Istriku Tapi Bohong

Istriku Tapi Bohong
Breakfast Misterius


__ADS_3

Satu minggu berlalu.


Aubery sudah kembali menjalankan rutinitasnya. Bangun pagi , buat drama singkat lalu berangkat kerja. Ia menyukai make up stiles baru yang dibawa oleh Samy. Gaya make up Aubery kini lebih berani. Dengan menonjolkan area mata dan lipstik berwarna lebih gelap. Membuatnya terkesan lebih tegas dan misterius.


Wartawan masih memburunya , karena sampai saat ini. Aubery belum memberikan konfirmasi sama sekali. Ia masih belum mengingat kejadian selama 14 hari . Walaupun ia sendiri sangat penasaran.


Dan , Aubery mempunyai kebiasaan baru. Ia jadi suka keluyuran ke dapur . Membuat sesuatu untuk camilannya sendiri. Seperti membuat mie , makanan siap goreng seperti nugget , sosis atau pastel daging.


Tentu saja membuat para pelayan bingung sendiri. Nona mereka berubah sedikit demi sedikit. Bicara dengan nada datar tanpa ada lagi teriakan. Walau kadang kadang nona ketahuan sedang melamun.


Lingga sudah bisa beradaptasi tinggal di bukit Y. Ini seperti tidak sedang bekerja. Kegiatan rutinnya tidak jauh berbeda ketika dia ada dirumahnya sendiri.


Bangun pagi, menyiapkan segala sesuatu untuk anak anak sebelum berangkat kesekolah sampai pulang sekolah. Lalu membantu Raja di kandang. Siang hari membersihkan rumah. Mencuci pakaian dan memasak untuk makan siang sekaligus makan malam. Sepertinya pekerjaan ini tidak sebanding dengan gaji yang tertulis di kontrak.


Shendi jadi lebih memiliki banyak waktu . Tidur lebih awal karena pekerjaan kantor ia selesaikan pada siang hari setelah mengantar barang dagangan . Lingga beberapa kali ikut turun bukit. Dan ia cukup terpukau dengan semangat Shendi berdagang. Shendi sama sekali tidak ada rasa canggung sedikitpun dengan para pelanggannya. Ia sangat luwes dan natural seperti orang biasa pada umumnya.


Ada pengalaman lucu ketika pertama kali Lingga mengendarai simanis. Ia tak percaya dengan performa mobil pick up ini. Siapa sangka Shendi ternyata mengganti seluruh komponen sampai bagian terkecil mesin mobil itu. Hingga mengendarai mobil pick up ini serasa mengendarai Lamborgini.


Shendi masih sering ke kebun dan kandang untuk mengecek kambing kambingnya. Menandai yang sudah siap jual.


***


Aubery baru tiba dikantor tepat pukul 11. Tadi Ia mampir terlebih dulu ke pabrik konfeksi yang terletak di pinggir kota A. Pabrik miliknya yang memroduksi pakaian berlabel A.T. Kadang kadang , dirinya turun sendiri ke lapangan untuk mengecek kwalitas.


Ketika baru membuka pintu kantor. Langkahnya terhenti ketika ada sesuatu di meja kerjanya. Sebuah paper bag warna coklat.


"Shela ..." panggilnya pada sekretarisnya yang ada dibelakangnya.


"iya non" jawab Shela mendekat.


"Apa itu??"


Shela melongok kedalam ruangan lalu menatap meja kerja bosnya.


"Ketika saya meletakkan dokumen tadi pagi , paper bag itu sudah ada disana."


"Mungkin Samy yang memesan sarapan untuk anda??"


Mana mungkin , rumah selalu menyiapkan sarapan pagi untuknya dengan lengkap. Meskipun jarang dia sentuh. Samy tahu itu. Terus kenapa tiba tiba sekarang membawakan bekal sarapan untuknya.


Aubery melangkah mendekati meja kerjanya. Ditariknya post-it yang tertempel di paper bag itu. Membaca pesan yang tertulis.


Sesibuk apapun, jangan lupa sarapan.


hiduplah dengan baik . Semangat!! ☺️


Tanpa nama siapa yang mengirim sarapan ini. Hanya emoji smile di pojok bawah kertas post-it .


"Buang ... " Aubery meremas kertas itu lalu melempar ketempat sampah. Shela mematuhi perintah bosnya.


Kejadian hari ini terulang lagi keesokan harinya. Satu paper bag sudah teronggok manis dimeja kerjanya. Kali ini dengan pesan.

__ADS_1


Awali hari dengan senyuman. Terus semangat jalani harimu.☺️


Aubery mengamati tulisan tangan itu. Jelas ini bukan tulisan Samy. Siapa orang iseng yang berani menaruh ini dikantornya. Aubery mengintip isi paper bag itu. Yang sepertinya memang satu set menu sarapan.


Aubery segera meraih telfon dimeja kantornya , untuk menghubungi sekretarisnya yang diluar ruangan.


