Isekai.. The Legend Of Supreme Magus Beginning (Isekai.. Legenda Magus Tertinggi Dimulai)

Isekai.. The Legend Of Supreme Magus Beginning (Isekai.. Legenda Magus Tertinggi Dimulai)
119


__ADS_3

Dalam beberapa hari berikutnya Argus dan yang lainnya menghabiskan waktunya di kota Mania. Sambil menunggumu kapal miliknya selesai di buat, Argus juga mulai mencari jalan tercepat untuk sampai di pulau Naga dan beristirahat di kota itu.


Namun hari-hari Argus tak terlalu tenang terutama di malam harinya. Karena pada malam pertama Levi di sini, walaupun Argus memerintah ia tinggal di kamar lain namun ia tetap menyelinap masuk ke kamar Argus.


Dan lagi Argus terbangun dan melihat Levi sudah duduk di atasnya sambil mulai melepaskan pakainya..


Dari sana Argus akhirnya menghabiskan setiap malamnya untuk meneliti alat penerima dan mulai membuat prototipe pesawat modern..


Ia juga menghabiskan waktunya untuk terbang dan memetakan setiap lokasi yang belum ada di peta atau tak terjangkau gps kapal..


Terutama bagian di dekat pulau Naga..


Dan pada akhirnya di hari ke Lima ia berhasil memetakan seluruh lautan di sekitar pulau Naga dan pada saat itu kapalnya juga selesai di perbaiki..


Jadi Argus memutuskan untuk memulai perjalanan mereka lagi.. Ia tak langsung menaiki kapalnya namun menyimpan kapal itu dan memilih membuat Gerbang untuk muncul di pulau bajak laut..


Itu adalah julukan yang Argus berikan ke pulau dimana mereka sebelumnya menemukan harta milik para bajak laut..


Dan dari pulau itulah mereka baru mulai berlayar menuju pulau Naga.. Dengan menggunakan sistem GPS baru milik Argus dan panduan dari Levi, mereka melanjutkan perjalanan dengan tenang..


Namun tiba-tiba di hari ke dua pada pagi harinya mereka berlayar, Tiba-tiba kapal seperti menabrak sesuatu..


Kapal bergoyang kencang yang membuat semua terbangun dari tidurnya.


"Apa yang terjadi..?? " Tanya Olivia yang pertama kali bangun dan mendatangi Argus.


"Entahlah.. Aku tak tau.. " Ucap Argus.


"Ada apa..?? " Tanya Roland.


"Ayah ada ikan besar di bawah kita..?? Ia memiliki banyak tangan yang panjang.. " Ucap Hawa saat ia melihat ke Laut.


"Ikan dengan tangan panjang..?? " Ucap Argus.


"Ohh.. Sepertinya kita memasuki daerah Monster gurita itu.. " Ucap Levi.


"Kenapa kau tak mengatakan sebelumnya jika kita akan melewati daerah Monster gurita di sini..?? " Tanya Argus.


"Sayang, kau tak bertanya sebelumnya. Jadi aku tak mengatakan nya.. " Ucap Levi.


Lalu tiba-tiba tentakel besar keluar dari laut dan mematahkan tiang kapal, lalu membuat kapal itu berlubang..


"Sialan.. Ini baru di perbaiki dan sekarang harus di perbaiki lagi..! " Ucap Argus.


"Ya Monster gurita itu memang sering menenggelamkan kapal-kapal yang melewati daerahnya.. " Ucap Levi.


"Tunggu..! Apakah maksudnya itu adalah iblis lautan, sang Monster Kraken..?? " Tanya Lisa.


"Aku tak tau namanya, yang pasti ia berwujud gurita..


Ia sangat menyebalkan.. " Ucap Levi.


"Aku pernah memotong semua tentakelnya, namun ia berhasil kabur waktu itu dengan menyemprotkan tinta hitam..


