
Dyandra. " Add oil !! πͺπͺπͺ"
Fit. "Semangat gass poll... !! π€ΈβοΈποΈβοΈπ€ΈβοΈποΈβοΈ"
"Terima kasih dukungan kalian semua." Aubery terharu dengan semua dukungan. Terlebih disertai berbagai emoji lucu.
Hampir satu jam mereka live. Menjawab mereka selama ini yang penasaran dengan sosok Shendi. Juga kesempatan mereka untuk mengorek informasi langsung dari mulut Aubery.
"Yank, udah yuk... " bisik Shendi lirih.
"Tadi bilang mau live satu jam. kok mau udah gitu aja?" jawab Aubery heran.
"Pengen lagi yank..." Tatapan Shendi yang langsung bisa dipahami maknanya. Aubery menelan ludahnya. Bisa bisanya disaat camera on. Suaminya juga ikut 'on'.
Suci_Haryati. "Aku gak dengar πππ!!"
Siapa yang tahan untuk tidak mencium pundak putih Aubery yang tertampang didepan mata. Dari tadi Shendi bahkan tidak fokus menjawab pertanyaan yang muncul di layar.
Amie_Chie. "aku gak lihat πππ!!"
Ternyata cukup menyenangkan bisa berbaur dengan fans. Sayangnya rubah licik harus di jinakkan dulu. Heran kenapa rubah satu ini tidak pernah mengenal kata puas . Sebelum menjadi tontonan 21+ . Mereka akhirnya menutup live pertama hari ini.
Aubery menghadang bibir Shendi yang akan menciumnya.
"Dosa yank , menolak ajakan suami."
"Iya , tapi kira kira dong. Semalam udah berapa kali. Tadi pagi udah berapa kali." Aubery protes.
Gak nyangka Shendi yang dulu jaim jaim manjah ternyata setelah menikah jadi gak tau malu. Ia tidak punya rasa lelah . Tadi subuh mereka tidur diatas jam 3 pagi. Bangun jam 6 langsung mandi. Habis mandi kerja keras lagi. Dikamar mandi masih menjahili lagi. "Aahhh..."
"Sepuluh menit yank."
Aubery akhirnya tertawa melihat Shendi yang memelas. Imut lucu saat mengajukan penawaran. Hal gitu gitu emang bisa ditawar ?
"Mau dengar cerita Samy dan Sigi waktu dikapal pesiar ?" Aubery mengalungkan tangannya dipundak Shendi.
"Nanti cerita kalau udah selesai. cup !" jawab Shendi dengan kecupan di bibir.
"Trus kapan ke cabang A.T ?"
"Nanti sore... " masih dengan kecupan yang mulai liar menelusuri leher jenjang milik Aubery. Tangan kekar itu pun mulai menurunkan resleting dibagian belakang punggung Aubery. Mengusap punggung dan melepas pengait bra.
"Tunggu... !" Sesaat menahan tangan Shendi . Memastikan dulu bahwa laptop benar benar sudah mati.
Ini akhir pekan yang menggairahkan. Tak apa demi memuaskan suami. Sepuluh menit menjadi enampuluh menit. Sidak ke toko cabang diundur besok saja.
***
.
__ADS_1
.
.
.
Pengakuan Shendi bahwa ia sudah menikahi Aubery secara resmi. Sontak membuat heboh masyarakat luas. Pernikahan mereka yang diadakan secara sederhana. Tak urung menjadi motifasi untuk pasangan lain yang akan menikah.
Pernikahan sederhana menjadi trend baru semua kalangan menengah keatas maupun kebawah. Mengundang kerabat dekat dan sahabat.
Tak heran orang seperti Shendiaga yang dikenal tajir juga dermawan. Memilih menyumbangkan uangnya untuk mereka yang membutuhkan. Daripada membuang banyak uang untuk sebuah pesta yang sebenarnya hanya formalitas saja. Bukankah yang terpenting itu prosesi pernikahan yang sakral.
Coba lihat Artis artis yang mengadakan pesta 7 hari tujuh malam dengan siaran langsung tujuh stasiun TV. Malam pertama sampai bulan madu disorot camera. Seolah kehidupan pribadi mereka bebas menjadi konsumsi publik , tidak ada privasi. Dan entah mengapa mereka tampak senang menjadi tontonan.
Hak tiap orang sih. Kalau Shendi sama Aubery mah ogah jika hanya agar supaya dipandang wah. Paket bulan madu hadiah dari Anthony saja tidak membuat mata mereka ijo.
Diluar sangat dingin , meskipun siang itu matahari bersinar sempurna.
Inilah beijing . Jika musim dingin , dinginnya kadang sampai dibawah 0Β° . Namun jika musim panas , bahkan kamu bisa menggoreng telur di aspal jalan raya.
Di ruang apartemen kecil namun mewah yang dilengkapi penghangat ruangan. Dalam dekapan suaminya, Aubery mulai bercerita.
Cerita yang dia dengar dari mulut Sigi kemarin saat mengantarnya ke bandara.
Flashback on
Diatas kapal 'Star Cruises'.
Tatapan Samy menyapu seluruh ruang kabin yang sudah selesai di dekorasi. Sayang sekali nona tidak sempat melihat hadiah darinya.
"Aku akan memesan kamar satu lagi. Gak mungkin kita tinggal dalam satu kamar. Kamu pakai saja kamar ini..." Samy beranjak dari duduknya.
"Aku ? sendirian ? kamar seluas ini?" Mata Sigi membulat.
