Istriku Tapi Bohong

Istriku Tapi Bohong
Dendam Oscar #1


__ADS_3

Sam , Apapun yang terjadi , jangan menyembunyikan kabar apapun dariku.


Kutunggu laporanmu setibanya aku di Hongkong.


Pesan pesan dari tuan besar terus terngiang ditelinga Samy.


Samy akhirnya memberanikan diri, meraih Hpnya lalu menekan nomor milik tuan besarnya.


" Bagaimanapun tuan besar berhak tahu. Walaupun aku menyembunyikan kabar ini, tapi suatu saat tuan besar akan mendengar dari orang lain. Dan aku juga yang disalahkan," Gumam Sam.


Tak berapa lama panggilan tersambung,


"Tuan..... Apa sebaiknya kita lapor polisi?"


"Kenapa Sam, apa yang terjadi?? " Suara Anthony disebrang sana.


"Mobil nona ditemukan hancur didasar jurang. Serpihan mobil itu bahkan tercecer di perbukitan, sebuah keajaiban jika nona masih hidup, meskipun tubuh nona belum ditemukan". Getir Samy mengucapkan kalimat kalimat itu.


Diam, tak ada suara diseberang sana. Namun Sam yakin tuannya masih disana mendengarkanya.


"Ada yang tidak beres dengan mobil nona. Rem blong karena selang minyak rem telah sengaja dipotong. Dan sayangnya camera cctv mobil telah lenyap. mungkin seseorang sudah menjarahnya."


Diseberang masih diam, entah bagaimana keadaan Anthony mendengar penjelasan Samy.


"Seseorang berusaha membunuh nona Tuan, haruskah kita diam saja!" suara Samy meninggi .


Air mata kembali menetes dipipinya. Terlintas kenangan ketika dulu, seorang gadis kecil yang sangat imut dan manis bermanja dipangkuannya. Kadang gadis kecil itu mendandaninya mengikat rambut cepaknya dengan pita. Mentato tangannya dengan spidol.


Publik semakin ramai dengan berita hilangnya Aubery. Satu berita lenyap, muncul tiga berita baru. Samy sudah kelelahan dengan semua tekanan ini. Belum lagi jiwanya yang pasti terguncang dengan hilangnya Aubery. Gadis kecil yang dia dampingi sejak usia enam tahun. Sudah seperti anak baginya.


"lakukan sesuai keinginanmu, setelah itu adakan pertemuan pers untuk meredam rumor. Katakan sesuai apa yang terjadi" titah Anthony.


"Bagaimana dengan anda Tuan, apa anda baik baik saja??"


"lei wa leh ?? Pasti akan ada pergolakan antar pemegang saham setelah berita resmimu muncul. Bisnisku akan terguncang beberapa bulan kedepan" Anthony diam sesaat.


"Tidak apa apa, ini harus kita hadapi. Tapi aku masih berharap putriku masih hidup."


***


klunting...


Oscar tersenyum puas menatap layar hpnya.


Telah masuk dana sebesar 5xx juta rupiah dari rekening 87xxxxxxxx.


Sebuah panggilan muncul di layar itu. Oscar langsung mengangkatnya.


"Boss gawat ,mereka menemukan rongsokan mobil itu didasar jurang. Tanpa mayat Aubery."


Oscar terkejut, Bagaimana ia bisa kalah cepat. Ia menghawatirkan rekaman cctv dimobil itu. wajah orang suruhannya mungkin saja terekam dan jika orang itu tertangkap, Maka dirinya harus siap siap masuk penjara.


"Sial!"Oscar membanting hpnya disofa.


"Halo boss , halo!" suara disana terdengar memanggil manggil. Oscar meraih hpnya kembali.


"Lanjutkan tugas kalian, jika mayat gadis sombong itu belum ditemukan, berarti dia masih berada di perkampungan sekitar jurang itu"


***


Dua tahun lalu...


"Nak, Papa mohon sekali ini saja bantu Papa. Jika Anthony setuju menanam modal. Papa yakin perusahaan kita akan selamat. Dan kamu bisa meneruskan kuliahmu" suara Papa memelas padaku waktu itu.

__ADS_1


Perusahaan Papa hampir gulung tikar. Aku terancam tidak bisa meneruskan studiku di inggris . Dan terpaksa harus kembali ketanah air. Sedangkan aku belum bisa menerima mau jadi apa aku jika kuliahku tidak selesai. Dihina teman temanku, apalagi si Riki yang bermulut besar itu.


