
Keesokan paginya, setelah sarapan dan membersihkan diri. Argus dan Lisa melanjutkan menuju lantai 5 Tower sihir.
Apa yang di suguhkan kali ini di lantai Lima adalah pemandangan Hutan lebat. Argus memperhatikan bahwa Lantai Lima kali ini terlihat sangat Luas, bukan hanya karena efek melainkan benar-benar Luas..
"Sepertinya pemilik Tower sihir ini sangat Ahli dalam Sihir Ruangan.. " Gumam Argus.
Kemudian Argus dan Lisa mulai menyusuri Hutan itu dan mulai memasuki bagian tengah hutan. Saat itu terdengar langkah kaki mekanik cukup keras dari arah depan mereka.
Alasan mengapa Argus tau adalah karena dari suara itu terdengar seperti suara suatu Logam yang saling berderit. Semakin Argus mendekati arah suara itu, semakin keras juga suaranya.
Dan saat Argus serta Lisa sampai di tengah Hutan yang ternyata adalah sebuah padang rumput Luas, di sana Mereka melihat Golem Binatang Mekanik yang cukup besar berkeliaran.
Diantaranya ada yang mirip Laba-laba besar, gorila, ular, singa dan yang paling membuat Argus kagum adalah Adanya Golem berbentuk Dinosaurus Tyrannosaurus Rex atau T-Rex. Yang kesemuanya terbuat dari Logam.
"Mereka semua terbuat dari Logam Mithril..? " Argus cukup terkejut saat melihat mereka dengan mata wawasan.
"Apa..? Semuanya terbuat dari Logam Mithril..?!! " Ucap Lisa
Kali ini Lisa cukup kagum karena walaupun sebelumnya yang Argus lawan adalah Golem Adamantium, dimana itu termasuk Logam yang langka. Namun itu hanya berbentuk Humanoid yang tak terlalu besar.
Dan kali ini semua golem raksasa itu ternyata terbuat dari Mithril. Artinya pemilik atau pembuat Tower sihir ini dulunya sangat kaya, karena memiliki banyak Biji langka seperti Adamantium dan Mithril.
"Jika saja semua ini makhluk hidup sungguhan, maka mereka pasti memiliki banyak daging daripada Logam.. " Ucap Argus
Namun Lisa yang Memikirkan material langka yang ada di depannya, walaupun tak dapat mendapatkan daging sedikitpun selama menjalankan Quest ini seperti yang Argus katakan Tapi sepertinya tidak sepenuhnya rugi bukan...
"Master, itu semua merupakan logam langka..! Cobalah untuk tidak memusnahkan mereka kali ini, dan cobalah mendapatkan sebanyak-banyaknya.. " Ucap Lisa
Lisa kali ini menyarankan agar Argus bisa mendapatkan Tubuh para Golem ini tanpa membuat mereka musnah, karena jika Argus bisa mendapatkannya. Maka tak perlu lagi bagi Argus dan Lisa untuk menambang di dalam Dungeon atau membelinya jika memerlukan lagi.
Tapi memikirkan besarnya para Golem kali ini, maka kemungkinan akan sulit untuk mencari letak Core mereka.. Akan lebih mudah jika hanya menghancurkan mereka saja.
"Tapi untuk apa..? Itu bukan daging..
Akan lebih mudah memusnahkan mereka saja bukan..? " Tanya Argus
"Ehh.. Itu memang benar, tapi jika kita bisa mendapatkan bagian dari Mithril itu dan menjualnya. Kita bisa membeli banyak daging.. " Ucap Lisa
"Dan juga jika master membutuhkan prasasti tertentu maka master pasti membutuhkan Logam Mithril untuk membuatnya bukan..? Jika master mendapatkan mereka maka master tak perlu mencari lagi.. "
"Ehh kamu memang benar.. " Argus tak memikirkan perkataan terakhir Lisa dan hanya membenarkan tentang menjual untuk mendapatkan daging.
"Tapi tidak.. Tidak.. Tidak.. Daging yang di jual kebanyakan hanya itu-itu saja, dan juga jika daging Monster itu pasti hanya Monster rank rendah yang sudah pernah aku makan.. " Ucap Argus
" Akan lebih baik jika berburu sendiri.. "
"Tapi master suka bereksperimen bukan..? Terutama tentang Rune dan prasasti. Selma ini master menggunakan Core Monster, karena prasasti itu tak di tujukan untuk Artefak tempur atau besar.
Jika master ingin membuat Artefak maka bahan terbaik adalah Mithril itu dan aku ingat tak semuanya cocok jika menggunakan besi biasa atau tubuh naga itu bukan. " Ucap Lisa mencoba membujuk Argus.
