Istriku Tapi Bohong

Istriku Tapi Bohong
Parfum A.T (visual Samy)


__ADS_3

"Apakah nona ada rencana mau meluruskan kesalah pahaman ini??" tanya Samy.


"Kasihan M&M yang tidak ada hubungannya ikutan terseret dalam masalah ini"


"Perusahaan itu pasti juga tidak tinggal diam kan??" Aubery acuh melihat keluar dari kaca mobil.


"Ya perusahaan itu memang sudah bertindak , Tapi belum merubah apapun. Mereka malah menyabotase kantor pusat walaupun sudah dikeluarkan berita resmi bahwa perusahaan itu sudah bukan milik keluarga Sebastian." Samy melirik sebentar Aubery yang duduk disampingnya. Ia ingin melanjutkan mengatakan sesuatu yang Samy tahu. Tapi kemudian ragu setelah berfikir lebih baik masalah ini nona tahu dengan sendirinya.


"Hubungi Aura untuk datang ke acara peluncuran hari ini. Ada sesuatu yang ingin aku sampaikan"


"Baik non!"


"Oh ya Sam, kamu bisa membantuku??"


Sambil menyetir Samy menoleh beberapa kali. Biasanya Aubery akan langsung memberi perintah tanpa bertanya terlebih dulu. Aubery melihat jam Rolex ditangannya. Kayaknya waktunya masih cukup. Iapun menghubungi stafnya dengan hp pribadinya.


"Siapkan dua pakaian dari koleksi terbaru untuk anak laki laki dan perempuan ... umurnya ??? emmm sekitar ... , tujuh tahun."


Mendengar perintah Aubery pada seseorang, Samy penasaran , kira kira bantuan apa yang diharapkan nona darinya. Aubery menyimpan kembali hpnya ke dalam tas. Tersenyum penuh teka teki membuat Samy semakin penasaran.


Saatnya aku membalasmu...


Shendiaga, bersiaplah jantungan...


***


Samy berdiri gelisah di depan gerbang SD Harapan Bangsa kota B. Ia tak tahu mengapa akhirnya bersedia mengikuti perintah Aubery menjemput adik adik Shendi. Dirinya harus tiba sebelum waktu pulang sekolah. Karena pasti akan ada orang yang diutus Shendi menjemput anak anak.


Jam 1 lebih lima belas menit. Salah satu guru menghampiri Samy yang terlihat gelisah didepan gerbang.


"Maaf , ada keperluan apa ya?" tanya guru itu penuh selidik. Tampang Samy yang terlalu maskulin, tidak terlihat seperti pejabat dari departemen pendidikan. Samy juga tidak terlihat seperti wali murid karena belum pernah melihat Samy sebelumnya .


"Permisi saya menjemput Yash dan Ramanda murid kelas satu. Saya adalah pamannya. Ada urusan yang sangat mendesak jadi kakaknya menyuruh saya menjemput Yash dan Ramanda untuk pulang lebih awal ."dengan sopan Samy berusaha agar guru itu tidak curiga.


"Tunggu sebentar, saya panggil mereka dulu..." guru itu kembali ke dalam. Seperempat jam kemudian kembali bersama Yash. Awalnya Yash heran seseorang yang bukan Kakaknya juga bukan Lingga datang menjemput lebih awal. Ternyata itu Samy, asisten Tiara, Ibu bohongan yang dibawa kakaknya beberapa waktu lalu.


"Paman???" Yash menghampiri Samy. Samy menyambut kehadiran Yash , membungkuk lalu memeluk tubuh gadis kecil itu.


"Kakak Aubery sangat merindukan kalian.Apakah Yash dan Ramanda bersedia ikut paman bertemu dengan kakak Aubery??" Samy berjongkok dan berbicara lirih.


"Sungguh??, kami juga sangat merindukannya. Mas Shendi belum juga membawa kakak ipar pulang kerumah kayu. Kita udah gak sabar bertemu dengannya" Yash terpekik gembira.


Samy tersenyum mendengar Yash menyebut Aubery dengan 'kakak ipar'.


"Kalau gitu cepatlah!"


