Isekai.. The Legend Of Supreme Magus Beginning (Isekai.. Legenda Magus Tertinggi Dimulai)

Isekai.. The Legend Of Supreme Magus Beginning (Isekai.. Legenda Magus Tertinggi Dimulai)
37


__ADS_3

Saat memasuki ruangan Arsip itu, Argus melakukan hal yang sama seperti sebelumnya di lantai satu. Ia membaca semua buku di sana dan kemudian setelah itu baru ia mengemas semuanya..


Dalam catatan itu, Argus mengetahui bahwa pengetahuan dalam semua buku lantai dua ini hampir sama dengan lantai satu.


Itu berisi pengetahuan tentang pembuatan Golem, namun kali ini bahan pembuatannya tak terbatas pada kayu atau Batu. Melainkan bisa memakai besi atau baja, namun ini juga versi di kebiri dari Golem yang melawan Argus sebelumnya.


Dalam artian tertentu, Golem ini tidak bisa di gunakan untuk pertarungan apapun.


Dan Kali ini memiliki bentuknya tak terbatas pada bentuk Humanoid saja, tapi bisa dalam bentuk binatang.


Dalam catatan itu ada dua model lain selain Humanoid, yaitu model Gorila dan binatang lain seperti Centipede atau kaki seribu terbuat dari Batu, Golem ini di rancang untuk melakukan pekerjaan Tambang dan pengangkut beban berat.


Kaki seribu itu dalam penjelasan adalah angkutan untuk semua jenis bahan berat dan segala medan magnet, jika di modifikasi sedikit. Mungkin bisa menjadi kereta penumpang.


Sedangkan untuk Bentuk Humanoid di rancang untuk penempaan, pembangunan, dan pekerjaan berat lainnya..


Dalam catatan itu juga di rancang untuk tidak bisa di gunakan dalam pertempuran apapun.


Sepertinya ke-dua lantai ini berisi pengetahuan tentang Golem alat untuk mempermudah kehidupan semua orang.


Argus bersyukur karena ini bukan pengetahuan yang bisa membuat masalah, jadi ia bisa tenang memberikan laporan nantinya..


Setelah itu, ia dan Lisa mulai menaiki Lantai Tiga.


Dan pemandangan lantai tiga adalah sebuah dataran Lembah luas tanpa ada tumbuhan di sana.


Argus memahami bahwa mungkin pemandangan setiap lantai akan di setting berbeda-beda, dan kerusakan setiap lantai takan mempengaruhi lantai lainnya.


Argus melihat di ujung lembah itu ada sebuah pintu yang menuju ke ruang selanjutnya.


Berbeda dengan lantai satu dan dua, dimana Pintu itu hanya akan muncul setelah mereka mengalahkan semua Golem yang menjaga lantai itu.


Argus tak terburu-buru menuju pintu itu, ia mengamati sekeliling apakah ada jebakan lain atau tidak..


Namun tak perlu menunggu lama untuk mencari jebakan, karena sebuah Rune lingkungan sihir berukuran besar terbentuk di depan pintu itu.


Dari Rune itu mulai muncul Golem yang harus di lawan Argus dan Lisa, dan yang muncul kali ini rupanya berbentuk binatang. Bahkan itu lebih mirip Monster binatang daripada Golem binatang.


Karena wujudnya sama sekali tak terlihat seperti golem pada umumnya., Itu mirip kucing besar berwarna Hitam pekat. Jumlahnya tak terlalu banyak hanya ada Lima ekor, namun ukurannya mencapai tinggi sekitar 5 meter dan panjang dari ujung kepala sampai ekornya sekitar 10 meter.


Melihat bentuknya, Argus menduga itu pasti di rancang untuk serangan cepat. Dan akselerasi super.


Argus menggunakan mata wawasan kali ini untuk mengamati Golem yang muncul itu. Dan hasilnya memang seperti yang Argus duga.


Nama : Black Iron Golem (Panther)


Berat : 38 Ton


Panjang : 9.8 m


Tinggi : 5,1 m


Kecepatan maksimum :206 km/jam


Kemampuan :


Cakar Besi.