Itu benar-benar membuatku marah, selain hitam itu juga sangat bau.. "


"Kalian pakai pesawat kalian dan terbang lah yang tinggi, Roland kau bawa Wilona.. Lisa kau terbang bersama Oliv dulu dan biarkan Alfred membawa Hawa pergi.. " Ucap Argus.


"Aku akan menyimpan kapal ini nantinya dan kemudian aku akan menyiapkan takoyaki Gurita setelah ini.. "


"Emm.. " Jawab mereka, lalu mereka mulai mengeluarkan pesawat dan terbang dari sana..


"Hai sayang, apa kau melupakan ku..?? Bagaimana dengan ku..?? " Ucap Levi.


"Kau..?? Lakukan saja sesukamu, aku tak perduli.. " Ucap Argus.


"Kau sangat kejam.. Kau seharusnya juga menghawatirkan ku, aku ini istrimu tau..!! " Ucap Levi.


"Aku tak perduli.. Kau bisa terbang sendiri atau berenang sanah.. Lakukan saja apapun dan jangan mengganggu ku.. " Ucap Argus.


"Kau benar-benar tak perhatian dengan wanita cantik.. " Ucap Levi.


"Mana bisa aku terbang.. Dan aku dalam wujud manusia sekarang jadi aku tak bisa berenang.. "


"Kalau begitu berlari saja di atas air seperti sebelumnya.. Kau bisa berdiri di atas air dengan memanipulasi air bukan..?? " Ucap Argus.


"Tapi.. " Ucap Levi, sebelum ia menyelesaikan kata-katanya.. Tentakel lainnya muncul dari air dan siap memukul kapal sekali lagi.


Argus yang melihat itu langsung menyimpan kapal miliknya. Sementara Levi terjatuh ke dalam lautan.


Argus tak memperdulikan Levi dan mengeluarkan katana miliknya bersiap memotong kraken itu.


"Akhh.. Sayang..!! Kenapa kau tak menangkap ku..??!! Lihat bajuku basah sekarang.. " Ucap Levi sambil melihat bajunya yang basah dan memperlihatkan lekuk tubuhnya dengan sempurna.


Namun sayangnya Argus tak memperdulikan hal itu dan masih fokus pada kraken di dalam air yang masih belum terlihat.

__ADS_1


Lalu tiba-tiba Argus melihat tentakel kraken terlihat dan hendak mengenai Levi, karena terlalu dekat Argus tak bisa memotongnya.


Terlihat Levi terus mengendari tentakel itu, dan menyerangnya.. Namun terlihat jelas serangan Levi tak terlalu berguna..


Namun anehnya walaupun Argus dekat dengan Kraken, terlihat jika Monster itu tak tertarik menyerang Argus dan hanya mengejar Levi.


Melihat itu Argus langsung terbang melesat dan menangkap Levi dan membawanya melayang di atas udara...


"Sayang.. Aku tau kau membantuku.. Tapi.. Bisakah kau lebih romantis sedikit..?? " Tanya Levi


"Ini adalah cara kalian terran saat membawa barang atau karung, bukan menggendong wanita cantik..!! "


Argus saat ini membawa Levi dengan menenteng nya di tangan kiri seperti membawa barang, karena itulah Levi kesal kepada Argus.


"Jangan berisik dan bergerak-gerak terus..!! Atau aku akan melemparkan mu..!! " Ucap Argus.


"Kalau begitu perbaiki posisinya sayang..!! Setidaknya kau menggendong ku seperti putri atau di belakang.. " Ucap Levi.


"Jangan seperti ini..!"


"Sudah ku bilang jangan berisik dan terlalu banyak bergerak..! "Ucap Argus. Lalu terlihat Kraken itu mulai menyerang mereka lagi.


Melihat itu menguatkan dugaan Argus jika Kraken benar-benar tertarik dengan Levi.


" Kenapa kraken itu terus menyerang..?? Dan sepertinya ia menargetkan mu..? "Tanya Argus.