"Ya kau memang benar, kendaraan yang aku buat sebelumnya hanya menggunakan besi biasa dan tulang serta sisik naga.. Itu memang membutuhkan Upgrade bagian Logamnya.. " Ucap Argus.
"Tapi bagaimana caranya menemukan letak Core itu..? " Guman Argus sambil mengamati para Golem di kejauhan.
Dan lagi dari yang terlihat mereka sepertinya mampu menggunakan sihir. T-Rex itu bisa menyembuhkan api. Gorila bisa menggunakan Tanah, Laba-laba bisa menggunakan pisau angin. Ular bisa menggunakan air racun.
Dan singa itu sepertinya mengandalkan serangan fisik berupa kecepatan dan cakar yang terbuat dari Mithril, jadi cakarnya bisa di lapisi mana untuk menguatkan serangannya...
Argus memikirkan cara untuk bisa memotong para Golem Mithril itu, jika menggunakan Katana dan laser. Artinya Argus harus menggunakan serangan jarak dekat.
Jika menggunakan serangan sebelumnya yang ternyata di daftarkan di skill milik Argus sebagai FULL ATTACK. Ada kemungkinan Argus akan menghancurkan sampai semuanya tak tersisa.
Jadi Argus perlu memikirkan cara lain agar bisa menghancurkan Core Golem secepat mungkin tanpa harus menghancurkan semua golemnya juga..
"Ini menyusahkan..! " Ucap Argus sambil mengacak-acak rambutnya.
"Lupakan.. Daripada fokus mencari di mana Letak Core itu, dan menjaga bagian lainnya. Lebih baik aku bekukan saja semuanya.. "
"Jika mereka semua membeku, bukankah mereka takan bisa bergerak lagi. ? Sekarang aku hanya harus mencari cara tercepat membekukan mereka.. " Gumam Argus.
Argus kemudian mulai berjalan bolak-balik di sana sambil berfikir..
"Karena ini bukan hutan Asli, jadi tak mungkin mengumpulkan uap Air dari sini. Artinya aku harus membuat Air dulu.. "
"Namun masalahnya jika membuat Air dalam jumlah banyak, para Golem pasti akan menyadarinya dan akan menyebar. Ini takan bagus jika aku ingin membekukan mereka sekaligus.. " Argus terus bergumam memikirkan cara yang paling efesien menangani para golem itu.
"Tunggu.. Tunggu.. Tapi jika hanya di bekukan saja apakah ini akan berhasil..? Mengingat mereka bukan makhluk hidup, jadi ada kemungkinan mereka akan bisa membebaskan diri bukan.... "
"Aku harus memikirkan cara lain untuk menangani para Golem itu.. " Argus masih saja terus berbicara sendiri saat ini memikirkan cara untuk menangani para Golem.
Sedangkan Lisa hanya melihat Argus yang sedari tadi tak memperdulikan apapun dan asyik berfikir. Jadi Lisa yang melihat itu tak mengganggu Argus, dan membiarkan Argus selesai memikirkan caranya sendiri..
"Benar.. Kenapa tidak memanaskan mereka saja, setelah itu langsung di dinginkan.." Ucap Argus tiba-tiba
__ADS_1
"Jika seperti ini karena mereka terbuat dari Logam, saat di dalam kondisi panas langsung di dinginkan pasti akan membuat mereka mengeras dan takan bisa bergerak lagi.."
"Sekarang aku hanya perlu memikirkan cara menangani apinya, karena mereka terbuat dari Mithril pasti memerlukan suhu tinggi. Dan jika membuat api besar, pasti akan membakar semuanya dan itu takan berakhir bagus.. "
"Bagaimana jika Master membuat penghalang disekelilingnya mereka saja..? " Ucap Lisa.
"Penghalang..? Benar jika aku membuat penghalang yang cukup kuat menahan api, maka aku tak perlu khawatir membakar seluruh Tower sihir ini.. " Ucap Argus.
"Sekarang.. Api apa yang harus aku pakai..? Api tertinggi yang aku tau hanya api Putih yang suhunya sekitar di atas 2.000 derajat Celsius.. "
"Di atas api putih hanya ada api Hitam atau tak berwarna yang di kenal sebagai api Neraka. Aku agak kurang paham pembuatannya..
Lupakan mari sedikit bereksperimen dulu.. "
"Lisa mari kita mundur dulu sebentar, ada yang ingin aku coba.. " Ucap Argus
"Emm.. " Jawab Lisa.
Karena Lantai Lima ini sedikit berbeda dengan Empat lantai sebelumnya, Argus tak terburu-buru dan mencoba mundur untuk melakukan persiapan terlebih dahulu.
Jika di Empat lantai sebelumya akan ada alarm masuk yang mengaktifkan para Golem, maka di lantai Lima ini para golem sudah aktif dan berkeliaran..
