
Setelah jarak sepuluh meter , Shendi kembali menemukan barang barang yang diyakini aksesoris mobil yang terbawa arus sungai. Beberapa pecahan kaca dan potongan body mobil warna putih berbahan mirip carbon fiber . Namun bukan carbon fiber yang umumnya digunakan sebagai bahan body mobil sport.
Jelas ini bukan mobil murahan. batin Shendi. Shendi semakin yakin bahwa ini memang potongan mobil Tiara. Ia semakin penasaran dimana bangkai mobil itu.
Shendi terus melanjutkan langkahnya menyusuri sungai. Dan akhirnya dari kejauhan. Dibalik bebatuan besar. Shendi melihat seonggok bangkai mobil warna putih. Terbalik , dan hampir tidak berbentuk.
Shendi segera berlari menuju bangkai mobil itu. Sangat mengenaskan , pintunya entah terbang kemana, seluruh body mobil penyok parah.
" Tiara , Sebuah keajaiban kamu masih hidup . mobilmu hancur mina seperti ini" Shendi menggeleng pelan.
"Kecuali... , kalau kamu meloncat terlebih dahulu sebelum mobil ini meluncur kedasar jurang" gumam Shendi.
Shendi mengedarkan pandangannya, mengamati bukit dikedua sisi sungai.
"Sebelah kanan, kalau tidak salah jauh diatas sana adalah bukit SS. dan sebelah kiri adalah bukit Z, disekitar bukit Z terdapat beberapa desa . Salah satunya adalah desa dimana penduduknya menemukan Tiara " Shendi mencoba menganalisis.
Shendi melangkah lebih dekat ,memeriksa luar dalam mobil sport itu. Memeriksa mesin sesuai pengetahuannya tentang otomotif. Dan...
***
Samy baru keluar dari area parkir bandara. Ia baru saja mengantar Anthony kembali ke Hongkong.
Sudah seminggu Tuan besarnya berada ditanah air. Tak terbayangkan berapa pekerjaan yang menumpuk di kantor pusat. Anthony berjanji akan kembali satu minggu lagi . Ia mempercayai Samy untuk terus mencari keberadaan Aubery. Anthony percaya Aubery masih hidup.
Hpnya berdering. Ditengoknya siapa nama yang muncul dilayar. Sam menarik nafas panjang , berharap ada berita bagus ketika ia mengangkat panggilan ini.
"Halo,"
"Halo boss, kami menangkap sinyal GPS dari Hp nona Aubery. tapi sayangnya hanya sepuluh menit. setelah itu menghilang lagi" suara dari seberang.
"Apa!"Samy terperanjat. segera ia menepikan dan menghentikan mobilnya.
"Screenshot dan kirim padaku segera!!"
"Baik boss," seseorang disebrang sana segera melakukan perintah Sam tanpa menutup sambungan.
Tak lama terdengar ting tanda satu pesan masuk ke hp Samy. Samy membuka pesan itu. Sebuah lokasi ditengah hutan yang jaraknya cukup jauh dari bukit SS.
" Hubungi Departemen Riset Ilmiah , tanyakan dimana tepatnya lokasi ini berada. Dan secepat mungkin kalian menuju kesana , bawa anak buahmu sebanyak yang kamu punya ," perintah Samy.
Samy begitu gugup , tangannya terasa kram saking gugupnya. Ia menghubungi Anthony.
"Halo Tuan" Diam sesaat.
"Cepat katakan ada apa , pesawat lima menit lagi lepas landas, aku harus mematikan hp segera" suara Anthony dari seberang.
" Tuan, anak buah saya melapor , baru saja menangkap sinyal GPS dari Handphone milik nona"
"Apa!"
Sesaat terdengar ribut ribut ditelinga Samy. Anthony ingin membatalkan penerbangan ini, namun pramugari menyuruh untuk kembali duduk dan mematikan hp segera. Dan penumpang lainya terdengar protes karena keributan yang dilakukan Anthony.
