Isekai.. The Legend Of Supreme Magus Beginning (Isekai.. Legenda Magus Tertinggi Dimulai)

Isekai.. The Legend Of Supreme Magus Beginning (Isekai.. Legenda Magus Tertinggi Dimulai)
57


__ADS_3

Pada hari selanjutnya Di tepi tebing di atas rerumputan, Langit cerah dengan sedikit awan di sana, dan beberapa binatang terbang dan monster terbang bebas di sana..


Argus berbaring di atas rumput dan mulai membuka matanya secara perlahanKemudian Argus mulai duduk dan melihat sekeliling.


"Tempat ini benar-benar membuatku bernostalgia.." Ucap Argus sambil mengamati lingkungan sekitar.


Dia berdiri dan melihat ke arah bawah tebing tempat dia berada, di sana dia bisa melihat beberapa binatang berbagai ukuran.


Ada yang terbang ada yang berjalan di antara rimbunnya pohon..


Ini adalah tempat dimana Argus sampai di dunia ini dan tempat pertama yang Argus injak. Hutan terlarang Hutan Orasis.


Karena ini adalah tempat yang pernah Argus kunjungi, Argus bisa dengan bebas datang kesini lagi menggunakan Sihir Gerbang.


Argus lantas menggunakan sihir gerbang dan datang lagi kesini, karena ia ingin melanjutkan eksperimennya. Sementara itu Lisa dan Hawa melanjutkan perjalanannya bersama dengan Alfred, Argus juga meninggalkan banyak semut untuk mengawasi lingkungan sekitar mereka agar lebih aman.


Selain itu, Argus sebelumnya juga sudah menyebarkan para semut untuk menelusuri seluruh hutan Orasis ini.


Dan hasilnya memang terdapat Dungeon terbuka di dalam Hutan atau lebih tepatnya di pusat Hutan ini. Dan untuk monster yang mendiami rumah Monster itu ternyata adalah Ras Naga, atau lebih tepatnya Monster yang memiliki darah Naga di tubuhnya.


Karena walaupun nama Monster itu Naga, bentuknya tak terlalu mirip Naga. Ada yang memiliki bentuk seperti serigala namun di penuhi sisik Naga dengan ukuran yang lumayan besar.


Ada Naga berbentuk Ular atau lebih mirip Naga banjir. Atau Naga Timur. Lalu ada juga Naga yang mirip dengan Naga yang pernah Argus kalahkan sebelumnya. Naga barat yang memiliki dua kaki dan dua tangan dengan sayap besar di belakangnya.


Namun tujuan Argus kali ini bukan untuk menaklukkan mereka, karena Argus berfikir itu akan memakan waktu lama. Jadi ia hanya datang untuk bereksperimen saja.


Terutama tentang eksperimen yang belum selesai sebelumnya, menemukan cara untuk mengendalikan Life-Force. Argus percaya jika ini berhasil, maka ia mungkin akan meningkat kekuatan tubuhnya menjadi sekuat para Saiyan atau bahkan Saitama.


Tubuh Fana yang sekuat Dewa.


Itulah tujuan Argus kali ini. Dalam kepercayaan orang dulu, pernafasan adalah cara terbaik untuk melakukan hal ini.


Mengendalikan kekuatan yang ada di dalam tubuh dan memaksimalkan semua potensi yang ada. Menurut pendapat Argus, baik Saitama yang melakukan Latihan fisik ekstrim dan para Saiyan yang akan menjadi lebih kuat setelah sekarat.


Itu sama saja, mereka akan memanfaatkan potensi yang di milik tubuh mereka sampai batasannya dan bahkan melampaui batasan itu.


Dan karena Argus hidup di dunia Sihir di mana ada Mp dan HP. Maka ia percaya jika ia bisa memanfaatkan HP miliknya, maka ia juga akan bisa memaksimalkan seluruh potensi fisik tubuhnya.


MP adalah apa yang menjadi sumber dari kekuatan Sihir yang bersifat eksternal, dan HP adalah sumber kekuatan Fisik yang benar-benar bersumber dari Dalam tubuh.


