Isekai.. The Legend Of Supreme Magus Beginning (Isekai.. Legenda Magus Tertinggi Dimulai)

Isekai.. The Legend Of Supreme Magus Beginning (Isekai.. Legenda Magus Tertinggi Dimulai)
102


__ADS_3

Sesampainya di istana mereka langsung menuju ke ruang pertemuan dimana sudah ada raja dan ratu. Kali ini juga ada Roland di sana.


"Jadi apakah ada sesuatu kali ini..?? " Tanya Raja Rodrike.


"Ada beberapa hal..


Pertama bisakah anda menyiapkan tempat untuk tiga tetua Dwarf ini..?? Tempat yang kosong dan luas.. " Ucap Argus.


"Aku memiliki pertukaran dengan mereka, ini berkaitan dengan teknologi sihir yang aku buat, jika kerajaan tertarik. Kalian bisa meminta beberapa orang untuk melihat juga.. "


"Owhh tekhnologi apa ini..?? Apakah sesuatu yang sama dengan tekhnologi dari reruntuhan itu..?? " Tanya Raja Rodrike.


"Tidak.. Ini adalah buatan ku sendiri, bukan dari reruntuhan.. "Ucap Argus.


" Apakah maksudnya kamu bahkan bisa membuat tekhnologi sendiri..?? Maksudnya benar-benar buatan mu sendiri. ?? " Tanya Ratu Silvia.


"Benar.. Ini kendaraan yang mungkin akan menggantikan kereta kuda.. " Ucap Argus.


"Sepertinya menarik.. Aku akan meminta beberapa orang untuk melihatnya juga..


Aku juga akan melihatnya nanti.. " Ucap Raja Rodrike.


"Prajurit..!! "


"Ya Yang Mulia.." Ucap Prajurit yang baru saja masuk setelah mendengar perkataan Raja.


"Bawa tiga tetua Dwarf ini ke salah satu ruangan yang cukup luas, dan minta beberapa peneliti kerajaan juga ke sana untuk berkumpul.. " Ucap Raja Rodrike.


"Setelah ini aku akan ke sana bersama Argus untuk memperlihatkan sesuatu yang baru.. "


"Baik yang mulia.. " Ucap Prajurit itu.


Lalu ia membawa ketiga tetua Dwarf itu keluar dari sana.


"Baiklah... Lalu apakah ada yang lainnya..?? " Tanya Raja Rodrike.


"Ya.. Yang satu lagi adalah sesuatu yang berkaitan dengan Pecahnya dungeon di baisi dan organisasi Tabut Cahaya.. " Ucap Argus.


"Aku sudah menangkap tiga orang dari organisasi yang bernama Tabut cahaya sebelumnya, jadi setelah ini anda bisa meminta orang untuk memastikan apa yang akan anda dengar.. "


"Kejadian di Baisi dan pecahnya dungeon di sini sebelumnya adalah akibat perbuatan mereka, organisasi Tabut cahaya.. " Ucap Argus.


"Apa..??!! " Teriak semua orang di sana.


"Tunggu Argus.. Apakah maksudnya semua ini adalah sabotase..?? " Tanya Pangeran Roland.


"Ya.. " Jawab Argus.


"Biar aku lanjutkan dulu.. "


"Aku akan menceritakan tentang organisasi Tabut cahaya ini dulu, mereka adalah organisasi yang berasal dari masa lalu yang masih ada sampai sekarang.. "


"Mereka memiliki tujuan untuk menghancurkan semuanya di dunia ini, mereka beranggapan bahwa semua orang sudah membuat marah para dewa.. "


"Jadi mereka memiliki tugas untuk membunuh semuanya di seluruh daratan ini..


Dan salah satu caranya adalah dengan menggunakan suatu alat yang saat ini masih belum aku ketahui apa dan dimana itu.. "


"Dan untuk menggunakan alat itu, mereka membutuhkan Dark mana yang mereka kumpulkan dari kematian semua orang.. "


"Jadi mereka menciptakan sesuatu yang bisa membuat Dungeon pecah dan membuat sesuatu yang bisa menarik semua Monster mendekat.. "


"Apakah mereka gila..?? Mereka ingin membunuh semua orang tanpa terkecuali..?? Bukankah itu artinya mereka juga akan bunuh diri..?? " Ucap Roland.


"Ya.. Mereka beranggapan bahwa mereka sedang menjalankan perintah Dewa, jadi tak masalah jika mereka membunuh semua orang dan bunuh diri.. " Ucap Argus.


"Darimana kamu mendapatkan semua informasi ini..?? " Tanya Sebastian.


"Pertama ku dapatkan dari para penculik yang ternyata anggota organisasi Tabut cahaya.. " Ucap Argus.


"Lalu dari sana aku menelusuri dan menemukan Marquez dan beberapa orang lainnya adalah dalang dari semua yang terjadi di sana. "


"Sayangnya mereka mati karena munculnya dungeon di ruang bawah tanah rumah Marquez..


