
Setelah melanjutkan perjalanan mereka lagi. Tak lama kemudian mereka sampai di depan danau lainnya.
Kemudian mereka turun dari kereta dan berjalan bersama ke danau itu.
"Apakah di sini..?? " Tanya Argus.
"Benar.. Berdasarkan apa yang aku tau danau inilah tempat dimana di rumorkan terdapat Ular air raksasa.. " Ucap Olivia.
"Sayang, apa kau merasakan ada ular di sini..?? " Tanya Argus ke Hawa.
"Ular..?? Hawa tak merasakan ada ular di sini.. " Ucap Hawa.
"Apakah benar-benar tidak ada..?? " Gumam Argus.
"Tapi batu di sana itu terasa aneh. Karena itu sepertinya hidup.. " Ucap Hawa menunjuk ke arah batu besar di tengah-tengah danau.
Argus kemudian memperhatikan Batu itu juga.
"Apakah Hawa bisa merasakan keberadaan Monster..?? " Tanya Olivia.
"Tidak.. Bukan mendeteksi Monster, tetapi Hawa memiliki kemampuan untuk mendeteksi Mana..
Jadi semua hal yang memiliki mana, Hawa bisa merasakannya.. " Ucap Lisa.
"Dan karena Mana Monster berbeda dengan Manusia, Hawa dapat dengan mudah menemukan mereka dari mana nya. "
"Itu luar biasa bukan.. Jika demikian, maka takan ada yang akan bisa mendekati Hawa dengan sembunyi-sembunyi.. " Ucap Olivia
"Itu benar.. " Ucap Lisa.
Sementara itu Argus yang mengamatinya tak dapat menemukan keanehan apapun dari batu itu.
"Apa Hawa yakin itu Monster..?? " Tanya Argus
"Emm.. " Hawa mengangguk sebagai jawabannya
"Baiklah.. Lisa jaga Hawa dulu.. " Ucap Argus, lalu ia memberikan Hawa ke Lisa.
"Manipulasi Bayangan.. Tangan kegelapan..!! " Ucap Argus.
Ia menggunakan Bayangan sekali lagi untuk membentuk tangan raksasa seperti sebelumnya.
Lalu Argus menyatukan kedua tangannya di depan dan mengambil posisi memukul ke bawah. Dan Bayangan tangan besar di atas Batu itu kemudian menghantam Batu itu dengan keras.
*Bbaaammmm.....!!!
Batu itu terlihat retak dan tenggelam ke dalam Air. Lalu tiba-tiba Batu itu kembali muncul ke permukaan dan...
*Gggrrrrooooowwww.....!!!
Sebuah Raungan Monster terdengar di ikuti oleh munculnya sosok kepala Ular besar seperti Naga dari Air.
Dan jika di perhatikan, kepala ular naga itu keluar dari dalam Batu besar tersebut.
"Ular itu keluar..!! " Teriak Olivia.
"Tidak.. Itu bukan ular.." Ucap Argus saat ia mengamatinya.
"Pantas saja tak dapat di cari.. Itu karena Monster tersebut bukanlah Ular Air, melainkan Kura-kura Naga.. " Ucap Argus.
"Apa..? Dragon Turtle..?? Bukankah itu masih Sub Dragon..?? " Tanya Olivia.
"Yahh itu benar.. Itu masih termasuk jenis Naga.. " Ucap Argus.
Ya Monster yang muncul kali ini adalah Kura-kura Naga, atau Monster Kura-kura dengan kepala Naga dengan ukuran yang lumayan besar.
Nama yang tertera saat Argus memperhatikan adalah Gargantuan jika di artikan adalah Raksasa.
Namun dari kelihatannya Monster ini masih termasuk Monster muda dan belum dewasa. Ia masih belum mencapai ukuran maksimalnya.
"Oliv, pakai cincin ini.. Ini adalah cincin penyimpanan yang bisa di pakai untuk menyimpan barang.. " Ucap Argus.
"Aku tau kau pasti tak asing dengan barang ini, tapi cincin ini memiliki kemampuan pertahanan.. Jadi ini bisa menjagamu dari berbagai serangan.. "
"Terimakasih.. " Ucap Olivia sambil memerah.
"Aku akan menjaganya. .. "
Walaupun Argus mengatakan itu untuk pertahanan diri, tapi Bagaimana pun ini adalah pertama kalinya ia menerima cincin dari orang lain.
Apalagi ini dari Argus yang merupakan orang yang ia sukai, jadi Olivia berfikiran lain sekarang.
Saat itu Dragon Turtle itu terlihat mengumpulkan mana di mulutnya, dan sepertinya ia siap menyerang.
"Mana Shield..!! " Ucap Argus.
Ia membuat penghalang ukuran besar, karena Argus juga melihat salah satu skill dari Kura-kura Naga itu adalah nafas uap panas dari mulutnya.
Jadi walaupun dengan pelindung yang Argus buat pada masing-masing cincin mereka, Argus masih khawatir jika mereka akan tertiup terbang dan Menghantam pohon atau sesuatu nantinya.
