
Di salah satu tempat yang gelap sosok humanoid dengan badan kekar terlihat sedang memakan sesuatu, dan jika di lihat dengan benar maka akan terlihat jika apa yang di makan itu adalah tubuh seseorang..
Sosok itu terlihat memiliki cakar tajam di tangannya dan terlihat ekor di belakang punggungnya. Tiba-tiba sosok itu berhenti makan dan mengeluarkan sebuah benda berbentuk lingkaran dari sakunya.
Lalu dari sana muncul hologram dari seseorang..
"Ada apa Rock..?? Apa kau tau mengganggu orang makan itu bukan hal baik.. " Ucap orang itu.
"Beast.. Sejak kapan kau memikirkan apa yang baik dan buruk..?? " Ucap sosok di hologram itu yang ternyata adalah Rock salah satu anggota dari Tabut cahaya.
"Hahhaa.kau benar..
Jadi ada apa kau menghubungi ku..?? " Tanya Beast.
"Owel memberikan berita jika target mu saat ini terlihat sudah memasuki wilayah Raika.. Dan ia ada di kota Fista.. "Ucap Rock.
" Oh..?? Apakah dia datang kesini..?? Sepertinya ia buru-buru ingin mati.. "Ucap Rock.
" Kau selesaikan dia dan jangan biarkan dia masuk lebih jauh ke kerajaan Raika, atau mungkin dia bisa merusak rencana ku.. "Ucap Rock..
" Kau tak perlu khawatir.. Aku akan menghabisinya begitu aku melihatnya nanti.. "Ucap Beast.
" Lakukan dengan cepat, namun kau harus hati-hati.. "Ucap Rock.
" Dari informasi terbaru yang owel berikan sepertinya target memiliki kemampuan yang cukup lumayan.. "
"Kau tak perlu khawatir, dia hanya seorang bocah bisa apa dia..?? " Ucap Rock.
"Jangan meremehkannya, jika perlu kau harus menggunakan itu nanti.. " Ucap Rock.
"Apa kau pikir bocah sepertinya bisa memaksaku menggunakan hasil penelitian dari Fox..?? " Ucap Beast.
"Kau tak tau data seperti apa yang telah di berikan Owel, jika kau tau aku yakin kau takan mengatakan hal seperti itu.. " Ucap rock.
"Ia memiliki catatan penaklukan yang sangat mengerikan.. Jika perlu kau bisa menggunakan milikku juga.."
"Bisa apa bocah seperti dia..? Itu mungkin hanya tipu daya darinya saja.. " Ucap Beast.
"Sudahlah.. Kau tak perlu khawatir, lebih baik kau siapkan lebih banyak makanan untuk ku.. "
"Kau..?!! " Ucap rock.
"Lupakan.. Aku akan meminta Fox untuk menyiapkan sesuatu jika keadaan semakin buruk.. "
"Lakukan sesukamu.. " Ucap Beast.
Lalu dia mematikan alat komunikasi hologram itu dan kemudian sosok yang memiliki kode Beast itu mulai melanjutkan makannya..
"Bocah seperti dia bisa apa..? Kau hanya seorang yang selalu bergerak di belakang, jadi kau selalu berlebihan untuk menilai seseorang.. " Ucap Beast.
"Aku akan menunjukkan apa yang bisa dilakukan dengan kekuatan murni bukan dengan boneka seperti mu Rock.. "
Setelah itu Beast berdiri dan mulai berjalan ke sebuah lorong, kemudian dari lorong itu mulai terdengar teriakan seseorang yang menjerit kesakitan..
Dan darah mulai mengalir dari lorong itu membasahi lantai tempat itu..
.
.
. __________\=Skip\=_________.
Sementara itu Keesokan harinya Saat Argus dan yang lainnya sarapan, Fredik ikut bersama mereka.
Dari fredik Argus dan yang lainnya memperoleh beberapa informasi tentang semua yang terjadi di Kerajaan Raika selama ini.
Diantaranya adalah mengenai kenaikan berbagai harga material monster akhir-akhir ini, itu berimbas pada kenaikan harga berbagi barang lainnya..
Hal ini karena masalah beberapa dungeon yang Akhir-akhir ini mulai aneh di beberapa tempat, bahkan ada kasus monster keluar dari dungeon padahal awalnya dungeon itu baik-baik saja..
__ADS_1
Selain itu ada desas-desus bahwa di beberapa tempat saat ini terjadi banyak kekacauan oleh sekelompok orang tak dikenal, mereka mulai merampok, mencuri dan menculik beberapa orang..
Ditambah lagi ada pemerasan yang di lakukan oleh beberapa bangsawan setempat membuat mereka semakin kesulitan.
