
kemarin.....
Tiga kamar atas dan kamar utama baru selesai dipasangi AC. Dua orang tukang spesialis AC meninggalkan bukit Y setelah jam lima sore. Cukup memakan waktu karena harus melubangi dinding rumah yang kokoh . Rumah itu memang dirancang tahan goncangan , walaupun hanya rumah kayu jika dilihat bagian luar.
Shendi juga baru selesai memasang antena parabola untuk tv baru yang dibeli Tiara. Dengan kartu kreditnya tentunya.
Ia mencoba menyetel beberapa saluran apakah gambar dan daya tangkapnya bagus atau tidak. Shendi cukup puas ternyata parabola ini bekerja cukup bagus di bukit Y .
Shendi berhenti pada saluran tv yang sedang menyiarkan berita. Sebuah berita kecelakaan tunggal yang terjadi di puncak bukit SS dua minggu lalu. Melibatkan seorang pewaris tunggal Tsang Group sekaligus Desainer ternama merk A.T .
Mobil Porsche 718 Boxster ditemukan didasar jurang. Mayatnya belum ditemukan . Jadi sampai sekarang belum diketahui apakah Aubery Tsang masih hidup atau sudah meninggal. Begitu kurang lebih berita yang disiarkan.
"Aubery Tsang!!" Pekik Shendi.
Shendi tak mampu menyembunyikan rasa terkejutnya. Gadis yang selama dua minggu ini tinggal satu atap dengannya ternyata adalah anak seorang miliuner. Sekaligus desainer A.T.
Dan baru sekarang berita resmi tentang hilangnya Sang pewaris itu muncul di media.
apa yang harus kulakukan
apa yang harus kulakukan....
Tanpa sadar Shendi berdiri disofa saking paniknya. Apakah dia akan dituduh sebagai penculik.
"tenang Shen,..... tenang,.... Rileks..... " Shendi mengambil nafas panjang. Ia segara masuk kekamar utama setelah mematikan Tv.
Kalau pas lagi senyum mirip banget kayak Aubery......
Shendi ingat kata kata seorang mahasiswa dilapangan basket.
Katanya aku mirip Au... Au.....
Tiara waktu dihampiri tiga siswi SMA di food street.
"hhhahhh... Sial..." Shendi menyesali dirinya yang mempunyai daya ingat lemah. Terlebih lagi kenapa dirinya tidak mencari di pencarian tentang inisial A.T di komputer.
Segera Shendi mengetik nama Aubery Tsang dikolom pencarian Goo**e. Hanya perlu beberapa detik ,hasil pencarian langsung menunjukkan biodata Tiara atau Aubery lengkap dengan Foto sekaligus keterangan singkat tentangnya dalam dua bahasa .
______________________________
Name. : Tsang Wing Tze
Native Name : 曾榮子
Also known as : Aubery Tsang
Profession. : Desainer
Birthdate. : 02 April 1998
Birthpace. : Hongkong , SAR
High. :164 cm
Weight. :45 kg
Hobby. : Drawing and Horse Riding
He has dual nationality ( Bipatride ) , the sole heir to the Tsang group Corporation.The designer and founder famous clothing company of the A.T, Has started to know business since he was 15 years old. This specialty shop that provides women's clothing and perfume has 15 branches throughout the country and 5 branches in Asia.
Dia memiliki dua kewarganegaraan (Bipatride ) . Pewaris tunggal Tsang group Corporation.
Desainer sekaligus pendiri perusahaan pakaian wanita berlabel A.T.
Sudah mulai mengenal bisnis sejak usianya menginjak 15 tahun. Toko khusus yang menyediakan Pakaian wanita dan parfum ini Memiliki 15 cabang diseluruh negeri dan 5 cabang di Asia.
__ADS_1
______________________________________
Setelah membaca keterangan yang tertulis, Shendi tersungkur diatas meja komputer. Ia sudah tidak mampu menopang kepalanya sendiri. Menangis darah pun sekarang tidak ada arti . Menyesal tidak ada guna.
"ku menangis......"
Shendi memukul meja dengan dua tangannya. Meratapi kebodohannya. Ini akibatnya selama ini selalu membatasi informasi . Hingga tidak mengenali siapa gadis yang tinggal bersamanya selama dua minggu ini.
***
Rumah sudah bersih dan sudah rapi. Tiara bersama Yas dan Raman dikamar , mencoba kenyamanan kamar yang kini ber AC . Suara tawa mereka terdengar sampai dilantai bawah.
Shendi mondar mandir didepan tv sesekali menengok ke lantai atas, Ia sedang bingung merangkai sebuah kalimat untuk disampaikan kepada Tiara.
Akhirnya dengan keberanian yang dia kumpulkan. Shendi mantap melangkahkan kakinya menaiki tangga. Pelan ia membuka pintu kamar yang dulu adalah kamarnya, sebelum kehadiran Tiara.
Tiara membuang muka melihat kehadiran Shendi. Tiara masih sebal karena sikap Shendi dua hari ini cuek kepadanya. Sudah menjadi kodratnya seorang wanita mengalami datang bulan.
Yas dan Raman yang semula tertawa ceria mendadak diam melihat dua orang dewasa yang saling acuh tak acuh. Tiara yang sebelumnya masih mau menyapa Shendi. Sekarang ikutan cuek karena respon Shendi dua hari ini.
"hhhaahhhh... " Yas membuang nafas kesal.
" orang dewasa memang rumit" Raman menyambung.
"Diam" ucap Shendi dan Tiara tanpa sengaja bersamaan. Pandangan mereka sempat bertemu namun Tiara kembali membuang muka.
