Istriku Tapi Bohong

Istriku Tapi Bohong
Teman Kecil #2


__ADS_3

" Nona Tsang mengalami gejala hipotermia akibat berendam di air dingin terlalu lama. Mungkin karena ia berusaha meredam pengaruh obat yang dikonsumsinya." dokter menjelaskan.


Berendam ?


Samy makin penasaran , apakah mereka menghabiskan malam dengan berendam bersama? tapi kenapa Shendi baik baik saja. Otak Samy berfantasi ria.


"Sam, apa nona diam diam mengkonsumsi obat untuk meningkatkan hormon tanpa meminta resep padaku terlebih dahulu ?" dokter bertanya.


Samy diam tidak menjawab. Dokter itu mengeluh. Lalu mendekat ke Samy serius.


"Melihat gejala yang kamu ceritakan. Aku curiga dia telah mengkonsumsi obat perangsang hormon dopamine" dokter membetulkan kacamatanya.


"Ketika hormon dopamine dilepaskan dalam kadar yang tepat, akan membuat seseorang lebih bersemangat dan termotivasi. Namun jika dilepaskan secara berlebihan, kamu bisa lihat sendiri. Seseorang bahkan bisa terobsesi pada sesuatu"


Tangan Samy mengepal menahan marah Dugaannya ternyata tepat. Sungguh kelewatan kelakuan Riki, bagaimana bisa melakukan ini pada Aubery , padahal mereka berteman.


Riki benar benar kurang ajar !!


" Seseorang berusaha mencelakainya. Nona tidak sengaja mengonsumsinya." akhirnya Samy memukul dinding menumpahkan emosi.


"Setelah hasil tes darah keluar. Aku akan memberi tahumu obat apa itu. Semoga bukan kokain, heroin, atau metamfetamin . Jika iya... , pastikan untuk menempuhnya ke jalur hukum." dokter muda itu menepuk pundak Samy dan berlalu dari hadapan Samy.


"Ah !! tunggu dok!! seru Samy memaksa dokter menghentikan langkahnya.


"Apa ada sesuatu yang lain ? Misal..." Samy gugup menunjuk pintu kamar Aubery. Dokter tidak paham maksud Samy.


"Misal... , kekerasan seksual atau apalah itu??" terbata . Sejenak dokter tertawa.


"Em , dia terlihat baik baik saja. Sepertinya seseorang memperlakukannya dengan lembut. Jangan kawatir , yang kamu khawatirkan seharusnya 'seseorang' itu. Menyimak ceritamu bagaimana nona tadi malam"


"Ch... , melihat sikapnya yang menyebalkan. Apa yang perlu dikawatirkan..." nada Samy terdengar sedikit kesal.


Dokter mendekat ke telinga Samy.


"Sam... Apa dia Shendi? atau Shendiaga Wiradana ?... atau si cleaning Service ?" Dokter itu kepo juga . Mereka cukup akrab karena Samy dan dokter itu seumuran. Dan mereka sama sama mengabdi cukup lama di keluarga Tsang.


"Mereka itu orang yang sama...!!" Reflek Samy menjawab cepat. Asisten itu nampak stres gara gara urusan nonanya.


"Wah... ck ck ck... tambah menarik nih. Yaudah aku mau balik RS " Dokter lalu beranjak pergi.


Tunggu, dari mana dokter tahu masalah Shendi dan cleaning service ??


"Tunggu!"


" Darimana kamu tahu tentang cleaning service??" Samy penasaran.Dokter terpaksa menghentikan langkah lagi .


"Sepertinya kamu terlalu menghawatirkan nona. Sampai sampai kamu ketinggalan berita tentangnya. Sudahlah Sam, nona bukan anak anak lagi. Dia sudah dewasa..." Dokter lalu melanjutkan langkah. Kali ini Benar benar pergi tanpa Samy tahan tahan lagi.


Samy terpaku. Benarkah dia terlalu menghawatirkan nona ? Dia sudah dewasa ? Sepertinya baru kemarin dia merengek minta dibuatkan eskrim. Seperti baru kemarin Samy harus merayu karena Aubery mogok tidak mau les ini itu.


***


Apa kamu marah Tiara ?


Pesan masuk dari Shendi. Lima menit berlalu, kembali masuk pesan yang terbaca di layar pemberitahuan .


sayangku, tolong balas.