Akselerasi.


Kamuflase.


"Apakah kita akan menghadapi dua monster kucing ini Master..? Bukan Golem kali ini..? " Tanya Lisa


"Tidak, ini bukan Monster sungguhan..


Melainkan Monster Biomekanik.." Ucap Argus.


"Ini juga Golem yang di buat menyerupai Makhluk hidup sungguhan"


"Apakah maksud master Kucing raksasa ini Golem..? " Tanya Lisa


" Ya.. Benar sekali, lebih tepatnya ini adalah Golem yang terbuat dari besi Hitam berbentuk Panther.. " Ucap Argus.


" Aku tak menduga kalau pembuat Tower sihir ini bahkan mengetahui cara pembuatan Biomekanik. .


Apakah pengetahuan orang jaman dulu sudah sangat maju..?? "


"Apa itu biomekanik..? " Tanya Lisa

__ADS_1


"Secara sederhananya, BioMekanik itu adalah struktur bentuk atau ciptaan sesuatu yang menyerupai atau bahkan meniru gerakan serta bagian dari makhluk hidup.. " Ucap Argus


"Mari kita bahas lain kli lagi. Hati-hati mereka memiliki kemampuan untuk berkamuflase, jadi mungkin akan menyulitkan.. "


"Aku akan maju, dan coba serang mereka dari jauh.. " Kemudian ia membuat pelindung lagi untuk Lisa setelah itu ia maju ke depan.


"Sial, mereka benar-benar mengulang.. Kemampuan kamuflase mereka sungguh hebat.. " Ucap Argus semakin kagum dengan pembuatan para golem ini.


Saat Argus mengatakan itu, semua Golem Panther itu sudah menghilang dan tak terlihat lagi.


Argus memfokuskan perhatiannya pada pendengaran untuk melacak para Golem ini.


"Kanan..!! " Teriak Argus sembari mengangkat pedangnya.


Kemudian percikan api terlihat dari katana Argus, argus berhasil menghindari serangan pertama dari para golem ini.


Karena mereka tak terlihat, dan juga sangat cepat. Ini membuat Argus sedikit sulit menentukan letak mereka.


"Ini sedikit merepotkan.. Kalo begitu.. " Argus melomoat mundur sampai di dekat Lisa, kemudian ia mulai mempersiapkan sihir area luas.


"Sihir Air..!! Gelombang Tsunami...!! " Teriak Argus sembari menempelkan tangannya di tanah.


Setelah Argus melakukan itu, dari atas belakang punggungnya keluar Air yang sangat banyak membentuk gelombang besar Air yang memiliki ketinggian sepuluh meter..


Air itu menerjang ke depan dan dari sana terlihat para Golem ikut terseret Air itu. Setelah beberapa saat Argus menghentikan sihirnya, semua air saat ini menggenangi seluruh lantai Tiga.


Mengubah medan lembah dari keadaan tanah kering gersang menjadi becek dan berair. Ini seperti rawa kering.


Dan saat para Panther mencoba melakukan kamuflase lagi, itu tak terlalu berguna. Karena selain tubuh mereka saat ini kotor juga mereka meninggalkan jejak jelas di permukaan tanah becek itu.


Argus kemudian melapisi Katana miliknya dengan elemen cahaya membentuk pedang Laser. Kemudian ia mulai menyerang dan memotong para Golem itu.


Karena para Golem hanya di buat untuk kelincahan dan serangan diam-diam seperti seorang pembunuh atau ninja. Maka ia tak di lengkapi dengan regenerasi.


Hal ini memudahkan Argus untuk mengalahkan mereka tapi tetap saja kecepatan para Golem itu membuat Argus cukup kesulitan.


Ia membutuhkan beberapa waktu untuk bisa menjatuhkan para Golem. Melihat hasil ini, Argus memiliki sesuatu..


Ia kemudian menggunakan Mana untuk meningkatkan kekuatan serta kecepatannya. Dan juga ia menggunakan sihir gravitasi untuk mendorong pergerakan Argus supaya jauh lebih cepat.


