Istriku Tapi Bohong

Istriku Tapi Bohong
Trending Topik #2


__ADS_3

"Enak ya semalaman dipeluk Nona Aubery?" sindir arif.


Kok tahu? Shendi bingung.


Beberapa saat Shendi diam. Bagaimana Arif tahu semalaman dirinya tidur dipeluk Aubery. Andai Arif tahu pipi Shendi sedang bersemu merah.


"Jangan heran mas, sudah kubilang kan? berita Anda dan Aubery menjadi trending topik pagi ini. Foto anda sedang tidur dipeluk sangat ramai dibincangkan di media"


Shendi melotot tak percaya mendengar penuturan Arif. "Paman Arif tidak sedang bercanda kan? Pagi pagi sudah bergosip aneh."


"Mas ... , mas ... , Coba anda buka yout**e atau faceb**k. Anda dan Aubery menjadi trending topik. Pokoknya tidak ada berita seheboh kabar tentang kalian berdua."


Shendi menutup telfonnya. Segera ia meraih komputer yang disediakan kamar VIP. Dan benar saja. Situs situs pergosipan sedang ramai membahas tentangnya. Rata rata mereka penasaran siapa dirinya. Foto yang tersebar itu tidak terlalu kelihatan wajahnya yang sedang terbaring.


Untung saja. Tidak ada informasi yang berarti. Mereka belum berhasil mendapatkan info tentangnya. Foto satu satunya yang tersebar dimana mana. Adalah foto yang diambil 3 tahun lalu yang dia pasang sebagai foto profil di akun faceb**knya.


Kebanyakan info ngawur dan asal memasang muka orang dengan mengatas namakan dirinya.


Shendi lemas. Apa yang terjadi semalam. Kenapa tiba tiba ada foto seperti ini. Berita aneh semuanya dibaca Shendi. Ia mendengus kesal.


"Dasar mereka asal punya berita untuk dipublikasikan" Shendi menjauhkan layar komputer darinya. Membaca berita berita itu membuatnya pusing.


"Jadi kepala desa mesum itu yang melaporkanku ke polisi" gumam Shendi.


Ting!


Satu sms masuk ke hp ya. Dari Arif. Shendi membuka sms itu.


Besok aku akan kembali. Saya bawakan oleh oleh TANAKA untuk anda 🤗.


"Tanaka?" Shendi segera Search apa itu tanaka. Dengan kesal ia membalas sms Arif.


Tidak perlu, anda pakai saja sendiri !


Melemparkan hpnya ke meja disebelahnya. Shendi ingin memejamkan mata kembali . Sambil menunggu sesuatu yang sebentar lagi akan terjadi.


Apa itu, entahlah ...


***


.


.


.


.


"Yo ..., bukankah ini nona Tsang ??!"


Aubery menoleh kepada seseorang yang entah sejak kapan berada dibelakangnya. Tadi jelas jelas hanya dirinya seorang yang berada disini.


Seorang pria dengan seragam perawat rumah sakit. Wajahnya lumayan tampan namun terkesan dingin. Berjalan menghampiri Aubery.


"Apa aku mengenal anda??" Tanya Aubery setengah keberatan karena ketenanganya diusik.

__ADS_1


"Owh, aku lupa kamu sedang amnesia. Tapi ... , tak mungkin melupakan sahabat sendiri kan?" Jawab pria itu sambil menyerahkan botol minum. "Walaupun takdir kita berbeda. tapi percayalah kita sudah berteman cukup lama."


Aubery ragu menerima botol itu.


"Tenang saja ini bersegel!" Si pria sepertinya menangkap keraguan Aubery.


Akhirnya Aubery menerima dan membuka segel itu. Dari bangun tidur sampai sekarang tenggorokannya belum dibasahi sama sekali. Malah teriak teriak menyumpahi Shendi sampai puas. Aubery segera meminumnya, bahkan hampir setengahnya karena sangat haus.


"Apa Au sedang kesal??" Sepertinya pria ini mendengar dirinya memaki Shendi. Aubery hanya menarik nafas panjang. Menatap langit pagi yang cerah.


"Curhatlah padaku seperti dulu, aku tetap menjadi pendengar yang baik kok?!" ucap pria itu meyakinkan.


"Apa pria seperti itu ya ?, cinta tapi gengsi . Sudah jelas jelas dia tidak bisa move on dari Tiara. Masih tidak mau mengakui"


"Siapa Tiara?" tanya pria itu.


Aubery mengucek matanya yang tiba tiba terasa berat. "Aku, dia memberiku nama Tiara"


Kenapa tiba tiba matanya terasa berat dan pandangannya kabur. Wajah pria disampingnya pun semakin tidak jelas.


Gawat , apakah aku dibius??


Tiara bodohnya dirimu. Disaat banyak yang menginginkan dirimu lenyap. Kamu malah dengan mudah percaya dengan orang asing.


Aubery bangkit namun terasa melayang. Samar terlihat senyum puas diwajah pria itu.


"Bodoh !! , botol itu memang masih bersegel, tapi caraku adalah dengan menyuntikkan sesuatu kedalamnya" Pria itu melepas baju perawatnya dan dengan asal melemparkan ke udara. Menyisakan baju kasual yang ternyata dirinya sengaja menyamar sebagai perawat.