"Aacch... Cen hai a!" Aubery melempar hpnya ke ranjang setelah mendapat beberapa notifikasi pesan whatsapp dari Shendi. Sejak terbangun siang tadi , ia belum berani membuka satupun pesan itu. Perasaannya tidak karuan.


Beberapa karena Aubery ingat tentang kejadian tadi malam. Ketika ia dengan tak tahu malu terus menggoda Shendi. Dan terakhir, ketika Shendi membawanya ke dalam kamar mandi dan menenggelamkannya beberapa kali.

__ADS_1


Kenapa...


Dia menolakku... ??


Ingat suara Shendi samar samar sebelum menyelam di bathup.


Maaf sayang, ini belum tiba waktunya. Kita akan lakukan ketika kamu benar benar dalam keadaan sadar...


"Gimana ini... " Aubery menutup mukanya. Samy yang duduk ditepi ranjang hanya diam mengamati tingkah Aubery. Sepertinya nona kehilangan kepercayaan dirinya.


"Nona benar tidak ingat kejadian kemarin??" akhirnya Samy bertanya. Ia masih penasaran bagaimana mereka menghabiskan malam. Aubery hanya menggigiti kukunya.


"Dia menolakku Sam. Dia belum menyentuhku!!" tidak nyambung , Aubery sedang panik.


"Dia bilang dia mencintaiku. Dia bohong..."


Samy terkesiap. Jadi Shendi belum menyentuh nona. Lalu apa maksud kata katanya tadi pagi. Atau sengaja membuatnya salah sangka lagi.


Ahh... Sadar dirinya dipermainkan.


"Tenanglah non... ,mungkin ini cara mas Shendi mencintai anda. Dia menjaga kehormatan anda" mengusap tangan Aubery.


" Dia memiliki banyak kesempatan jika dia mau . Dengan tidak menyentuh nona sebelum ada ikatan sah , itu berarti Mas Shendi memiliki komitmen tidak akan mengambil risiko seperti mempermainkan nona, apapun alasannya. Siapa yang mampu menolak seorang Aubery Tsang... ?" Samy mencoba menyemangati.


Aubery mencoba memahami ucapan Samy. Ahh... Andai Aubery tahu. Samy benci harus mengakui ini.


"Seorang eksekutif muda rela menghabiskan waktu menjadi cleaning service . Demi memohon maaf , juga demi lebih dekat dengan nona . Memilih waktu untuk bersama nona, itu adalah tanda keseriusan mas Shendi" dan akhirnya Samy sedikit merasa senang dengan ucapannya sendiri.


Apakah itu berarti dirinya setuju jika nona bersama Shendi?


Mereka pernah bertengkar hebat dan saling membenci , namun pada akhirnya dia kembali mencari nona. 


Kembali hp berbunyi, satu pesan baru dari Shendi. Aubery mengamati hpnya dan pelan membuka kunci layar .


"Anda akan membalas pesan mas Shendi kan?" Samy meraih hp dari tangan Aubery. Membuka pesan whatsapp , ada total 30 message dari Shendi. Samy membaca sekilas lalu menyodorkan pada Aubery. Akhirnya Aubery menerima dan membaca pesan Shendi yang penuh kekhwatiran . Sampai pada pesan terakhir yang berbunyi...


Aku ingin kamu selalu cantik dan percaya diri


I love you ❤️


Aubery mendekap hpnya. Tiba tiba rasa rindu memenuhi kalbu. Dalam benaknya muncul wajah dengan senyum khas itu namun kemudian berubah penuh kecemasan.


Aubery masih syok dengan penolakan Shendi tadi malam. Hingga Samy tidak tega memberi tahu kabar hot hari ini. Kabar yang kali ini mungkin akan sedikit mengguncang hatinya.


"Aku akan menyuruh dapur menyiapkan makan malam untukmu... " Samy bangkit lalu meninggalkan Aubery yang sesekali bersin.


Sepeninggal Samy. Aubery pun bermaksud menghubungi Shendi. Mendengar suaranya mungkin bisa mengobati rindunya. Ia mulai menyusun kata kata yang akan diucapkan.


"Halo, Masalah kemarin malam itu. aku sangat menyesal... " Aubery bicara sendiri. Tak berapa lama ia merubah mimik wajah.


"Hai, maaf menghawatirkanku. Hpku baru saja menyala... ". Merasa sudah menemukan kata yang pas. Aubery mencari nomor Shendi dsn menekannya.