Memang benar dengan teknik Mana Manipulation dan Infinite Mana Absorption. Argus bisa memperkuat fisiknya. Dimana dia akan memanfaatkan mana untuk memperkuat setiap bagian tubuhnya, namun Itu berlaku jika ia memiliki mana dan di tempat yang bisa memanfaatkan mana.


Argus percaya jika suatu saat pasti ada kalanya jika energi mana takan bisa di gunakan. Entah karena pembatas alami atau karena suatu teknik.


Jadi Argus ingin benar-benar memperkuat fisiknya tanpa bantuan Mana, dan satu-satunya jalan yang berhasil ia pikirkan adalah HP atau kekuatan Life-Force. Sedangkan dengan latihlah fisik seperti Saitama, argus berfikir itu akan terlalu memakan waktu dan tidak cocok di lakukan disini (Dunia ini) sekarang.


Setelah dirasakan bahwa tempat itu cocok, Argus kemudian kembali duduk bersila. Ia memejamkan matanya kemudian mulai mengatur nafasnya. Namun sebelum itu Argus kembali menggunakan Mana Manipulation untuk menghilangkan aliran mana di dalam tubuhnya untuk sementara.


Kemudian ia mulai bermeditasi dengan melakukan pernafasan yang sesuai kali ini. Waktu terus berlalu sampai beberapa jam kemudian Argus merasakan adanya sebuah energi yang bersumber dari area dadanya.


Dan Argus memperhatikan energi yang masih Samar-samar itu ikut bersirkulasi di dalam tubuhnya. Jika sebelumya Mana yang Argus rasakan akan bersirkulasi mengikuti aliran darah di seluruh tubuh, maka kali ini aliran energinya bersirkulasi sesuai dengan titik meridian tubuh.


#Note. Maaf jika ada kesalahan dalam pemahaman titik meridian dan aliran darah. Ini hanya pandangan pribadi saja.


Di sini Argus bertanya-tanya.. Apakah Life-Force itu sama dengan Qi atau Ch'i..??


Setelah berhasil merasakan sedikit aliran energi itu, Argus kemudian membuka matanya dan mulai melakukan gerakan dasar Taichi yang Argus tau.


Argus mengkombinasikan teknik pernafasan sederhana dengan gerakan Taichi. Dan saat melakukan gerakan itu Argus semakin merasakan aliran energi itu.


Dan kemudian Argus mulai menyatukan tubuh, pikiran, dan jiwa untuk lebih memahami Life-Force itu. Dan tanpa Argus sadari, setiap gerakan yang ia lakukan akan menimbulkan angin yang berhembus mengikuti gerakannya.


Argus mulai merasakan bahwa tubuhnya mulai memanas. Dan ia juga bisa merasakan dengan jelas Aliran energi itu kali ini.


Kemudian ia menghentikan latihan Taichi miliknya, kemudian ia mulai kembali duduk bersila di sana dan mencoba membuat sirkulasi Energi itu berjalan semakin cepat dan semakin cepat.


Dari luar saat ini penampilan Argus seperti seorang Saiyan yang menggunakan kekuatannya, Argus saat ini di tutupi semacam energi yang menyerupai api berwarna putih.


Dan selain Aura itu juga mengakibatkan gelombang angin yang terus terpancar dari Argus.


Ini mungkin lebih mirip seperti saat M*ght Guy dan R*ck Lee yang membuka gerbang. Mereka mengeluarkan aura hijau dari tubuhnya karena uap dari keringat mereka.


Sedangkan Argus disini adalah Life-Force yang Argus paksa untuk terus bersirkulasi dengan cepat. Disini Argus yang masih di selimuti Aura putih juga merasakan perubahan pada tubuhnya.


Argus mulai mengatur agar Life-Force yang ia pancarkan itu bisa tetap tinggal di dalam tubuhnya tanpa bocor ke luar tubuh.

__ADS_1


Proses itu memakan waktu beberapa jam lamanya sampai Argus benar-benar bisa mengendalikan Life-Force miliknya. Saat ini tak ada fenomena apapun yang terlihat dari Argus, ia terlihat seperti hanya duduk diam tanpa ada hal-hal aneh apapun.