"keluar keluar...." Perintah Shendi lirih kepada kedua adiknya. Sikembar enggan untuk beranjak dari kamar itu.l Shendi memaksa dengan mendorong mereka keluar kamar.
"Ayah.... " Yashinta dan Ramanda protes dengan perlakuan kakak laki lakinya.
"selalu memaksakan kehendak sendiri"
"sebentar saja ,ada hal penting yang perlu disampaikan pada ibu " Ucap Shendi sebelum menutup pintu kamar. Sikembar merasakan firasat yang kurang baik. Hal apa kira kira yang akan disampaikan Shendi pada Tiara.
"Tidak ada yang penting yang perlu dibahas, apalagi kalau cuma masalah datang bulan!" Tiara berkata dengan nada ketus.
"kenapa tiba tiba membahas datang bulan??"
"kalau bukan, trus apa?" Nada Tiara masih ketus.
"Ada hal sangat penting yang ingin aku sampaikan mengenai kamu"
Shendi berjalan mendekat kearah Tiara. meraih kursi yang berada didekat ranjang. Setelah mengumpulkan kembali keberaniannya dan melihat raut wajah Tiara sudah siap mendengar apa yang akan disampaikannya. Shendi memulai kalimatnya.
Shendi mengambil nafas dalam dalam. Lalu mengeluarkan pelan dari mulutnya.
"kamu, bukan Tiara istriku.... "
"apa??" Tiara terkejut.
"apa maksudmu??"
Shendi mulai gugup. Ia tak berani memandang wajah Tiara.
"Kamu bukan Tiara ,dan kita belum pernah menikah"
Tiara diam untuk beberapa saat sambil menatap tak percaya kearah Shendi.
"Shendiaga, kamu luar biasa . Kamu belum puas mendiamkan aku selama dua hari. ha??apa itu belum cukup??"
" kau keterlaluan , hanya karena marah padaku sekarang kamu mengarang cerita sedemikian rupa!!"
Shendi menatap kedua mata Tiara yang berkaca kaca.
"Tiara aku tidak mengarang cerita. Aku membohongimu dengan mengatakan kau adalah istriku. itu bohong...! , aku hanya memberi pelajaran padamu. membalas perlakuanmu padaku sebelum kamu hilang ingatan". Diam sesaat.
" Kita tidak pernah menikah, kita bukan suami istri, dan mereka...." jari telunjuk Shendi menunjuk kearah pintu.
__ADS_1
" Anak kembar itu bukan anak anakmu, sama sekali tidak ada hubungan darah diantara kalian."
Tiara menatap tajam kearah Shendi. Ia tak percaya dengan apa yang keluar dari mulut pria dihadapannya. Menatap bergantian pada kedua mata tajam yang terlihat kemerahan .
Tiba tiba Yas dan Ramanda masuk dan langsung memeluk Tiara. mereka memanggil Tiara.
"Ibu...!!"
"Ibu.... ! , Dia bukan ibu kalian ! . Sudah selesai sandiwaranya"
Shendi menarik tangan Yas dan Ramanda. Namun mereka berdua justru semakin erat memeluk Tiara.
"Ayah, apa yang kamu katakan. jangan marah kepada Ibu dengan cara seperti ini terus". Ucap Yas sambil erat memeluk Tiara.
"hah.. !!! Astaga .... kalian ini kenapa !! kita sudah sepakat kan sandiwara kita cuma satu minggu. sekarang udah molor dua minggu . apa masih kurang bermainnya?? Sekarang berhenti panggil Ayah" ucap Shendi setengah emosi sambil sesekali menunjuk nunjuk kearah sikembar.
"Ayah !!" Sikembar bersamaan.
"Panggil aku Mas. aku kakak kalian bukan Ayah kalian!!" Shendi mulai menaikkan nada suaranya.
plak!!
Satu tamparan tiba tiba mendarat dipipi Shendi. Shendi terkejut bukan main. Ia meraba pipinya yang terasa panas . Menoleh kearah Tiara yang nanar menatapnya dengan sorot mata tajam .
"Sudah cukup omong kosongmu Shendiaga , kenapa kau mengajari mereka berbohong, Ayah macam apa kamu??" Bentak Tiara . Suaranya keras menggelar keseluruh sudut rumah kayu.
"Kamu marah padaku kenapa melibatkan anak anak!!"
Tiara memperlihatkan kembali sikap galaknya. Persis ketika pertama kali Shendi bertemu dengannya satu bulan yang lalu. Melihat muka galak Tiara, Shendi langsung menciut. Entah mengapa nyalinya tak sebesar ketika dulu di lampu merah.
"si, siapa yang bohong!! mereka memang adik adikku " Shendi menurunkan nada suaranya.
"Kamu Bukan Tiara , tapi kamu adalah Aubery pewaris tunggal Tsang Group" Kalimat Shendi terpotong tatkala Tiara bersiap siap meraih pajangan yang berada disamping ranjang.
"masih berani melanjutkan!!" Tiara benar benar meraih pajangan berbentuk gajah itu.
"hei.. apa yang kamu lakukan...!!" Shendi mundur beberapa langkah . Pajangan itu kenang kenangan waktu berlibur ke Thailand bersama orang tuanya. terbuat dari porselen yang beratnya kira kira dua kilo. Jika benar benar mendarat dikepalanya maka habislah dia.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Bersambung🤗
.
.***
👍Sekedar mengingatkan. jangan lupa tinggalkan jejak like setelah membuka episode ini
👍Sampai jumpa di next episode.
👍Sayang kalian semua😍😍😍❤️😍😍😍
__ADS_1