka kesemutan.


"Siapkan catatan dan kirim ke Guild pusat segera..!! Katakan bahwa petualang yang bernama Argus itu, sebisa mungkin jangan mencoba membuatnya marah, atau resikonya adalah bencana untuk kerajaan ini..!! " Teriak sang pemimpin.


Lalu saat melihat Konten pembuatan Pesawat sihir, mereka merasa sedikit lebih baik perasaannya. Ini sedikit menghilangkan kekhawatiran di hati mereka.


Dan lagi-lagi mereka di buat ketakutan dengan apa yang ada di Tower lantai 5. Di mana penjaganya adalah Golem yang terbuat dari Logam Mithril dan berbentuk binatang besar.

__ADS_1


Mereka sekarang yakin, jika Tower Sihir ini menjadi Dungeon. Maka takan pernah ada yang bisa menaklukannya, pasalnya Golem yang setara dengan Rank S itu berkumpul ada banyak.


Lalu bagaimana cara menaklukkan mereka..?


Ini juga yang di nantikan para pengamat, mereka ingin tau apa yang akan di lakukan Argus.


Lalu semua pengamat di ruangan itu bagaikan orang yang berada di dalam bioskop dan sedang melihat ******* dari film yang mereka tonton. Tak ada suara di sana, jika ada jarum jatuh pasti akan terdengar dengan jelas.


Dan pada akhirnya mereka melihat suatu keajaiban. Mereka melihat penciptaan Elemen Api baru di depan mata mereka.


Api yang lebih kuat dari api tertinggi berwarna Biru.


"Stop ini di sini.. !! " Teriak pemimpin para pengamat itu.


"Ada apa ketua..? " Tanya yang lain.


"Apakah ada yang pernah melihat mendengar atau mengetahui tentang api putih ini..? Informasi apapun..? " Tanya pemimpin itu.


"Tidak.. " Ucap semuanya.


"Tunggu..! Saya pernah membaca Catatan Sihir api Hilang... " Ucap salah satu orang.


"Kau ceritakan semua yang kau tau.. " Ucap pemimpin


"Baik.. Dalam catatan hanya ada petunjuk tanpa ada cara pembuatannya. Ini berkaitan dengan Api putih.. "


"Si sana tertulis jika api ini di kenal juga sebagai Api suci, karena ini adalah api matahari dan tak ada yang pernah bisa mengendalikannya.


Konon ada seseorang mage tertinggi di zaman kuno yang berhasil menciptakan api ini, namun ia langsung terbunuh seketika saat api ini muncul.


Dan bahkan radius satu Kilometer dari orang itu ikut terbakar sampai menguap, dan lebih jauh lagi mulai terlihat hangus.. "


"Karena pembuat api ini meninggal, maka tak ada catatan yang menuliskan cara pembuatannya atau yang lebih rinci.. "


"Jadi ini pembuatan Sihir Hilang..? Kita melihat sejarah..!! " Ucap sang pemimpin kegirangan.


"Catat semua yang kalian dengar..!! Lalu setelah semua ini selesai, kumpulkan dan analisis.. Ini mungkin bisa menjadikan nama kita dicatat atau akan di tulis dalam sejarah.. "


Semua orang di sana yang mendengar itu bersemangat, dan mulai memusatkan perhatian dan pengamatan mereka ke arah rekaman itu.


Namun saat melihat api di tangan Argus bukan hanya berwarna putih, melainkan berubah menjadi Hitam dan akhirnya menjadi transparan. Dan juga melihat udara di sekitar Argus yang mulai terdistorsi.


Mereka lupa untuk mencatat apapun, dan masing-masing orang di sana mulai terduduk diam.. Ini adalah penciptaan Sihir yang jauh melebihi Sihir Hilang.


Dan masing-masing dari mereka memiliki pemikiran yang sama. Jangan menyinggung orang ini apapun yang terjadi.


Dan kejadian selanjutnya bagi mereka adalah hal yang wajar dan sudah tak bisa lagi berkata-kata jika menyangkut Argus.


Konten pembuatan Konten, pembuatan Artefak sampai saat mereka mengetahui konten dari catatan itu ternyata adalah Sihir Gerbang teleportasi.


Mereka akhirnya bersorak ria. Karena jika ini di tulis dalam catatan, maka mereka akan memiliki kesempatan untuk menelitinya juga. Dan ini takan membuat Argus tersinggung..


Lalu saat Argus dan Lisa hendak menuju Tower lantai 6 penjaga mereka akhirnya sedikit kecewa. Pasalnya hanya Argus yang bisa masuk dan tak ada cara untuk melihatnya.


Namun setelah beberapa saat rekaman itu memperlihatkan bahwa Baron keluar dari sana yang menandakan bahwa Argus kemungkinan besar sudah menguasai Sihir tleportasi. Ini membuat semua orang kagum dengan kecepatan belajar Argus.


Dan berdasarkan laporan yang juga di berikan oleh Baron,lantai itu ternyata menjadi lantai di mana kepemilikan Tower bisa di dapatkan.


Setelah itu mereka mulai membuat laporan dan ada banyak laporan khusus yang isinya peringatan keras dari mereka.


Semua peringatan itu berisi agar Guild sebisa mungkin menjaga dan tidak pernah mencoba membuat Argus marah..


.


.


. Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2