
" Boss , nona besar sudah ditangan kami."
Seseorang yang berkulit hitam memandang sarkas Sigi yang terkulai lemas.
Kesadaran gadis itu belum pulih. Tangannya terikat , dan dia masih memakai piyama mandi.
Seorang temannya yang bertubuh besar sedang asik menghayal gimana caranya menghabiskan uang imbalan yang akan mereka dapat. Imbalan yang sangat besar jika berhasil menculik pewaris tunggal Tsang Group.
" Bagus , aku segera tiba . Ikat yang kencang ya . Ingat ! , wanita itu pemegang sabuk hitam. Jika lepas talinya maka kalian selesai dengan satu jurus saja." jawab yang diseberang menggebu.
"Asiyyap Boss !!"
" Kamu sudah menyiapkan apa yang aku minta ?"
"Udah Boss." Sihitam tersenyum jahat. Dimainkannya botol kecil berisi cairan entah apa itu.
"Lakukan sekarang juga... !"
Sihitam lalu menutup panggilan. Ia mendekat , memperhatikan wajah Sigi yang nampak seksi karena rambutnya yang masih basah.
" Boleh juga nih nona kaya." Tatapan liar memandangi paha Sigi yang tersingkap.
" Walau nanti cuma dapat sisanya , aku pun tak keberatan..."
"Kamu jangan cari mati. Urusan kita cuma sampai disini . Selesaikan tugas dan segera tinggalkan kabin ini." Suara sibesar terdengar sangat besar.
Sibesar yang menangkap aura mesum rekannya. Berusaha mencegah agar jangan berbuat kotor . Cukup mereka yang hanya staf Cruises' tergiur dengan iming iming bayaran lumayan untuk menculik seorang wanita. Bukan untuk memperkosa.
"Kau ini gak mau diajak enak ya..." Sihitam tersungut.
"Ingat bro , tugasku cuma menculik wanita ini. Setelah ini udah ga ada urusannya sama aku. Terserah kamu mau ngapain , aku pergi !" gerutu sibesar bersiap pergi.
"Iya iya ... rewel banget !" Sihitam lalu membuka botol itu lalu menuangkan setengah dari isinya ke mulut Sigi.
Merasa sesuatu yang aneh membasahi tenggorokannya. Sigi tersadar , ingin menolak untuk menelan cairan yang terasa tawar.
Tubuhnya masih lemas. Dan tenaga sihitam cukup besar mencengkeram rahangnya . Ia meronta pun tak ada artinya.
"Hei panci gosong !! Apa yang kamu berikan padaku barusan . Hah ?" ucapnya tanpa daya.
Sihitam tergelak mendengar Sigi memanggilnya panci gosong.
"Nona kelinci udah mau dimangsa harimau masih aja sok galak ."
"Who are you , kenapa menculikku?"
"Ga penting siapa kami nona besar ... , yang penting tu siapa yang akan bersenang senang dengan anda sebentar lagi..."
Sihitam bersiap siap menyusul sibesar.
"Selamat berbulan madu." melambai sebagai tanda perpisahan.
"Lepaskan aku!!" Sigi meronta namun sia sia. Tenaganya tak ada, dan ikatannya sangat kuat.
Nona besar, siapa yang mereka panggil nona besar ?
Bulan madu , siapa yang mau bulan madu ?
"Hei kalian salah culik !!"
namun sayang suaranya hanya sampai ditenggorokan.
Entah berapa lama Sigi pingsan untuk kedua kali. Ketika samar mendengar bunyi tit . Seseorang membuka pintu kabin.
panas ... panas ...
Suara langkah kaki mendekat kearahnya. Diam untuk beberapa menit.
"Dasar bodoh semua , siapa yang mereka culik !!"
Suaranya terdengar sangat jengkel. Sigi pelan membuka mata. Melihat siapa yang berdiri membelakanginya. Orang itu terlihat menelfon seseorang.
Siapa , siapa saja kamu , tolong aku ...
