
Situs Auloveyou 4ever telah menjadi situs resmi Aubery Tsang. Aura menerima sejumlah uang yang sangat fantastis sebagai imbalan. Dan dia tetap menjadi admin situs itu dengan gaji setiap bulan dari Aubery Tsang.
Aura dapat mengambil foto idolanya secara langsung. Mengupload apapun kegiatan Aubery setelah mendapat persetujuan dari pihak A.T.
Fans menjadi lebih dekat dengan idolanya. Aubery tidak sedingin dulu. Ia akan sesekali menjawab pertanyaan wartawan jika itu tidak menyinggung kehidupan pribadi. Atau jika dia tidak berkenan maka hanya menjawab dengan senyuman. Itu sudah lumayan.
Ya, publik masih menanti konfirmasi Aubery tentang berita yang simpang siur. Aubery masih bungkam tentang siapa sebenarnya cowok yang pernah tinggal serumah dengannya. Benarkah dia setuju dengan calon menantu pilihan Anthony.
Hari ini Aubery kembali menjadi tranding topik karena foto foto dirinya tersebar di media sosial. Foto kebersamaannya dengan seorang pria di pinggir laut kemarin malam.
Satu lagi sebuah cuplikan dirinya berada disebuah acara yang diadakan semalam. Ia tertangkap dalam sebuah frame tengah bertatapan mesra dengan orang yang sama disudut ballroom . Apakah orang yang bersamanya tadi malam itu Shendi .
Judul berita itu . Benarkah kekasih Aubery yang bernama Shendi itu adalah Shendiaga Wiradana? Orang yang misterius yang tidak pernah menunjukkan jati dirinya dimedia manapun.
Bocoran dari EO bahwa salah satu undangan ada yang bernama Shendiaga Wiradana dan tadi malam hadir di acara. Nama Shendiaga kini hangat diperbincangkan karena berkaitan dengan Aubery Tsang .
Mereka yang selalu penasaran dengan hubungan pribadi Aubery Tsang yang selalu tertutup. Terus menggali informasi tentang Shendi. Satu satunya akun media sosial milik Shendi pun mendadak bertambah ribuan follower . Padahal tak ada apa apa disana. Selain foto profil 3 tahun lalu dan dari kota mana dia berasal.
"Apa yang pengen mereka cari tahu coba? Aku tak habis pikir kenapa sebagian orang sibuk ingin tahu kehidupan orang" Shendi sedang berbincang di telfon dengan Romy. Tangan kirinya menggenggam N70 dan tangan kanannya mengusap kepala salah satu kambing peliharaannya.
"Apa mereka tidak punya kehidupan sendiri untuk diurus" Shendi menghela nafas panjang.
"Ada sebagian orang berpendapat. Kehidupan orang lain lebih menarik dari daripada kehidupannya sendiri. Ada juga yang dengan rajin mengikuti drama atau rela menyendiri berjam jam untuk membaca novel. Padahal kisah hidupnya sendiri layak untuk dijadikan cerita novel" Romy berkata panjang lebar.
Hei Rom, siapa yang kamu sindir ?? aku atau author??
" Aku sudah berusaha menyelamatkan mas Shendi. Tapi siapa yang akhirnya malah melompat sendiri kedalam api ?? siapa yang tidak bisa menahan untuk tidak bermesraan dipinggir laut malam malam. Mas Shendi mensia siakan perjuanganku" suara Romy ketus dari seberang.
"Sekarang aku tak tahu harus gimana lagi. Kepintaranku ini sudah tidak bisa menandingi kekuatan netizen. Lebih baik pikirkan bagaimana nasib M&M kedepan .hanya mas Shendi yang bisa menyelamatkanya."
Romy mengakhiri dengan menutup sambungan telfon. Shendi heran sikap Romy yang hari ini tiba tiba menjadi sensitif.
Ditariknya nafas panjang. Jimin dan Romy telah banyak berbuat untuknya. Tanpa mereka, entah bagaimana ia menjalankan dua perusahaan sekaligus. Tanpa kehilangan kebebasannya.
