Isekai.. The Legend Of Supreme Magus Beginning (Isekai.. Legenda Magus Tertinggi Dimulai)

Isekai.. The Legend Of Supreme Magus Beginning (Isekai.. Legenda Magus Tertinggi Dimulai)
79


__ADS_3

"Jika hal sederhana, itu mungkin hanya di hutan sekeliling saja. Dan jika itu berbahaya, master biasanya lebih memilih di Hutan Orasis. "Ucap Lisa


"Hutan Orasis..??!! " Teriak Roland.


"Ya.. Karena Master memilih tempat yang sepi dan jarang di datangi oleh orang..


Jadi hutan Orasis adalah pilihan terbaik.. " Ucap Lisa.


"Lalu.. Bisakah kau menghubungi Argus..?? " Tanya Roland.


"Itu.. " Lisa juga bingung bagaimana menjawabnya.


Pasalnya ia juga tak tau bagaimana cara menghubungi Argus saat ini..


"Alfred, bisakah kau menghubungi Master..? "


"Aku akan mencobanya.. " Ucap Alfred


Lalu ia berjongkok di samping Lisa, dan kemudian ia mengulurkan tangannya dan kemudian ada seekor semut yang memiliki tubuh berbeda naik ke tangannya.


"Tolong sampaikan pesan pada master.. " Ucap Alfred.


Kemudian semut itu mulai berubah menjadi bayangan dan menghilang dari tangan Alfred.


"Itu..?? " Roland cukup penasaran tentang semut itu, dan tak hanya dia. Olivia juga penasaran.


"Itu adalah binatang master kontrak. " Ucap Lisa.


"Apakah Argus juga penjinak Monster..?? " Tanya Roland.


"Dan.. Jenis monster apa itu..? Sepertinya aku tak pernah melihat yang seperti itu.. "


"Ya.. Ia sudah memiliki monster tipe semut ini bahkan sebelum aku bertemu master.. " Ucap Lisa.


"Ia mengatakan bahwa itu adalah monster yang ia ambil dari Hutan Orasis..


Dan untuk jenisnya, ia mengatakan bahwa itu adalah Ras Semut Naga api, dan jenisnya ada beberapa macam namun aku tak tau dengan pasti apa saja itu.. "


"Semut Naga Api..?? Jenis Ras apa itu..? Oliv, apa kau tau..? " Tanya Roland.


"Tidak.. Ini juga pertama kalinya aku mendengar dan melihat Jenis itu.. " Ucap Olivia.


"Lupakan.. Jadi apakah semut itu bisa menyampaikan pesan kepada Argus..? " Tanya Roland.


"Tenang saja, Semua semut master selalu saling terhubung.. Jadi saya yakin Master akan mendapatkan pesan ini.. " Ucap Alfred


.


.


. __________\=Skip\=_________.


Sementara itu di hutan Orasis.


"Ya sepertinya eksperimen kali ini sudah cukup.. Aku bisa beristirahat sejenak sebelum kembali.. " Ucap Argus.


Selain apa yang sudah ia buat, Argus juga berhasil memanggil Ras Undead lainnya seperti Nightwalker dan Dragonwight.


Itu adalah jenis Undead yang sangat jarang untuk di jumpai.


Dragonwight adalah sosok Undead yang bisa di bilang keberadaannya ada antara Tidak hidup dan juga tidak mati.


Penampilan dragonwights bervariasi dengan masing-masing individu, dengan warna dan fitur tergantung pada jenis naga mereka hidup. 


Mereka sering berada dalam dekomposisi lanjut karena waktu yang dibutuhkan untuk mempersiapkan mereka, memberi mereka kemiripan dengan naga zombie, tapi juga memiliki kemiripan dengan dracolich. Terutama mata merah mereka saat marah.


Dragonwights kuga memiliki tingkat kecerdasan rata-rata dan sering memiliki beberapa kenangan ketika mereka masih hidup.


Sedangkan Nightwalker tampak seperti terbuat dari benda bayangan, dengan bentuk humanoid yang samar-samar.


Mereka biasanya terkenal dengan serangan cakar yang panjang.


Saat Argus masih memikirkan apa yang ingin ia coba selanjutnya, Tiba-tiba salah satu semut nya ada yang datang melaporkan sesuatu.


Dan dengan kemampuannya, ia akhirnya mengetahui apa yang sedang terjadi di ibukota kerajaan...


"Sepertinya aku harus segera kembali secepatnya.. " Kata Argus.


Ia melihat banyak Undead mulai keluar dari Dungeon. Dan yang menyusahkan tentu saja tipe Undead yang bisa terbang.


Karena mereka bisa melewati blokade dan langsung menuju ke daerah Pemungkiman penduduk.