Terutama untuk kereta dan kuda Argus. Jadi ia membuat penghalang ukuran besar untuk mereka.
"Sekarang apa yang harus aku lakukan untuk membunuhnya..?? "Kata Argus.
" Oh benar juga, sepertinya ini saat yang bagus untuk menguji mereka.. "
"Summon Undead..! Dracolich....! " Ucap Argus.
Kemudian di tanah di depan Argus muncul sebuah lingkungan rune sihir. Dan kemudian mulai muncul sosok tengkorak Naga mulai terlihat muncul dari sana.
*Gggrrrrooooowwww.....!!!
__ADS_1
Dan kemudian ia langsung mengaum ke atas langit.
"Berikan phylactery milikmu, biar ku jaga untuk sementara... " Ucap Argus
Kemudian Dracolich itu memberikan sesuatu kepada Argus. Yang kemudian Langsung Argus simpan di penyimpanan miliknya.
"Skeleton Dragon..??!! " Teriak Lisa dan Olivia.
"Master.. Apakah Master menjinakkan Naga tengkorak itu..?? " Tanya Lisa.
"Itu bukan Skeleton Dragon, melainkan Dracolich.. " Ucap Argus.
"Walaupun ia mirip Skeleton Dragon dan tampak tak memiliki perbedaan, namun pada dasarnya ia adalah Ras Lich.. "
"Dan aku bukan menjinakkannya, melainkan memanggilnya.. " Ucap Argus.
"Dracolich..?? Apakah artinya ia bisa hidup lagi walaupun ia sudah hancur sama seperti Lich..?? " Tanya Olivia.
"Kau cukup berpengetahuan juga rupanya Oliv.. Ya itu benar, karena ia termasuk dalam Ras Lich jadi ia memiliki semua kekuatan sama seperti Lich dan ia juga menyimpan semua kemampuan yang di miliknya selama ia masih hidup.. " Ucap Argus.
"Tunggu.. Sebenarnya apa Job yang kamu miliki..?? " Tanya Olivia.
Pasalnya ia benar-benar penasaran, Argus bisa menggunakan sihir dari berbagai element seperti Mage. Argus juga bisa bertarung jarak dekat dan penggunaan senjata.
Lalu ia sekarang bisa menggunakan pemanggilan yang merupakan kelas atau job Summoner. walaupun Summoner merupakan Mage, tetapi ia sebenarnya berbeda dari mage.
Karena Summoner biasanya tak bisa menggunakan sihir serangan apapun, dan biasanya Mage lainnya tak akan bisa menggunakan sihir pemanggilan.
Bisa di bilang sihir pemanggilan sebenarnya sihir khas dari Summoner saja..
"Job ku..?? Itu adalah Sa.. " Argus menghentikan kata-katanya karena saat ia melihat status miliknya, ia melihat hal yang aneh.
Sebelumnya Argus memang memiliki banyak pemberitahuan, namun ia tak membukanya dan mengabaikannya.
Dan ternyata ia sudah mendapatkan Title baru lagi.
Status - Mal
Nama : Argus Okinawa. (Petualang)
Umur : 17 Ras : Demi God.
Job : - Sage (aktif) Lv : 290/999
Overlord (tidak aktif)
Mp : 2.570.000 /2.570.000 (Max∞)
Agi : 10.000 (Max 10.000)
Str : ∞ (Max ∞)
Vit. : 10.000 (Max 10.000)
Int : 1000 (max 1.000)
Luc : 8 (Max 10 poin)
Skill bawaan. :
~-
.
Overlord Skill :
{ }
Skill :
Elemen : -Api -Air - Cahaya +(Tanah, Angin, Kegelapan)
Hewan peliharaan:. 21.589 ekor semut Naga api Rank B.
Nama : Semut Naga api. (Semut pemotong. )
Nama : Semut Naga api. (semut pelumpuh)
Nama : Semut Naga api. (Semut Warrior.)
Nama : Semut Naga Api ( semut Bayangan) .
Nama : Semut Naga Vampir (undead Vampir)
Keluarga. :
-Nama : Hawa Okinawa
-Nama : Alfred
Title/Gelar :
- Dosa kerakusan Glutony
- Traveler
- Pembunuh Naga.
__ADS_1
- Liberator
- DemiGod slayer.
- Death Lord
Pesan. ~
Inventori. ~
"Death Lord..?? Apakah karena aku memiliki Semut Naga Vampir atau karena aku memanggil banyak Undead dalam percobaan sebelumnya..?? " Gumam Argus.
"Ada apa..? " Tanya Olivia.
"Tidak.. Tak ada apa-apa.. "Ucap Argus.
Lalu ia melihat Detail dari Title baru yang ia dapatkan.
