
Mereka menghabiskan waktu 10 hari tersisa dengan menikmati suasana tenang di bukit Y. Mengulang hari hari dulu seperti mengantar telur ke para pelanggan. Mengurus kebun dan peternakan. Itu lebih romantis daripada diatas kapal pesiar.
Hari ini adalah hari ke 9 pernikahannya. Kapal pesiar yang ditumpangi Sigi dan Samy dikabarkan juga sudah berlabuh di pelabuhan yang sama.
Besok, Shendi harus berangkat ke Beijing untuk menuntut ilmu. Diatas ranjang kamar utama , Aubery memeluk tubuh suaminya yang bermandikan keringat. Ya, mereka habis olah raga malam.
Gadis itu terlihat sedih , mengingat besok dirinya harus berpisah dengan orang tercinta. Bahkan hadiah dari Shendi malam ini tidak mampu membuatnya tersenyum. Padahal hadiah itu selalu tidak kurang dari dua jam.
Lingga aja sampai pindah kamar atas. Risih juga kalau tiap malam dengar suara ganjil plus aneh dari kamar sebelah. Suara itu mirip mirip kucing kejepit pintu.
Shendi mencium dalam ujung kepala Aubery. Demi cita citanya , ia harus rela meninggalkan istri tercintanya . Dan menjalani hubungan jarak jauh yang pastinya menguras kesabaran.
"Sabar yank... setelah empat tahun. Kita tidak akan berpisah lagi. Kemanapun , dimanapun kita akan selalu bersama." gumam Shendi lirih.
"Aku akan mencintaimu dan melindungimu. Selamanya..."
***
Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Samy dan Sigi menunggu diruang tunggu yang disiapkan bandara. Terlihat wajah keduanya yang kadang kadang tersipu malu. Seperti orang yang sedang jatuh cinta.
Sesekali Samy terlihat meremas tangan gadis berlesung pipit yang usianya terpaut 15 tahun. Jauh banget ya jarak usia mereka. Tapi justru itu yang membuat Sigi merasa nyaman.
Samy muncul sebagai pengganti Shendi. Dan Samy bisa mencurahkan perhatiannya pada Sigi. Yang selama ini hanya untuk nona mudanya. Kini sudah ada Shendi yang memperhatikan Aubery.
"Hayo... yang habis bulan madu..." tiba tiba Romy mengagetkan keduanya. Seketika mereka berdua menoleh. Yang ternyata Jimin , Lingga , Shendi dan Aubery juga ada.
"Siapa yang bulan madu!!"
"Kita disini sudah hampir setengah jam menyaksikan kemesraan ini. Masih mengelak?"
Samy gemes digoda Romy terus menerus. Lebih baik mengabaikan Romy daripada terjadi baku hantam nih .
"Mas...," Samy menghampiri Shendi dan Aubery.
"Tidak perlu berterima kasih."Shendi merangkul istrinya. "Sigi gadis baik. Tolong jaga dia..."
"Saya juga minta tolong. Jaga nona dimanapun anda berada. Meskipun berpisah ribuan mill . Jaga hati , jaga pandangan anda dari godaan apapun."
"Aku pasti akan menjaganya." Shendi menurunkan tangannya dari pundak Aubery. Mendekat dan memeluk Samy erat.
"Terima kasih atas cinta dan kasih sayangmu pada istriku selama 17 tahun. Sekarang dia adalah tanggung jawabku. Aku tidak akan mengecewakanmu."
Samy menepuk punggung Shendi.
"Jam berapa pesawat anda terbang?"
Shendi memeriksa tiket pesawatnya.
" setengah jam lagi aku harus check in."
Mendengar itu Aubery berlari memeluk Shendi. Rasanya ingin merobek tiket itu. Tapi nona besar yang kuat seperti karang tidak boleh rapuh . Menahan orang terkasih menggapai cita citanya demi egonya.
"Sudah yank... Jangan sedih terus. Kamu kan bisa mengunjungiku kapanpun?!" Shendi mengusap kepala Aubery yang bersembunyi di dadanya. Diciuminya berkali kali ujung kepala itu.
Mereka saling berpelukan.
"Dulu aku tidak pernah berpikir , akan ada seseorang yang mampu menggetarkan hatiku. Hingga aku memutuskan untuk tidak melepaskannya."
"Kamu yang membuatku bisa melawan rasa lemah dan takut. Membuatku semangat menanti hari esok atau lusa. Bahkan masa depan. Sampai kamu meninggalkanku tanpa mengingat siapa aku..."