Tapi ide Papa menurutku sangat gila. Bagaimana Papa menawarkan diriku untuk bertunangan dengan putri Anthony yang terkenal dingin dan cuek. Meskipun dia cantik tapi dia bukan tipeku. Dan lagi aku seorang Laki laki , bagaimana Papa menawarkanku pada para konglomerat. Agar bisa menyelamatkan perusahaannya.


"Hanya kamu yang Papa punya, selamatkan perusahaan Papa dulu nak. Kau bisa bercerai kapan saja setelah perusahaan Papa sudah aman" Papa batuk batuk disela kalimatnya.


Akhir akhir ini Keadaan Perusahaan telah membuat penyakit jantungnya kambuh . Kata pelayan setiap hari Ia baru keluar dari ruang baca ketika sudah subuh. Dan berangkat ke kantor jam delapan pagi. Artinya Papa hanya tidur dua atau tiga jam saja.


Akhirnya aku tidak tega, Papa mengesampingkan kesehatan demi perusahaannya. Aku mengalah, menyetujui


usulan Papa untuk bertunangan dengan Aubery, Putri Anthony.


Aku pulang ketanah air seminggu kemudian.Dari bandara langsung menuju Restoran Jepang yang berada di lantai 7 Megabox Mall. Papa telah mengadakan pertemuan makan malam dengan Anthony. Menurut Papa, Aubery juga akan hadir.


Pelayan restoran mengantarkanku ke Ruangan VIP. Maklum Anthony adalah pemilik seluruh gedung ini , tentu pelayanannya harus lebih wahh . Aku mengetuk pintu pelan sebelum menggeser pintu khas negeri sakura. Papa segera merangkulku penuh kerinduan.


"Selamat datang kembali jagoanku" Papa menepuk punggungku berkali kali. Pandanganku tertuju pada Anthony yang duduk lesehan. Senyum laki laki setengah baya itu terlihat tulus. Jauh dari bayanganku seorang boss besar biasanya sangat sombong . Dalam hatiku, dimana Aubery??


"Duduklah nak, sebentar lagi Aubery akan turun" ucap Anthony. Aku mengangguk sopan setelah bersalaman, kemudian duduk disamping Papa.


Setahuku kantor Aubery memang berada di gedung ini. Entah lantai berapa.


Sungguh gadis hebat diusianya yang ke Duapuluh tahun sudah bisa mengendalikan perusahaan Fashion miliknya. Bahkan pasarnya sudah merambah sampai keluar negeri.


Yang aku dengar Aubery memang hanya menjalani pendidikan Informal . mendatangkan guru private dan dosen Ternama. Ia lulus ujian berbagai mata pelajaran sesuai Standar Nasional Pendidikan.


Jadi meskipun Aubery tidak pernah sekolah secara formal ataupun nonformal. Namun bermacam gelar berada dibelakang namanya. Belum lagi prestasi di lapangan. Aubery berkali kali mengharumkan nama negeri ini . Ketangkasannya dalam olahraga karate dan menembak layak diperhitungkan dikancah Internasional .


Kami bertiga ngobrol dengan sedikit kaku. Maklum Papa hanya seorang pengusaha kecil jika dibandingkan dengan Anthony. Kadang bahasa Papa sedikit menjilat. Ahhh... , lagi lagi, Papa mengesampingkan harga dirinya.


Setengah jam berlalu. Gadis yang kami tunggu akhirnya datang. Aubery menggeser pintu , sedikit terkejut dengan keberadaan kami. Namun terlihat dia segera menguasai diri. Kembali tenang dan berjalan mendekat.


"Sayang duduk sini". Anthony menepuk tempat disebelahnya. Aubery menuruti tanpa ekspresi diwajahnya. Dengan sikap yang diperlihatkan Aubery. Kami paham Aubery tidak menyukai pertemuan ini.


"Sayang, ini adalah Pak Sebastian dan putranya Oscar" Anthony memperkenalkan kami.


Jangankan merespon kalimat Anthony , memandang kamipun tidak. Malah dengan santai meraih sumpit dihadapannya. menyumpit satu potong Sashimi , kemudian mencelupkan pada kecap asin sebelum melahapnya.


Anthony dan Papa menyadari sikap Aubery yang tidak sopan. Papa menepuk pahaku sekali lagi. Kemudian menyapa Aubery terlebih dahulu.