"Death Lord... Raja dari kematian. Raja untuk semua makhluk tak hidup lainnya..
mereka yang mampu mengendalikan hidup dan mati suatu makhluk.. Mereka mampu mengendalikan semua makhluk tak hidup manapun yang mereka jumpai. "
"Dengan Memiliki Title ini, memungkinkan ia memberikan perintah mutlak untuk makhluk tak hidup manapun dan mampu mengubah makhluk hidup menjadi makhluk abadi yang akan hidup di dalam kegelapan.. "
"Sial.. Semakin lama aku semakin tak manusiawi lagi, sebenarnya apakah aku bahkan masih bisa di sebut manusia..?? " Gumam Argus.
Sementara itu pertarungan antara Dracolich dengan Turtle Dragon masih berlangsung.
Pertarungan itu menciptakan banyak kehancuran di sekitar danau.
Untungnya pertarungan itu terjadi jauh dari kota atau tempat banyak penduduk. Jadi tak perlu mengkhawatirkan masalah kecelakaan saat ini.
Dan pada akhirnya dengan serangan Nafas Naga milik Dracolich itu pun bisa mengakhiri pertempuran itu.
*Gggrrrrooooowwww.....!!!!
Namun harganya adalah ia kehilangan sebagian tulangnya atau bisa di bilang separuh bagian kanannya sudah hilang akibat perlawanan dari Dragon Turtle itu.
"Apakah sudah berakhir..? " Ucap Argus.
Lalu ia berjalan ke arah Mereka dan melihat kondisi mereka.
"Sepertinya Haraga yang harus kau bayar lumayan berat juga..
Kalau begitu.. "
Lalu Argus mengeluarkan Tulang dari Hydra enam kepala yang pernah Argus temui. Ia tak mengambil daging Hydra tapi hanya mengambil tulangnya saja.
Pada awalnya Argus berniat menggunakan tulang itu untuk bahan katalis Rune, tapi sekarang karena ia harus berterimakasih kepada Dracolich itu. Akhirnya Argus mengeluarkan tulang itu.
"Kau bisa memakai ini untuk menggantikan tubuhmu sekarang.. " Ucap Argus.
Lalu Argus juga mengeluarkan phylactery dari Dracolich itu dan meletakkan di dalam Skeleton Hydra.
Setelah beberapa saat api jiwa Dracolich itu berpindah ke dalam phylactery itu lagi dan kemudian sosok Skeleton Hydra itu mulai bergerak dan kemudian ia mulai bangkit dan mengaum sekali lagi.
"Ya sepertinya ini berhasil, walaupun kekuatan mu berkurang banyak.. Tapi setidaknya sekarang kau akan memiliki kemampuan lain sebagai gantinya.. " Ucap Argus.
Lalu Argus memasukkan kedalam Dimension Home. Namun yang terlihat dari luar itu seperti Dracolich atau mungkin sekarang Hydralich itu menghilang.
"Apakah itu berpindah tubuh..?? " Tanya Olivia.
"Benar.. Dracolich atau sekarang Hydralich adalah Ras Lich.. Jadi selama phylactery masih ada, ia akan terus bisa bangkit kembali di tubuh skeleton lainnya di sekitar phylactery itu.. " Ucap Argus
"Walaupun ia hanya bisa merasuki Skeleton jenis reptil.. Dan setiap kali ia berganti tubuh kekuatannya akan berkurang setengahnya dan membutuhkan waktu untuk pulih lagi.."
"Artinya phylactery itu adalah rahasia untuk memusnahkan sepenuhnya..?? " Tanya Olivia.
"Ya. Benar sekali.. phylactery adalah wadah untuk jiwanya, atau tempat yang mengikat jiwanya di dunia ini.. " Ucap Argus
"Lupakan soal itu dulu, sekarang waktunya mengurus Kura-kura besar ini.. "
"Sepertinya aku butuh panci yang sangat besar untuk membuat sup Kura-kura dari ini.. " Gumam Argus sambil melihat ke arah mayat Kura-kura itu.
"Ayah ada burung datang..!! " Teriak Hawa.
Sebelum Argus merespon tiba-tiba sebuah bayangan besar datang dari arah belakang mereka dan mengambil mayat Kura-kura itu.
"Burung sialan..!! Itu makanan ku..!! "Teriak Argus saat melihat bahwa yang mengambil mayat Kura-kura itu adalah Burung Hering atau Burung Bangkai atau Burung Nasar raksasa.
"Fire-Breath...!!! " Teriak Argus lalu ia mengambil nafas panjang dan kemudian mengeluarkannya.
Pilar api keluar dari mulut Argus dengan ketebalan yang sangat besar. Pilar api itu langsung mengenai burung itu bersama dengan mayat Kura-kura itu.
Setelah pilar api itu berhenti, burung itu sudah menjadi burung panggang bersama Kura-kura raksasa itu. Dan mereka langsung terjatuh ke bawah.
Sementara itu Olivia yang melihat itu sekali lagi terkejut.
"Apakah Argus baru saja menggunakan kemampuan api dari Ras Naga..?? " Tanya Olivia
"Ya sepertinya seperti itu.. " Ucap Lisa.
Ia juga terkejut dengan itu.
"Ayah hebat...!!! " Teriak Hawa.
.
.
. Bersambung
__ADS_1