"Hei babi !! siapa yang kalian bawa kemari !!" hardik orang itu yang ternyata suara laki laki.
"Tapi bukan dia !! masa kalian tidak tahu Aubery Tsang... !!" ucapannya terpotong .
" Haiiizzz...!!" sadar bahwa kesalahan ada padanya.
"Boss , kamu hanya menyuruh kami membawa gadis yang menyewa kabin nomer 3124 ."
" Haiiizzz...!!" sadar bahwa kesalahan ada padanya.
Bodohnya tidak memberi mereka foto gadis yang harus mereka culik . Laki laki itu menghampiri Sigi. Bingung mau diapain gadis tomboi ini.
"Kalau gitu jangan harap kalian menerima imbalan yang aku janjikan !!"
"Boss jangan gitu dong !! kita susah payah menggendong , melompat jendela , masa ga dapat apa apa ?" protes sibesar dari seberang.
"Kalian sudah salah menculik orang , masih mau imbalan ?? jangan harap !!" menutup panggilan dengan kasar.
"Enak aja." gerutu ya lagi.
***
.
.
.
.
__ADS_1
"Oh ya, kamu kan juga termasuk orang penting bagi gery . Asyiknya diapain ya ..."
"Tolong... " Sigi memelas merasa ada yang tidak beres dengan dirinya. Apakah yang diberikan si panci gosong tadi sudah bereaksi ?
Apa yang tadi diberikan padaku ? kenapa aku merasa tidak nyaman.
"Sigi Ariesta , putri dirut WD jewellry ... Kamu manis juga . Tapi kamu bukan tipeku."
Pandangan Sigi kabur. Hingga ia tidak bisa jelas melihat siapa pria didepannya ini.
Terdengar pintu kembali di buka dari luar. Siapa lagi kira kira yang datang. Kegaduhan terjadi dan Sigi tidak begitu tahu apa yang terjadi setelahnya.
"Anying !!" umpat laki laki itu sambil buru buru bangkit meninggalkan Sigi.
Sepertinya lebih dari satu orang yang datang. Salah satu berteriak memerintahkan yang lain untuk mengejar seseorang yang kabur lewat jendela.
"Jangan biarkan dia lolos !!"
Itu suara Samy ...
Samy , atau siapa saja tolong aku...
"Sig ... Sigi !!" Samy merebahkan tubuh Sigi keranjang bundar yang bertabur kelopak mawar. Samy telah membawa Sigi kembali ke kabin yang disiapkan untuk Shendi dan Aubery.
Tapi sepertinya Sigi tidak baik baik saja. Sigi menarik tubuh Samy kedalam pelukannya.
"Sigi , sadar !!" Samy gugup karena Sigi yang tidak wajar. Gadis itu merampas ciuman pertamanya. Bahkan dengan tidak sabar melepas kancing kemejanya.
"Tolong Sam , aku sudah ga kuat ... " Sigi mengiba.
"Apa yang diberikan Riki padamu Sig... ??"
"Aku gak tahu." Sigi menggeleng kencang.
Samy tak habis pikir. Kenapa Riki bisa ada di atas kapal pesiar. Bukankah dia sekarang buronan. Kenapa bisa leluasa menyewa kabin yang bersebelahan dengan kabin Aubery.
Apa Riki selama ini selalu mengawasi Aubery. Bahkan dia tahu Shendi dan Aubery akan berbulan madu di kapal pesiar. Riki benar benar sudah dibutakan dengan benci. Dia akan melakukan apapun untuk membalas sakit hatinya.
Kamu tidak akan bisa lolos dari kapal ini Rik. Kecuali kamu nekat loncat ke laut menjadi santapan ikan...
Sigi kembali menarik paksa Samy. Menciumi tiap inci wajah Samy tanpa ada yang terlewati.
"Apa kamu tidak menyesal ??" Samy sudah mulai terpancing. Nafasnya memburu berusaha mengimbangi cumbuan Sigi.