"Aku ambil tas dulu sekalian memanggil Ramanda!" Yash berlari kembali ke ruang kelas. Guru itu hanya menggeleng melihat ekspresi Yash yang sangat gembira .

__ADS_1


Tak berapa lama Yash dan Ramanda berlari dengan membawa tas masing masing. Ramanda berbinar melihat Samy dikejauhan. Ia cukup akrab dengan Samy saat menginap 2 hari di rumah besar .


"Paman, kamu datang menjemput kami??"


Samy tersenyum lalu mengangguk dan meraih tangan Ramanda.


"Terima kasih Bu..." Samy kembali tersenyum sopan kepada bu guru.


"Sama sama, anda terlihat akrab dengan mereka ya...?" guru itu tampak senang. Syukurlah anak sekecil itu sudah kehilangan orang tua sejak masih bayi. Tapi sikembar begitu disayangi oleh orang orang disekitarnya.


Samy pamit undur diri kemudian bernafas lega, dan sikembar buru buru menarik Samy pergi. Mereka sungguh tidak sabar bertemu dengan Aubery.


Samy melaju mobil sport baru milik Aubery kembali ke kota A. Dimana Aubery sudah menunggu di tempat acara. Diperjalanan sikembar kesenangan hingga lupa tidak menelfon Shendi ataupun Lingga.


Samy membawa sikembar ke salon yang berada di salah satu mall besar di kota A. Disana sudah siap dua setel baju anak anak yang disiapkan oleh staf Aubery untuk sikembar. Setelah itu membawa sikembar ke tempat diselenggarakan peluncuran parfum A.T.


"Sayang... !" Aubery memanggil Yash dan Ramanda yang baru masuk. Sikembar menoleh ke arah suara memanggil. Sosok Aubery yang sangat berbeda dengan waktu di bukit Y membuat mereka terpana.


"Kakak !! cantik sekali..."Sikembar tak bergeming ketika Aubery mendekat ke arah mereka. Dengan memakai baju koleksi A.T terbaru sekalian promosi dipeluncuran nanti.


"Sayang , kangen banget..." Aubery memeluk si kembar. Ia tak mempedulikan sikembar yang masih belum percaya bisa bertemu kembali dengannya . Aubery mencubit hidung sikembar gemas.


"Kalian juga tetap cantik dan tampan!"


"Mas Shendi bilang, Kakak sudah mendapatkan lagi ingatan yang hilang. Dan melupakan semua yang terjadi dibukit Y. Seharusnya kakak juga lupa dengan kami" ucap Yash.


Mereka melepas rindu di sudut ruangan. Aubery terlihat sangat akrap dan telaten mengajak anak anak mencoba kue kue yang dihidangkan di meja. Samy pamit untuk memeriksa sampai sejauh mana persiapan acaranya.


"Aiyoo... Beb. Anak siapa menggemaskan ini ??" seorang pria lemah gemulai menghampiri mereka.


" Beby sayang, apa kamu beli satu gratis dua?? Bisiknya pada Aubery yang terlihat tenang menanggapi pertanyaan nyeleneh.


"Mereka adalah anak anak yang menjadi tanggung jawabku dikemudian hari" jawab Aubery mengusap kepala sikembar. Meskipun jawaban itu sedikit ganjil. Tak membuat pria feminim itu ingin tahu lebih banyak. Aubery baru mengalami peristiwa yang pasti mengguncang jiwanya.


"Ok beb , sebentar lagi kita akan bersama sama menyaksikan iklan perdana untuk parfummu. Dibuat sesuai konsep yang kamu minta" ucap pria feminim itu sambil menunjuk layar tv besar di pojok samping ruangan.


"Puji kami doong... kamu tahu nggak, sangat sulit membuat cerita singkat seperti permintaanmu. Apalagi waktunya yang sangat mendadak!" pungkasnya dengan mimik wajah tak percaya.


"Terima kasih Pedro, aku tahu kamu pasti mampu. Kamu yang terbaik." Aubery menyentuh pundak Pedro.