Argus membuka matanya dan mulai mengamati perubahan pada tubuhnya. Dan melihat bahwa tak ada hal aneh apapun, semua masih terlihat normal-normal saja.


Namun Argus bisa jelas merasakan bahwa Life-Force miliknya saat ini benar-benar masih terus bersirkulasi dengan kecepatan yang jauh lebih cepat dan bahkan ada kecenderungan bahwa kecepatan itu akan terus meningkat seiring waktu.


Argus mulai melakukan berbagai gerakan untuk mengetahui bahwa tubuhnya terasa jauh lebih ringan. Dan juga kecepatannya saat ini jauh lebih cepat daripada saat ia menggunakan Mana untuk meningkatkan kekuatan dan kecepatan miliknya.


Merasakan itu, Argus mencoba lari dan melompat sekuat tenaga dan hasilnya adalah.. Itu membuat Argus benar-benar terbang, atau lebih mirip meloncat dalam jarak yang sangat jauh.


Dan tempat dimana ia melompat saat itu benar-benar hancur dan membentuk retakan seperti jaringan Laba-laba.


Ini mirip dengan S*perman saat ia pertama kali mencoba terbang. Namun disini Argus juga menyadari bahwa ia tak bisa melayang di udara, walaupun ia sudah mencoba untuk menginjak udara di bawah kakinya.


Hal ini hanya membuat Argus bisa bertambah cepat dan berakselerasi saja di udara tanpa bisa membuatnya tetap melayang seperti teknik berjalan di udara ala komik Bajak laut. (*ne piece)


Dan saat Argus mendarat, itu akan mengakibatkan sebuah lubang yang sangat lebar dan dalam bagaikan sebuah meteorit yang jatuh.


Di sini Argus masih perlu mengendalikan diri dengan hal semacam ini agar tidak menimbulkan kerusakan apapun baik saat ia mulai melompat atau mendarat.


Setelah melihat peningkatan dalam kecepatan dan kekuatan larinya. Kali ini ia ingin mencoba menguji kekuatan fisiknya.


Argus berjalan ke arah tebing dan melihat salah satu batu besar, dan kemudian ia mulai bersiap untuk meninju nya. Argus mengatur nafasnya sebelum benar-benar meninju batu besar itu.


Dan kemudian...


"Bbboooommmmm.....


Pukulan yang Argus buat benar-benar bisa langsung menghancurkan batu besar itu, namun alangkah terkejutnya saat asap debu di sekitarnya menghilang.


Tebing batu beserta gunung bebatuan di belakang batu besar itu juga ikut menghilang dan membentuk selokan besar dengan bentuk seperti sebuah sisa kepalan tangan.


Dan awan di langit juga menghilang memperlihatkannya langit biru cerah dengan cahaya matahari yang bersinar terik.


Sejauh mata Argus memandang, hanya ada selokan besar tanpa ada apapun lagi.


.


.


.


Pemberitahuan tentang kenaikan Level Argus terus terdengar di telinganya tak lama setelah itu..


Kemudian Argus punya firasat buruk dan langsung menginjak tanah dan melompat ke atas dan melihat masih belum bisa melihat ujung dari selokan itu, Argus terus melompat ke atas semakin tinggi untuk melihat akhir dari selokan.


Namun saat melihat ke sekelilingnya, Argus merasa sedikit lega. Pasalnya arah dari serangan Argus barusan adalah ke arah Selatan yang berarti berlawanan dengan arah kota Isak dan desa terdekat yang ada di arah utara.


Yang berarti selokan itu mengarah ke laut, membelah Hutan Orasis menjadi dua. Dan memang benar, tak lama setelah itu Argus melihat Air mulai mengalir dari ujung selokan besar itu dan mulai memenuhinya..


Sepertinya itu adalah Air yang datang dari ujung selokan yaitu dari lautan. Setelah itu Argus kembali turun ke bawah.


Argus mengingat lagi dan mulai memikirkan darimana level itu berasal. Pasalnya Argus tak memiliki kemampuan sistem yang menunjukkan makhluk yang ia bunuh.


Namun mengingat arah serangan Argus barusan, ada kemungkinan itu adalah arah yang sama dengan arah rumah monster.


