
"Maaf permisi , tapi semuanya sudah lunas !!"
⁉️⁉️
"Bagaimana mungkin?? siapa yang bayar ??" mereka saling pandang.
"Tuan pemilik Jeep tadi , dan beliau juga mohon maaf karena ada urusan mendadak jadi harus pergi terlebih dulu" ucap pelayan itu sambil pamit undur diri.
Semuanya tak percaya. Mana mungkin Gery melunasi tagihan sebanyak itu. Dengan gaji sebagai cleaning service. Itu mungkin tabungannya selama satu atau dua tahun.
Fathan melongo . Dan Mela sudah tidak tahan dengan gerombolan orang kaya tapi bodoh dan memuakkan. Dilemparkan kain penutup dada ke meja dengan kasar.
"Dasar bodoh!!"
Mela meninggalkan ruangan dengan muka penuh amarah. Fathan mengikuti Mela dari belakang. Tinggalah 6 manusia bodoh yang masih saja tak percaya dengan kejadian yang baru saja terjadi.
"Bisa bisanya mereka membuat lelucon seperti ini. Kenapa mereka tidak mencari tahu siapa Gery sebelum mempermalukan dengan hal receh kayak gini!!" Mela melangkah sambil terus gerundel .
"Tunggu Mel, memang siapa Gery ??" Fathan menghentikan langkah Mela menuruni tangga yang seperti sebuah istana. Sejak tadi dia terus penasaran. Kenapa Riki dan lainnya terus memojokkan Gery. Dan Gery tampak tidak ambil pusing. Seperti biasa meladeni tingkah norak mereka dengan gaya santai.
Mela menoleh ke arah Fathan.
"Kamu ini sahabatnya bukan??"
"Tiga tahun disekolah kamu terus bergaul dengan Gery tapi kamu tidak tahu siapa dia ??"
Fathan menatap nanar wajah Mela emosi. Sungguh dia tidak tahu apa apa.
"Dia... !!" diam sesaat.
"Tuan muda Wiradana yang kaya raya, bahkan dia sanggup menjamu satu kecamatan dengan hidangan seperti tadi" nafas Mela memburu. Fathan ternganga.
Siapa itu?? Sultan dari negeri mana ??
seperti baru dengar nama itu?
"Gery sangat pintar menyembunyikan jati dirinya, hanya supaya dia diperlakukan layaknya manusia pada umumnya"
Mela meninggalkan Fathan yang masih syok dengan penjelasan singkat Mela. Sebuah mobil mewah menunggu Mela di pintu keluar. Ia lalu meninggalkan The Win dengan perasaan yang campur aduk.
Pandangannya kosong menatap ke luar jendela. Kenangan masa mudanya muncul tiba tiba...
Siapa yang tidak terpikat dengan pesonanya. Gadis paling populer di SMA Pelita. Ia memiliki postur tinggi semampai layaknya super model. Rambut ikal dan wajah yang mirip artis Korea. Hanya Gery , hanya Gery yang menolaknya.
Semenjak ditolak Gery , Mela jadi tambah sering memperhatikan cowok itu. Dan itu semakin membuatnya semakin tergila gila.
Flashback on
9 tahun yang lalu ...
Untuk mengobati rasa penasaran, Mela memutuskan untuk mencari tahu tempat tinggal Gery , cowok yang disukainya. Butuh perjuangan untuk mengetahui siapa cowok yang sanggup menolaknya. Diam diam mengikuti Gery kemanapun selama beberapa hari. Awalnya Mela patah semangat karena Gery yang hobi keluyuran. Selesai main sana ganti main kesitu. Gery seperti tidak punya rumah untuk bernaung.
Mengikuti Gery hampir seharian . Kena panas kena hujan . Naik gunung turun gunung. Keluar masuk desa. Sudah menjelang magrib masih ada saja acaranya. Terpaksa Mela pulang kerumahnya sebelum berhasil mengetahui dimana rumah Gery.
Namun akhirnya perjuangan Mela tidak sia sia. Hari masih belum terlalu sore , entah kenapa hari itu petualangan Gery berakhir di daerah perumahan elite daerah Heaven Resort . Dengan santai Gery berbelok memasuki sebuah vila megah dengan pagar besi otomatis lalu memarkir vespa hijau miliknya didepan vila itu.
