
"Mari kita lihat target ke dua. Kadal Basilik. " Ucap Argus.
"Emm.. Dari yang di ketahui, Kadal Basilik sangat pandai bersembunyi di dalam tanah dan menyerang target dari bawah tanah dengan mengagetkan mereka.. " Ucap Lisa sambil membaca informasi di kertas Quest
"Selain itu mereka juga memiliki kemampuan Racun yang akan menyulitkan.. Selain itu mereka memiliki kemampuan penciuman yang kuat. "
"Mereka akan langsung bersembunyi ke dalam Tanah jika mereka mengetahui ada musuh atau target mangsa mereka. yang akan menyebabkan sangat sulit saat penaklukan. "
"Jika seperti ini, maka akan sedikit menyulitkan..
Monster ini tak terlalu kuat, tapi untuk menanganinya mungkin akan memakan sedikit waktu.." Ucap Argus.
"Oh benar, akan aku gunakan cara baru kalo begitu. "
Kemudian Argus membuat sebuah Bola hitam di tangannya. Ini adalah salah satu Rune mantra sihir yang Argus buat.
*Gerbang*
"Apakah ini Rune Mantra lain yang master buat..? " Tanya lisa sambil mengamati Rune itu.
"Ya. Ini bernama Gerbang.. " Jawab Argus
"Gerbang..? Bukankah ini mirip dengan sihir kuno yang hilang Teleportasi..? " Tanya Lisa.
"Tidak. Walaupun hampir sama tapi ini berbeda prinsip kerjanya.. " Ucap Argus.
Ini adalah sihir tipe Ruang, dimana argus bisa menciptakan sebuah celah ruang angkasa yang akan memangkas jarak antara dua titik ruang.
Disini Argus memangkas Ruang itu sendiri agar bisa menciptakan satu titik temu antara kedua titik ruang itu.
Hal Ini memungkinkan Argus untuk pergi ke tempat yang Argus ketahui dengan .
Sedangkan Teleportasi adalah pengalihan materi dari satu titik ke titik lain tanpa melewati jarak antara kedua titik. Atau mungkin lebih bisa di katakan membuat garis antara titik itu lalu memindahkan Satu materi dari salah satu ujung garis ke ujung lainnya.
Proses ini kurang lebih instan, namun disini bukan ruang yang harus di pangkas.
Melainkan materinya yang akan di pecah dan di rekonstruksi ulang pada titik lainnya.
Namun karena Argus belum pernah mempelajari Rune untuk sihir Teleportasi sebelumnya.
Argus tidak berani mencobanya sekarang.
selain penggunaan untuk berpindah ruang Argus juga memikirkan untuk penggunaan lainnya.
Ini seperti yang akan Argus lakukan dengan Sihir Gate ini.
Argus tidak membuat Gerbang dengan ukuran besar melainkan hanya ukuran kecil hanya berdiameter 10 cm.
Lalu mengarahkan Senapan Sniper miliknya ke arah Gerbang yang ia buat.
Yang ternyata ujung dari Gerbang yang Argus buka adalah di dekat Semut Bayangan yang mengintai Kadal Basilik itu.
Kadal itu lumayan besar, tingginya sekitar 2,5 meter dengan panjang 10 meter.
Ia memiliki sisik berwarna hijau gelap..
Dengan kata lain, Argus menggunakan Gate untuk memangkas jarak Antara Argus dan Kadal Basilik.
Ini untuk memungkinkan Argus menggunakan Sniper miliknya tanpa harus mendekati Kadal itu.
Argus memikirkan cara ini saat ingin memanfaatkan Sniper miliknya, jika biasanya Sniper harus mencari tempat yang strategis untuk membidik Lawannya atau target.
Maka Argus akan memanfaatkan Gerbang untuk memangkas jarak sehingga Argus tak perlu lagi mencari tempat yang bisa melihat target di dekat mereka.