Samy tak dapat membayangkan situasi di dalam pesawat. Seorang Ayah dihadapkan pada situasi yang sulit. Ada kabar tentang putrinya yang menghilang. Namun disisi lain dia sudah berada diatas pesawat yang siap lepas landas. Anthony tidak boleh Egois. Ini bukan pesawat pribadinya.
__ADS_1
"Sam ! ingatkan aku, jika Au selamat akan kubeli maskapai ini!! kutunggu laporanmu setibanya aku di Hongkong. Sekarang urus semuanya untukku!" Suara Anthony geram.
Samy menutup hpnya.
Ya Tuhan , Tunjukkan mereka jalan agar segera menemukan keberadaan Nona.
Samy kembali menjalankan mobilnya. Selama Handphone Aubery menyala dan mampu menangkap sinyal. Maka otomatis sinyal GPS dapat terdeteksi dimanapun posisi Hp itu berada.jika Hp mati maka sinyal GPS kembali hilang dari radar.
Dan sepertinya Hp itu baru saja menyala selama sepuluh menit.
Samy meraih Hpnya, seseorang yang duapuluh menit lalu menghubunginya. kini kembali menghubunginya.
"Boss. Ternyata Lokasi itu berada jauh didasar jurang. Dan medannya sangat sulit dilalui. perjalanan darat menuju kesana butuh tiga sampai empat jam. Kurasa kita akan kemalaman."
"Siapkan anak buahmu dipintu masuk hutan, akan ada helikopter tiba setengah jam lagi !!" Samy sudah tidak sabar.
***
Shendi meninggalkan sungai ketika jam ditangannya menunjuk ke angka 15:11.
Ia melewati jalur berlawanan dari ketika ia datang. Menuju puncak bukit SS.
memanjat perbukitan yang lumayan curam. Shendi menyusuri jalan yang terdapat beberapa ranting yang patah. Pohon yang seperti habis dihantam benda cukup besar. Selama Shendi menaiki bukit itu , ia telah menemukan banyak serpihan kaca dan potongan pintu mobil sport itu, lampu depan dan beberapa barang yang diyakini Shendi berasal dari mobil itu.
Ditengah perjalanan Shendi mendengar suara beberapa Helikopter melintas diatasnya. Berputar putar disekitar hutan itu. Namun tidak dipedulikan oleh Shendi. Ia teruh merangkak naik.
Setelah Lima jam merangkak mengikuti jejak yang ditinggalkan mobil sport itu. Cukup memakan waktu karena medannya penuh tanjakan. Akhirnya sampailah Shendi di puncak bukit SS. Lima belas menit yang lalu ia sudah menghubungi Bang Sobari untuk menjemputnya dan mengantarkannya kepinggir desa Z dimana Simanis diparkir .
Hari sudah gelap. Shendi kawatir mungkin dirinya akan kemalaman lagi. Terbayang muka jutek Tiara menyambutnya. Baru tadi malam ia lolos dari amukan Tiara. Entah malam ini.
Shendi duduk ditepi jalan. suasana sudah sangat sepi. maklum kawasan itu tidak jauh beda dengan tempat tinggalnya. Hanya bedanya jalan menuju puncak bukit SS sudah lumayan bagus. untuk menunjang para wisatawan datang ke Danau kecil dipuncak bukit.
Tempo hari , Shendi mencoba mengecek siapa saja pemilik mobil Porsche Seperti yang disebutkan Tiara. Ternyata dinegeri ini ada 600 lebih orang yang terdaftar memiliki mobil merk Porsche dalam berbagai tipe. Diantaranya lima artis papan atas, selebihnya adalah para pengusaha yang tersebar dipenjuru negeri.
"Ternyata banyak orang kaya dinegeri ini."
Dan mobil tipe 718 boxster yang berada didasar jurang tadi. Selang minyak rem telah putus karena kesengajaan. bekas guntingan , mobil itu kehabisan minyak rem. Menyebabkan mobil blong lepas kendali.
Akhirnya Bang Sobari datang. Shendi sudah lelah menghalau nyamuk menggigit badannya. Apalagi tidak ada lampu yang menerangi jalan itu.