Karena itu aku memaksa semua orang bergegas keluar dari Baisi.. "

__ADS_1


"Apakah bahkan mereka dari organisasi itu sudah masuk ke jajaran Bangsawan..?? " Ucap Sebastian.


"Ya.. Yang aku tau, saat ini anggota organisasi Tabut cahaya sudah masuk ke setiap posisi di berbagai kerajaan.. Karena mereka sudah ada dari beberapa ratus tahun lalu.. " Ucap Argus


"Ini akan merepotkan.. Jadi bagaimana cara membedakan mereka..?? " Tanya Raja Rodrike.


"Saat ini hanya ada satu cara untuk membedakan mereka.. Yaitu tato di tumbuh mereka.. " Ucap Argus.


"Tato apa..?? " Tanya Raja Rodrike


"Tato buku dan mata.. Untuk anggota kelas rendah berada di leher, untuk anggota organisasi tingkat tinggi ada di bagian lain yang tersembunyi.. " Ucap Argus.


"Sedangkan cara lain untuk membedakan mereka, untuk saat ini aku belum menemukannya. . "


"Jadi apakah satu-satunya cara kita harus mengecek tubuh mereka satu persatu, jika ingin mengetahui apakah mereka anggota organisasi Tabut Cahaya atau bukan..?? " Ucap Roland.


"Untuk saat ini kita tak bisa melakukan itu sebelum memastikan kebenarannya, jika terburu-buru ada kemungkinan kita akan membuat mereka semakin waspada.. " Ucap Argus.


"Aku akan mencari cara lainnya lagi, karena di setiap Tubuh anggota organisasi Tabut cahaya telah di tanami oleh serangga Gu.. Yang bisa di aktifkan untuk menghancurkan jantung mereka.."


"Aku akan mencoba mencari tau Rune atau mantra apa yang di perlukan untuk itu, jadi aku bisa mengubahnya nanti agar bisa mendeteksi mereka.. "Ucap Argus.


Sebelumnya ia hanya membunuh Dua Gu dan menyimpan satu untuk tujuan penelitiannya, karena walaupun Argus tak tertarik dengan penggunaan Cacing Gu. Namun ia tertarik dengan cara penggunaannya, terutama cara pengaktifan Gu itu..


" Baiklah kami mengerti.. Sebas, kau urus ketiga orang itu dan cobalah cari informasi tambahan apapun lainnya.. "Ucap Raja Rodrike.


" Ya aku mengerti.. "Jawab Sebastian.


" Kalau begitu mari kita pergi ke tempat para tetua Dwarf itu.. Aku cukup penasaran apa yang membuat mereka sangat antusias.. "Ucap Raja Rodrike.


Kemudian mereka semuanya keluar dari ruangan dan setelah itu mereka menuju ke ruang lain yang sudah di siapkan. Ternyata itu adalah lapangan latihan..


Di sana sudah ada tetua Dwarf dan beberapa peneliti dari Kerajaan.. Sebelumnya mereka meneliti informasi yang telah di berikan Argus tentang apa yang ia temukan didalam Reruntuhan.


" Salam Yang Mulia.. "Ucap mereka semua saat melihat Rombongan raja dan lainnya datang ke sana.


" Argus kau bisa mengeluarkan di sini.. "Ucap Raja.


" Tak masalah.. "Ucap Argus.


Lalu ia mengeluarkan Mobil miliknya di sana. Dan saat mobil itu muncul, semua orang disana langsung terpana dan tertarik dengan Mobil itu.


"Benda apa ini..?? "


"Apakah ini benar-benar bisa berjalan seperti yang di katakan..?? "


"Lihat pemakaian roda ini.. Ini menggunakan besi dan di tutupi dengan lactek.. "


"Lihat benda ini.. Dengan ini kita bisa melihat ke belakang tanpa harus menengok lagi.. "


"Tuan Argus apa fungsi benda ini..?? " Tanya seseorang.


"Oh itu Suspensi.. Itu di gunakan untuk meredam goncangan saat melewati jalan yang tak rata dan bergelombang.. " Ucap Argus.


"Bagaimana dengan yang satu ini..?? " Tanya yang lainnya.


"Itu bagian pengereman.. Jadi walaupun dalam kecepatan tinggi sekali pun, mobil ini akan bisa berhenti jika kita menginginkannya.. "Ucap Argus.


Itu adalah sesuatu yang belum pernah mereka lihat, penggunaan Ban Karet, pengereman, suspensi, bahkan kaca spion pun menjadi daya tarik mereka..


Pasalnya hampir semua bagian Mobil merupakan inovasi baru bagi mereka.


"Bolehkah kita mencobanya..?? " Tanya seseorang.


"Tak masalah.. Namun seperti yang kalian lihat, mobil ini tak dapat menampung banyak orang.. Jadi kalian harus mengatur giliran sendiri.. " Ucap Argus.


"Kalau begitu siapa yang ingin mencobanya mari kita lakukan undian bagaimana..?? " Ucap Basil.


"Ya itu keputusan yang bagus.. Kalau begitu kalian mulailah mengundi, dan saya akan menjadi orang pertama yang mencobanya.. " Ucap Raja Rodrike.