"Shela , masuk dan tolong buang ini !" dengan kesal Aubery menutup telfon.


Tak berselang lama Shela memasuki kantornya. Berjalan menghampiri Aubery.


"Non, kenapa anda tidak mencoba. Barangkali memang dari Samy yang menghawatirkan anda."


Mendengar usul Shela , Aubery mulai berfikir mungkin juga Samy yang ijin cuti 5 hari masih perhatian dengan sarapan paginya.


"Ahhh,... Samy memang cerewet. Dia tahu aku selalu melewatkan sarapan pagi."


Aubery lantas memeriksa isi paper bag itu. Kemudian ia mengernyitkan mata. Menu itu terlihat buatan rumahan , bukan biasa kantor memesan dari restoran jika ada meeting untuk para rekan bisnis . Tidak juga menu sederhana ini buatan dapur dirumahnya.


Roti bakar , 1 telur mata sapi , 1 sosis goreng , 1 cup bubur oat dan 1 gelas susu . Sepertinya pengirim sangat paham dirinya. Dia tahu minuman kesukaannya adalah susu .


"Non, apa masih perlu saya siapkan susu panas untuk anda ??"


Aubery terpaku terus menatap isi paper bag itu. Ia mengabaikan pertanyaan Shela.


Menu ini...


Aubery duduk dikursi putarnya. Pandangannya beralih kepada Shela.


"Kamu kembalilah, dan tinggalkan ini disini."


srett... srett... srett...


Dengan lincah, Aubery menggoreskan pensil warnanya pada kertas gambar. Seperti biasa , ia sedang menciptakan sebuah rancangan untuk koleksi terbaru. Aubery mengejar ketertinggalannya.


3 minggu tidak bekerja sedangkan beberapa bulan lagi waktunya peluncuran. Setiap 6 bulan sekali , A.T selalu mengeluarkan model terbaru. Dan nantinya masih harus memilih bahan, memilih aksesoris seperti kancing , membuat sampel. Ia dan para pegawainya akan sibuk untuk beberapa bulan kedepan.


Belum lagi peluncuran Parfum musim ke 6 bulan ini. Dan dia belum memutuskan mengambil tema apa.


Sesekali ia kembali melirik paper bag itu. Ia masih belum menyentuhnya. Bahkan sampai waktu habis makan siang. Akhirnya tetap berakhir ditempat sampah.


Siapa yang mengirim sarapan untuknya??


Ternyata ini belum berakhir. Ini yang ke 3 kalinya. Shela berdiri diam didepan meja Aubery . Pesan post it kali ini.


Sisihkan 10 menitmu. Bekerja dengan perut kosong tidak bagus untuk kesehatanmu. Jangan biarkan ini berakhir


ditempat sampah. ❤️


Sekarang tidak lagi memakai emoji smile. Melainkan sudah mulai berani memakai LOVE.


"Sepertinya pengirim sangat tulus membuat sarapan khusus untuk anda..."

__ADS_1


"Kapan kantorku dibersihkan ??" tanya Aubery sambil memeriksa isi paper bag. Isinya masih sama seperti kemarin.


" Pagi hari non, cleaning service sif pagi yang membersihkan ."


"Periksa CCTV , "


***


Pukul 7 kurang ,Shendi sudah tiba di parkiran Megabox mall. Ini hari ketiganya dia kemari dengan seragam biru. Seragam yang tertulis namanya di dada kiri.


Sikembar dia serahkan pada Lingga. karena dia harus berangkat jam 5 agar sampai di Megabox pukul 7, tidak boleh lebih.


Sebelum keluar dari Jeep barunya. Ia meraih paper bag warna coklat yang dia siapkan dari rumah. Menu sarapan rutin setiap paginya bersama adik adiknya. Menu yang simpel , tidak berat namun berenergi.


Sesaat mencium pesan post it yang dia tempelkan pada luar paper bag.


Dua hari ini, sarapan yang dia buat berakhir ditempat sampah. Yang pertama dia temukan di tempat sampah dapur kantor. Dan kedua ditempat sampah kantor Aubery. Mungkin yang kedua itu Aubery baru membuangnya sore hari . Hingga tidak sempat dibereskan oleh cleaning service yang bertugas sif siang.


Shendi mengambil nafas dalam dalam.


"Shendi !! Semangat !!"


Ia keluar dari Jeep lalu berjalan memasuki gedung Mall.


"Gery !!"


Suara kencang seseorang menyapa dari kejauhan. Shendi menghentikan langkahnya tanpa menoleh sumber suara. Matanya terpejam ,ia terlihat mengeluh.


"Haiizz ... Sial banget sih harus disaat seperti ini . " gumamnya.


.


.


.


.


.


.Bersambung🎉🎉🎉🎉


.


.


.


.


.👍👍👍👍 jangan ketinggalan.

__ADS_1


.🙏🙏🙏🙏Terima kasih banyak.


.❤️❤️❤️❤️ Love you


__ADS_2