"Bayangkan beb. Kami harus mencari model model yang pas dengan bayanganmu. Mencari lokasi seperti permintaanmu. Kami bahkan tidak tidur dua hari ini... bla... bla... " Pedro nyerocos meluapkan perjuangannya . Pedro adalah seorang ahli di bidang iklan yang membantu menyampaikan konsep para bisnisman memperkenalkan produknya dalam bentuk cerita visual. Ia telah menjadi langganan Aubery tiap ada produk baru yang keluar.


Dari jauh Samy memberi kode kearah Aubery. Semua sudah siap. Aubery mengangguk kemudian mengajak sikembar ke depan. Meninggalkan Pedro yang masih semangat bercerita.


"Beb... !! kamu mengacuhkanku... ?? oouugghh... aku tak percaya !!" Pedro mengibaskan tangannya. Lalu menghampiri tamu undangan lain.


Aubery membuka acara peluncuran. Yash dan Ramanda berdiri mengapit.

__ADS_1


"Setiap orang pasti memiliki kenangan. Ya, kenangan masa lalu berisi ingatan dan kerinduan terhadap hal-hal yang sudah dilalui. Berbicara tentang kenangan, terkadang akan membangkitkan berbagai perasaan entah senang, kesal, ataupun sedih."


"Untuk kenangan yang menyedihkan, mungkin mayoritas orang ingin segera melupakan dan tidak ingin mengingatnya kembali. Sementara untuk kenangan yang membuat bahagia, rasanya ingin terus selalu diingat bahkan ingin kembali mengulang momen itu. Namun sebenarnya apa yang telah aku capai dan lakukan kemarin, pada akhirnya sudah menjadi kenangan hari ini." Aubery menggenggam erat microphone.


Para undangan yang hadir meresapi kata kata pembuka yang disampaikan Aubery. Seolah mereka ikut larut dalam suasana yang diciptakan diruangan ini.


"Beberapa aroma, terkadang bisa bertindak sebagai mesin waktu. Menyedot kita kembali ke waktu yang sudah lalu, di mana ingatan langsung muncul ketika indera penciuman menangkap aroma itu." Aubery tajam menatap tamu tamunya yang berdiri mendengarkan. Beberapa wartawan fokus mengambil gambar dan merekam.


Samy yang semula berdiri diantara para tamu. Memandang Aubery yang seperti terlihat larut dalam perasaannya sendiri. Ia lalu maju kedepan menghampiri nonanya. Menyentuh lembut pundak gadis itu. Aubery kembali tersadar.


"Parfum musim ke 6 A.T kali ini saya mengusung tema kenangan.ketika kita mencium aroma baru parfum ini maka kita dapat mengingat kembali sesuatu yang berhubungan dengan peristiwa yang berarti di masa lalu kita, pertama-tama kita akan memiliki respons emosional terhadap sensasi dan kemudian kenangan akan mengikuti"


Aubery melirik jam ditangannya.


"Saya minta waktu sebentar , karena sudah tiba waktunya mari bersama sama menyaksikan iklan perdana parfum A.T musim ke 6. Iklan ini selanjutnya akan ditayangkan 30 kali dalam sehari selama tiga bulan kedepan." Aubery menggiring pandangan penonton ke layar tv besar.


"Hitung mundur dari sekarang. 30,29,28...


3,2,1..."


Waktu yang sangat tepat. Bersamaan muncul sebuah iklan parfum di layar tv. Para tamu tampak takjub dengan cerita visual yang berdurasi beberapa detik itu. Sebuah kisah yang di kemas secara singkat namun cukup membuat pemirsa bisa memahami maksud yang disampaikan.


Pedro tersenyum puas dengan hasil kerjanya. Tepuk tangan riuh membahana. Beberapa orang saling berbisik . Apakah ini kisah nyata yang diambil dari pengalaman Aubery baru baru ini.


"Kakak..." Ramanda dan Yash memandang sendu Aubery . Iklan yang tayang barusan apakah...


.


.


.


Bersambung🎏


Samy



.


.


.


***


Terima kasih yang masih setia disini. Maaf telat update dari jadwal biasanya. Penulis lagi sibuk di dunia nyata🤗🤗.

__ADS_1


Jangan lupa Like ya. Gak bayar kok😉


__ADS_2