"Anak anakku.. kenapa kalian terlihat sangat kurus ??" Shendi berbicara seolah kambing kambing itu mengerti bahasanya. Dengan penuh perasaan Shendi mengelus kambing kambingnya.
Mau gimana lagi, Karena kesibukannya hampir dua minggu ini Shendi tidak sempat menengok ternaknya.
Brak bruk!!
Raja menuang pakan sentrat dengan kasar ketiap wadah di kandang yang bersekat. Wajahnya cemberut mendengar Shendi yang mengobrol dengan kambingnya.
"Ya , karena pemiliknya sibuk mengejar gadis, sampai lupa ngurusi kambingnya" gumam Raja lirih. Namun Shendi masih dapat mendengar dengan jelas.
Haha, kenapa hari ini malah mereka yang sensitif.
__ADS_1
Hari minggu yang membosankan. Sikembar masih dirumah Aubery. Dan Lingga cuti hari minggu. Lebih baik menyibukkan diri di kebun dan kandang kambing bersama Raja. Hitung hitung sebagai penghilang stres. Daripada memikirkan dirinya yang akan menjadi bulan bulanan berita di medsos.
Flashback on.
"Bebe... !" Riki mengerjap memastikan, bahwa itu benar benar Aubery. Satu menit kemudian tawanya pecah. Ia tertawa sampai sakit perut. Ya Tuhan , Shendi kawatir Riki mendadak sakit jiwa tiba tiba tertawa sampai begitu.
Aubery tidak senang dengan kehadiran Riki. Entahlah, dari dulu hingga sekarang cowok ini tetap saja menyebalkan. Riki sangat berpendidikan tapi ia juga kampungan. Mengejar gadis dengan cara tidak tahu malu. Siapa yang mau, melihatnya saja ogah.
Riki kemudian mengatur nafasnya. Ia benar benar tak percaya sudah dikalahkan Gery lagi.
"Be, apa kau kekurangan cowok sampai mengajak cleaning service ke acara seperti ini??"
"Apa ini mengganggumu... ? " Aubery balik bertanya. Shendi hanya menyimak , mereka sepertinya saling mengenal.
"Tentu saja Be , itu menginjak harga diriku. Kau menolakku tapi sekarang malah bersama cleaning servicemu..." sungut Riki kesal. Shendi mulai paham situasinya. Aubery malas mendengarnya. Ia lebih memilih tidak menghiraukan ucapan Riki. Menarik Shendi menjauh dari hadapan Riki.
Tatapan Riki semakin dipenuhi kebencian kepada dua insan itu. Gery telah mempermalukannya berkali kali. Merebut semua gadis gadis incarannya. Kemudian di The Win waktu itu. Ia berniat mempermalukan Gery namun dibalas gery dengan tidak memberinya muka dihadapan teman temannya.
Aubery, Dewa apa yang melindungimu hingga sampai saat ini masih bisa selamat dan tersenyum dihadapanku. Riki mengepalkan tangannya.
MC berhasil membawakan acara dengan baik. Banyolan banyolannya mampu menarik perhatian para tamu yang hadir.
"TAHUN INI SEPERTINYA MENJADI TAHUN KEBERUNTUNGAN KITA SEMUA. DONATUR TETAP YAYASAN PENDERITA KANKER DAN AIDS. BAPAK SHENDIAGA WIRADANA TELAH MENYUMBANGKAN UANG MENCAPAI 1 MILYAR TIAP TAHUNNYA."
"KAMI MEMPERSILAHKAN BAPAK SHENDIAGA UNTUK NAIK KE PODIUM MENYERAHKAN CEK SECARA SIMBOLIS KEPADA KETUA YAYASAN"
"Bertahun tahun nama itu selalu disebut. Tapi orangnya tidak pernah muncul."
"Dia akan menjadi donatur misterius selamanya."
"Sumbangan pertahun yang begitu besar. Sepertinya Shendiaga ini bukan orang sembarangan."