" Bang, kok lama sih... ," tanya Shendi sambil menggaruk tangannya yang bentol bentol.
"Maaf mas Shen, tadi kebetulan dapat orderan ke kota. " ucap bang Sobari sopan. Ia tahu siapa Shendi. Meskipun dia bukan Tuan mudanya lagi. Tapi rasa hormatnya pada Shendi tidak pernah hilang. Bagi Sobari selamanya Shendi tetaplah tuan mudanya yang rendah hati. Walau kadang Shendi juga memberontak seperti anak muda pada umumnya.
"Ngomong ngomong kenapa mas Shendi bisa sampai kesini ?" tanya Sobari heran. mengamati Shendi yang tampak kusut .
*M*as Shendi kok seperti habis panjat gunung saja , gak mungkin kannn...
" Bang nanti saja ceritanya, sekarang cepetan ke desa Z. Simanis aku parkir disana" Ucap Shendi sambil naik dijok belakang.
*S*imanis dibukit Z , kenapa mas Shendi di bukit SS. Sobari tambah heran.
Namun ditahan rasa penasarannya, ia mengangguk saja. Walaupun ia sangat merasa aneh dengan Shendi . Ditambah lagi siapa gadis cantik yang berada dirumah nenek. Kenapa Sikembar memanggil mereka Ibu. Ketika penasaran ia bertanya kepada Raja. Bocah tengik itu dengan santainya menjawab bahwa dia kakak iparnya.
__ADS_1
*A*ahh... mas Shendi bikin penasaran saja.
Tanya nggak ya.. tanya, enggak, tanya enggak...
"Mas??"
"Apa bang!"
"Siapa kakak ipar yang dirumah, Abang baru melihatnya tadi siang," Sobari akhirnya memberanikan diri bertanya.
"Bang , nanti saja ceritanya sekarang fokus kedepan. Keselamatan lebih penting" Shendi menunjuk arah depan. Suasana memang sangat gelap hanya sorot lampu dari motor Sobari. Lengah sedikit saja bisa bisa ia kembali ke dasar jurang dimana bangkai mobil Tiara berada. Shendi merinding ngeri.
Ditempat lain. Sam menangis meraung raung didalam mobil. Menumpahkan segala emosinya. Ia tidak ingin orang lain tahu kelemahannya.
Aubery tidak ada dilokasi yang tertangkap sinyal GPS. Handphone juga tidak ada. mobil Porsche milik Aubery juga sudah hancur lebur terbang kemana mana. Bagian terpenting dari mobil itu juga tidak ada. Camera CCTV mobil yang menyimpan rekaman .
Mungkin sudah ada yang menjarah atau terbawa arus sungai.
*E*ntahlah...
Apa yang harus dia laporkan kepada Tuan besar. Mungkinkah foto foto yang dikirim orang orangnya tadi.
Sekelebat gambar difoto tadi kembali melintas dibenak Samy. Entah berapa kilo meter jarak antara puncak bukit SS dengan dasar jurang . Mustahil Aubery masih hidup sedangkan mobilnya hancur tak berbentuk. Tangisnya kembali pecah mengingat kembali wajah Aubery yang tersenyum dari kaca spion.
Sudah jam 19:30 menit. Tuan besar pasti sudah mendarat di Hongkong. Tapi Samy ragu untuk menghubungi Tuannya.
Tuan pasti lelah , setelah lima jam duduk di pesawat...
Atau nanti malam saja aku melapor.
Atau...
Samy bimbang. Apa yang harus dia perbuat.
.
.
.
.
.
.Bersambung😘
***
👍Buat nyenengin kalian. sengaja penulis update 2 episode sekaligus. Selamat baper baper ria . 🤗🤗
👍 Jangan lupa kalau udah selesai baca tiap episode, tinggalkan like agar penulis tahu kalian mendukung cerita ini.
👍Boleh usul dikolom komentar ya.
__ADS_1
👍Sayang kalian semua .😍😍