Argus hanya perlu memerintahkan salah satu semut miliknya, terutama yang paling cocok adalah Semut variant baru miliknya.
Semut bayangan.
Dengan bantuan Semut Bayangan miliknya, Argus bisa Menembak dari manapun ke manapun target Argus berada.
Karena para semut akan membuat Argus dapat menempatkan gerbang ke dekat Target Tanpa di ketahui.
Ini adalah cara perburuan terbaik yang bisa Argus pikiran, dan argus merasa ini jauh lebih nyaman.
Argus hanya perlu mencari target tanpa harus mendekati target untuk membunuhnya.
Kali ini Argus mengubah sedikit Rune di dalam senapan itu agar bisa memperkecil kekuatan serangannya.
Jika tidak ada kemungkinan Argus mungkin akan memusnahkan Kadal itu tanpa menyisakan apapun.
Setelah memastikan sasaran di depan Gerbang, Senapan Argus mulai bekerja.
Itu mengeluarkan Sepuluh Lingkaran sihir kali ini, tidak seperti sebelumnya yang hanya lima.
Prinsip yang argus pakai adalah setiap lingkaran sihir akan membagi kekuatan tembakan itu.
Jika pada tembakan pertama percobaan sebelumnya argus membagi menjadi Lima tingkat maka ini seperti 1/5 dari kekuatan penuh. Artinya kekuatan terlemah adalah 1/5.
__ADS_1
Dan kali ini Argus membagi menjadi sepuluh.
Jadi kekuatan terlemah adalah 1/10 dari kekuatan maksimal Sniper itu.
Setelah semua Lingkaran sihir itu bergabung menjadi satu, Argus menarik pelatuk itu dan..
*bamm,.. *
Kadal Basilik yang terkenal cepat dalam bersembunyi itu langsung tumbang dengan Lubang besar tepat di kepalanya..
Melihat itu argus cukup puas.
"Ya setidaknya ini berhasil lebih kecil dampaknya, aku akan mengubah pengaturan nya sedikit lagi nanti.. " Ucap Argus.
"Ini sangat kuat..
Jika kita menggunakan senjata sihir seperti ini, maka ini akan jauh lebih mudah untuk menangani target yang sulit. " Ucap Lisa.
"Ya memang, nanti aku akan membuatkan satu yang sesuai untuk mu.. " Kata Argus.
"Ini tidak perlu Master. Aku tidak membutuhkan Senja kuat seperti itu, panah yang master berikan sebelumnya sudah cukup.. " Ucap Lisa.
"Tak apa, aku akan membuatkan mu versi berbeda dengan milikku. Yang akan aku buat adalah versi lebih kecil dan ringan untuk penggunaan satu tangan, jadi tak perlu khawatir.. " Kata Argus
"Aku akan membuatnya sekarang sembari menunggu Yang lainnya menemukan tempat target terakhir.. "
Kemudian Argus mulai mengeluarkan berbagai bahan pembuatannya.
Pertama Argus mulai mengukir Rune prasasti di atas Core monster Rank B.
Argus mengukir Rune untuk pengisian amunisi, keakuratan, pengurang guncangan dan juga Rune yang memungkinkan hanya Argus dan lisa yang bisa memakainya.
Hal ini untuk menghilangkan kemungkinan di curi atau hilang, argus juga berfikir sepertinya perlu mengukir Rune ini untuk keamanan senapan miliknya.
Saat ini Model Senapan Sniper yang Argus pakai adalah jenis SPR-2 Kaliber 12,7 mm.
Argus memilih bentuk ini karena di kehidupan sebelumnya, ia sempat mengunjungi kampung halaman ibunya (Indonesia) dan di sana Argus melihat senapan Sniper jenis ini yang saat itu sedang di pamerkan di salah satu pameran pasukan di sana.
Ini adalah bentuk senjata andalan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat buatan Pindad yang sempat bikin heboh dunia waktu itu.