Ini memudahkan Argus untuk mengatur rencana yang sesuai dengan nyaman.
Setelah mereka mundur, Argus mencari daerah yang agak luas agar bisa bebas bereksperimen dengan api dan tidak akan takut membakar apapun..
"Mari mulai dari awal..
Pertama buat apinya.. . " Ucap Argus
Kemudian Argus membuat api di tangannya, setelah itu ia menambahkan kadar oksigennya ke dalam api dan menambah kadar bahan bakar yang Argus bayangkan dari gas agar mudah.
"Untuk membuat api putih aku harus menambahkan Magnesium sulfat.. " Ucap Argus kemudian membayangkannya, setelah itu api ditangan Argus mulai berubah warna menjadi Putih susu..
Suhu sekitar pun mulai naik secara perlahan menjadi lebih hangat dan panas.
Lisa memperhatikan apa yang Argus lakukan dan ia terpana melihatnya, pasalnya dari pengetahuan saat ini yang tersedia. Api terpanas yang bisa di buat oleh para Mage Api adalah api Biru..
Warna api sendiri terdiri dari merah setandar, jingga sebagai api menengah, Kuning adalah api tinggi, dan Biru adalah api yang dianggap sebagai api tertinggi.
Sampai sekarang Belum ada yang bisa membuat api lebih panas dari api Biru. Dan saat ini ternyata Argus tengah menciptakan api yang sepertinya jauh lebih tinggi suhunya dari api tertinggi, ini adalah salah satu keajaiban dan penemuan terbaru..
Namun selanjutnya apa yang di lakukan Argus benar-benar menumbangkan akal sehat Lisa, pasalnya api yang Argus buat saat ini saja sudah menjadi hal baru yang membuat Lisa terpana. Namun kali ini ia membuat api jenis baru lagi.
Setelah itu Argus memikirkan cara menaikan suhu api Putih itu, lalu Argus terpikir sesuatu dan membuat keputusan lagi.
"Mari tambahkan bahan lain ke dalamnya, sodium dan etanol sepertinya cukup bagus.. " Ucap Argus
Setelah itu Argus membayangkan menambahkan kedua bahan tadi, dan warna api mulai terlihat berubah menjadi lebih gelap.
Argus menambahkan rasio Oksigen ke dalamnya, lalu bahan lain pun ia naikan secara perlahan.
Ia mencoba berbagai rasio bahan di dalamnya, yang membuat api terus berubah warna. Dari putih, silver, hitam keputihan, lalu hitam pekat dan kemudian setelah beberapa saat api pun akhirnya stabil pada warna Transparan atau tanpa warna..
.
...#Note. Sebenarnya dari sumber yang Thor baca, Api Hitam sama saja dengan api transparan. ...
...Namun di sini Thor setting sebagai Api yang memiliki suhu berbeda. ...
...Dari sumber yang di baca tingkatkan suhu api di mulai dari Merah, Jingga, kuning, biru, putih dan Hitam/transparan. Suhu api tertinggi yang di ketahui saat ini adalah warna putih yaitu di atas 2000° Celsius.. Namun di sini bakalan Thor setting berbeda yah. ...
...Untuk api Hitam sendiri sudah dianggap api Neraka dan belum ada sumber yang mengetahui suhu Api hitam....
... Jadi di sini Thor anggap nanti jika memakai api hitam akan di namai Api Neraka dan transparan adalah Tak Terbatas....
...Dua Api ini akan di beri nama Sihir Terlarang . Sedangkan api putih hanya sebagai Sihir Hilang/ Lost Magic...
... Untuk suhunya sendiri Api putih akan di samakan dengan Suhu permukaan matahari yaitu 6.000 derajat celsius....
...Sedangkan suhu api hitam atau api Neraka akan sama dengan suhu inti Matahari sebesar 15-20 juta derajat Celsius....
...Sedangkan untuk api tak terbatas nantinya akan mencapai 100 juta derajat Celsius.. ...
.
Argus berhenti mengutak-atik rasio bahan lagi karena ia sudah merasakan bahwa suhu ini sudah sangat tinggi, bahkan bisa di bilang terlalu tinggi.
Sebelumnya argus sudah memperkecil diameter pelindung miliknya dan hanya menutupi lengannya saja. Dan hasilnya adalah lengan baju Argus saat ini sudah menguap menjadi abu, dan bahkan tangannya saat ini terlihat kemerahan karena nya.
Padahal Argus memiliki kemampuan adaptasi yang membuatnya kebal terhadap api, namun Argus masih merasakan sedikit panas dari api di tangannya itu..
Bahkan di luar pelindung itu pun saat ini suhunya sudah sangat panas, Lisa sudah mundur jauh ke belakang untuk menghindari suhu panas api miliki Argus.