Mela mengintip dibalik gapura . Dari celah pagar besi setinggi 3 meter. Sangat jelas Mela melihat beberapa orang menyambut Shendi.
"Anda sudah pulang mas??" tanya ART wanita . Gery mengangguk.
__ADS_1
"Bawakan jus jeruk ke lapangan basket ya, aku mau main bentar" samar samar Mela dapat mendengar obrolan mereka. Shendi menyerahkan tas sekolahnya. ART wanita itu terlihat patuh menerima tas itu lalu masuk ke dalam Vila.
Shendi berjalan menuju ke halaman samping. Bermain basket seorang diri. Seorang ART laki laki bermaksud menuntun vespa milik Shendi masuk ke dalam garasi.
"Bang !! biarin disitu , aku mau pake lagi nanti !!" seru Shendi sambil melempar bola ke keranjang.
"Siapkan selang air sama sabun aja , tadi kena lumpur waktu dijalan desa"
"Biar abang yang cuci ya mas??" tawar ART laki laki itu.
"Ga usah, bang Sobari istirahat aja" ucap Shendi sambil mendribble bola basket. Dan ART itupun menyiapkan barang barang yang diminta Shendi.
Tak berapa lama ART wanita tadi kembali membawa nampan dengan segelas jus diatasnya.
Jantung Mela berdetak kencang. Ia tak menyangka Gery yang sederhana ternyata sangat kaya raya. Coba ada berapa mobil yang terparkir di garasi. Ada motor sport. Dan berapa luas vila ini.
Mela memperhatikan lingkungan perumahan itu. Dan pandangannya berhenti pada papan nama di pagar vila tempat tinggal Gery.
~WIRADANA HOUSE~
Flashback off
Mela tertawa hampa, ternyata cowok yang disukainya adalah tuan muda kaya raya. Gery dengan nama lengkap Shendiaga Gerald Putra Wiradana. Adalah putra seorang pengusaha perhiasan. Apalah dirinya jika dibandingkan dengan Gery. Orang tuanya hanya buruh pabrik. Tentu dirinya hanyalah nyamuk baginya.
Patah hati membuat Mela putus asa kala itu. Hingga diapun mulai tidak menghargai dirinya sendiri. Menjadi simpanan om om untuk memenuhi kebutuhan hidupnya yang glamor. Agar Gery sedikit saja mau menoleh ke arahnya. Namun ternyata itu sia sia. Gery tidak pernah melihat kearahnya.
Bahkan sampai sekarang...
Tak terasa air mata mengalir dari sudut mata indah milik Mela. Bertemu Gery kembali membuat luka lama berdarah lagi. Sakitnya cinta bertepuk sebelah tangan.
***
Minggu ceria.
Shendi membuat sandaran mobil lebih rendah . Memejamkan matanya sambil mendengarkan suara deru ombak pantai . Suara gelak tawa Raja dan Ramanda yang mengubur tubuh Lingga dengan pasir putih. Tak membuat Shendi terusik.
"Kasih mas waktu setengah jam lagi" Shendi meringkuk membelakangi Yas. Yas membuang nafas kesal . Dijejalnya ember itu ke dalam pelukan Shendi. Tentu saja membuat Shendi terkejut.
Ia terlalu mengantuk karena semalam sampai bukit Y hampir jam 2 dini hari. Masalah yang tiba tiba muncul tanpa dia sangka. Ini ada kaitannya dengan kecelakaan Aubery. Kenapa sekarang menjadi berhubungan dengannya.
"Siapa suruh mas pulang malam!!" Yas memasang wajah galak dengan berkacak pinggang.
"Haizz!!" Shendi tak bisa menolak jika Yas sudah memasang jurus andalan. Dengan malas mengamati isi dalam ember dan menyerahkan kembali ke adiknya.
"Wow !! , Yas pintar ya dapat kerang segini banyak!!"
"Nanti malam buat BBQ di halaman samping bagaimana??" Shendi mulai merayu Yashinta.
"No no no ... " Yas menggerakkan telunjuknya.
