Istriku Tapi Bohong

Istriku Tapi Bohong
Serangan Sigi #2


__ADS_3

"Sigi... Sejak kapan kamu berdiri disini . Bikin kaget saja??" Shendi menatap ilfil ke Sigi . Lalu melewati gadis yang berdiri mematung itu. Ada rasa kecewa dengan kelakuan Sigi yang menghapus riwayat panggilan hpnya.


"Shen , aku ingin bicara denganmu... "


Shendi menghentikan langkahnya, Akhirnya ia tidak tega untuk mengabaikan Sigi . Sudahlah , jika Sigi mau mengakui kesalahannya. Berlahan Shendi berbalik dan Sigi menghampirinya.


Hening beberapa detik , Shendi menunggu Sigi berkata.


"Maaf ... " Akhirnya keluar dari mulut Sigi.


"Maaf... ? Kesalahan apa yang sudah kamu lakukan?"


"Maaf , karena aku pulang tanpa memberitahumu terlebih dulu. Mendengar gosip kamu dekat dengan Aubery Tsang . Aku kaget... dan buru buru pulang untuk memastikan."


"Oohh... " Shendi kecewa.


"Sebenarnya bukan salahmu. Aku yang tidak memberimu kabar. Karena saat itu aku belum pasti dengan perasaanku . Tapi sekarang kamu sudah lihat sendiri. Aku dan Aubery ... "


"Aku menyukaimu Shen... " Sigi memotong ucapan Shendi.


Deg!


Secepat itu ramalan Romy terbukti. Bahkan dirinya belum menyiapkan jawaban. Shendi dengan raut terkejutnya menatap nanar mata Sigi yang memerah .


"Aku menyukaimu dari kecil. Bahkan sampai dewasa rasa ini tidak berubah..."


"Aku mengagumimu , menghormatimu , aku bahkan mematuhi setiap ucapanmu..." Sigi mulai menumpahkan segala perasaannya. Shendi tidak menyangka Sigi benar benar menyukainya. Bahkan dari kecil...


Sigi tiba tiba mendekat dan mencium pipinya. Rasa terkejut tak dapat Shendi sembunyikan. Sigi bahkan tidak ada aba aba sama sekali. Bau alkohol tertangkap hidung Shendi.


Sigi minum wine untuk menambah keberaniannya ??


Ada dua ruangan yang pintunya selalu tertutup di ruang belakang. Salah satunya adalah ruangan untuk menyimpan koleksi barang antik Shendi. Di dalam ruangan itu masih ada ruangan lagi. Namun untuk masuk harus memasukkan password. Dan Sigi tahu password kamar penyimpanan wine itu.


Shendi mendorong Sigi pelan. Hingga ciuman pipi itu harus usai.


"Aku mencintaimu... " suara Sigi terdengar parau.


"Sigi... "


Namun Sigi kembali memotong. "Aku sudah lama memendamnya. Tapi karena gosip itu membuatku tidak bisa menahan perasaanku lagi . Aku jauh datang untuk menyatakan ini. Karena aku tidak ingin terlambat lalu kemudian kehilanganmu... " menatap wajah Shendi lekat.


"Aku takut menyesal jika aku tidak pernah mencoba. Dan pada saat itu kamu sudah menjadi milik orang lain" bibir Sigi bergetar . Shendi ikut larut dengan perasaannya sendiri. Dengan keberaniannya Sigi telah mengungkapkan semua perasaannya. Meskipun Shendi tidak pernah menduganya..


"Sigi, kita dari kecil sudah bersama. Aku menganggapmu sebagai adikku sendiri." Shendi memegang kedua pundak Sigi. berharap Sigi juga mau memahaminya. Mereka bertatapan.


"Shen, beri aku kesempatan!!" diam sesaat. "Siapa tahu dengan mengubah sudut pandangmu. Maka perasaanmu juga berubah."


"Sigi... Bukan seperti itu." Shendi bingung harus ngomong apa. Sedikitpun ia tidak memiliki perasaan pada Sigi.


"Kurasa perasaan harus jelas. Dan aku sudah jelas dengan perasaanku sendiri. Aku menyayangimu sebagai adikku. Tidak lebih."


"Apa kamu sudah mencintai orang lain??"


"Apa orang itu Aubery Tsang??" air mata Sigi menggenang. Shendi memejamkan mata , menunduk , kemudian mengangguk. Sungguh ia tidak ingin melihat Sigi menangis.