__ADS_1
Lisa bisa memperhatikan bahwa pelindung yang Argus buat bahkan ada kecenderungan akan hancur, ia melihat udara di sekeliling Argus mulai terdistorsi..
Dalam radius 10 meter berpusat dari Argus, semua hal sudah berubah menjadi Abu dan menguap.
Radius 20 meter sudah hangus terbakar dengan sendirinya. Dan dalam radius lebih dari 20 meter semua tumbuhan sudah layu saat ini dan ada kecenderungan akan terbakar kapan saja.
Argus saat ini benar-benar terlihat sangat menyeramkan, ia mirip dengan legenda Dewa Iblis yang mampu menghancurkan apa saja.
(Legenda ini berawal dari Dewa Perang)
Untung nya mereka sudah cukup jauh dari para Golem, atau jika tidak mereka akan datang ke sini.
Kemudian Argus tiba-tiba mematikan api di tangannya itu dan menuangkan obat penyembuhan ke tangannya yang kemerahan.
Dan mulai meminum banyak ramuan penyembuhan.
"Apakah master berhasil..? " Tanya Lisa..
"Tidak.. Aku seperti belum berhasil.. " Ucap Argus sedikit kecewa.
"Apakah Api itu masih kurang kuat..? Bukankah itu sudah terlalu panas..? " Tanya Lisa bingung karena menurut nya api itu adalah api yang mungkin takan bisa di buat siapapun.
"Suhu api ini terlalu kuat,dan Mp ku langsung terkuras habis saat menggunakan ini..
jika aku mengeluarkannya untuk menyerang Golem itu. Ada kemungkinan mereka akan menguap dalam sekejap..
Bahkan ada kecenderungan Tower sihir dan reruntuhan ini juga bisa ikut menguap.. " Ucap Argus.
"Aku membutuhkan api yang cukup panas namun tak terlalu panas.. Ini terlalu berbahaya.."
Alasan Argus mengatakan itu adalah karena selain MP yang terkuras habis, Argus juga mendengar pemberitahuan di Kepalanya tadi saat selesai membuat api itu.
.
.
{Ding. Anda berhasil menciptakan Api jenis baru..
Terdaftar dalam skill sebagai
Lost Magic -Api Suci (api putih)
Sihir Terlarang - Api Inferno (Api Neraka)
Sihir Terlarang - Api Penyucian (Api tak terbatas.).}
Lost Magic - Api Suci (api putih)
Api yang memiliki suhu permukaan matahari (6000° C) api yang dapat membakar apa saja.
Sihir Terlarang - Api Inferno (Api Neraka)
Api yang memiliki Suhu inti Bintang Matahari (15juta° C) api ini bisa menghanguskan dan menghancurkan apapun.
Sihir Terlarang - Api Penyucian (Api tak terbatas.)
Api yang memiliki suhu di atasi suhu inti matahari dan Api neraka.
*Peringatan Sistem: harap perhatikan penggunaan api ini, karena suhu api ini bisa menguapkan segala hal. Jadi di harapan untuk lebih hati-hati. *
Setelah mendengar dan melihat deskripsi Sihir yang Argus miliki, ia langsung mendapatkan Pesan yang sudah lama tak pernah ia dapatkan..
{Ding. Anda mendapatkan pesan baru.}
Pesan : 1
Dewa penciptaan :" hoohoohoo kau sepertinya menciptakan sesuatu yang mengerikan, aku sebenarnya tak ingin mencampuri urusan mu. Namun apa yang kamu buat saat ini adalah sesuatu yang bisa menimbulkan kiamat. Jadi aku harap kamu bisa bijak menggunakan kekuatan itu..
Sebagai gantinya aku akan menambahkan kemampuan baru untuk mu.. "
{Ding. Anda mendapatkan kemampuan Pengendalian Suhu tingkat tinggi.}
"Gunakan kemampuan ini untuk mengontrol suhu api milikmu, jadi jika tidak perlu. Aku harap kamu takan pernah menggunakan api Tak terbatas milikmu itu.. Semoga hari-hari mu menyenangkan, selamat tinggal... "
Karena pesan itu lah Argus akhirnya berhenti bereksperimen lagi, walaupun gagal membuat api sendiri dengan usaha Argus sendiri. Namun mengingat ia mendapat kemampuan ini, maka tak bisa di katakan gagal juga.
Argus sudah memiliki kemampuan pengendalian elemen sebelumnya, namun ia tak bisa mengontrol suhu elemen itu. Dan dengan bantuan skill Pengendalian Suhu ini, Argus bisa mengontrol suhu panas atau dingin dengan lebih baik.
.
.
. Bersambung.
__ADS_1