"Ya.. Ia memang sudah lama mengejar ku, namun aku tak menyukainya.. Jadi aku memotong semua tentakel miliknya sebelumnya.. " Ucap Levi.


"Apalagi sekarang aku sudah menjadi milikmu, mana mungkin aku mau degannya.. "


"Jika demikian, bukan kah akan lebih mudah jika aku melemparkan mu saja sebagai umpan..?? " Ucap Argus.


"Apa yang kau katakan sayang..?? Apa kau setega itu..?? " Ucap Levi.


"Kenapa tidak..?? " Ucap Argus.


"Kalau begitu aku akan mengaktifkan tanda segel itu, jadi ia akan tau jika kau adalah suami ku sekarang.. " Ucap Levi.


"Jadi ia akan mulai menyerang mu.. "


"Sial.. Apa kau ingin mengundang semua Monster mendekat..?? " Ucap Argus.


"Kalau begitu jangan kasar padaku.. Dan setidaknya bisakah kita perbaiki posisi saat ini..?? Aku mulai mual seperti ini terus.. " Ucap Levi.


Argus tiba-tiba terfikir sesuatu, lalu ia mulai membuat Gerbang di depannya mengarahkan ke pulau Bajak laut sebelumnya.. Lalu Argus melemparkan Levi ke dalam sana..


"Kau lebih baik tunggu saja di sini.. Aku akan menjemputmu nanti setelah semua ini selesai.. " Ucap Argus.


"Dan jangan muncul sebelum aku menjemput mu..!! "


"Tidak.. Tunggu.. " Ucap Levi.


Namun Argus sudah lebih dulu menutup Gerbang itu.


Lalu Argus melihat ke posisi Kraken di bawah lautan..


"Sekarang tak ada lagi yang berisik.. Saat ni mengurus mu.. " Ucap Argus.


"Mengikat - Bind..!! "


Lalu banyak rantai mana keluar dari segala arah dan mulai mengikat Kraken itu.


Rantai itu tak hanya sekedar mengikat Kraken namun juga menusuk ke setiap bagian tubuhnya..


"Ggrrrooooww..!! Sialan kau terran..!! Dimana kau menyembunyikan Leviathan..?? Keluarkan dia dan lepaskan aku.. " Ucap Kraken itu yang ternyata juga sudah bisa berbicara.


"Ternyata kau sudah bisa berbicara..?? " Ucap Argus.


"Lalu karena kau telah merusak kapal ku, maka kau harus meninggalkan satu.. Tidak tiga tentakel mu di sini, aku akan melepaskan mu setelah itu.. "


"Dan jangan pernah menunjukkan wujud mu di depan ku lagi.. " Ucap Argus.


"Kau bermimpi..!! " Ucap Kraken itu.


"Kabut hitam..!! "


Lalu sang Kraken mengeluarkan tinta hitam dari tubuhnya yang langsung berubah menjadi kabut menutupi wilayah sekitar.


"Aku sudah berbaik hati mencoba memberikan mu kesempatan..


Tapi Karena kau tak menghargai kebaikan ku, maka aku hanya perlu membunuhmu sekarang.. "Ucap Argus.


" Elemen angin.. Gelombang angin..!! "Argus langsung membuat angin kencang untuk menerbangkan semua kabut hitam di sana. Lalu setelah itu..


"Lalu mari lanjutkan dengan sedikit kejutan listrik..

__ADS_1


lightning blade..!! " Ucap Argus


Lalu katana miliknya mulai bersinar di selimuti oleh petir. Petir itu menimbulkan bunyi yang cukup nyaring di sana.


Lalu Argus langsung menusukkan pedangnya itu ke tubuh besar Kraken itu..


Dan petir di pedang itu langsung menyambar ke seluruh tubuh besar Kraken itu..


"Akkkhhh...!! Sialan.. !! " Teriak Kraken itu.