"Maaf... , aku belum bisa menerima perasaanmu." Shendi mengatur nafas . Yang ingin diucap sudah terucap. Meskipun harus menyakiti Sigi.


Brrm... brrm...


Tiba tiba suara mobil sport di halaman depan membuyarkan konsentrasi mereka. Shendi berlahan menurunkan tangannya dari pundak Sigi. Memastikan pendengarannya bahwa itu benar mobil Aubery.

__ADS_1


Akhirnya air mata Sigi benar benar jatuh saat Shendi beranjak dari hadapannya . Tangisnya pecah ketika langkah Shendi semakin cepat setengah berlari menuju halaman depan. Terlihat jelas Shendi begitu panik dan kawatir.


Suara mobil sport yang menderu semakin menjauh dan akhirnya menghilang. Hati Sigi hancur. Hubungan yang sudah terjalin sekian lama harus berakhir dengan kecanggungan. Shendi pasti akan berubah setelah hari ini.


***


"Mau kemana dia?!" tanya Shendi sambil menatap mobil Aubery yang menghilang ditikungan. Raja hanya menjawab dengan mengangkat kedua bahunya.


"Nah... aku tidak tahu apa apa ya !! Tadi kakak ipar memang bersamaku. Tapi dia baik baik saja sampai dia masuk ke dalam rumah. Entah apa yang dia lihat atau dengar . Dia kembali keluar setelah beberapa menit." Raja membela diri karena hafal muka Shendi kalau mau marah. Ia merasa tidak menyinggung Aubery.


"Haiizz... " Shendi dengan putus asanya.


Apa Tiara melihat saat Sigi mencium pipiku Dan pergi sebelum mendengar jawabanku...


"Aku sudah baik hati menghibur kakak ipar. Bahkan dia tadi sudah tersenyum. Mas Shen tahu kan aku tidak pernah akur dengannya." imbuh Raja.


Shendi tak menghiraukan Raja. Dicobanya menghubungi nomor Aubery. Namun di reject.


Coba lagi, di reject lagi.


"SIAL ... !!!"


***


.


.


.


.


Dengan muka bantal, Jimin menghampiri Shendi yang berdiri gelisah di taman bawah apartemen.


"Apa mas... " dengan malasnya menyapa Shendi.


"Nah..." Shendi menyerahkan hp Androidnya pada Jimin. Jimin bingung apa maksudnya. Tiba tiba Shendi telfon mengganggu tidurnya yang nyenyak . Ternyata bosnya ini sudah ada dibawah ,dan sekarang tiba tiba ngasih hp . Baik banget.


"Ajari aku bagaimana melacak keberadaan seseorang lewat hp." ucap Shendi dengan gaya sok cueknya . Jimin mengernyit melihat mukanya saja sudah kelihatan Shendi lagi gelisah.


"Siapa yang ingin kamu lacak mas, sampai harus turun tangan sendiri??" serius. Sesaat wajah Jimin berubah tegang. "Jangan jangan kamu ingin melacak Aubery Tsang!!"


Shendi malu malu. "Wahhh... " Jimin menggeleng tak percaya menatap bosnya.


"LUPAKAN... !!!"


"Kamu... ??" Shendi menuding Jimin geram.


"Aku takut anda malah jadi terobsesi... Karena dengan melacak ponselnya berarti anda bisa mengetahui keberadaan Aubery kapanpun dimanapun anda mau. Itu sama saja Aubery telanjang didepan anda. Bahkan anda bisa melihat siapa saja yang menghubungi atau dihubungi Aubery. Alias Aubery tidak ada privasi lagi." Jimin membetulkan kacamata.


"Bagaimana kamu tidak mempunyai perasaan menuduhku ingin mengintip Aubery telanjang." Shendi sebal. Ada kesempatan lebar pun dia lewatkan . "Nunggu sah dulu baru boleh..."


Jimin menggeleng. Pemahaman tuan muda emang payah. "Pertama pacaran langsung posesif begini. Hati hati Jangan terlalu mengekang , nanti malah menghilang lo..." ucap Jimin kemudian.


"Siapa yang posesif !! aku mencarinya dari pagi sampai sekarang belum ketemu. Hp nyambung tapi tidak diangkat. Aku hampir mati karena kawatir !!" Shendi langsung erosi gunung merapi, tak terima dituduh posesif.