SPR 2, senapan anti materil ini merupakan anggota senapan array presesi tinggi. SPR-2 ialah senapan tembakan tunggal, memiliki aksi baut dengan penglihatan optik dan a malt baffle muzzle brake untuk mengurangi kekuatan hentakan.
Deretan kemampuan SPR-2 antara lain bisa menembus kendaraan tank baja, memiliki jangkauan tembak hingga 2 km dan memiliki 3 efek amunisi sekaligus yaitu menembus, membakar dan meledakkan.
Mungkin karena disain aslinya yang juga menyumbangkan efek kekuatan penghancur yang di hasilkan.
Saat itu Argus benar-benar terkesima dengan kekuatan Sniper jenis ini dan ingin memilikinya walupun hanya tiruan, namun hal itu tak kesampaian.
Karena itulah Argus membuatnya di dunia ini sebagai bentuk memenuhi keinginan lama Argus
Sementara itu Argus berniat membuat dengan bentuk pistol jenis Raging Bull 454 untuk Lisa..
Untuk jenis pistol Argus memang menyukai bentuk ini sejak dulu, selain Desainnya yang keren dan juga kekuatan tembaknya cukup kuat untuk memasuki deretan teratas.
Desain ini cukup ringan serta memiliki akurasinya tinggi. Argus memilih ini untuk lisa terutama untuk mempermudah dalam penggunaan jarak dekat dan jauh.
Jika memilih bentuk yang panjang dan berat, Argus merasa itu tidak cocok untuk penggunaan jarak dekat di mana intensitas serangan yang tinggi.
Argus menempatkan Core monster di bagian pengisian Amunisi di tengah.
Ini juga membuat Pistol ini cukup keren.
Argus membuat dua Buah pistol dan menyerahkan satu ke Lisa untuk mencobanya.
Mungkin karena kecocokan Job berbasis menembak juga, membuat lisa sangat cepat terbiasa dengan pistol itu.
Namun mungkin karena jobnya juga yang hanya Pemanah kekuatan serangannya sedikit melemah saat menggunakan Pistol.
Argus berfikir mungkin jika Job Lisa bisa Naik menjadi Gunners itu akan membuat lisa jauh lebih mudah menggunakan Pistol. Dan akan memberikan Damage yang lebih besar.
Setelah beberapa saat membiarkan Lisa membiasakan diri dengan Pistol Argus akan memutuskan untuk beristirahat di sini sembari ingin membuat sebuah prasasti untuk persiapan lainnya.
Namun ia mendapat pesan bahwa target ke-tiga telah di temukan.
Namun sepertinya Argus tak bisa menggunakan cara sebelumya kali ini.
Tempat Monster Laba-laba Alfa itu berada di dalam gua yang di penuhi oleh sarang/ jaring Laba-laba di mana-mana, dan lagi di dalam sarang itu terdapat Laba-laba kecil dalam jumlah yang sangat banyak
jadi cukup sulit untuk mendekati tanpa ketahuan terutama saat Argus menggunakan sihir gerbangnya.
Jadi satu-satunya cara adalah memasuki sarang itu sendiri.
"Sepertinya tak bisa menggunakan cara ini lagi kali ini, lupakan..
Aku juga harus menggerakkan tubuhku sendiri dan mungkin aku juga bisa melatih sihir ku.. " Gumam Argus.
"Lisa.. Mari kita pergi ke tempat terakhir..
__ADS_1
Aku sudah menemukan tempatnya.. "
"Baik master.. " Ucap Lisa..
"Oh benar, karena kali ini jumlah Monster Laba-laba kecilnya sangat banyak kamu mungkin perlu menggunakan pistol itu.. " Kata Argus sembari membuat sihir Gerbang yang mengarah langsung ke mulut Gua tempat Monster Laba-laba Alfa berada..
"Gua ini di penuhi jaring Laba-laba, jadi sangat sulit untuk masuk tanpa terdeteksi.. " Ucap Argus.
"Bagaimana jika kita membakarnya saja..? " Tanya Lisa.