"Aku ingin mas Shendi buat sup kerang dengan mie beras"
"Oh... ok , kita juga sudah lama tidak buat menu itu" Membayangkan mie beras yang kenyal dan licin, lalu kuah yang manis dari kerang hasil tangkapan Yashinta. Membuat air liur Shendi menetes.
"Ayo cari lebih banyak" Yas menarik paksa kakak laki lakinya menuju pinggir pantai. Menggali pasir untuk mencari kerang yang bersembunyi.
Akhir pekan bersama keluarga kecil. Secapek apapun. Shendi harus menepati janji kepada adik adiknya.Hal yang paling penting di dunia ini adalah mereka.
***
__ADS_1
Flashback on
"Kalau gitu aku pamit sama teman temanku dulu ya??" Shendi hendak berbalik kembali ke ballroom dimana Riki dan lainnya masih disana.
"Tapi mas, kita udah gak punya waktu lagi. Mereka juga sudah lama menunggu mas Shendi . Situasi benar benar tidak kondusif" ucap salah satu menghalangi Shendi dengan merentangkan tangan.
Oh ya, ada yang penasaran nggak siapa mereka berdua ? Karena penulis baik hati jadi kasih tahu nih, mereka berdua adalah orang yang bekerja dibelakang Shendi. Katakanlah team sukses. Selain menjadi kaki tangan Shendi mengurus M&M. Juga bertugas melindungi privasi tuan muda Wiradana agar bebas dalam menjalani kehidupannya.
Menurut kalian apa Shendi bisa mengatasi segala urusan seorang diri sekaligus menyembunyikan identitasnya. Tentu membutuhkan sebuah team yang bekerja untuknya. Sedangkan Arif juga tidak kurang kerjaan.
Jimin dan Romy , 2 ahli komputer , pakar IT , pecinta data ciptaan Shendi. Benar , ciptaan Shendi. Pertemuan tak sengaja menolong dua bocah panti asuhan yang hampir mati karena ditindas teman sekolahnya . Dan tanpa sengaja mengetahui ternyata dua bocah itu memiliki bakat dibidang komputer.
Shendi membiayai mereka berbagai les private untuk meningkatkan bakat mereka. Mereka berjanji Kelak akan mengabdi kepada Shendi.
Jangan anggap sepele . Berkat keahlian mereka ,hingga sampai saat ini. Sulit mencari informasi mengenai Shendi. Percayalah , banyak yang penasaran dengan eksekutif muda bernama Shendiaga Wiradana . Namanya sering disebut dalam dunia bisnis sebagai salah satu orang berpengaruh dalam laju perekonomian dalam negeri. Acara acara amal. Dan ucapan terima kasih dari yayasan yayasan dimana Shendi menjadi donasi tetap.
"Mau atau tidak mau, Mas Shendi harus menghadiri rapat darurat ini , karena pak Arif ada diluar kota." Jimin menurunkan tangannya.
"Ini demi M&M."
"Issh... benar benar. " sesaat Shendi bingung harus ngapain.
"Kalau gitu kamu bayar bon makan malamku hari ini dan tolong sampaikan maafku pada teman temanku karena harus pergi mendadak " Dikeluarkannya kartu hitam dari dompatnya. Lalu menyerahkan pada Jimin.
Jimin melaksanakan perintah Sementara Shendi dan Romy dengan membawa Jeep pergi terlebih dahulu menuju Rich Hotel . Dimana dia sudah ditunggu para direksi dari M&M.
.
.
.
.
.
.
.Bersambung🎉🎉
Danita mengucapkan Selamat tahun baru 2021 .
Pergantian tahun,
tidak ada bedanya dengan pergantian bulan dan minggu.
Tidak ada keistimewaan dan tidak disyariatkan merayakan...
Kewajiban kita hanyalah mempersiapkan bekal untuk kematian.
.
.
.
.
☝️ Ada yang baru di ITB. Cover depan saya ganti tapi tetap dengan foto mas Shendi sama Tiara.
__ADS_1
🙏Terima kasih banyak yang sudah LIKE. Hal apa yang paling menggembirakan buat saya si penulis receh? adalah dukungan dan suport dari kalian.
❤️I love You❤️