Lalu Argus menggunakan Gerbang untuk menuju lokasi dari rumah monster yang telah di tunjukkan oleh semut miliknya.


Dan memang benar, lokasi saat ini adalah diatas air yang baru saja datang mengisi selokan. Yang Artinya Argus barusan sudah menghancurkan dan membunuh hampir seluruh monster yang menghuni Rumah monster itu.


Dan di sana Argus juga memperhatikan banyak bagian tubuh Naga yang terdapat di samping selokan itu. Ya walaupun itu hanya bagian tubuh yang tidak komplit lagi karena kemungkinan itu hanya sisa tubuh yang telah Argus hancurkan tanpa sengaja.


Lantas Argus mulai menggunakan Sihir terbang miliknya untuk menyusuri selokan besar itu atau yang saat ini mungkin lebih tepat di sebut Sungai besar. Atau mirip teluk yang bentuknya panjang.


Argus lantas mengambil berbagai mayat monster yang tersisa di sekeliling Sungai itu. Namun sepertinya hanya Mayat Naga saja yang tersisa, karena mereka memiliki ukuran besar jadi mereka masih menyisakan bagian tubuh dan tidak benar-benar menghilang seutuhnya.


Argus hanya mendapatkan sisa dari dua jenis Monster Naga yang berbeda, sedangkan menurut laporan dari para semut miliknya. Di dalam sarang monster atau rumah monster itu terdapat paling tidak ada sekitar Lima Naga.


Artinya Tiga dari ke-lima Naga itu sudah benar-benar menguap dan menghilang karena serangan Argus barusan, dan hanya dua Naga yang beruntung menyisakan sisa tubuh yang masih utuh.


Ya walaupun itu juga hanya separuh tubuh dan seperempat tubuhnya saja. Setelah itu Argus baru ingat bahwa selain mendapatkan level ia juga sepertinya berhasil melakukan percobaan itu, jadi Argus melihat panel status miliknya dan ternyata..


Nama : Argus Okinawa. (Petualang)


Umur : 17 Ras : Height Human

__ADS_1


Job : - Sage (aktif) Lv : 295/999



Overlord (tidak aktif)



Mp : 2.890.000 /2.890.000 (Max∞)


Hp : 1.060.000 /1.060.000 (Max ∞)


Agi : 10.000 (max10.000)


Str : 500.000 (Max ∞)


Vit. : 10.000 (max10.000)


Int : 1000 (max 1.000)


Luc : 8 (Max 10 poin)


Skill bawaan. :


~


Life-Force Control


Overlord Skill :


{ }


Skill :


Elemen : -Api -Air - Cahaya +(Tanah, Angin, Kegelapan) Alam.


Hewan peliharaan:. 19.789 ekor semut Naga api Rank B.


Nama : Semut Naga api. (Semut pemotong. )


Nama : Semut Naga api. (semut pelumpuh)


Nama : Semut Naga api. (Semut Warrior.)


Nama : Semut Naga Api ( semut Bayangan) .


Keluarga. :


-Nama : Lisa *****


-Nama : Hawa Okinawa


-Nama : Alfred


-


Title/Gelar :


Pesan. ~


Inventori


Selain kenaikan level, Argus mendapatkan kemampuan Life-Force Control. Hal ini memungkinkan Argus untuk mengendalikan kekuatan hidupnya untuk memperkuat tubuhnya.


Dan sepertinya kekuatan tubuhnya juga akan terus meningkat seiring peningkatan HP miliknya. Atau lebih tepatnya setengah dari HP akan menjadi kekuatan miliknya.


Namun di sini yang membuat Argus terkejut adalah Life-Force control ini ada di Skill bawaan, bukan di kolom skill biasa.


Argus awalnya tak menyadari, namun setelah beberapa saat ia baru sadar bahwa skill Life-Force Control ini akan tetap aktif secara permanen tanpa bisa ia batalkan.


Argus mencoba beberapa kali namun masih saja tak ada cara untuk membatalkan kemampuan ini. jadi Argus mulai berfikir sepertinya ia harus mulai mencoba membiasakan diri dengan kemampuan ini.


.


.

__ADS_1


.


. Bersambung.


__ADS_2