Aubery mendongak, menatap wajah suaminya yang tersimpan kebahagiaan sekaligus kesedihan. Shendi melanjutkan ,
"Kalau kamu tidak hadir , mungkin aku tetap menjadi Shendi si pecundang pengecut."
Semua terharu menyaksikan dua sejoli yang sebentar lagi akan berpisah. Shendi menghapus air mata yang mengalir dipipi Aubery.
"Kalau gitu, janji kamu akan membuatkan mi instan untukku jika aku mengunjungimu ke Beijing??"
Shendi tertawa dengan permintaan sederhana Aubery. " Ya aku janji. Aku adalah koki khusus nyonya Wiradana..." Dikecupnya lebih dalam ujung kepala Aubery seolah tanpa bosan.
"Tapi kamu juga harus berjanji... "
Aubery kembali menengadah.
"Janji tidak boleh ke club. entah itu The Win atau lainnya..."
__ADS_1
"Aku janji... "
"Janji tidak minum alkohol dengan pria lain??" Shendi menambahkan.
"Janji..."
"Janji untuk selalu men..." ucapan Shendi terputus karena telunjuk Aubery yang tiba tiba menempel dibibirnya.
"Aku janji akan selalu mematuhimu. Apapun itu... Aku juga akan mencintaimu , hanya kamu. Cuma kamu... Aku akan selalu minta ijin padamu setiap akan melakukan apapun itu. Apa kamu bisa lebih tenang? "
Shendi tersenyum puas mendengar ucapan istrinya. Ia lalu meraih telunjuk yang menempel dibibirnya. Berlahan menunduk , mendekatkan bibirnya ke bibir istrinya. Matanya terpejam ketika bibir mereka semakin dekat.
Tanpa diduga Aubery menghalangi dengan tangannya. Shendi melotot protes dengan penolakan Aubery.
"Tapi untuk sekarang aku tidak mau menjadi tontonan." Dengan tangan itu memaksa Shendi menoleh ke arah 4 cogan dan 1 cecan yang ternyata dari tadi ikut menyaksikan.
"Hpph !!" Shendi kesal dan memberi kode kepada mereka berlima.
Sigi menutup mukanya dan berbalik melihat ke arah lain. Samy berdehem kemudian merangkul tubuh Sigi.
Aku tidak akan iri. Karena aku sudah memilikinya...
Jimin melepas kaca matanya. Tanpa kaca mata semua terlihat seperti malam berkabut.
Romy cukup tahu diri dan paham maksudnya Shendi. Setelah berdehem iapun balik badan sambil menarik Lingga yang cuma bengong.
Shendi tersenyum , Sigi dan para asistennya ternyata pinter pinter. Ia lalu menarik pinggang istrinya. Berlahan menunduk mencium lembut bibir Aubery. Ciuman yang sangat dalam sebagai tanda perpisahan.
***
.
.
.
.
.
Ya... benar. Foto Yashinta Ayunisa Putri Wiradana. Dan Ramanda Stanley Putra Wiradana. Terpampang di semua toko cabang A.T. Baik di dalam dan luar negeri.
Wajah manis dan imut mereka membuat gemas siapa saja yang melihatnya. Banyak yang menawari mereka untuk menjadi model atau brand ambasador untuk berbagai produk.
Tapi sesuai pesan Shendi. Mereka tidak diijinkan untuk itu. Mereka masih kecil. Tidak selayaknya mencari uang. Mengenai mereka yang menjadi brand ambasador A.T . Karena terlanjur akibat ulah Aubery ketika pergi ke Raja Ampat. Yang ternyata selain berlibur juga membuat sesi pemotretan.
Udah terlanjur mau gimana. Shendi tidak akan bisa marah pada Aubery.
Banyak yang penasaran sikembar ini dari management mana. Kenapa susah mencari info dua bocah imut ini . Aubery Tsang pun tutup mulut .
"Biarkan mereka bebas menikmati masa kecil mereka dengan bermain."
***
"Non. Istirahatlah... hampir dua minggu ini anda tidak istirahat. Produk sudah diluncurkan. Waktunya anda mengambil liburan atau pergi mengunjungi mas Shen." Samy menuang kuk fa jha di cangkir Aubery.
Aubery sejenak menghentikan aktifitasnya . Menutup laptop dan ponselnya .Beberapa hari ini , dirinya menyibukkan diri agar sebentar saja melupakan rasa kangennya.