Dan juga karena tak adanya penanganan dari prajurit atau kerajaan, dan juga ada beberapa kebijakan baru di keluarkan oleh Kerajaan. Hal ini Yang membuat banyak warga mulai tak menyukai Raja sekarang..
Mereka berfikir jika raja bukannya membantu rakyat malah membuat mereka semakin sengsara, namun tak ada yang berani protes akan hal ini..
Karena ada beberapa orang yang sebelumnya melakukan itu, dan keesokan harinya mereka menghilang entah kemana dari rumah mereka..
Desas-desus mengatakan itu di lakukan oleh pihak kerajaan untuk membungkam semua yang tidak suka dengan peraturan baru itu.
"Jika boleh tau, apa peraturan terbaru itu..? " Tanya Dominik.
"Kenaikan pajak barang yang ingin masuk ke dalam wilayah Raika dari luar adalah salah satunya.. " Ucap Fredik.
"Itu membuat semakin sulit warga mencari kebutuhan yang tidak ada di Raika saat ini.. "
"Lalu ada juga peraturan bahwa setiap warga atau petualang yang ingin memasuki dungeon harus membayar sejumlah uang.. " Ucap Fredik.
"Selain itu peraturan paling membuat warga tak tahan adalah setiap rumah harus memilih satu orang wajib militer untuk mencoba mencari jalan aman melewati Gurun Gabo agar bisa sampai di hutan kuro.. "
"Haih.. Ini sama saja dengan membiarkan mereka mati secara percuma.. Jika menolak maka akan ada prajurit yang menangkap mereka dan kemudian di masukan ke dalam penjara atau di jadikan budak sebagai hukuman.. "
"Haih.. Ini mungkin berkaitan dengan di tutupnya Hutan Jura.. "Ucap Fredik.
" Ini menyebabkan semua pasokan makanan menghilang jadi di perlukan sumber lainnya sekarang..
Namun itu tetap saja bukan alasan untuk membuat peraturan seperti itu.. "
"Tunggu.. Apakah kau mengatakan kalau Hutan jura di tutup..?? Apa maksudnya..? " Tanya Wilona yang saat ini menyamarkan penampilan elf miliknya dan juga ia saat ini memakai nama Ana..
"Ya Hutan juta sudah di tutup untuk beberapa waktu.. Di katakan saat ini pemimpin atau ratu hutan jura telah berganti, namun aku tak tau pasti apa penyebabnya yang membuat mereka menutup diri dan tidak membiarkan ada seorang pun yang masuk atau keluar Hutan.. " Jawab Fredik.
"Apa..?!! Apakah Ratu telah berganti..?? Di mana ratu sebelumnya..? " Tanya Ana.
"Aku tak tau apakah ratu Jura telah berganti atau belum. Namun yang jelas pemimpin saat ini bukan ratu.. "
"Aku tau sedikit tentang hutan jura karena aku seringkali berdagang ke sana sebelumnya.. Jadi sepertinya saat ini ada konflik internal yang terjadi untuk memperebutkan posisi Ratu. " Ucap Fredik.
"Namun sepertinya belum ada keputusan resmi, dan untuk mencegah orang luar ikut campur mereka memblokir semua akses dan menutup hutan jura.. "
"Aku tau semua ini karena aku punya teman Elf sesama pedagang seperti ku, ia memberitahu ku hal ini sebelumnya.. " Ucap Fredik.
"Apa kau tau apakah Ratu telah meninggal atau bel saat ini..? " Tanya Ana.
"Sepertinya belum.. Namun aku juga tak tau secara pasti sih.. Karena semua berita telah di blokir saat ini.. " Ucap Fredik.
"Terima kasih atas semua informasi nya.. " Ucap Argus.
"Jadi apakah setelah ini kau akan pergi ke Illia..?? "
"Sama-sama.. " Ucap Fredik
"Ya.. Aku ingin mencari beberapa bahan dan material dari illia.. "
"Kalau begitu, jika kau sempat atau bisa cari seorang pedagang di ibukota yang bernama Mitchell. " Ucap Argus.
"Ia tinggal di Zona Hijau Dua, kau katakan saja sebagai kenalan ku.. Ia pasti akan membantumu selama kau di sana.. "
"Aku bisa jamin semua barang miliknya berkualitas bagus dan kau akan mendapatkan harga standar... " Ucap Argus.
"Dan aku yakin kau takan di Diskriminasi di sana karena seorang Demi human.. "
"Mitchell..?? Baiklah, aku akan mencobanya nanti saat ke sana.. " Ucap Fredik.
"Baiklah.. Kalian lanjutkan sendiri saja, aku akan undur diri sekarang..
Kapal ku sebentar lagi akan berlayar, jadi aku tak bisa mengobrol lagi sekarang.. "
__ADS_1
"Baiklah.. Sampai jumpa lain kali.. " Ucap Argus.