Shendi putus asa karena kehilangan jejak . Aubery tidak mau mengangkat hpnya. Shendi bahkan ke danau Bulan di puncak bukit SS seperti saran Samy. Aubery dulu sering kesana jika mood lagi jelek. Tapi nihil. Shendi juga pergi ke Megabox tapi di parkiran tidak ada mobil milik Aubery. Muter muter kota A tapi bayangan Aubery pun tidak ada.


Akhirnya dengan terpaksa minta bantuan master Jimin. Shendi menceritakan kesalah pahaman tadi pagi.


"Oh gitu ternyata..." Jimin manggut manggut. "Ngomong ngomong soal melacak. Aku sudah ada laporan mengenai Siapa Riki yang sebenarnya."

__ADS_1


"Ah, benar juga. Terlalu menghawatirkan Aubery sampai lupa dengan Riki. Baiklah katakan..." Shendi siap mendengarkan.


Shendi dan Jimin pun nampak ngobrol sangat serius. Terlihat Shendi mengangguk beberapa kali mendengarkan penjelasan Jimin. Tangannya terlihat mengepal menahan marah.


"Jadi Riki ada hubungannya dengan kematian Oscar Sebastian??" Shendi menyimpulkan setelah mendengar semua laporan dari Jimin.


"Bisa jadi mas . Riki mendanai Oscar untuk misi melenyapkan Aubery. Ketika Oscar gagal dengan misinya. Riki marah karena sudah mengeluarkan banyak uang . Lalu Dorr !! Oscar dibunuh." Jimin berasumsi.


Email satu bulan yang lalu yang masuk di komputer Riki. Laporan transfer uang sebesar 500 juta sebanyak dua kali dalam waktu yang berbeda ke rekening tujuan atas nama Oscar Sebastian.


Shendi geram menahan emosi. Riki ternyata adalah manusia berdarah dingin yang sangat berbahaya. Ia bisa melakukan segalanya. Dan manusia itu ada disekitar kehidupannya. Mengancam bahkan merancang pembunuhan terhadap kekasihnya.


"Apa mas sudah tahu gosip yang hangat diperbincangkan kemarin dan hari ini??"


Shendi menatap Jimin penasaran.


"Gosip tentang Aubery. Dan ini sudah menyangkut nama anda." jimin merebut hp Shendi dan menunjukkan berita yang tersebar di berbagai media.


Heran dengan bos. Punya hp buat apa aja. Berita begitu heboh tentangnya malah tidak tahu._Jimin.


Shendi kaget bukan kepalang. "Gila apa ... !! Bagaimana bisa ada gosip yang sangat menggelikan seperti ini. Sumber darimana sampai mereka berani menyebar berita hoax tentang Aubery !!"


" Aku berhasil menyelidiki akun akun yang gencar memprovokasi. Siapa yang berkomentar tajam, dengan opini mencoba menggiring masyarakat semakin percaya dengan rumor rumor itu."


"Dengan mencocokkan nomor hp dan nomor rekening penerima dana dari Riki . Aku menemukan fakta bahwa para pemegang akun itu masih saling berhubungan. Mereka adalah satu komplotan. Dan siapa lagi dibalik semua ini kalau bukan putra walikota."


"Riki lagi Riki lagi... "gumam Shendi.


"Ya sudah aku mau pulang melanjutkan tidurku..." Jimin ngeloyor begitu saja meninggalkan Shendi sendirian.


"Oh ya!" Jimin berbalik.


" Nanti aku kirim sebuah software ke hp anda. Anda cukup menginstalnya. Setelah terinstal , tinggal masukkan nomer hp. Asalkan hp itu aktif dan ada sinyal. Maka anda bisa melacak keberadaannya. Dimanapun , kapanpun." singkat Jimin menjelaskan.


"Semudah itu??" Shendi tampak tercengang.


"Emh..." Jimin mengangguk. "Ingat untuk menambah bonus akhir tahunku !!" lalu benar benar pergi dari hadapan Shendi.


Shendi hanya membuang nafas berat.


"Hahh... mereka yang memiliki otak kelewat encer."


.


.


.


.


.Bersambung🕵️


.


.


👋Sampai jumpa di episode selanjutnya.


🙏Terima kasih atas Like , vote , favorite , komentar dan vote. Sangat berarti untuk Author.


😍I love you❤️❤️❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2