Shendi mulai menyadari situasi sekitarnya yang mulai berisik orang berkasak kusuk. Yang awalnya ia hanya fokus pada Aubery seorang. Kini mulai melihat situasi disekitarnya.
Apa yang terjadi??
"SEKALI LAGI KAMI MEMPERSILAHKAN BAPAK SHENDIAGA UNTUK NAIK KE PODIUM MENYERAHKAN CEK SECARA SIMBOLIS KEPADA KEPALA YAYASAN" MC itu kembali mengulang .
Mendengar MC menyebut namanya dengan jelas. Sontak wajah Shendi berubah merah padam. Kenapa bisa namanya dipanggil ?
Ah, ia baru ingat ketika di depan tadi. Meskipun datang tanpa membawa undangan. Ia dengan mudah bisa masuk ke Ballroom tempat acara berlangsung. Penerima tamu mengijinkannya masuk setelah ia menyebut namanya.
Datang kesini hanya punya satu tujuan. Mencari sosok Aubery dan meminta penjelasannya. Shendi tidak membaca tulisan yang terpampang begitu besar di podium.
100th ANNIVERSARY PATRONS SERVICES DONATION SCHEME
__ADS_1
"YAYASAN PENDERITA KANKER DAN AIDS"
"Pasti tidak hadir lagi, sudah suruh perwakilannya saja..." komentar beberapa tamu yang dibenarkan oleh yang lain.
"EE... MENURUT DAFTAR TAMU YANG HADIR. BELIAU DATANG SENDIRI TANPA PERWAKILAN. INI SEBUAH KEHORMATAN UNTUK YAYASAN .BAGAIMANA KALAU KITA TUNGGU . MUNGKIN BAPAK SHENDIAGA SEDANG BERSIAP SIAP" MC menyampaikan itu dengan gaya santai untuk mencairkan suasana.
Shendi sadar bahwa dia sedang 'dipaksa' tampil dimuka. Sengaja menyuruh semua hadirin menunggunya maju ke podium.
"Hhaizzz..." Shendi mengutuk dirinya yang sembrono karena terburu buru. Ia ingat dua minggu yang lalu , Arif memberinya undangan dari salah satu yayasan penerima donasi tetap darinya.
Namanya ada di daftar tamu undangan. Dan tanpa curiga sedikitpun ketika penerima tamu mengijinkannya masuk. Walaupun ini bukan acara yang bisa dikunjungi sembarang orang. Shendi terlalu tidak sabar dan sekarang harus menerima konsekuensinya.
"Itu kamu..." Aubery meremas lengan Shendi. Tatapannya tak lepas memandang Shendi yang nampak gelisah.
Aubery baru ingat dengan sebuah nama yang selalu disebut setiap tahun di acara tahunan ini. Namun orangnya tidak pernah hadir . Tidak disangka ternyata orang misterius itu adalah Shendi-nya.
"Jangan buat orang menunggu , pergilah... " Aubery meyakinkan. Shendi menatap wajah Aubery lekat. Gadis ini yang telah membuatnya kehilangan kendali sampai tidak fokus.
Shendi tahu, setelah ini Aubery pasti meminta penjelasan darinya. Dan untuk sekarang, haruslah dirinya maju ke depan dan mengakhiri julukan pecundang pengecut yang disandangnya.
Shendi masih ragu. Dengan berat menggeleng sambil terus menatap Aubery.
Tepuk tangan riuh memenuhi ballroom. Komentar komentar para tamu kembali terdengar.
"Wahh, ternyata masih muda dan tampan... "
"Dia menantu idaman. Muda, tampan dan berhati malaikat..."
Wajah Shendi menegang. Kakinya belum bergerak selangkahpun. Tetapi kenapa semua sudah menyambutnya.
.
.
.
.
.Bersambung😇😇
.
.
🙏Terima kasih yang udah mampir🤗🤗
__ADS_1
👍Jangan lupa Like Like Like😋
💝 Dan Sayang semuanya😘😘😘😘😘