"Maaf Aubery, sebagai manusia kamu terlalu sombong!" Melotot kearah Aubery. Tatapannya sangat mengerikan. Kenapa wajah tampan tadi tiba tiba berubah menjadi siluman yang menakutkan.


Shendi, tolong aku ...


"Aku tak akan melepaskanmu brengsek!!" setelah itu Aubery benar benar terkulai lemas tak berdaya. Jatuh dilantai beton atap rumah sakit yang mulai terik karena matahari semakin meninggi. Setidaknya dia sudah meninggalkan bekas luka cakaran pada pria itu. Aubery tak ingat apa apa lagi.


"Dasar rubah betina, !!" Oscar mengumpat merasakan perih diwajahnya. Ia tak menyangka Aubery bergerak lebih cepat disaat tenaganya mulai habis.


***


Shendi baru saja menghabiskan sarapannya ketika diluar terdengar ribut ribut. Shendi ingin melihat apa yang terjadi diluar. Namun teringat kembali pesan Arif. Jangan sembarangan keluar kamar. Diluar banyak wartawan yang ingin mencari tahu tentang dirinya.


Tidak, sekali mereka mengetahui jati dirikmu. Maka kau akan menjadi bulan bulanan mereka.


Tetaplah low profil Shendi. Belum saatnya kamu muncul dipermukaan.


Toh lama lama mereka pasti lelah sendiri.


Shendi kembali keatas ranjangnya. Ketika seseorang berpakaian kasual namun rapi. masuk ke kamarnya dengan sopan.


"Maaf Mas, diluar ada polisi dengan membawa surat penangkapan" lapornya.


"Ah, saya lupa memperkenalkan diri. Kami ditugaskan bapak Arif untuk menjaga anda" sambungnya.


"Apa apaan, sekarang pakai penjaga segala. Diluar bukannya sudah ada orang orangnya Samy ?" nada Shendi terdengar tidak suka.


"Tugas kami hanya melindungi , menjamin keselamatan dan kenyamanan Anda. Mengenai mereka itu urusan mereka sendiri" jawab penjaga tegas namun tetap sopan.

__ADS_1


Shendi menghela nafas panjang. Ia tak menyangka jika urusannya bakal seperti ini. Shendi hanya pasrah jika dirinya kini harus kehilangan kebebasan.


Sejak dulu dirinya menyukai kebebasan. Walaupun orang tuanya termasuk orang kaya dinegeri ini. Shendi sengaja menghindari fasilitas yang diberikan orang tuanya.


Tetap sederhana dan berteman dengan siapa saja. Hingga sampai sekarang tidak ada yang menyangka dia adalah putra Purwa wiradana. Pengusaha perhiasan dengan 400 outlet .


Apa boleh buat, ini akibatnya kamu mempermainkan seorang Aubery .


Polisi bersama Parno memaksa masuk kekamar tanpa menunggu dipersilahkan.


"Hei... benar ini orangnya pak. Saya masih ingat wajah yang menjengkelkan ini. Cepat tangkap dia!!" Parno menggebu gebu sambil menunjuk kearah Shendi. Bagaimana wajah ini bisa dia lupa. Orang yang menipunya mentah mentah. Shendi hanya tersenyum manis kepada Parno yang terlihat sangat sangat antusias.


Makasih lhoo... masih mengingat wajah tampanku ini ...


Sambil memperlihatkan surat penangkapan. Polisi itu berkata. "Saudara Shendi , Anda kami tahan karena telah melakukan penipuan , dan melarikan anak gadis orang!"


"Pak Polisi, anda sangat tidak sabar. Penjagaku baru saja ingin mempersilahkan masuk tapi Anda buru buru sekali" Shendi dengan gaya santainya.


"Anda jangan tidak sopan dengan Abdi Negara. Lagipula nyali anda lumayan juga berani membawa lari anak konglomerat!"


Ya ela ... , dimana letaknya ketidak sopananku?


"Cepat tahan Pak, lebih cepat lebih baik" Parno bersemangat.


Shendi mengulurkan kedua tangannya. "Silahkan pak!"


"Tapi mas, Anda belum pulih" penjaga itu lebih mendekat kepada Shendi.


"Tidak apa apa, tubuhku ini cepat sembuh kalau sakit" Shendi menyingkirkan tangan penjaganya yang berusaha membantunya turun dari ranjang.


"Tangkap dia!!" Perintah polisi itu kepada rekannya yang berdiri dibelakang siap dengan borgol untuk Shendi.


"Siapa yang akan Anda tangkap pak polisi !"


Tiba tiba sebuah suara yang membuat semua yang ada diruangan itu menoleh kearah pintu.


.


.


.


.


.Bersambung🎉🎉


.


.


.Tanaka: Bedak khas wanita Myanmar.


.Ayo dong ramaikan!!!🤗🤗🤗


.Like kalau udah buka tiap episode🙄

__ADS_1


.Terima kasih yang udah Like ( Aku padamu😘)


.Sampai jumpa 👋👋


__ADS_2