"Apa kamu kecewa ?"
Sigi tercekat. Ia terjebak dengan pertanyaannya sendiri.
"Maksudku kamar ini sangat luas. Luasnya hampir satu rumah. Bisa menampung dua orang bahkan satu keluarga." Sigi mengedarkan pandangannya sekali lagi. Dan berhenti pada ranjang bundar yang bertabur kelopak mawar.
Tapi hanya ada satu ranjang...
"Emmm... masih ada sofa ini." Sigi tersenyum b*go menyadari kebodohannya. Kok kayaknya mengharap banget Samy tidur satu kamar dengannya.
Anjai...
Gak tau malu banget kamu Sig !!
"Apa kamu gak takut jika nanti aku menghampirimu ditengah malam?"
__ADS_1
"Aku punya kebiasaan tidur sambil berjalan." pernyataan Samy baru saja membuat Sigi kembali tercekat.
Samy tersenyum menggoda. Digoda sedikit saja pipi Sigi langsung merona. Gadis ini menyukai Shendi dari masih anak anak. Sayangnya cintanya tidak terbalas.
"Baiklah kalau gitu..." akhirnya hanya bisa menyetujui usul Samy.
"Kamu bisa pakai baju milik nona. Sepertinya ukuran bajunya sama denganmu." Samy menarik nafas panjang lalu beranjak keluar kabin.
"Kenapa bertemu Shendi aku selalu tertimpa musibah... " Langkahnya berhenti sejenak.
"Musibah atau berkah ya... Dia belum pernah pacaran." gumamnya.
Tak ada yang bisa mereka lakukan selain pasrah menggantikan Shendi dan Aubery liburan di kapal pesiar. Sampai sore hari Helikopter yang diminta Samy pun tidak kunjung datang menjemput.
"Shendi dan Aubery . Mereka benar benar pasangan kejam ...!"
Sepeninggal Samy ,Sigi membuka almari baju milik Aubery. Semalaman membantu Samy menghias. Dan dibuat kalang kabut hampir seharian. Sekarang ia merasa sangat gerah. Mandi dan ganti baju mungkin akan membuatnya kembali fresh.
Namun Sigi dibuat takjub dengan isi almari nona besar itu. Semua baju baju ini masih baru. Ada beberapa gaun tidur seksi yang lebih tipis dari saringan santan. Ada juga yang berbahan sutra yang kalau di pakai akan menempel di badan. Yakin lekuk tubuh si pemakai akan terpampang jelas. Biar kuberi tahu , ini semua Samy yang menyiapkan...
"Ini selera Aubery ? atau Samy yang mengatur ?" Sigi merinding membayangkan.
Selain romantis Asisten itu ternyata mesum juga. Buru buru mengambil sepasang CD dan bra. Lalu bergegas menuju kamar mandi.
Setengah jam kemudian Sigi keluar dengan rambut basah. Tubuhnya masih tertutup piyama mandi . Ia bermaksud mengambil pakaian Aubery di almari lain . Namun tiba tiba seseorang entah itu siapa membekapnya dari belakang.
"Mmmpp !!" Sigi meronta. Obat bius langsung melumpuhkan kesadarannya. Beberapa menit kemudian dia sudah tidak ingat apa apa.
***
"Kami mohon maaf sekali lagi." staf cruise berkali kali membungkuk. Menyesal karena tidak bisa membantu Samy.
Negosiasi seperti apa tetap saja gagal. Ada banyak kamar kosong karena si penyewa belum menaiki kapal. Berapapun Samy bersedia membayar untuk kamar kosong itu. Mereka tetap tidak memberinya kamar dengan alasan menyalahi aturan. Sudah tidak ada kamar kosong untuk kelas ekonomi. Bahkan kamar yang paling murah yang isinya ratusan ranjang pun sudah tidak ada.
"9 hari , lalu aku harus satu kamar selama 9 hari dengan Sigi?" Samy ragu dengan kekuatan imannya. Iapun bersandar pasrah pada tangga besi yang melingkar.
Matahari sudah hampir tenggelam. Memandang samudra luas sambil menikmati matahari terbenam membuat Samy lupa untuk memberi tahu Sigi bahwa ia gagal mendapatkan kamar. Dan terpaksa harus satu kamar dengannya.
Samy berjalan gontai menuju kabin VVIP. Dengan kunci kartu atas nama Shendi. Samy membuka pintu kabin. Pintu jendela terbuka lebar. Angin sepoi masuk menerbangkan kelopak kelopak mawar. Suasana terlihat sunyi. Tak terlihat sosok Sigi diruangan itu.
"Sig??!" Samy memanggil Sigi beberapa kali. Tapi tidak ada jawaban. Kamar mandi kosong. Hanya ada sisa tetesan air bekas seseorang mandi.
"Ch... " Samy tersenyum sinis. Sigi pasti jalan jalan keluar setelah mandi. Samy pun ingin menyegarkan tubuhnya dengan mandi dan berendam. Setelah itu mengganti pakaian yang dia siapkan untuk Shendi. Agak kepanjangan sedikit tapi tak apalah.
Pandangan Samy tertuju pada sesuatu yang tergeletak di meja. Hp Sigi dan kunci kartu atas nama Aubery. Sigi keluar tanpa hp dan kartu . kemana perginya Sigi . Sudah lumayan lama gadis itu belum kembali. Samy memandang jendela yang terbuka.
"Apa terjadi sesuatu dengannya!!" Samy gelisah. Lalu bergegas keluar mencari Sigi.
.
__ADS_1
.
.