Dan diantara para Undead tentu saja Skeleton Dragon dan Zombie Dragon adalah yang paling menyusahkan...


Karena selain kekuatan mereka, skeleton Dragon itu bisa terbang dan Zombie Dragon walaupun tak bisa terbang ia masih memiliki kekuatan sejati mereka sewaktu hidup. Walaupun hanya setengah kekuatan mereka saja.

__ADS_1


Apa lagi masih ada Zombi Cerberus dan banyak Zombi serigala. Yang membuat keadaan semakin kacau.


Skeleton Zombie langsung terbang dan menyerang di daerah Zona biru tempat para bangsawan tinggal.


Sedangkan Zombie Naga saat ini sedang mengamuk di sekitar istana. Di bantu oleh zombie dan skeleton lainnya.


Melihat itu Argus kemudian memutuskan untuk segera menggunakan Sihir gerbang untuk segera kembali ke kota Taito.


.


.


. __________\=Skip\=_________.


Saat ini di kota Taito sudah mengalami kekacauan karena hal ini.


Banyak korban yang mulai berjatuhan karena serangan para Undead itu.


"Semuanya.. Gunakan seluruh kekuatan kalian..!! Jangan biarkan monster sialan ini melukai keluarga kalian..!! " Ucap Sebastian.


Ia saat ini sedang menghadapi Zombie Dragon dan zombie Cerberus bersama beberapa petualang Rank S lainnya. Walaupun ia memiliki banyak luka di tubuhnya, ia masih berdiri kayak seorang kesatria..


Sementara itu para prajurit dan petualang lainnya menghadapi serangan serigala Zombie dan banyak Skeleton lainnya. Mereka juga kesulitan karena diantara mereka ada beberapa Death Knight.


"Sial.. Ini terlalu banyak..!!" Ucap salah satu petualang


"Jika kamu masih punya waktu mengeluh. Lebih baik kau gunakan waktumu untuk membunuh para monster sialan ini saja..! " Teriak petualang lainnya.


"Apakah monster ini tak bisa di bunuh.. Ia masih terus bertahan walaupun kita menyerangnya.. "


"Jangan menyerah.. Terus serang..!! "


Melihat semua orang berjuang namun masih belum memperlihatkan hasil yang baik, membuat Sebastian semakin tertekan.


Ia sudah hampir mencapai batasannya.. Dan melihat di kejauhan Skeleton Dragon saat ini juga masih belum ada yang bisa menahannya dari membuat kekacauan membuatnya semakin tertekan..


Ia hanya berharap Roland bisa menyelamatkan Olivia jika Naga itu mencapai tempat mereka. Dan berharap bantuan akan segera datang..


"Bertahan.. Tetap bertahan.. Tunggu sampai bantuan datang..!! " Teriak Sebastian.


"Apakah anda sudah menyiapkan bantuan Tuan Sebastian..?" Tanya seorang petualang di sampingnya.


"Ya Dan kapan itu datang..? Kami sudah hampir mencapai batas sekarang.. " Ucap salah satu petualang di sana.


"Tuan Sebastian..


Aku akan menghentikan pergerakan mereka,lalu cobalah mengakhiri mereka segera..


Karena aku harus pergi menangani Tulang terbang itu jangan sampai mereka melukai keluarga ku.."


"Mengikat..!! Bind..!! "


"Itu sudah datang.. " Ucap Sebastian sambil tersenyum dan melihat ke arah langit.


.


.


. __________\=Skip\=_________.


Beberapa saat sebelumnya.


Argus telah sampai di Kota Taito, ia saat ini melayang di atas langit dan melihat kerusakan yang di timbulkan oleh para monster Undead itu.


"Sepertinya lebih kacau dari yang aku kira.. " Ucap Argus


Lalu ia memperhatikan Skeleton Dragon yang sudah mulai menjauh dan hampir melewati Zona biru dan masuk ke zona Hijau.


"Sepertinya Aku harus bergegas segera..


Aku akan menghentikan yang ada di sini dulu, lalu aku akan mengurus tulang terbang itu.. " Gumam Argus.


"Sayang ini ada di kota, jika tidak.. Aku bisa mencoba melihat Undead mana yang lebih kuat, apakah mereka atau milikku.. "


"Lupakan.. Mari hentikan dulu, sepertinya Sebastian sudah hampir mati.. "


"Tuan Sebastian..


Aku akan menghentikan pergerakan mereka,lalu cobalah mengakhiri mereka segera..


Karena aku harus pergi menangani Tulang terbang itu jangan sampai mereka melukai keluarga ku.." Teriak Argus.


"Mengikat..!! Bind..!! "


Lalu setelah itu banyak Rantai Mana mulai keluar dari dalam tanah dan mulai menusuk dan mengikat semua Undead di sana.