"Jika kita melakukan itu, ada kemungkinan Gua ini akan runtuh. Dan kita tidak bisa membawa bukti penaklukan lagi.. " Kata Argus.
"Satu-satunya cara adalah dengan memasukinya sendiri..
Aku akan melepaskan para semut lainnya untuk membantu dan membersihkan jalan..
Kamu bisa mencoba membunuh sebanyak-banyaknya.. "
"Aku akan menyingkirkan Jaring Laba-laba di dalam, setelah itu. Mari kita masuk secepatnya jangan biarkan para Laba-laba kabur. "
"Emm.. Aku siap.. " Ucap Lisa sambil memegang pistol itu.
"Baiklah, bersiap aku mulai..
Sihir Naga Air..! " Teriak Argus.
Kemudian sebuah aliran air muncul membentuk kepala Naga di bagian ujungnya dan mulai menyerang masuk ke dalam Gua..
Setelah itu, saat Lisa bersiap masuk Argus tiba-tiba menghentikan Lisa.
"Tunggu Lisa, aku punya ide lain yang akan mempermudah kita..! "
Melihat Lisa berhenti, Argus kemudian berjalan maju menuju genangan Air di depannya.
"Sihir petir.. Aliran Listrik..!! " Teriak Art lagi menciptakan sambaran Listrik bertekanan tinggi ke arah Air itu.
Yang kemudian membuat semua bekas Air di dalam gua terkena Listrik yang pada akhirnya membunuh semua Laba-laba kecil di dalam.
Serasa sudah cukup, Argus kemudian menyuruh salah satu semut bayangan untuk masuk duluan.
"Mari kita masuk.. " Ucap Argus.
Kemudian Argus dan Lisa masuk kedalam Gua itu.
Dan melihat banyak Laba-laba kecil yang mati tergeletak di dalam sana.
"Benar, untuk Laba-laba ini.. Bagian mana yang bisa kita gunakan sebagai bukti..?
Tidak mungkin bukan kalo kita harus membawa keseluruhan tubuh mereka..? " Tanya Argus.
"Ehh.. Oh itu..? Biasanya bagian taring atau kepala mereka bisa di pakai untuk bukti.
Jika sedikit biasanya para petualangan akan membawa kepalanya.
Dan jika banyak, biasanya hanya bagian taringnya saja sudah cukup.. " Ucap Lisa.
"Baiklah kalo begitu mari bawa taringnya saja..
Sisanya serahkan sebagai makanan mereka.. " Kata Argus sembari mengeluarkan semut lebih banyak lagi.
Hal ini karena jumlah Laba-laba kecil mungkin mencapai ribuan ekor.
Ini jumlah terbanyak yang pernah di lihat lisa.
Biasanya satu Monster Laba-laba Alfa Normal hanya akan memiliki sekitar empat ratus sampai lima ratus ekor Laba-laba kecil sudah menjadi jumlah terbanyak yang pernah di ketahui.
Namun kali ini jumlah mereka jauh lebih banyak dari biasanya.
Lisa yang melihat itu punya firasat buruk.
"Master.. Dari yang terlihat sepertinya jumlah Laba-laba kecil ini melebihi jumlah standar biasanya yang ada di sarang Monster Laba-laba Alfa..
Mungkin kita akan menjumpai varian lainnya yang lebih kuat di dalam sana.. " Kata Lisa.
"Oh benarkah..? Kalo begitu sepertinya ini akan menarik.. " Ucap Argus
Setelah mereka berjalan cukup lama menyusuri Gua itu.
Mereka melihat seekor Monster Laba-laba raksasa berukuran sangat besar.
Iku hampir sama saja dengan ukuran seekor Naga.
Tinggi Monster Laba-laba itu mencapai 10 meter, dengan bentang kaki yang sangat lebar.
"Ini tidak mungkin...! Bukankah ini jenis Laba-laba Gretara . !! " Ucap Lisa
. Bersambung
__ADS_1