Dengan cara ini Argus berhasil mengalahkan dua lainnya, dan kini tersisa dua lagi. Karena tak ingin berlarut-larut. Argus kemudian menggunakan sihir Gravitasi untuk membatasi gerakan para golem.


Setelah itu ia meningkatkan tingkat Gravitasi itu yang membuat dua Golem itu kesulitan untuk berdiri, dengan ini mudah bagi Argus untuk mengakhiri kedua Golem itu.


Setelah itu Argus dan Lisa memasuki ruangan arsip itu, dan apa yang Argus jumpai kali ini bukanlah pengetahuan tentang Golem lagi. Melainkan hal baru, yaitu pengetahuan tentang pembuatan Artefak Kapal Sihir..


...#Note. Disini Thor melakukan sedikit revisi, di Chap 20 sebelumnya sudah membahas tentang kapal yang di gunakan untuk menyebrang ke Kerajaan lainnya menggunakan prasasti sihir. ...


...Dan sekarang Thor sedikit Rubah menjadi di tarik oleh Monster Air, karena ada sedikit kesalahan sebelumnya.. ...


Kapal yang di sebutkan kali ini adalah kapal yang menggunakan tenaga prasasti sebagai sumbernya, bukan lagi kapal yang di tarik Monster air seperti yang sudah ada.


Selain pembuatan prasasti sihir untuk kapal, di dalam catatan juga di jelaskan pembuatan mesin kapalnya.


Argus memperhatikan bahwa pembuatan mesin kapal di sini sangat sederhana, itu hanya akan membutuhkan bagian seperti pipa air yang terhubung dan melingkari kapal membentuk seperti huruf *n* dengan masing-masing ujungnya ada di luar.


Lalu bagian yang di dalam kapal akan terhubung ke prasasti, dimana prasasti itu akan berperan membuat Ari di dalam pipa itu mengalir keluar dari kedua ujung Pipa itu. Hal ini akan memungkinkan mendorong Kapal melaju ke depan.


...#Note. Di sini prinsip pembuatannya sama seperti mainan anak tradisional (otok-otok namanya, tidak tau di daerah lain namanya apa). ...


...Jadi hanya mengganti bagian pengapian dengan Prasasti. ...



Ini menginginkan Argus tentang mainan kapal yang pernah ibunya berikan sewaktu kecil, ibunya mengatakan bahwa itu mainan tradisional dari kampung halamannya.


Melihat desain Kapal sihir itu membuat Argus tak sadar meneteskan Air mata nya, Argus merasa Nostalgia sewaktu kecil jika mengingat bentuk kapal itu.


Argus memperhatikan bahwa Walaupun begitu, ternyata di sini desain kapal sihir ini di rancang untuk tidak menimbulkan banyak suara bising. Jadi prasasti itu benar-benar hanya memutar Airnya seperti penyemprot Air.


Bukan memanaskan seperti mainan itu.


Selain itu, prasasti di sini juga berfungsi memutar atau mengalirkan air di sekeliling kapal agar tidak menimbulkan banyak gesekan dengan lambung kapal. Jadi kapal bisa melaju tanpa hambatan air, dan juga melindungi kapal dari benda-benda lain yang mungkin akan bertabrakan dengan kapal.


Ya Argus tetap mengagumi desain kapal ini. Walaupun sederhana, namun cukup efesien dan tak terlalu sulit untuk di wujudkan. Dan ini mudah untuk di ajarkan kepada yang lainnya.


Setelah selesai membaca semua catatan di sana, Argus memasukkan semuanya ke dalam penyimpanan dan kemudian ia bersama Lisa berjalan menuju Lantai selanjutnya.


Di lantai empat kali ini Apa yang di suguhkan adalah pemandangan bagian dalam Koloseum.

__ADS_1


Melihat ini Argus memiliki spekulasi.


"Mungkinkah kali ini yang akan kita hadapi mirip Gladiator..? Golem singa atau harimau kah..?" Gumam Argus


"Lisa, tetap di belakang.. Aku akan menghadapi Golem kali ini.. "


Lisa mengangguk sebagai jawaban, kemudian ia mundur selangkah dan memposisikan di belakang Argus.