__ADS_1


Tak ada satupun Undead yang terlewat, semuanya saat ini terikat oleh rantai yang membuat para prajurit dan petualang di sana sangat terkejut.


"Aku akan pergi sekarang.. " Ucap Argus.


"Baiklah.. Terimakasih.. " Ucap Sebastian.


"Kalian semua jangan diam..!! Segera akhir semua makhluk itu saat mereka masih tak bisa bergerak..!! " Ucap Sebastian.


"Yaa.. Bunuh mereka..!! " Teriak para prajurit dan petualang itu.


.


.


. __________\=Skip\=_________.


Sementara itu Argus sudah terbang menuju Skeleton Dragon di depan.


Saat ia sampai di belakangnya Argus memikirkan cara mengatasi, lalu ia terfikir untuk mencoba mengubah salah satu sihirnya.


Nafas api yang ia dapatkan dari Typhon memiliki kemampuan panas yang sangat ekstrim. Lalu bagaimana jika ia menggunakan kemampuannya untuk mengendalikan suhu dan mengubahnya menjadi nafas Es..??


"Sepertinya ide bagus... " Gumam Argus.


Pada saat itu Skeleton Dragon yang juga merasakan kedatangan Argus juga berbalik menghadap ke arah Argus.


Lalu Skeleton dragon itu mulai menyemburkan api ke arah Argus dan di saat bersamaan...


"Mari mulai..


Absolute Zero - Nafas Naga Es..!! " Teriak Argus.


Lalu Argus mulai menghirup udara dalam jumlah banyak. Dan kemudian meniupkan nya keluar sekuat tenaga.


Dan dari nafas itu keluar kabut Es yang memiliki suhu sangat dingin yang langsung membekukan api dari skeleton dragon itu beserta Skeleton dragon tersebut di udara..


"Yaa.. Akhirnya monster itu berhasil di kalahkan..!! " Teriak salah satu warga yang melihat Argus berhasil mengalahkan Skeleton dragon yang mulai menghancurkan tempat mereka...


Orang lain pun mulai bersorak untuk kemenangan itu.


"Tunggu...!! Lari..!! Semuanya lari..!! Monster itu mulai jatuh..!! "


"Lari..!! "


"Cepat menghindar..!! "


Lalu Argus melihat skeleton dragon itu mulai jatuh. Argus melupakan tentang hal ini.


"Sial aku lupa ini di atas kota.. "


Lalu Argus mulai membuat Bola mana dengan sihir angin di dalamnya dengan cepat, Argus terus mengisinya dan Mengompres Angin di dalam bola mana itu.


Kemudian ia meremas Bola itu. Dan saat Argus meremasnya, ada efek hisapan yang terjadi di sekeliling Argus.


Selain itu juga sesaat terjadi efek redupnya cahaya di sekeliling, itu bagaikan semua cahaya menghilang dan ikut terhisap ke arah Argus.


"Ada apa ini..?!! " Teriak beberapa orang yang merasakan hal aneh itu.


"Lihat apa yang akan di lakukan orang itu...!! " Teriak lainnya yang melihat asal fenomena itu.


Akhir mereka semua melihat Setiap kali Argus meremasnya, setiap kali itu juga hisapan terjadi. Argus terus meremasnya sampai tangannya benar-benar mengepal dan membuat Bola mana itu terkompresi sampai sangat kecil..


"Sihir Angin..! Shock Wave...!!"


Argus membuat gerakan meninju ke arah patung Es Skeleton dragon di depannya yang mulai jatuh itu, dan Untuk sesaat.


Semuanya terasa berhenti, baik udara, suara cahaya. Semuanya benar-benar berhenti sampai sesaat kemudian ledakan sangat keras terdengar dan gelombang kejut yang kuat menyapu ke arah dua patung Skeleton dragon raksasa itu..


Semua orang di kota Taito bisa mendengar ledakan itu, terutama untuk orang di dekat ledakan itu..


Gelombang Kejut yang kuat itu membuat Skleton dragon itu benar-benar seperti terbuat dari tepung yang di tiup angin kuat.


Hancur tak bersisa sedikitpun, bahkan tak ada sedikitpun serpihan yang jatuh dari patung es itu..


Tak hanya sampai di situ.. Langit berawan di atas kota pun saat ini langsung menghilang dan berubah menjadi langit cerah tanpa awan.


"Apakah ini becanda..?? " Ucap salah satu petualang Rank S yang saat itu juga membantu mengatasi Skeleton dragon dari bawah.


"Apakah ini hal yang bisa di lakukan manusia..?? " Ucap yang lainnya saat mereka melihat ke atas langit yang cerah.


.


.


. Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2