Tersambung. Tak berapa lama akhirnya diangkat.


"Halo..." suara dari seberang.


Deg!


Kenapa suara Shendi berubah menjadi wanita? Wajah Au menegang menatap layar hpnya. Apa dirinya salah pencet. Tidak kok , atau ini memang suara orang lain.


"Halo... !" yang diseberang mengulangi.

__ADS_1


"Wei !, Sayap ayammu udah mau gosong nih!! atau kamu bakar buat aku ..."ini baru suara Shendi. Meski terdengar dikejauhan. Aubery bisa mengenali.


"Emh... , makanlah !! Aku khusus membakarnya untukmu. Spesial pake bumbu kesukaanmu" kembali suara wanita menjawab Shendi. Sangat jelas ditelinganya.


Tangan Aubery erat menggenggam hpnya. Siapa yang sedang bicara ini. Kenapa terdengar sangat akrab. Mereka dimana?


"Halo, kamu siapa ?"


Panggilan terputus dari sana. Kini tinggal Aubery dengan rasa penasarannya.


***


2 jam sebelumnya. Di Puncak Bukit Y.


"Tiara... ?? wahh... aku gak percaya dia memberi nama Tiara, nama yang sangat kampungan ..." Sigi membanting tubuhnya di kasur. Kasur yang pernah ditiduri Tiara selama 2 minggu. Ia nampak tak bahagia. Sebal jika mengingat Shendi jarang memanggil namanya dengan benar. Alih alih panggilan spesial. Shendi malah memanggilnya 'hei' , 'wei' kadang 'tomboi'.


Sigi berbalik , kini posisinya menghadap atap. Mengamati sudut kamar yang sekarang sudah berbeda sejak terakhir dia kemari. kurang lebih 7 bulan yang lalu.


"Aroma kamar ini pun sudah berubah... "


Sigi bangkit dari ranjang. Iseng membuka lemari baju Shendi. Kemudian tertawa hampa melihat isi lemari itu juga berubah berganti baju baju wanita. Sigi memilah milah, dan pandangannya berhenti pada gaun tidur berwarna tosca. Cantik sekali. Aubery pasti sangat menawan memakai gaun ini.


Beralih kemeja belajar yang dulu Shendi biasa mengerjakan pekerjaannya hingga larut malam. Jika berkunjung kesini, dirinya biasa menemani Shendi sambil ngobrol dan bertukar pengalaman.


Meja itu kini tampak lenggang tanpa ada lagi file file dan dokumen yang ditumpuk asal. Berganti dengan beberapa alat make up yang masih tertata dengan rapi. Membuang nafas berat. Ingin sekali Sigi mengacaknya jika tadi tidak diingatkan Shendi jangan menyentuh barang barang disini.


"Apa yang spesial hingga aku tidak boleh menyentuhnya!!" akhirnya Sigi dengan gemas mengacak barang barang diatas meja itu.


"Apa ini semua Shendi yang beli ??" pandangan Sigi tajam kearah pintu. Seolah mampu menembus keluar sana , dimana Shendi tengah menyiapkan keperluan BBQ bersama Lingga dan sikembar.


Dada Sigi terasa sesak. Shendi juga bisa melakukan ini kepada gadis selain dia, bahkan lebih. Cara Shendi memperlakukan Aubery Tsang berbeda.


"Kenapa Shen... ? aku lebih dulu mengenalmu."


.


.


.


.


.Bersambung🤒


.


.


Hormon dopamine :/ Senyawa kimiawi di otak yang berperan untuk menyampaikan rangsangan ke seluruh tubuh. Hormon ini memengaruhi berbagai aktivitas manusia, mulai dari kemampuan mengingat hingga menggerakkan anggota tubuh.


.


.


🙏Terima kasih yang udah like, rate, komentar , favorite , hadiah dan vote. Sangat berarti untuk Author. 😘 Lop lop lop you😘


💪Tambah semangat .


🙏Maaf kalau telat update. Cuma ngisi waktu kosong di sela sela kesibukan di RealLife. Tapi janji untuk menyelesaikan cerita Dengan baik. Pantang berhenti ditengah jalan. Biar dapat 1000 perak kan lumayan duitnya buat kerokan.🤗 Xie xie Da JiA!!


👋 Sampai jumpa next episode.

__ADS_1


__ADS_2