Setelah itu Fredik pergi dari sana untuk mengejar kapal yang akan dia naiki ke kerajaan Illia. Sementara itu Bagas dan yang lainnya masih di sana.
"Sekarang mari kita bicarakan apa yang akan kita lakukan selanjutnya, sebelum ini aku bermaksud untuk pergi ke Raika menyelesaikan masalah Roland dan Dominik terlebih dahulu.. Tapi sepertinya masalah Ana hampir sama parahnya.. " Ucap Argus.
"Jadi.. Apakah ada yang punya pendapat..? "
"Master.. Kenapa anda tidak membiarkan para semut untuk menyelidiki terlebih dahulu semua yang terjadi di Jura..?? " Ucap Lisa.
"Lagipula saat ini kita tidak bisa masuk ke sana, jadi lebih baik kita mencari tau apa yang sedang terjadi di dalam wilayah hutan Jura.. "
"Dengan begitu selama kita menyelesaikan masalah di sini, kita juga akan tau apa yang terjadi di Jura.. Dengan begitu kita bisa memikirkan rencana yang tepat untuk hal ini nantinya.. " Ucap Lisa
"Kau ada benarnya juga.. " Ucap Argus.
"Baiklah. Setelah ini aku akan menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi di Jura, aku juga akan mencari jalan ke sana nantinya.. "
"Kalian selesaikan makan kalian, dan setelah ini kita akan segera berangkat.. " Ucap Argus.
Setelah menyelesaikan makan mereka, Argus membayar biaya menginap dan biaya merupakan yang sebelumnya terjadi karena Argus.
Walaupun pemilik Hotel menolaknya mungkin karena takut, namun Argus tetap membayarnya. Ia meninggalkan uang yang cukup untuk melakukan perbaikan dan meninggalkannya di sana, Argus tak perduli apakah uang itu akan di ambil atau tidak oleh pemilik hotel itu.
Argus kemudian menyewa kereta untuk mengantarkan mereka keluar dari desa itu..
Setelah keluar dari desa Argus dan yang lainnya mulai berjalan ke arah hutan dan berhenti setelah di kira tak ada yang bisa melihat mereka..
"Aku akan mengeluarkan kereta, dan biarkan para wanita menggunakannya.. Kalian berdua akan menggunakan hal lainnya.. " Ucap Argus.
Lalu ia mengeluarkan kereta kuda miliknya. Ia membiarkan Alfred mengendarai kereta itu sementara Argus, Roland dan Dimitri akan menggunakan hal lain..
"Kalau begitu bagian menggunakan Mobil saja..?? Bukan kah itu akan lebih mudah..? " Tanya Roland.
"Tidak.. Kereta kuda takan bisa mengimbangi mobil, jadi itu takan adil untuk yang ada di kereta.. " Ucap Argus.
"Aku akan memanggil beberapa binatang monster atau Mungkin undead untuk kita.. "
Lalu Argus berjalan sedikit menjauh dari mereka dan mulai memikirkan apa yang akan ia panggil kali ini..
"Apa yang harus aku cari sekarang..?? Undead akan bagus karena tahan lama, namun bentuknya mungkin tidak akan nyaman.. " Gumam Argus.
"Benar.. Aku bisa membuat makhluk hidup sendiri sekarang, atau mungkin Golem..
Tapi golem terlalu merepotkan dan memakan waktu untuk di buat.. "
"Kalau begitu.. " Argus kemudian mengeluarkan tumpukan tulang Monster dan kemudian menggunakan kemampuan miliknya untuk membentuk tulang itu menjadi mirip kuda..
Tulang itu mulai berubah menjadi kuda yang benar-benar terbuat dari tulang, bukan skeleton kuda..
"Mari coba.. Semoga berhasil.. " Gumam Argus.
Lalu ia mulai menggunakan Rune penciptaan kehidupan ke patung kuda itu. Dan kemudian setelah beberapa saat kemudian Patung itu terlihat membuka matanya dan bergerak perlahan..
Lalu setelah beberapa saat pergerakan kuda itu mulai menjadi semakin halus dan kemudian benar-benar mirip dengan kuda sesungguhnya..
Argus tak memperhatikan keterkejutan semuanya di belakang argus. Ia masih berusaha menyempurnakan Kuda itu.
"Sial.. Hai Argus.. Apa yang kau buat itu..? Apa kau menciptakan makhluk hidup..?? " Tanya Roland.
"Ini bukan makhluk Hidup, tapi juga bukan benda mati.. Mungkin mirip sejenis Undead.. " Ucap Argus.
"Kalian bisa memanggilnya Kuda Troy.. "
.
.
. Bersambung
__ADS_1