Setelah beberapa saat kemudian, tak terdengar lagi suara apapun dari Kraken itu dan tak ada gerakan juga..


"Emm.. Ini setengah matang.. Sepertinya Aku masih perlu memasaknya lagi.. " Ucap Argus.


"Tapi untuk sekarang lebih baik aku menyusul yang lainnya dulu.. "


Lalu Argus menyimpan tubuh Kraken ke penyimpanan miliknya, setelah itu ia mulai meleset dan terbang mengejar yang lainnya..


Setelah beberapa saat kemudian Argus akhirnya bisa mengejar mereka di depan..


"Oh Master..?? Apakah semuanya sudah selesai..?? " Tanya Lisa.


"Ya semuanya sudah beres, nanti kita akan memakan gurita sebagai bahannya.. " Ucap Argus.


"Emm.. " Angguk Lisa.


"Hei Argus..!! Dimana Levi..?? " Tanya Roland..


"Ia terlalu berisik sebelumnya, jadi Aku meninggalkannya di pulau bajak laut.. "Ucap Argus.


" Oh.. Lalu kenapa kau tak membiarkannya terbang saja dengan pesawat mu..?? "Tanya Roland.


" Ia tak mau.. Sepertinya ia takut ketinggian.. "Ucap Argus.


" Hallo sayang.. "Ucap Levi tiba-tiba muncul di samping Argus. Namun..


" Waaaahhhh.....!!! " Teriak Levi yang langsung terjatuh ke bawah karena saat ini posisi Argus sedang terbang di langit..


"Sial.. Benar-benar wanita yang merepotkan..! "Ucap Argus.


Lalu ia melesat turun kebawah untuk menangkap Levi.


" Kau selalu saja merepotkan.. "Ucap Argus.


" Wahh.. Wahh..!! " Teriak Levi.


Ia langsung memeluk Argus dan menutup matanya ketakutan saat ia melihat ke bawah..


"Diam lah.. Atau aku akan menjatuhkan mu lagi..!! "Ucap Argus.


Levi langsung terdiam sambil menguburkan wajahnya di baju Argus.


" Sepertinya aku tau cara mengancamnya mulai sekarang.. "Gumam Argus sambil tersenyum.


" Sial.. Bajuku jadi basah semua.. "Ucap Argus.saat ia melihat pakainya basah.


Lalu ia mulai naik kembali ke atas mendekati posisi yang lainnya di atas sana..


"Apakah pulau Naga masih jauh..??! " Tanya Roland.


Seharusnya tidak.. Jika kita menambah kecepatan terbang kita, seharusnya siang ini kita akan sampai.. "Ucap Argus melihat posisi mereka.


" Dan jika kita terbang dengan kecepatan seperti ini maka akan sampai paling tidak di sore hari atau malam harinya.. "


"Walaupun aku menyukai terbang, namun terbang dengan posisi seperti ini untuk waktu yang lama sedikit melelahkan.. " Ucap Roland.


Yang lainnya juga mengangguk.


Argus memikirkan cara lainnya untuk mempercepat perjalanan mereka, lalu ia mendapatkan ide.


"Kalau begitu aku akan membawakan kalian semua agar lebih cepat.. " Ucap Argus.


Lalu ia mulai memanipulasi bayangan untuk membentuk sebuah lingkaran besar dan kemudian membiarkan yang lainnya masuk..


Namun Argus tak bisa melepaskan Levi dari cengkraman nya.. Ia pingsan dengan posisi memeluk Argus.


Karena itu Argus tak memasukannya juga dan membiarkannya di posisi seperti itu.


"Kalian bersiaplah.. Aku akan menambah kecepatan sekarang..!! " Ucap Argus.


Lalu ia langsung melesat dengan kecepatan tinggi menuju posisi pulau Naga.


.


.

__ADS_1


. Bersambung.


__ADS_2