"Apa kau mau ikut juga..?? "


"Tentu.. Tapi apakah benda ini benar-benar aman..?? " Tanya Ratu Silvia.


"Ini aman.. Selama ini Argus membawa kami menggunakan benda ini.. " Ucap Olivia.

__ADS_1


"Aku yakin ibu akan sangat tertarik dengan ini dan takan mau naik kereta kerajaan lagi.. "


"Ohh benarkah..?? Kalau begitu aku juga akan mencobanya.. "Ucap Ratu Silvia.


Setelah itu Argus membawa Raja Rodrike, Sebastian dan Roland melakukan putaran di lapangan latihan itu.


" Benda ini benar-benar nyaman.. "Ucap Sebastian.


" Ya itu benar.. Aku bahkan tak merasakan goncangan seperti saat naik kereta kuda.. "Ucap Raja Rodrike.


" Argus bisakah benda ini melaju dengan cepat..?? " Tanya Roland.


"Ya tentu saja.. Walaupun aku belum pernah mencoba batas kecepatan mobil ini, namun yang pasti ini bisa lebih cepat dari kuda.. " Ucap Argus.


"Benarkah..?? Lalu bisakah kau mencobanya sekarang..?? " Tanya Roland.


"Itu..?? " Argus ragu karena saat ini ia membawa Raja dan Ratu.


"Tak masalah.. Kau bisa mencobanya.. " Ucap Ratu Silvia.


"Baiklah.. Kalau begitu pakai sabuk pengaman kalian.. " Ucap Argus.


"Maksudnya benda di samping kalian, tarik lalu masukan ke dalam lubang satunya.. Yang itu.. "


Kemudian semua orang mulai memakai sabuk pengaman, walaupun kesulitan pada awalnya. Tapi Argus membantu mereka memakainya..


"Bersiaplah.. Aku akan langsung menaikan kecepatan mobil ini.. " Ucap Argus.


Lalu ia langsung menaikan kecepatan yang membuat semuanya terkejut. Kecepatan kendaraan terus meningkat..


"Argus kurangi kecepatan.. Kurangi kecepatan kita akan menabrak..!! " Ucap Sebastian saat melihat Argus masih terus menaikan kecepatan mobilnya di saat hampir mencapai ujung lapangan..


Namun Argus tidak menurunkan kecepatan seperti keinginan mereka, lalu ia langsung membanting stir dan melakukan Drifting. Yang membuat semuanya terkejut..


Lalu Argus mulai menunjukkan Drift lainnya dan kemampuan pengereman kendaraan itu yang membuat semua terpana dengan kemampuannya.


Lalu setelah berhenti, semuanya nampak lemas dan terduduk di tanah.


"Ini jauh lebih menantang daripada mengalahkan seribu pasukan musuh.. " Ucap Sebastian.


"Ya.. Jantungku hampir copot di buatannya.. " Ucap Raja Rodrike.


"Sayang apa kamu baik-baik saja..?? "


"Tentu saja.. Ini benar-benar luar biasa.. Aku ingin naik lagi lain kali, aku benar-benar iri kali ini dengan Oliv yang bisa naik ini kapanpun.. " Ucap Ratu Silvia.


Semuanya terkejut karena Ratu masih baik-baik saja setelah mengalami hal seperti itu..


"Saudara ku.. Kau benar-benar memiliki wanita yang luar biasa.. " Ucap Sebastian.


Raja Rodrike hanya tersenyum masam karena ia merasa kalah dengan istrinya.


Setelah mereka, Argus kembali melakukan hal yang sama dengan orang lainnya.. Namun kali ini tak hanya lemas, tapi mereka langsung muntah saat turun dari mobil..


"Baiklah.. Aku akan meninggalkan mobil ini di sini untuk beberapa hari, nanti aku akan mengambilnya lagi.. Dan ini.. " Ucap Argus sambil mengeluarkan Burung pengintaian milik tetua Dwarf.


"Oh.. Kau bisa menyimpannya sampai kau selesai.. Saat ini kami tak membutuhkannya.. " Ucap Basil.


"Tidak.. Aku sudah selesai meneliti nya, dan aku juga sudah membuat yang seperti ini dalam bentuk lainnya.. " Ucap Argus sambil mengeluarkan kelelawar pengintaian miliknya.


"Lihat.. "


"Apa..? Apakah kau sudah selesai meneliti ini dan bahkan membuat sesuatu yang mirip dalam waktu singkat..?? " Tanya Ouga.


"Ya.. " Ucap Argus.


"Ini..?? Kami membutuhkan waktu beberapa tahun untuk membuat satu, dan kamu hanya butuh waktu beberapa hari untuk meneliti dan membuat versi yang jauh lebih kecil..?? " Ucap Basil.


"Sebenarnya seberapa pandai anda ini..?? "


"Basil tua. Tuan Argus bahkan bisa membuat benda seperti ini, jadi membuat itu mungkin semudah makan dan minum bagiannya.. " Ucap Sten .


"Ya kau benar.. "


.

__ADS_1


.


. Bersambung.


__ADS_2