Bagaimanapun Samy juga pria normal. Bahkan Sigi mendengar degup jantung Samy.
Sigi tidak menjawab pertanyaan Samy. Namun berlahan gadis berlesung pipi itu melepas tali piyama yang mengikat.
Samy menelan ludah. Dibalik tubuh yang selalu ditutupi baju rocker . Sigi ternyata juga pandai merawat diri.
Kulitnya halus , bersih tanpa ada satu pun tahi lalat menghiasi. Jiwa kelelakiannya bangkit. Maka gadis itu tak akan membuang buang waktu.
Hasrat terlarang muncul tak bisa dikendalikan. Sigi mendadak sangat agresif. Dan Samy dibuat bertekuk lutut pada gadis yang disukainya.
***
Ah, mendadak jadi kangen mama.
Dasar anak Mama. Baru setengah bulan tidak bertemu mama rasanya kayak berbulan bulan.
"Ini gara gara Gery dan Aubery !! Sekarang aku jadi buronan ... , aku tidak akan memaafkan kalian berdua... tidak akan... !!"
Riki gak nyangka secepat itu dua orang suruhannya balik menyerangnya. Mereka membocorkan keberadaannya kepada asisten Aubery.
Lalu menggerebek beramai ramai kabin yang dia sewa . Untung saja berhasil kabur.
Tapi dimana aku berada sekarang ??
Seingat Riki , semalam dia melompat dan mendarat dengan selamat. Diam bersembunyi menunggu keadaan aman. Lalu dirinya tertidur.
Riki mencoba bangun , namun tempatnya berpijak bergoyang . Memaksanya mencari keseimbangan. Dan betapa Riki terkejut ketika melihat sekelilingnya.
Hanya ada lautan luas . Sejauh mata memandang yang terlihat hanyalah lautan . Jangankan kapal pesiar , kapal nelayan pun tak nampak. Kenapa dirinya ditinggalkan sendirian diatas kapal sekoci.
Ternyata Riki bersembunyi di kapal sekoci. Mungkin tali pengikatnya longgar hingga pelan pelan lepas tanpa Riki sadari.
Sepertinya doa readers terkabul. Riki benar benar ke laut aja. Entah kemana nasib akan membawa Riki.
"MAMAAAAAAAAAA !!!!"
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
_______TAMAT________
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
Novel ini udah bener bener tamat gaes. Maap lama updatenya. Udah selesai tugas Author buat nepati janji. Kasih ending yang memuaskan.
Shendi dan Aubery akhirnya hidup bahagia tanpa ada penghalang.
Meskipun kehidupan masa depan adalah misteri. Tapi yakinlah masa depan mereka sangat luar biasa.
Walaupun kadang akan berselisih paham.
saling cemburu.
Tahulah pesona tuan muda kita . Dan Aubery yang tetap menjadi primadona.
Tapi mereka selalu baikan kok ,
ditempat tidur...
Kalau ada yang minta dibikinin season dua. Bolehlah Author bikin ( Liat dulu berapa dukungannya ) . Tapi entar gak boleh komplain tentang isi ceritanya.
Semoga kalian suka dan ikhlas menerima.
.
.
.
Thanks buat Allah SWT .
Thanks buat para Reader . Gak tau napa kalian tetap aja baca padahal ceritanya enggak banget.
Thanks buat my husband . Antara dicintai dan dihargai. Aku pilih bikin karya ini. Karena semua itu hanya halusinasi.
Thanks untuk semua tokoh di ITB.
Shendi.
Aubery.
Samy.
Arif.
Sigi.
Anthony.
Yashinta & Ramanda.
Raja.
Lingga.
Jimin & Romy.
Riki.
Oscar.
Sobari.
Dan tokoh cameo yang author ga bisa sebut satu satu.
Dan , Sampai jumpa ...
***
.
.
.
.
.
.
Shendi & Aubery ( pas jadi Tiara )
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
__ADS_1