Lagi lagi Aubery tidak merespon. Padahal Papa sudah mengesampingkan harga dirinya dihadapan mereka.


"Katakan langsung apa tujuan Papa menyuruhku turun" ucap Aubery masih dengan gaya kurang ajarnya.


Anthony terlihat sungkan kepada kami , sikap yang ditunjukkan Aubery sangat mempermalukan dirinya.


"Papa hanya ingin memperkenalkan calon rekan bisnis Papa" berhenti sejenak.


"Kebetulan Putranya baru pulang dari Inggris , mungkin kalian bisa kenal lebih dekat?"


"Katakan dengan jelas Pa" ucap Aubery kali ini memandang wajah Papanya. Suasana saat itu bertambah tegang. Aku dan Papa hanya diam.


"Hhaaahhh..." Anthony menghela nafas panjang, " Kami ingin menjodohkan kalian."


Akhirnya Anthony tanpa basa basi mengutarakan maksud sebenarnya.


Dengan kasar Aubery meletakkan sumpitnya. Berdiri dihadapan kami. Anthony terkejut begitu juga Papa.


Anthony menarik tangan Aubery menyuruhnya untuk duduk kembali. Tapi Aubery menepis tangan Papanya.


"Pa , kau hanya punya satu putri. dan berapa puluh perusahaan yang ingin kau selamatkan dengan mengorbankan putrimu!!"


Muka Anthony merah padam. Aku melihat Papa mulai meremas dada kirinya.

__ADS_1


Aubery melangkah hendak keluar ruangan. Anthony bangkit mencoba menyusul putrinya. Papa memaksaku mengikuti mereka.


"Sayang, kalian berkenalan dulu gapapa. Jika kalian tidak cocok tidak melanjutkan ke tahap pertunangan juga tidak apa apa" Bujuk Anthony.


Dengan terpaksa aku menghampiri Ayah dan anak itu. Kulirik sebentar Papa, ia menyemangatiku. Aku kesampingkan egoku membujuk Aubery supaya lebih lunak.


"Aubery, mungkin kita bisa saling mengenal terlebih dahulu, ?" Hanya itu kata kata yang keluar dari mulutku. Jujur aku tidak punya rencana apa apa.


"Kamu siapa??" tanya Aubery sinis padaku.


"Kamu pasti tahu siapa aku, bagaimana rumor tentang aku diluar negeri. Bahwa aku punya pacar disetiap negara ."


Anthony terbelalak kaget mendengar penuturan Aubery. Dan aku juga tidak menyangka Aubery akan berkata seperti itu. Entah rumor itu benar atau tidak. Jujur aku tidak pernah memikirkan masalah itu. Semua hanya demi Papa, yah demi Papa.


"Aku kasih tahu bahwa rumor itu 80% benar. Kau masih mau menerima perjodohan ini?" tanya Aubery santai.


"Itu hanya masa lalumu, bukankah masa depan lebih penting" jawabku.


Aubery tertawa.


"Masa lalu??"


"Aku sudah ada agenda ke Korea bulan depan . Seseorang menungguku disana. "


"Aku senang kamu ternyata sangat terbuka, bagaimana jika kita mencari tempat untuk mengobrol berdua" aku mencoba menawarkan.


Aubery tersenyum sinis.


"Keras kepala."


Hanya Itu yang diucapkannya Lalu berbalik hendak keluar. Aku menyentuh pundaknya mencoba mencegahnya. Ternyata itu adalah sebuah kesalahan. Aubery tidak menyukai aku menyentuhnya. Satu tamparan mendarat di pipiku.


Kami semua terpana. Terlebih Papa.


Anthony Syok dengan ulah Putrinya.


.


.


.


.


.Bersambung๐Ÿ˜–๐Ÿ˜–๐Ÿ˜–


.Update dua hari sekali.๐Ÿ˜


.


.


.


. lei wa (leh):/ menurutmu


๐Ÿ‘Buat nyenengin kalian. sengaja penulis update 2 episode sekaligus. Apa!!! masih kurang ?? besok lagi yaaa.. ๐Ÿ˜–๐Ÿ˜–


๐Ÿ‘ Makanya, jangan lupa kalau udah selesai baca tiap episode, tinggalkan like biar penulis tahu kalian mendukung


๐Ÿ‘Boleh usul dikolom komentar ya.


๐Ÿ‘Sayang kalian semua .๐Ÿ˜๐Ÿ˜

__ADS_1


__ADS_2