Setelah Argus maju kedepan, sebuah lingkaran Rune Sihir muncul tak jauh di hadapan Argus.


Dari sana sebuah Golem Humanoid muncul..


Dan saat melihat Golem itu, Argus benar-benar terpana dan melongo di buatnya.


Pasalnya apa yang muncul di depan Argus benar-benar mengingat Argus tentang sosok yang pernah ia lihat di film.


Golem kali ini benar-benar mirip dengan tokoh Manusia Besi dari M*rvel. Namun selain warnanya yang berbeda dan ukurannya yang mencapai sekitar 3 meter, serta Golem ini juga memegang Pedang panjang di tangannya. sisanya benar-benar mirip Manusia Besi.


"Sial.. Apakah dia juga bisa menembakkan laser dari tangan dan dadanya..?? Tunggu..!! " Ucap Argus terhenti.


"Bukan kah itu Core nya..??!! "


Saat memperhatikan Golem itu, Argus memperhatikan bahwa tepat di dadanya yang seharusnya reaktor itu. Di sini di ganti dengan Core.


Jadi untuk Argus kali ini tak perlu lagi mencari-cari letak Coret Golem ini. Karena Core nya benar-benar terlihat jelas di Dadanya..


Namun yang jadi pertanyaan adalah.. Apakah pembuat Golem ini sengaja melakukan ini karena yakin dengan kemampuan Golem itu atau ada yang lain..?


Saat Argus masih memikirkan kemungkinan itu, Golem itu lantas mulai bergerak dengan mengangkat pedangnya layaknya seorang kesatria.


Ia kemudian menunjukkan pedangnya ke arah Argus, ini seperti tantangan untuk kesatria lainnya..


Melihat itu, Argus kemudian mengeluarkan Katana miliknya. Dan mengambil posisi siap menyerang juga.


Argus menyempatkan untuk mengecek status golem itu dengan mata wawasan.


Dan apa yang Argus lihat adalah...


"Nama : Adamantium Golem (kesatria sihir)


Tinggi : 3 meter.


Berat : 100 kg


Kemampuan :


- teknik berpedang dua tangan.


- sihir terbang.


- sihir api.


" Dia benar-benar di rancang sebagai seorang kesatria..


Tapi sihir terbang dan api..? Ini sedikit mirip Manusia besi bukan..? " Gumam Argus.


Setelah itu sangat golem mulai melesat dengan cepat ke arah Argus dan menyerangnya. Walaupun berbadan besar dan berat, namun Golem itu memiliki pergerakan yang sangat fleksibel.


Ia mampu menggunakan pedang bahkan jauh lebih baik dari teknik berpedang Argus sendiri.


Semakin lama gerakan Argus dan golem semakin cepat.


Sampai-sampai apa yang terlihat oleh Lisa saat ini hanyalah bayangan sekilas dan percikan gesekan pedang Argus dan Golem Adamantium itu.


Walaupun pada awalnya argus terlihat terdesak oleh golem itu, dan juga Argus mengalami beberapa luka goresan di sana sini.


Namun semakin lama argus semkin bisa mengimbangi nya.


Walaupun Argus terkejut karena ini pertama kalinya ada yang mampu melukainya, ya walaupun ini juga karena Argus tidak memakai sihir atau mana untuk menguatkan tubuhnya. Dan hanya menggunakan untuk meningkatkan kecepatan dan kekuatan serangannya, ini membuktikan bahwa teknik berpedang Golem ini cukup atau bahkan sangat kuat.


Argus cukup senang, lantaran semakin Lama Argus bertarung dengan Golem itu. Semakin bagus teknik berpedang yang Argus miliki.


Hal ini karena bagaimana pun juga, teknik berpedang miliknya hanyalah teknik Otodidak atau hanya di kembangkan sendiri. Bukan teknik yang ia pelajari dari Ahli pedang asli.


Argus hanya mempelajari dari Game dan film di kehidupan sebelumnya, ini membuat teknik Argus setengah matang. Dan dengan pertarungan ini membuat teknik argus semakin terasah.


.


.

__ADS_1


. Bersambung.


__ADS_2