KEBANGKITAN KEMBALI DEWA PERANG

KEBANGKITAN KEMBALI DEWA PERANG
episode 10


__ADS_3

Akhrinya Xun Zhi resmi menjadi murid luar disekolah Tanah Mengapung. Karena rasa penasaran Master Shen Long akan kekuatan Xun Zhi. Ia mengetes kekuatan Xun Zhi dengan cara bertarung dan berkata.


"Xun Zhi naiklah ke arena pertarungan aku ingin mengetes kekuatanmu."


Xun Zhi yang telah mengganti baju dekilnya dengan seragam sekolah yang bewarna putih dengan ujung lipatan yang bewarna biru dan memakainya. Setelah itu dia tersenyum dan berkata.


"Baiklah kalau begitu jika keinginan Master."


Akan tetapi hatu Xun Zhi berkata.


"Hehehe ini kesempatan bagus untukku jika aku menunjukan kekuatan ku saat ini mungkin aku akan mendapatkan ilmu baru."


Xun Zhi langsung melangkan menuju arena pertarungan dan berdiri di arena itu. Sementara Master Shen Long yang sedang duduk dan meminum tehnya pun berdiri dan melompat langsung ke atas arena.


"Aku ingin tau seberapa kuatnya bocah yang di bawa Grand Master ke sekolah ini apakah dia cocok menjadi penerusnya."


Begitu pikiran Master Shen Long yang menatap Xun Zhi di hadapannya.


Saat itu juga Xun Zhi memulai pertandingan itu dengan mengeluarkan Langkah Cahayanya menerjang ke arah Master Shen Long bersamaan dengannya yang mengepalkan tangan mencoba memukul ke arah muka Master Shen Long.


Akan tetapi Master Shen Long dengan mudahnya menghindari pukulan Xun Zhi hanya dengan menggerakkan kepalanya beberapa senti.

__ADS_1


Namun Xun Zhi tak mau menyerah, Ia terus-menerus mendaratkan pukulan ke arah Master Shen Long, namun percuma seranganya tidak ada yang mengenai Master Shen Long satupun. Dan dalam hati Master Shen Long berkata.


"Ahh sangat membosankan ku pikir akan sangat hebat murid yang dibawa Grand Master." Sambil terus mengelak pukulannya Xun Zhi .


Kemudia Xun Zhi melangkah mundur ke pojok arena, Ia memasang kuda-kuda menyerang dengan raut wajah yang serius, dan sambil mengepalkan tangannya. Setelah itu dia mengeluarkan Jurus Pukulan Lava dan memadukan nya dengan Langkah Cahayanya.


Master Shen Long terkejut karena Xun Zhi yang masih umur sepuluh tahun sudah bisa memakai dua jurus sekaligus. Dengan mukanya yang terlihat sedikit senang dia mulai memasang kuda-kuda bertarung juga


Xun Zhi langsung menyerang terus mendarat pukulannya dengan ke berbagai organ vital Master Shen Long dengan Langkah Cahaya yang dipadukan dengan Jurus Pukulan Lavanya .


Namun Master Shen Long masih bisa menghindari ilmu pukulan dari Xun Zhi yang masih belum sempurna. Lalu Master Shen Long berkata.


"Hahaha aku sangat terkejut melihatmu di umur yang semuda ini sudah masuk kultivasi Qi Jiwa Tahap Akhir benar-benar luar biasa, apalagi ilmu Langkah Cahaya tingkat pertama dan ilmu Pukulan Larva tingkat menengah yang kamu gunakan walaupun belum sempurna hahaha ..."


Lalu Master Shen Long menangkap tangan kiri Xun Zhi yang akan memukul wajahnya. Setelah itu ia melempar Xun Zhi ke tengah arena.


"Baiklah karena aku bosan bertahan terus akupun akan mulai menyerang."


Master Shen Long dengan cepat melangkah ke arah Xun Zhi, dan secara terkejut ia sudah ada di hadapan Xun Zhi memegang tangannya dan memukul perutnya dengan menggunakan ilmu telapak tangan.


"Aduh sial." Ucap Xun Zhi yang ingin menghidari pukulannya Master Shen Long, namun tidak bisa dan akhirnya terkena serangan itu.

__ADS_1


"Arkk..." suara yang keluar dari mulut Xun Zhi sampai mengeluarkan air liur dan tubuhnya melengkingkan di pegangan Master Shen Long.


Namum serangan Master Shen Long tak selesai dari itu saja. Ia langsung membanting Xun Zhi ke arah tembok arena hingga temboknya retak dan berlubang. Setelah itu Master Shen Long melepaskan genggaman tangannya dari tanga Xun Zhi yang tergeletak di arena.


"Baiklah karena aku sudah tau kekuatanmu aku akan memberi hadiah."


Ucap Master Shen Long sambil meroggok kantongnya. Yang di keluarkannya adalah sebuah gulungan kertas. Setelah itu dia melemparnya ke arah Xun Zhi yang berbaring dan berkata kembali.


"Itu adalah izin untuk masuk perpustakaan dan juga gudang senjata lalu setelah sampai disana tunjukan gulungan itu ke penjaganya. Lalu ambillah barang yang kamu perlukan untuk peningkatan ilmumu masing-masing satu."


Xun Zhi melamun untuk beberapa saat, lalu duduk sila sambil memegang gulungan kertas itu dan melihat isinya dan berkata.


"Terima kasih Master aku akan segera kesana." Ucap Xun Zhi.


Namun Master Shen Long menahannya sambil berkata .


"Hahaha bagus bagus, namun kamu basuh dulu wajahmu lalu minum dulu setelah itu baru kesana, benar-benar aku terkesan akan ilmumu."


Lalu Xun Zhi berdiri menuruti peritah Masternya dan menuju ke sebelah ujung halaman yang terdapat sebuah guci berisi air dan membasuh mukanya.


Sementara Master Shen Long menuju ke tempat duduknya kembali dan meminum teh. Tak lama Xun Zhi mendekati Master Shen Long kembali. Kemudian dia menuangkan teh ke dalam gelas kosong di samping gelas teh Master Shen Long yang terbuat dari tanah liat untuk dia minum.

__ADS_1


Dan Xun Zhi duduk do bangku kosong dekat Master Shen Long dan meminum teh buatan Masternya. Setelah selesai meminum teh. Xun Zhi berpamitan kepada Master Shen Long untuk menuju ke perpustakaan.


(BERSAMBUNG)


__ADS_2