"Benar juga!!" Aubery menggebrak meja restoran. Mengagetkan Sigi yang juga duduk satu meja dengannya. Gadis lesung pipit itu sampai terbatuk batuk karena kaget.
"Kenapa aku menyiksa diriku sendiri ?? Apa aku kekurangan uang sampai harus bekerja keras seperti ini !!"
Samy menepuk punggung Sigi yang tidak juga berhenti batuk.
"Sam , kalau gitu pesankan tiket pesawat untukku !"
"Kapan anda ingin ke Beijing non??"
" Besok!!"
"Ooeghh...!!" Sigi tiba tiba ingin muntah.
Terbatuk batuk sampai ingin muntah. Aubery sinis menatap Sigi yang terlihat hari ini sedikit pucat.
"Makannya makan yang banyak. Tubuh kamu itu terlalu lemah karena kurang makan."
"Sam, apa kamu tidak mengurus pacarmu ini?"
__ADS_1
Samy melotot. "Nona anda kejam sekali menuduhku seperti itu... Apa aku terlihat seperti orang pelit selama ini?"
Iya juga sih...
Aubery melihat makanan diatas meja didepannya . Ada hampir dua puluh jenis menu yang dipesan Samy. Ada beberapa kesukaannya. Lainnya mungkin makanan kesukaan Sigi.
"Ooegh..." Sigi kembali mual. Samy mulai khawatir.
"Aku tiba tiba mual melihat makanan ini. Bisa kau jauhkan dariku?" Sigi menutup hidungnya. Ia kembali ingin memuntahkan isi perutnya.
Aubery ikutan kawatir. Diperhatikannya raut wajah Sigi yang semakin pucat.
Merasa tidak enak dengan pelanggan lain. Karena Sigi beberapa kali ingin muntah. Akhirnya mereka segera membayar tagihan dan meninggalkan restauran itu.
"Apa perlu ke dokter ??" Aubery semakin kawatir melihat kondisi Sigi. Samy yang menyetir didepan berkali kali melihat dari kaca spion.
"Tidak perlu. Mungkin hanya masuk angin." Sigi gelisah menatap keluar jendela. Beberapa hari lagi ia harus kembali ke Sidney untuk wisuda. Tapi tiba tiba ia merasa tubuhnya drop akhir akhir ini. Setiap mencium sesuatu pasti mual. Ia juga merasa mudah lelah.
Atau karena aku belum datang bulan ??
Deg!!
Sigi baru ingat sesuatu. Sepertinya ia lupa kapan terakhir datang bulan.
Jangan jangan ...
Sigi mencengkeram tangan Aubery.
"Temani aku ke dokter!!"
***
.
.
.
.
"Sam , Lei hoye ( Kamu boleh juga) !! " Seru Aubery begitu keluar dari ruang periksa. Dua jempol diacungkan kehadapan Samy.
Samy yang hanya menunggu di luar tentu tidak tidak paham maksud nonanya. Sementara Sigi hanya tertunduk disamping Aubery. Wajahnya terlihat murung. Entah apa yang terjadi dengannya.
"Dokter bilang apa ... ?? "
Aubery memeluk lengan Samy dengan tatapan menggoda.
"Ternyata paket bulan madu itu memang cocok untuk kalian berdua ??" kedua alis nona turun naik.
"Apa maksudmu non?"
"Hahhh... sudahlah. Kalian masih hutang padaku untuk menceritakan apa yang terjadi dikapal pesiar..." Aubery berlalu dari hadapan Sigi dan Samy. Rona bahagia tak dapat dia sembunyikan. Gak sabar berbagi kabar baik ini pada Shendi.
"Ah... nanti saja pas ketemu baru cerita... Gak nyangka Samy tok cer juga." Aubery senyum senyum sepanjang menuju parkiran.
"Lihat betapa menjengkelkan nona besarmu !! dia terlihat bahagia disaat temannya dalam keadaan bingung seperti ini??" Sigi geram menatap punggung Aubery.
"Apa yang sebenarnya terjadi??" Samy masih terlihat bingung. Sigi menatap jengkel pada Samy yang benar benar bodoh atau pura pura bodoh.
"INI GARA GARA SHENDI DAN NONA BESARMU !!"
.
.
.
.
***
💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞
Masih senang hati menerima vote, like and favorite ya. Love deh pokoknya😉😉
🐣🐣🐣🐣🐣🐣🐣🐣🐣🐣🐣🐣
__ADS_1